26/05/2026
Refleksi Etos Kurban, Menenun Solidaritas dan Kesalehan Sosial
Ucapan Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M
Oleh: Komunitas Bink Slem, Pringgasela Timur
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hari Raya Idul Adha senantiasa hadir sebagai momentum transendental yang menguji kedalaman iman dan keikhlasan manusia. Bagi kami di Komunitas Bink Slem Pringgasela Timur, perayaan ritual ini bukan sekadar refleksi historis atas kepatuhan Nabi Ibrahim AS, melainkan sebuah cetak biru sosiologis yang memanifestasikan dirinya dalam kehidupan kultural masyarakat Sasak.
Secara epistemologis, ibadah kurban mengajarkan kita untuk mengikis egosentrisme (an-nafs al-ammarah) demi kemaslahatan kolektif. Nilai pengorbanan ini berkelindan erat dengan filosofi hidup yang kami rawat di Pringgasela Timur. Sebagaimana sehelai kain tenun yang lahir dari kesabaran, ketelitian, dan pengorbanan waktu para penenun, begitupun tatanan sosial masyarakat yang harmonis hanya dapat mewujud melalui kerelaan untuk saling memberi, saling menjaga, dan bergotong-royong (saling jauk).
Idul Adha tahun ini menuntut kita untuk mereaktualisasikan makna "kurban" ke dalam ruang publik yang lebih luas. Di tengah dinamika zaman yang kian kompleks, komunitas Bink Slem memandang pentingnya merajut kembali benang-benang solidaritas sosial, memperkuat ketahanan ekonomi berbasis kearifan lokal, serta menjaga martabat budaya Islam-Sasak yang inklusif. Pendistribusian hewan kurban adalah simbol sirkulasi kesejahteraan, di mana sekat-sekat sosial melebur dalam rasa syukur yang sama.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
"Mari kita jadikan momentum suci ini untuk menyembelih keakuan, membumikan kepedulian, dan menenun kembali ukhuwah Islamiyah serta kemanusiaan yang luhur."
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum.Semoga keikhlasan kita menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi bumi Pringgasela Timur dan bangsa Indonesia.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh