Padamara Mengaji

Padamara Mengaji Ngiring Simpang Bersatu di atas Al Qur'an dan Sunnah

25/06/2025

Jangan Terlena Jika Engkau Melalukan Dosa

Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata,

لا تغتر إذا تر أثر ذنبك في حينه : فقد تجد أثره بعد أربعين سنة !

“Jangan terlena. Jika engkau tidak mendapati pengaruh dosamu kala itu, terkadang engkau kan merasakannya setelah empat puluh tahun.”

[Sumber: ad-Daa wad Dawaa’, hlm. 130]

17/01/2025

NIKMAT BERLAPANG DADA

Lapang dada adalah kenikmatan yang besar..
Karena orang yang lapang dada kesabarannya panjang..

Lapang dada menimbulkan sifat dermawan..
Lapang dada membuat mudah untuk memaafkan kesalahan orang lain..

Lapang dada menjauhkan dari sifat dengki dan hasad..
Lapang dada menjadikan pelakunya tidak tergesa gesa dalam mengambil sikap..

Lapang dada menimbulkan ketabahan dalam menghadapi berbagai macam kesusahan..
Lapang dada mendatangkan sifat hilm dan tidak cepat marah..

Oleh karena itu, Allah menyebutkan nikmat pertama kepada Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam adalah lapang dada..

Allah berfirman:

اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ (١)

Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)..? (Asy-Syarh : 1)

📝
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

07/12/2024

MELIHAT DENGAN JELI

Ibnu Hazm rohimahullah berkata,

فمن حقق النظر..كان اغتباطه بذمِّ الناس إياه أشدَّ من اغتباطه بمدحهم إياه لأن مدحهم إياه إن كان بحقٍّ, وبلغه مدحُهُم له, أسرى ذلك فيه العُجب, فأفسد بذلك فضائله وإن كان بباطلٍ فبلغه فسُرَّ فقد صار مسروراً بالكذب, وهذا نقص شديد. وأما ذمُّ الناس إياه, فإن كان بحق فبلغه, فربما كان ذلك سبباً إلى تجنُّبه ما يُعاب عليه, وهذا حظ عظيم, لا يزهدُ فيه إلا ناقص, وإن كان بباطلٍ فصبر, اكتسب فضلاً زائداً بالحلم والصبر, وكان مع ذلك غانماً لأنه يأخذ حسنات من ذمَّه بالباطل

“Barangsiapa yang melihat dengan jeli, maka ia lebih senang dengan celaan manusia kepadanya melebihi rasa senang dengan pujian mereka..

Karena pujian mereka, jika benar, sering menyeret kepada rasa ujub sehingga dapat merusak keutamaannya..

Dan jika tidak benar, lalu ia bergembira dengannya maka ia bergembira dengan kedustaan..
Tentu ini kekurangan yang berat..

Adapun celaan manusia..
Jika benar maka barangkali itu membuatnya memperbaiki diri..
Tentu ini adalah keuntungan yang besar dimana orang yang tidak menginginkan ini biasanya kurang akalnya..

Jika celaan itu tidak benar lalu ia bersabar, maka ia mendapatkan keutamaan yang lebih dengan menahan emosi dan sabar..
Ditambah lagi ia mendapat keuntungan dengan mengambil pahala orang yang mencelanya secara tidak benar..”

(Mudawatun-Nufus - Ibnu Hazm)

Subhanallah..
Tapi seringnya kita lebih s**a pujian..

Dan marah saat dicela manusia..
Lalu ingin membalas dendam dengan yang lebih parah..
Sehingga hilanglah banyak pahala dan kebaikan..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

17/11/2024

PERHATIKAN DAN AMALKAN HADITS INI

Abu Dzarr Al Ghifari rodhiyallahu ‘anhu berkata,

Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan aku untuk :

● mencintai orang orang miskin dan dekat dengan mereka,

● beliau menyuruhku untuk melihat kepada orang yang lebih susah dariku dan jangan melihat kepada orang yang lebih senang dariku, dan

● menyuruhku menyambung silaturahim walaupun diputus, dan

● menyuruhku agar tidak minta kepada siapapun, dan

● menyuruhku mengatakan kebenaran walaupun pahit, dan

● menyuruhku agar tidak takut cercaan orang yang mencerca saat berada di jalan Allah, dan

● menyuruhku untuk memperbanyak ucapan “laa haula walaa quwwata illaa billah..” karena ia berasal dari harta karun yang berada di bawah ‘Arasy.

(HR Ahmad no 21509 dan dishohihkan oleh Syaikh Al Albani)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

30/10/2024

Jika Ada Empat Golongan Ini di Suatu Negeri, Maka Penduduknya Terlindungi dari Bala

Imam al-Qurthubi rahimahullah mengatakan,

• - وَقِيلَ : كُلُّ بَلْدَةٍ يَكُونُ فِيهَا أَرْبَعَةٌ فَأَهْلُهَا مَعْصُومُونَ مِنَ الْبَلَاءِ :
(❶) إِمَامٌ عَادِلٌ لَا يَظْلِمُ ،
(❷) وَعَالِمٌ عَلَى سَبِيلِ الْهُدَىٰ ،
(❸) وَمَشَايِخُ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحَرِّضُونَ عَلَى طَلَبِ الْعِلْمِ وَالْقُرْآنِ ،
(❹) وَنِسَاؤُهُمْ مَسْتُورَاتٌ لَا يَتَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ .

Dikatakan, bahwa suatu negeri jika terdapat empat golongan ini, maka penduduknya terlindungi dari bala:

1. Pemimpin yang adil, tidak zalim.
2. Ulama di atas jalan petunjuk.
3. Tokoh yang dituakan memerintah pada yang makruf dan melarang dari yang mungkar, serta memotivasi untuk menuntut ilmu dan al-Quran.
4. Wanita yang tertutup, tidak berdandan seperti orang jahiliah terdahulu.

[Sumber: Al-Jami' li Ahkamil Quran, Tafsir Qurthubi, juz 4, hlm. 47]

27/10/2024

HILANGKAN PERASAAN DENGKI

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih al-‘Utsaimin rohimahullahu ta'ala memberikan nasehat,

Wajib bagi seseorang apabila mendapatkan dalam dirinya ada penyakit dengki terhadap orang lain, hendaklah ia bertakwa kepada Allah dan mencela dirinya sendiri seraya berkata :

- bagaimana engkau bisa mendengki terhadap orang yang telah Allah berikan keutamaan kepadanya..?!

- bagaimana engkau bisa membenci
nikmat Allah terhadap hamba hamba-Nya..?!

- bagaimana kiranya jika nikmat ini ada padamu, apakah engkau s**a orang lain mendengki kepadamu..?!

Demikian p**a hendaknya dia berkata, 'Jika engkau dengki dengan keutamaan yang Allah berikan (kepada orang lain), maka yang demikian itu tidak akan memudhorotkan orang tersebut, bahkan yang merugi adalah orang yang dengki itu sendiri..'

(Syarh Riyadhush Sholihin - 4/164)

07/09/2024

JANGAN MEREMEHKAN KEBAIKAN SEKECIL APAPUN

🎙 Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”لَا تَحْقِرَنَّ مِنْ اَلْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ“.

“Janganlah pernah kamu meremehkan satu amal kebaikan sekecil apapun! Walau hanya dengan tersenyum ketika bertemu dengan saudaramu.”

📚 HR. Muslim (no. 2626) dari sahabat Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu ’anhu.

🎙 nasehat Al imam Adz-Dzahabi rahimahullah,

أعـلى المـقامات مـن كـان بكّـاءً بـالليل بـسّاماً بالنـهار ، ينبغـﮯ لمـن كـان عـبوساً مـنقبضاً أن يتبـسّم، ويحـسّن خلُقــہ

“Kedudukan yang paling tinggi adalah seseorang yang pada malam harinya banyak menangis (mengingat Allah) dan banyak tersenyum (bermuka ceria kepada sesama) di siang hari. Maka semestinya bagi seseorang yang banyak cemberut dan murung, agar tersenyum dan memperindah akhlaknya.”

📚 Sumber: Siyar A'lamin Nubala' 10/141

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

02/08/2024

HAKIKAT IMAN

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لكل شيء حقيقة ، و ما بلغ عبد حقيقة الإيمان حتى يعلم أن ما أصابه لم يكن ليخطئه و ما أخطأه لم يكن ليصيبه ” .

“Segala sesuatu itu ada hakikatnya. Seorang hamba tidak akan sampai kepada hakekat iman sampai ia meyakini bahwa apa yang (ditakdirkan) menimpanya, tidak akan meleset darinya. Dan apa yang (ditakdirkan) tidak menimpanya maka tak akan menimpanya..”

(HR. Ahmad)

Hadits ini menunjukkan bahwa beriman kepada takdir adalah hakekat iman..

walaupun manusia berusaha tapi bila Allah tidak mentakdirkan untuknya, ia tak akan meraihnya..
Walaupun Usaha itu perkara yang diperintahkan oleh Allah..

Namun, kewajiban kita hanyalah berusaha..
Allah yang menentukan..
lalu ridho dengan semua ketentuan Allah atasnya..
dan berbaik sangka bahwa Allah pasti sayang pada hambaNya..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/26886

29/07/2024

📎 KEADAANMU DALAM KUBURMU KELAK?
👤 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
حال العبد في القبر كحال القلب في الصدر، نعيماً وعذاباً، وسجناً وانطلاقاً، فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك، فانظر إلى حال قلبك في صدرك.
Keadaan seorang hamba dalam kuburnya, itu seperti keadaan hatinya yang ada dalam dada. Apakah mendapatkan nikmat ataukah adzab, apakah terpenjara ataukah terbebas, maka jika engkau ingin mengetahui keadaanmu di dalam kuburmu, maka lihatlah kepada keadaan hatimu dalam dadamu!!
فإذا كان قلبك ممتلئاً بشاشة وسكينة وطهارة، فهذا حالك في قبرك بإذن الله
Maka jika hatimu dipenuhi oleh kebahagiaan, ketentraman dan kesucian, maka inilah keadaanmu di dalam kuburmu dengan izin Allah, demikian p**a sebaliknya.
ولهذا تجد صاحب الطاعة وحسن الخلق والسماحة أكثر الناس طمأنينة
Oleh karena itu, engkau mendapati pemilik ketaatan, pemilik akhlak yang baik dan sifat pemaaf itu adalah orang yang paling tentram hidupnya.
فالإيمان يُذهب الهموم، ويزيل الغموم، وهو قرة عين الموحدين، وسلوة العابدين.
Maka iman itu akan menghilangkan kesedihan, melenyapkan kegalauan, dan iman adalah penyejuk hatinya orang-orang yang bertauhid dan penghiburnya ahli ibadah.
من أدام التسبيح انفرجت أساريره، ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات، ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق
Barang siapa yang senantiasa bertasbih niscaya akan terbuka kebahagiaannya, Dan barang siapa yang senantiasa bertahmid niscaya kebaikan akan beriringan mendatanginya. Dan barang siapa yang senantiasa beristighfar niscaya akan terbuka untuknya berbagai kebuntuan.
📚 Ad-Daa'u wad-Dawaa' halaman 187-188
_______

03/06/2024

INGAT .. ENGKAU HANYA SEORANG HAMBA

1. Seringkali kita menginginkan sesuatu, namun kita tidak berhasil meraihnya, padahal sudah banyak berkorban dan banting tulang dalam mengusahakannya.

Wajar jika kecewa, tapi jangan larut di dalamnya, sadarlah bahwa kita hanya seorang hamba.. Allah-lah Raja, penentu segalanya.. Mungkin Raja ingin agar kita ingat, tidak sombong dan durhaka.

2. Kita juga sering merasa telah banyak berdo’a, tapi mengapa tidak diijabahi, padahal Dia sangat pemurah, dan hal itu juga sangat mudah bagi-Nya.

Ingatlah bahwa Anda seorang hamba.. Keputusan bukan di tangan Anda.. Kedepankan husnuzhon (berbaik sangka)

● mungkin Allah ingin agar engkau banyak berdo’a, sehingga banyak mendapat pahala.

● mungkin nikmat yang kau harapkan belum pantas engkau dapatkan.

● mungkin sikonnya belum tepat bagimu.

● mungkin nikmat itu menimbulkan mudhorot yang lebih besar bagimu.. dan masih banyak kemungkinan lainnya.

Teruslah berdo’a, dan yakinlah bahwa Dia pasti nanti mengabulkannya.. Tanamkan keyakinan, bahwa Allah tidaklah menangguhkannya melainkan untuk kebaikanmu.

3. Sering p**a lewat di benak kita.. Mengapa si fulan mendapatkan nikmat itu, padahal aku lebih berhak mendapatkannya.

Ingatlah bahwa Anda seorang hamba.. dunia ini BUKAN milik Anda, sehingga tidak mungkin selalu sesuai harapan.. Ingatkan diri, bahwa semua itu karunia dari Allah, Dia bebas memberikannya kepada pilihan-Nya.. dan Dia yang Maha Tahu siapa yang lebih pantas menerima karunia itu.

Jika semua yang kita harapkan harus tercapai, lalu apa bedanya surga dengan dunia.. Tidak ingatkah engkau, bahwa dunia ini adalah tempat hukuman leluhurmu; Adam ‘alahissalam, bahwa dunia ini penjara bagi seorang mukmin, bahwa dunia ini tempat ujian dan cobaan.

Oleh karena itu, jalanilah hidup dengan hati tenang dan lapang.. teruslah berusaha sebaik mungkin.. dan nikmatilah proses usahamu dan rasa lelahmu.. Allah sangat mampu menjadikan nikmatmu pada proses usahamu mencapai tujuan.

Dan harapkanlah pahala dari setiap gerak langkahmu.. Agar engkau tidak merasa rugi, karena di sisi Allah tidak akan ada yang sia-sia.. Bahkan pahala di akherat, pasti akan lebih membahagiakan kita nantinya.

Di dunia, kita hanya sebentar dan sementara.. Dunia hanyalah proses yang engkau jalani menuju akheratmu.. Waktu akan terus berjalan membawamu menuju akhir kehidupan.. Jangan terlena dengan dunia, carilah celah untuk memanfaatkannya dalam beribadah kepada-Nya.

Ya Allah.. karunikanlah kepada kami kehidupan yang berkah dan kematian yang husnul khotimah…

Ditulis oleh,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/18440

28/05/2024

Sumber BimbinganIslam.com

Diterima Kerja Karena Orang Dalam, Gajinya Halal?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Diterima Kerja Karena Orang Dalam, Gajinya Halal? selamat membaca.
Diterima Kerja Karena Orang Dalam, Gajinya Halal?
Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Diterima Kerja Karena Orang Dalam, Gajinya Halal? selamat membaca.

Pertanyaan:
Bismillah.. Ustadz mau bertanya, apakah meminta syafaat kepada makhluk agar dapat diterima bekerja di suatu instansi / perusahaan itu diperbolehkan ??

Menurut pandangan Islam, hukumnya bagaimana ya Ustadz ?? karena setau ana, kalau tidak salah hal itu termasuk dalam KKN ?? Jazakallahu khayr Ustadz atas jawabannya..

Ditanyakan oleh Santri Mahad Bimbingan Islam

Jawaban:
Waalaikumsalam warahmatullah wabarokatuh

Tidak mengapa menggunakan media/koneksitas atau syafaat orang dalam atau orang luar yang mempunyai pengaruh, selama anda berhak/mempunyai kemampuan dalam pekerjaan yang akan dilakukan sehingga tidak melakukan kedzaliman kepada orang lain.

Menukilkan apa yang disebutkan oleh web pengusaha muslim ketika di tanya terkait dengan masalah semisal hukum mendapatkan pekerjaan melalui perantara, disebutkan di dalamnya,”, “Jika maksud Penanya adalah mendapatkan pekerjaan dengan perantaraan ‘orang dalam’ maka hukumnya adalah boleh, asalkan memenuhi dua persyaratan berikut ini:

Tidak ada ‘uang’ untuk pegawai atau pun pejabat yang bekerja di perusahaan atau instansi tersebut.
Pelamar adalah orang yang memenuhi kualifikasi untuk bekerja dengan pekerjaan yang dibebankan kepadanya dan diterimanya orang tersebut tidaklah menyebabkan ada orang –yang lebih memenuhi persyaratan– tidak diterima.”
Wallahu A’lam

https://pengusahamuslim.com/2446-dapat-kerjaan-karena-dibawa-oleh-orang-dalam.html

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله

Address

Jalan Padamara S**amulia Lombok Timur. NTB
Selong
83652

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Padamara Mengaji posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Padamara Mengaji:

Share