DPD LDII Kab. Musi Banyuasin

DPD LDII Kab. Musi Banyuasin Membangun Masyarakat madani yang kompetitif,berbasis Jujur,Amanah,Mujhid-Muzhid,Berbudi pekerti yang luhur,serta dapat bekerja sama dalam Kebaikan.

03/08/2026

Musi Banyuasin (3/8). LDII Muba helat pengajian bagi remaja PAC LDII Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan tersebut menghadirkan guru dari Ponpes Minhajurrosyidin, Ust. Ikhsan Mubin Mahendra dan Ust. Humaidi Ramadhan. Dalam tausiahnya, Ikhsan Mubin Mahendra menegask...

03/08/2026

Kabar dari sedulur.

30/07/2026
PKD DPP LDII Turba ke Kayuara, Remaja Didorong Kokohkan Iman dan Berbakti kepada Orang TuaMusi Banyuasin (25/7)— Pengaji...
29/07/2026

PKD DPP LDII Turba ke Kayuara, Remaja Didorong Kokohkan Iman dan Berbakti kepada Orang Tua

Musi Banyuasin (25/7)— Pengajian remaja Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mendapat penguatan pembinaan melalui kegiatan Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII yang turun langsung ke akar rumput.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri, yakni Ustaz Ikhsan Mubin Mahendra dan Ustaz Humaidi Ramadhan. Keduanya mengajak para remaja untuk membangun keimanan yang kokoh, memiliki mental yang tegar, serta mampu menjaga diri di tengah berbagai tantangan dan pengaruh negatif perkembangan zaman.
Ustaz Ikhsan Mubun Mahendra menyampaikan bahwa remaja membutuhkan pondasi agama yang kuat agar tidak mudah terbawa arus lingkungan. Menurutnya, keimanan bukan sekadar pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Remaja harus memiliki keimanan yang kokoh, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berbagai kerusakan zaman. Dengan bekal agama, mereka dapat menentukan mana yang baik dan mana yang harus dihindari,” pesannya.

Sementara itu, Ustaz Humaidi Ramadhan menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Menurutnya, setelah perintah untuk beribadah dan bertauhid, Al-Qur’an juga memberikan penekanan yang kuat mengenai kewajiban berbuat baik kepada orang tua atau birrul walidain.

“Menjadi anak yang baik bukan hanya rajin beribadah, tetapi juga harus memiliki akhlak kepada kedua orang tua. Birrul walidain merupakan bagian penting dari karakter seorang anak yang beriman,” tuturnya.
Ia mengingatkan para remaja agar tidak menjadikan kesibukan, pergaulan, maupun perkembangan teknologi sebagai alasan untuk mengabaikan orang tua. Justru, kemajuan zaman harus diimbangi dengan peningkatan iman, ilmu, dan akhlak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD LDII Kabupaten Muba, H. Daud Sobri. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda di tingkat PAC.

Daud Sobri mengatakan, pembinaan remaja merupakan investasi penting bagi keberlangsungan dakwah dan kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, remaja perlu dibekali ilmu agama sekaligus karakter luhur agar mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.
“Remaja adalah generasi penerus. Mereka harus memiliki tiga bekal utama, yaitu ilmu, iman, dan akhlak. Dengan itu, mereka akan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan kompas moral,” ujar Daud Sobri.
Ia menambahkan, kegiatan PKD yang dilaksanakan hingga tingkat PAC menunjukkan pentingnya pembinaan yang menyentuh langsung kehidupan remaja di akar rumput.

“Turba seperti ini penting. Pembinaan tidak cukup hanya di tingkat atas, tetapi harus hadir di tengah-tengah remaja, mendengar persoalan mereka, memberikan pemahaman agama, sekaligus menguatkan karakter,” katanya.

Melalui pengajian remaja tersebut, LDII berharap generasi muda Kayuara tumbuh menjadi pribadi yang memiliki keimanan yang kokoh, akhlak mulia, mandiri, mampu menghadapi tantangan zaman, serta berbakti kepada kedua orang tua.

Pembinaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya LDII dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cakap menghadapi perubahan zaman, tetapi juga tetap memiliki pegangan agama dan karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.(ds)

LDII Muba Gelar Cinta Alam Indonesia, Perkuat Karakter dan Dakwah Generasi MudaMusi Banyuasin (27/7)– Sebanyak 135 pemud...
28/07/2026

LDII Muba Gelar Cinta Alam Indonesia, Perkuat Karakter dan Dakwah Generasi Muda

Musi Banyuasin (27/7)– Sebanyak 135 pemuda LDII Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengikuti kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) Zona Barat yang digelar di Aula Pondok Pesantren Taufiqurrohman, Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penggemblengan generasi muda sekaligus memperkuat semangat dakwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Peserta CAI merupakan utusan remaja masjid dan kader dakwah dari sejumlah PC dan PAC LDII se-Muba Zona Barat. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahim sekaligus pembinaan karakter bagi generasi muda LDII agar memiliki kepedulian terhadap agama, bangsa, lingkungan, dan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang disampaikan Ustaz Alif Muharram. Selanjutnya, Ketua Pelaksana Ustaz Choiruddin menyampaikan sambutan. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa barokah yang dipimpin Ustaz Sutikno, sebelum peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars CAI.

Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Ketua LDII Kabupaten Musi Banyuasin, H. Daud Sobri, yang sekaligus memberikan nasehat kepada para peserta.

Dalam nasehatnya, Daud Sobri menjelaskan bahwa Cinta Alam Indonesia (CAI) pada dasarnya merupakan kegiatan camping di alam terbuka yang digagas oleh alumni Pondok Pesantren Gading Mangu, Perak, Jombang, Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi sarana penggemblengan generasi muda untuk menumbuhkan semangat mencintai Tanah Air sekaligus menguatkan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

“CAI bukan sekadar kegiatan di alam terbuka, tetapi menjadi wadah untuk menggembleng semangat mencintai Indonesia dan menggalakkan dakwah di tengah masyarakat,” ujar Daud Sobri.
Menurutnya, para pemuda harus mampu terus berkarya setelah kembali ke tengah masyarakat. Mereka diharapkan menjadi pribadi yang berdaya guna, mampu memberikan manfaat, serta menjadi agen perubahan ke arah yang positif.
“Peran pemuda saat ini sangat strategis dalam mengemban amanah dakwah. Karena itu, hendaknya kalian mampu menjadi contoh di tengah masyarakat,” pesannya.

Daud Sobri juga kembali menyampaikan pesan yang kerap ia tekankan dalam pembinaan generasi muda.
“Semakin jauh remaja dari agama, maka akan semakin jauh mereka dari nilai-nilai moral. Untuk menghindari dekadensi moral remaja, agama memegang peranan penting.”

Ia menegaskan, penguatan agama bagi generasi muda bukan hanya berkaitan dengan peningkatan pemahaman keagamaan, tetapi juga membentuk karakter agar mereka mampu menjalankan kehidupan dengan akhlak, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.
Kegiatan CAI Zona Barat LDII Muba tersebut juga menjadi momentum bagi para peserta untuk saling mengingatkan tentang pentingnya mencintai alam Indonesia, peduli terhadap sesama, dan terus menghidupkan obor dakwah di tengah masyarakat.

Selain itu, generasi muda LDII didorong untuk senantiasa mematuhi dan tunduk terhadap aturan pemerintah serta berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, LDII Muba berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti CAI, tetapi juga membawa semangat pengabdian ketika kembali ke lingkungan masing-masing.

Dengan demikian, CAI diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang religius, berkarakter, cinta Tanah Air, peduli lingkungan, peduli sesama, serta berdaya guna bagi masyarakat luas.(ds)

25/07/2026

DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

25/07/2026

Kontingen FORSGI Prov Sumsel.

25/07/2026

Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya pada momen media gathering menjelang Muswil VIII LDII Daerah Istimewa Yogyakarta.

Address

Sekayu
30711

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DPD LDII Kab. Musi Banyuasin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share