OMK SMBP- BUNUT

OMK SMBP- BUNUT Yesus Sang juru Selamat

31/03/2017

haiii OMK Bunut

Ayo teman2 yg ada di wilayah paroki bunut sanggau. Ikut gabung kegiatan kita ya. Silakan dftar langsung ke paroki Bunut ...
03/07/2016

Ayo teman2 yg ada di wilayah paroki bunut sanggau. Ikut gabung kegiatan kita ya. Silakan dftar langsung ke paroki Bunut atau sms ke no 082250602014. Setiap stasi mengutus min.5org lebih silakan. Persyaratan usia muda Omk, misdinar dan remaja katolik.

Sesi perkenalan tim.dan peserta IYD MANADO 2016 Yeeehaa..
18/06/2016

Sesi perkenalan tim.dan peserta IYD MANADO 2016
Yeeehaa..

31/05/2016

Selamat jalan ayahanda dari Romo Richardus Riadi,Pr. Sudah tidak lagi lelah sakit dan sedih mu dirasakan. Akan ada bahagia dan damai sebab engkau pulang kerumah Bapa mu di surga dan para kudus . RIP.
Marilah kita berdoa semoga beliau Tenang dan damai.
Turut berduka cita yg mendalam
OMK_SMBP

Minggu, 29 Mei 2016. Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus."Sebab Setiap Kali Makan Roti ini dan Minum Dari Cawan ini, Kamu ...
29/05/2016

Minggu, 29 Mei 2016. Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus.
"Sebab Setiap Kali Makan Roti ini dan Minum Dari Cawan ini, Kamu Mewartakan Wafat Tuhan sampai Ia Datang."
(1 Kor 11:26)







Ilustrasi oleh: Clara Mengko

27/05/2016

PERSIAPAN MENYAMBUT HR. TUBUH DAN DARAH KRISTUS
+++

(Dipost ulang oleh admin)
LIMA HAL YANG PERLU DILAKUKAN SEBELUM MENERIMA KOMUNI

Saudara/i terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,

“Sakramen yang terluhur ialah Ekaristi mahakudus, di dalamnya Kristus Tuhan sendiri dihadirkan, dikurbankan dan disantap, dan melaluinya Gereja selalu hidup dan berkembang. Kurban Ekaristi, kenangan wafat dan kebangkitan Tuhan, di mana Kurban salib diabadi-kan sepanjang masa, adalah puncak seluruh ibadat dan kehidupan kristiani dan sumber yang menandakan serta menghasilkan kesatuan umat Allah dan menyempurnakan pembangunan tubuh Kristus. Sedang-kan sakramen-sakramen lain dan semua karya kerasulan gerejawi melekat erat dengan Ekaristi mahakudus dan diarahkan kepadanya.” Begitu indahnya rumusan yang diuraikan pada Kitab Hukum Kanonik mengenai Sakramen Ekaristi (No. 897). Sakramen-sakramen Gereja saling mengikat dan berpaut pada Ekaristi.

Begitu agung dan luhurnya Ekaristi, diaturlah tata cara perayaannya sedemikian indah seraya tidak melupakan partisipasi aktif umat beriman. Oleh sebab itu, hal-hal yang perlu kita ketahui dan siapkan sebelum menyambut komuni adalah sebagai berikut:

1. Memberi hormat sebelum menerima Komuni dari tangan pelayan Liturgi

Begitu dekatnya kita dengan sang pencipta, sang penebus, dan yang mahakuasa dalam rupa roti dan anggur. Sebelum menerima komuni, umat beriman hendaklah memberikan tanda hormat kepada Tubuh dan darah Kristus dengan membungkukkan seturut penetapan yang sama (PUMR No. 49). “Ketika menyambut Komuni, umat hendaknya berlutut atau berdiri, sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh Konferensi Uskup”, yang keputusannya diberi recognitio oleh Takhta Apolistik. “Tetapi jika Komuni disambut sambil berdiri, maka hendaklah umat memberi suatu tanda hormat sebelum menyambut Sakramen, seturut penetapan yang sama.”(RS No. 90)

2. Katakan “AMIN” setelah pelayan mengatakan “TUBUH/ dan DARAH KRISTUS”

Begitu rendah hatinya Allah. Sang maha karya dengan tanganNya kini Ia berada di tangan manusia dalam rupa roti. Ketika pelayan memperlihatkan hosti dan mengatakan “Tubuh Kristus”, katakanlah “Amin” dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu (Mat 22:37) Dengan kata ‘amin’ berarti percaya, benar. Kita mempercayai bahwa hosti yang diterimakan oleh pelayan adalah Tubuh Tuhan dengan jiwa dan keallahanNya.”Kalau komuni dibagikan hanya dalam rupa roti, imam mengangkat sedikit dan menunjukkan hosti kepada masing-masing orang yang menyambut sambil berkata: Tubuh Kristus. Masing-masing orang menjawab: Amin, lalu menyambutnya entah dengan lidah entah dengan tangan. Begitu diterima, hosti hendaknya langsung dimakan.”(PUMR No. 161)

3. Jangan melangkah terlalu jauh untuk menyantap Tubuh/ dan Darah Kristus

Ketika hosti suci diletakkan diatas tangan umat beriman, jangan melangkah terlalu jauh dari lokasi pelayan komuni untuk menyantap tubuh Tuhan. Sama sekali tidak dibenarkan komuni yang telah diterima dan menyantapnya di tempat duduknya. Pelayan seraya menerimakan tubuh Kristus, ia juga harus memperhatikan apakah tubuh Tuhan yang telah diterimakan telah disantap. Kemuliaan tubuh Tuhan harus dijunjung tinggi. Untuk menghindari bahaya pelecehan hosti suci (profanisasi) maka santaplah komuni setidaknya disamping pelayan komuni. “Walaupun tiap orang tetap selalu berhak menyambut Komuni pada lidah jika ia menginginkan demikian, namun kalau ada orang yang ingin menyambut Komuni di tangan, di wilayah-wilayah di mana Konferensi Uskup setempat – dengan recognitio oleh Takhta Apostolik – telah mengizinkannya, maka hosti kudus harus harus diberikan kepadanya. Akan tetapi harus diperhatikan baik-baik agar hosti dimakan oleh si penerima itu pada saat masih berada di hadapan petugas Komuni; sebab orang tidak boleh menjauhkandiri sambil membawa Roti Ekaristi di tangan. Jika ada bahaya profanasi, maka hendaknya Komuni Suci tidak diberikan di tangan.”(RS No.92)

4. Jika komuni tangan, perhatikan telapak tangan apakah ada remahan hosti atau tidak

Jika umat beriman menerima tubuh Tuhan di tangan, hal kecil namun perlu diperhatikan dengan baik. Hosti yang kita terima di tangan kadang menyisakan remah di telapak tangan. Walaupun hanya secuil seperti kerikil kecil, itu tetaplah tubuh Kristus! Maka jangan dibiarkan, tetapi segeralah disantap.

5. Jangan pulang, karena Pesta Tuhan belum selesai!
Bukanlah tindakan yang mulia. Kebiasaan buruk meninggalkan Misa sebelum doa sesudah komuni dan berkat perutusan merupakan tindakan tidak mencintai. Bersabarlah dan tetap berdoa. Ucap syukur dan renungkan kesengsaraan Kristus dan kebangkitanNya, sebab Ekaristi adalah Kristus mati bagi umat manusia. Panjatkan permohonan bagi mereka yang minta didoakan, dan doakan mereka yang tidak pernah didoakan. Eratkan diri dengan Kristus lebih mendalam melalui doa dan komuni suci. (Baca juga: Habis Komuni – Pulang?)

Setelah diuraikan di atas, mari kita perbaiki beberapa hal yang belum kita praktikkan, hayati setiap tindakan liturgisnya. Kristus mengasihimu!

dicopy dari: https://spesalvifactisumus.wordpress.com/2016/04/17/lima-hal-yang-perlu-diketahui-sebelum-menerima-komuni/

Spe Salvi FS

13/05/2016

Proficiat atas diteguhkannya janji imamat yg di karuniakan kepada Pastor Kristianto Anggah Kusuma Putra,Pr. Semoga panggilan menjadi imam dapat diberkati sepanjang perjalann pelayann nya. Amin

Mengasihi sesama dan bersahabat bagi semua org,,
11/05/2016

Mengasihi sesama dan bersahabat bagi semua org,,

Address

Jalan Sabang Merah
Sanggau
78511

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when OMK SMBP- BUNUT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share