IKSAS PPMU Sumber Gedang

IKSAS PPMU Sumber Gedang sebagai alumni SGD saya bangga

18/03/2026
10/03/2026

Haul Masyayikh PPMU Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Gedang Bersama IKSAS

10/03/2026

HAUL MASYAYIKH DAN BUKA BERSAMA IKSAS Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Gedang

Jangan Lupa Haul Masyayikh  Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Gedang Selasa 20 Ramadhan 1447 H
08/03/2026

Jangan Lupa Haul Masyayikh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Gedang Selasa 20 Ramadhan 1447 H

HAUL MASYAYIKHSEKALIGUS BUKA BERSAMA IKSAS PPMU SUMBER GEDANG
04/03/2026

HAUL MASYAYIKH
SEKALIGUS BUKA BERSAMA IKSAS PPMU SUMBER GEDANG

Semoga Allah Merahmatinya
25/01/2026

Semoga Allah Merahmatinya

Silamat Jalan GurukuSemoga Allah Merahmatimu
20/01/2026

Silamat Jalan Guruku
Semoga Allah Merahmatimu

Sosok KH. Siri Alwi bin K. Abdul Aziz adalah putra pertama yang sejak kecil telah tampak kecerdasannya dalam memahami il...
26/11/2025

Sosok KH. Siri Alwi bin K. Abdul Aziz adalah putra pertama yang sejak kecil telah tampak kecerdasannya dalam memahami ilmu agama. Perjalanan menuntut ilmunya dimulai dari ketika beliau pertama kali mondok di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Palengaan, Pamekasan. Di pesantren besar yang melahirkan banyak ulama itu, beliau ditempa dengan kedisiplinan, adab, dan dasar-dasar ilmu yang kokoh.

Bekal dari Panyeppen kemudian mengantarkan beliau melanjutkan rihlah ilmiahnya hingga ke Makkah Al-Mukarramah, tempat beliau mendalami berbagai cabang ilmu agama di bawah asuhan para masyayikh. Tahun-tahun beliau di Mekah menjadikannya sosok yang alim, tenang, dan mendalam dalam pemahaman keagamaan.

Sekembalinya ke tanah air, KH. Siri Alwi memilih jalan pengabdian. Dengan ketawadhuan yang melekat kuat dalam dirinya, beliau mengabdikan diri sebagai khodim di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Gedang. Di sinilah beliau mencurahkan tenaga, waktu, dan ilmunya untuk keberlanjutan pendidikan santri.

Beliau dikenal sebagai pribadi yang sederhana, halus tutur katanya, serta sangat menjaga adab. Keteguhannya dalam mengabdi menjadikan beliau teladan bahwa kemuliaan seorang alim bukan hanya terletak pada kedalamannya dalam ilmu, tetapi juga pada keikhlasannya dalam melayani umat dan menjaga warisan pesantren.

SELAMAT HARI GURU NASIONAL 2025Para Masyayikh adalah pendidik sejati yang tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi menjaga ...
25/11/2025

SELAMAT HARI GURU NASIONAL 2025
Para Masyayikh adalah pendidik sejati yang tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi menjaga aqidah dan membimbing hati umat menuju ridha Allah. Dari merekalah kita memahami bahwa ilmu harus disertai amal, dan amal harus dipenuhi dengan keikhlasan.

Sebagian Masyayikh masih membersamai kita dengan nasihat dan doa yang terus meneguhkan langkah. Sebagian lainnya telah kembali kepada Sang Khalik, namun jasa dan ilmunya tetap hidup dalam diri para santri dan umat yang merasakan manfaatnya. Mereka mungkin telah tiada secara jasad, tetapi cahaya perjuangan dan keteladanan mereka tidak akan pernah padam.

Di pesantren, para Masyayikh mengajarkan bahwa kemuliaan bukan ada pada kedudukan, tetapi pada manfaat yang terus mengalir. Teknologi bisa berkembang, zaman terus berubah, namun peran Masyayikh sebagai penjaga akhlak dan pembimbing jiwa tidak akan tergantikan.

Hari ini, kita tidak hanya mengucapkan terima kasih kepada para Masyayikh yang masih membimbing, tetapi juga menghadiahkan doa terbaik untuk Masyayikh yang telah berp**ang:
“Semoga Allah menerima seluruh amalnya, melapangkan kuburnya, meninggikan derajatnya di sisi-Nya, dan menjadikan ilmu yang diwariskannya sebagai pahala yang tidak terputus hingga hari kiamat.”

Selamat Hari Guru Nasional 2025.
Semoga seluruh Masyayikh senantiasa diberikan kemuliaan di dunia dan akhirat. Aamiin. 🤲

SOSOK K. ABDULLAH BIN K. ABDUL AZIZ K. Abdullah bin K. Abdul Aziz adalah sosok yang namanya akan selalu hidup dalam inga...
14/11/2025

SOSOK K. ABDULLAH BIN K. ABDUL AZIZ
K. Abdullah bin K. Abdul Aziz adalah sosok yang namanya akan selalu hidup dalam ingatan para santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Gedang Tlambah, Karang Penang, Sampang. Meskipun beliau telah wafat, jejak kebaikan, ilmu, dan keteladanan yang beliau tinggalkan terus menjadi cahaya yang menerangi langkah generasi setelahnya.

Beliau dikenal sebagai ulama yang ‘alim, berilmu luas, namun tetap menjaga hati dengan wara’—sangat berhati-hati dalam setiap perbuatan, menjauhi perkara yang samar, dan menempatkan Allah sebagai tujuan dalam seluruh perjalanan hidupnya. Sikap tawadu’ beliau begitu terasa: rendah hati, tidak pernah meninggikan diri meskipun dihormati banyak orang. Ketika beliau duduk mengajar, para santri merasakan kelembutan adab dan kedalaman ilmunya sekaligus.

Di antara keistimewaan terbesar beliau adalah keikhlasan dan istiqomah dalam mendidik. Hari-hari beliau dihabiskan untuk mengajar, membimbing, dan mendoakan para santri, tanpa mengharapkan balasan apa pun. Beliau rela mengorbankan waktu, tenaga, dan istirahat demi memastikan ilmu agama tetap hidup di hati anak-anak didiknya. Setiap huruf yang beliau ajarkan menjadi saksi betapa tulusnya perjuangan beliau.

Kini, meski jasadnya telah kembali ke pangkuan bumi, warisan spiritualnya tidak pernah padam. Nama beliau selalu disebut dengan rasa hormat, doa, dan kerinduan. Kitab-kitab yang pernah beliau buka bersama santri, tempat duduk yang pernah beliau gunakan untuk mengajar, hingga nasihat-nasihat yang pernah beliau sampaikan—semuanya seakan tetap hidup, terus membimbing setiap hati yang merindukan ilmu.

Bagi santri dan alumni, K. Abdullah bin K. Abdul Aziz bukan sekadar guru, melainkan pendidik ruhani. Beliau telah menunjukkan bahwa menjadi ahli ilmu bukan hanya tentang memahami kitab, tetapi tentang menjaga hati, mengamalkan adab, dan berjuang tanpa pamrih.

Semoga Allah menempatkan beliau di tempat terbaik, melapangkan kuburnya, melimpahkan pahala amal jariah atas setiap ilmu yang terus diamalkan para santri, serta menjadikan kita semua penerus perjuangan beliau dalam menjaga agama, adab, dan keikhlasan. Al-Fatihah.

Ridho Guru Lebih Berharga dari IlmuDalam perjalanan menuntut ilmu, seorang santri sering kali bersemangat untuk memahami...
13/11/2025

Ridho Guru Lebih Berharga dari Ilmu

Dalam perjalanan menuntut ilmu, seorang santri sering kali bersemangat untuk memahami kitab, menghafal pelajaran, dan menguasai berbagai pengetahuan. Namun, di antara semua itu, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu ridho seorang guru. Padahal, para ulama mengajarkan bahwa “Ridho seorang guru jauh lebih berharga daripada ilmunya.”

Ilmu bisa dipelajari dari banyak buku, didengar dari banyak ustadz, bahkan ditemukan di berbagai tempat. Namun keberkahan ilmu, kemanfaatannya, dan cahayanya — semua itu hanya bisa diperoleh dari hati yang mendapatkan ridho guru. Sebab guru bukan sekadar pengajar, tetapi pewaris para nabi, pembimbing ruhani yang menuntun murid menuju kebenaran dan akhlak mulia.

Berapa banyak orang yang pandai, namun ilmunya tidak memberi manfaat. Dan berapa banyak p**a santri yang mungkin tak begitu menonjol dalam kecerdasan, tapi hidupnya penuh berkah, doanya dikabulkan, langkahnya dimudahkan — karena hatinya selalu hormat dan tunduk pada gurunya.

Ridho guru bukan sekadar ucapan atau salam, melainkan sikap hati. Ia tampak dalam cara kita berbicara, bersikap, memandang, bahkan dalam doa yang kita panjatkan untuk guru kita setiap hari. Saat seorang santri menjaga adab, tidak membantah, tidak mendahului, dan selalu memohon doa restu dari gurunya, di sanalah pintu keberkahan terbuka lebar.

Ingatlah, ilmu tanpa adab adalah kehampaan. Dan adab tanpa ridho guru adalah kebekuan. Karena itu, jadikan setiap langkah di pondok sebagai upaya mencari ridho para guru. Bersihkan hati dari sombong, dari merasa lebih tahu, dari enggan dinasehati. Sebab sekali hati seorang guru terluka, keberkahan ilmu bisa hilang tanpa terasa.

Wahai para santri, jangan hanya kejar banyaknya ilmu, tapi kejarlah keberkahannya. Jangan hanya bangga bisa menjelaskan makna kitab, tapi banggalah bila guru tersenyum melihat akhlakmu. Karena ridho guru adalah pintu menuju ridho Allah. Siapa yang diridhoi gurunya, maka Allah pun akan memudahkan langkahnya, meninggikan derajatnya, dan menjadikan ilmunya cahaya bagi umat.

Address

Sampang

Telephone

+62816644722

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IKSAS PPMU Sumber Gedang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share