TUHAN YESUS sanggup menolong

TUHAN YESUS sanggup menolong Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from TUHAN YESUS sanggup menolong, Nondenominational church, Rantepao.

26/07/2025

Mazmur 96:2
Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

10/07/2025

Pujilah Tuhan hai segala bangsa

02/04/2024

Persembahan pujian pemuda/i GKMI "Bunga Bakung"Rantepao

02/04/2024
21/09/2022

CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA…
MATIUS 6

".... maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Dulu saya pikir artinya adalah seperti ini: "Kita harus mengutamakan hal-hal rohani, pelayanan dan semacam itu terlebih dahulu, barulah Tuhan akan menyediakan segala sesuatu untuk kita nikmati." Ternyata setelah mempelajari ulang ayat ini dengan melihat konteksnya yang lebih luas dan juga pembandingnya di dalam Injil Lukas, saya mendapati perbedaan arti yang cukup menyolok. Nasihat Yesus tentang kekuatiran (Mat. 6:25-34) tidak berdiri sendiri, tetapi dimulai dengan nasihat tentang mengumpulkan harta (ay. 19-21,24). Isinya sangat jelas, yaitu bukan tentang harta di bumi, melainkan tentang harta di surga. Silakan dibaca ulang:

"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada... 24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Yesus hendak mengatakan—dan kita tidak bisa membantahNya— bahwa orang yang gemar mencari dan mengumpulkan harta di bumi adalah hamba Mamon, bukan abdi Allah. Hatinya semata-mata melekat pada hartanya di bumi, dan ia tidak akan pernah merasa cukup dengan harta yang ada padanya. Seorang terkaya di dunia pernah diwawancarai dan diajukan pertanyaan ini, “How much money you think is enough for you?” Ia menjawab, “Just a little bit more.” Sekali lagi, orang yang mengejar kekayaan tidak akan pernah puas dengan kekayaannya. Yesus meyakinkan kita bahwa orang yang cinta akan harta, tidak akan mungkin mengasihi Allah. Mengapa? Sederhana, karena kita cuma punya satu hati yang tidak bisa dibagi dua.

Setelah nasihat tentang mengumpulkan harta di atas, barulah Yesus memberikan nasihat tentang kekuatiran. Perhatikan kata “Karena itu” sebagai penyambung kepada nasihat sebelumnya.

"Karena itu Aku berkata kepadamu: JANGANLAH KUATIR akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir p**a akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? 26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? 27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? 28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, 29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. 30 Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?

Seolah tidak cukup, kembali Yesus memberikan nasihat JANGAN KUATIR yang kedua:

“Sebab itu JANGANLAH KAMU KUATIR dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. 33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Dan yang ketiga:

“Sebab itu JANGANLAH KAMU KUATIR akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

Sekarang untuk memperjelas maksud dari nasihat Yesus tentang JANGANLAH KUATIR dan CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH, mari kita lihat bagaimana Lukas menuliskan hal ini. Di dalam Injil Lukas dijelaskan bahwa nasihat ini diberikan Yesus KHUSUS BAGI MURID-MURID-NYA, di antara beribu-ribu orang yang datang berkerumun dan berdesak-desakan melihat Yesus, dan nasihat tentang kekuatiran ini dimulai dengan perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh, Lukas 12. Mari kita baca isinya:

Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari kekayaannya itu." 16 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. 17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku. 18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. 19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! 20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? 21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Jadi orang yang mengumpulkan harta di bumi adalah sama dengan orang kaya yang bodoh, yang hanya akan menikmati hartanya sekejap saja sesudah itu jiwanya akan dicabut darinya. Kemudian Yesus melanjutkan dengan nasihat JANGAN KUATIR:

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir p**a akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. 23 Sebab hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. 24 Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu! 25 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya? 26 Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain? 27 Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. 28 Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya!

29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. 30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu. 31 Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.

Perkataan Yesus berikutnya adalah hal yang mengejutkan saya dan membuat saya berpikir ulang tentang makna JANGAN KUATIR yang dimaksudkan-Nya. Beginilah yang Dia katakan:

32 Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu. 33 JUALLAH SEGALA MILIKMU dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat. 34 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada."

“Juallah segala milikmu!” Oh betapa kita tidak ingin mendengar tiga kata itu keluar dari mulut Tuhan kita! Tetapi bagi saya justru tiga kata inilah yang menjelaskan dengan kuat maksud dari nasihat Yesus JANGAN KUATIR dan CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH. Cobalah bayangkan, saudara benar-benar melakukan apa yang dikatakan Yesus itu, yaitu menjual segala harta benda saudara, rumah dan semua kendaraan saudara. Sontak saja makhluk bernama KEKUATIRAN itu tiba-tiba berdiri di depan mata! Tetapi justru sampai pada titik ini nasihat Yesus itu berlaku: JANGAN KAMU KUATIR. Luar biasa, bukan? “Jangan kamu kuatir bahkan ketika kamu tidak punya apa-apa lagi di tangan, sebab Dia akan memelihara kamu lebih daripada Dia memelihara burung-burung pipit di udara dan bunga bakung di taman!”

Yesus tahu bahwa kita memerlukan makanan, pakaian dan lain-lain, itulah sebabnya Dia mengajar kita untuk berdoa meminta hal itu setiap hari, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” Tetapi kita juga harus tahu bahwa Allah adalah Jehovah Jireh yang menyediakan apa yang kita perlukan, karena hal itu membawa kemuliaan bagi nama-Nya. Jangankan kepada kita, Bapa menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik, dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar (Mat. 5:45). Kekuatiran tidak akan membuat sesuatu menjadi ada. Allah dengan kemurahan-Nya saja yang menyediakan segala sesuatu yang kita perlukan, melalui iman kita kepada-Nya. Iman dan hati yang senantiasa tertuju kepada Allah, itulah bagian kita. Apakah saudara ingat ketika Petrus dan Yohanes pergi ke bait Allah dan bertemu seorang pengemis lumpuh yang berharap mendapat sedekah dari mereka. Petrus berkata, “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Jangan saudara pikir emas dan perak yang dimaksudkan Petrus adalah tabungannya yang ia simpan di rumah atau yang menempel di leher dan pergelangan tangannya. Yang dimaksudkan Petrus adalah emas dan perak sebagai alat pembayaran yang berlaku pada zaman itu. Tentu saja Petrus tidak sedang berbohong pada saat itu, tetapi itu berarti bahwa mereka memang sedang tidak punya uang! Apakah kita melihat ada nada kekuatiran? Apakah Petrus dan Yohanes berhenti dulu dari pelayanan karena terkena stress ringan? Sama sekali tidak! Yang kita baca adalah dua orang abdi Allah yang memfokuskan hati kepada pemberitaan Injil dan manifestasi kuasa Allah, tanpa memusingkan keadaan diri mereka. Mereka percaya saja bahwa Tuhan akan memelihara mereka, dan mereka melakukan saja bagian mereka.

Saya ingin hati seperti itu!
Saya ingin iman seperti itu setiap saat!

Saya berharap saudara mengerti sekarang kedalaman arti nasihat JANGAN KUATIR yang dimaksudkan Yesus. Lalu apa yang Dia maksud dengan “CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA"? Dari pembahasan di atas, kita bisa yakin bahwa yang dimaksudkan Yesus bukanlah agar kita menjadikan Allah sebagai Nomor 1, sedangkan hal-hal yang menjadi Nomor 2, 3 dan seterusnya tidak ada hubungannya dengan Allah, kerajaan dan kebenaran-Nya. Bukan seperti itu. Melainkan, Yesus menghendaki agar kita menjalani seluruh kehidupan kita di dalam kerajaan-Nya dan kebenaran-Nya, di manapun dan kapanpun. Yesus menghendaki kita untuk memfokuskan hati dan pikiran kita pada karya keselamatan dari-Nya yang telah sampai kepada kita dan yang mesti sampai juga kepada banyak orang di sekitar kita. Kita harus MENCARI, artinya memusatkan seluruh perhatian kita pada pekerjaan Kristus dan kebenaran-Nya, sebab kebenaran-Nya bukan barang murahan yang bisa kita raih tanpa hati. Hanya mereka yang lapar dan haus akan kebenaran yang akan dipuaskan (Mat. 5:6). Di manakah kita dapat menemukan kebenaran? Hanya di dalam firman-Nya! “Firman-Mu adalah kebenaran” (Yoh. 17:17b).

Terakhir, kita perlu mengerti apa yang dimaksud dengan “... maka SEMUANYA itu akan ditambahkan kepadamu.” Sekaligus mengoreksi pemahaman saya yang lama yang saya tulis di bagian paling atas.

Apa saja yang ditambahkan?
Untuk apa semuanya itu ditambahkan?

Saya ingin memberi ilustrasi tentang rumah. Jika kita memiliki sebuah rumah, kita tidak akan membiarkannya kosong. Kita akan mengisinya dengan perabot, peralatan dapur, peralatan elektronik dan sebagainya, supaya rumah kita benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan kata lain, kita MENAMBAHKAN semuanya itu ke dalam rumah kita, supaya rumah kita benar-benar berfungsi sebagai rumah. Jadi, SEMUANYA itu adalah PENOPANG fungsi rumah, yaitu hal-hal yang memungkinkan rumah agar berfungsi dengan baik.

Demikianlah, SEMUANYA itu DITAMBAHKAN KEPADAMU, berarti SEMUANYA ITU adalah hal-hal yang memungkinkan kita untuk berfungsi sebagaimana kita adanya, yaitu sebagai PENCARI KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA. Kita memerlukan makanan, bukan sebagai pemuas perut dan lidah, melainkan supaya kita memiliki cukup energi dan zat gizi untuk bekerja dan melayani Tuhan. Demikian p**a kita memerlukan pakaian, rumah tinggal, kesehatan, kendaraan, uang dan sebagainya bukan untuk memenuhi kepuasan diri sendiri dan menjamin kehidupan di bumi ini, melainkan agar kita menjadi alat yang efektif dan produktif di tangan Tuhan sebagai agen kebenaran-Nya, selama kita hidup. Jadi, “SEMUANYA ITU” yang akan ditambahkan Tuhan kepada kita, berkaitan langsung dengan FUNGSI KITA sebagai alat Tuhan, tidak pernah Dia berikan untuk kesenangan kita sendiri. Saya membaca dan menulis berjam-jam, karena ini adalah bagian dari pelayanan saya yang Tuhan percayakan, yaitu memberitakan dan mengajarkan firman-Nya kepada siapa saja yang haus dan mau belajar. MATA adalah yang paling vital bagi saya untuk pelayanan ini, dan saya merasakan lambat laun kemampuan dua mata saya semakin lama semakin menurun, karena seringkali harus bekerja ekstra. Apakah saya perlu kuatir? Tidak, karena Dia telah berkata, “Semuanya akan ditambahkan kepadamu.” Saya hanya perlu percaya saja bahwa Tuhan akan memelihara kesehatan dua mata saya sampai batas yang telah Dia tetapkan, dan selama saya belum sampai kepada batas itu, keduanya akan terus bekerja, meskipun tentu saja saya harus lebih bijaksana memakai keduanya.

Saudaraku, Yesus berbicara kepada MURID-MURID-NYA. yaitu mereka yang memahami akan fungsi mereka di dunia ini, bagi Guru dan Tuhan mereka. “Janganlah kamu kuatir” dan “Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu,” adalah untuk mendorong dan meyakinkan kita untuk menjadi alat yang maksimal di tangan Tuhan, yang memfokuskan perhatian kita pada kerajaan Allah dan kebenarannya, apapun profesi dan aktivitas kita. Kiranya Tuhan memberkati.
____

18/09/2022
1 Tesalonika 5:18Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi ka...
16/09/2022

1 Tesalonika 5:18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

04/08/2022

*EMBUN PAGI*
_Kamis, 4 Agustus 2022_
*MENYALAHKAN ORANG LAIN*

*_Kejadian 3:12-13 ‘’Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.” Kemudian firman Tuhan kepada perempuan itu; “Apakah yang telah kau perbuat itu?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”_*

_Salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan manusia sejak kejatuhan manusia yang pertama di taman eden adalah menyalahkan orang lain._

_Perbuatan pertama kali dilakukan oleh Adam ketika memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat yang diberikan oleh istrinya Hawa._

_Bukannya mengakui dan mempertanggungjawabkan kesalahannya, ia malah melemparkan kesalahan itu kepada istrinya. Setelah itu istrinya (Hawa) melemparkan kesalahannya kepada ular._

_Keadaan pada waktu itu masih sering kita temui pada saat ini. Manusia lebih sering menyalahkan orang lain dibanding mengambil tanggung jawab atas perbuatannya._

_Perbuatan buruk ini seperti sebuah candu, yang selalu datang berulang kali agar kita melakukannya lagi, jika tidak segera menyembuhkannya._

_Karena itu untuk melepaskan kebiasaan buruk ini langkah awal dari suatu pemulihan adalah dengan mengakui kesalahan tersebut dan mengambil tanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Sebab orang-orang yang mau jujur dan mau berubahlah yang akan diubahkan._

_Sebagai orang percaya kita juga tidak akan luput dari kebiasaan buruk. Mungkin bukan menyalahkan orang lain, tapi ada kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya yang sulit untuk kita lepaskan bahkan sudah menjadi candu dalam hidup kita._

_Mari hari ini kita mengambil sebuah keputusan untuk melepaskan diri dari hal tersebut._

*LANGKAH AWAL YANG HARUS KITA AMBIL ADALAH MENGAKUINYA DENGAN JUJUR DI HADAPAN TUHAN, BAHWA KITA TELAH BERSALAH DAN SIAP MEMPERTANGGUNGJAWABKAN SEGALA KESALAHAN ITU. SEBAB LANGKAH AWAL INI AKAN MEMBAWA PEMULIHAN BAGI HIDUP KITA.*

📖 *MULAILAH HARI INI DENGAN MEMBACA FIRMAN TUHAN!* 📖

*Have a Nice Day With LORD*
*GOD BLESS US*

08/07/2022
20/06/2022

Kalau mau menikah pikirkan 2 hal ini :
1. Sudahkah kita bahagiakan orang tua kita.
- anak yg berbakti terhadap orang tua pasti
diberkati oleh Tuhan.
2. Kalau menikah Jangan menambah beban
orang tua kita.
- idealnya menikah adalah mengurangi
beban orang tua bukan malah menambah
beban orang tua. Priella Saud Yasyar Saud Veronica Lokas

Address

Rantepao

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TUHAN YESUS sanggup menolong posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share