Renungan Harian Jemari

Renungan Harian Jemari Renungkan maksud Allah buat anda, jangan tunggu saat kesempatan berakhir baru engkau bertobat

24/05/2026

Senin, 25 Mei 2026

Rencana Allah Yang Agung
Bacaan: 1 Raja-raja 12:16-23; Wahyu 21:5-14

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan.

24/05/2026

Minggu, 24 Mei 2026

Tuhan Mengenalmu
Bacaan: Lukas 19:1 -10

copyright: BPSGT
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan

22/05/2026

Sabtu, 23 Mei 2026

Tuhan Yang Melayakkan
Bacaan: Mazmur 67:1-7

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan.

21/05/2026

Jumat, 22 Mei 2026

Hikmat Dan Pengharapan
Bacaan: Amsal 2:1-9

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan.

20/05/2026

Kamis, 21 Mei 2026

Perbuatlah Demikian
Bacaan: Lukas 10:25-28

"Jawabmu itu benar. Perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup." (ayat 28). Kalimat ini merupakan penilaian Yesus atas jawaban ahli Taurat yang telah menjawab pertanyaannya sendiri. Niat mencobai Yesus namun yang terjadi adalah sebaliknya. Yesus yang mengajari ahli Taurat berdasarkan pengetahuannya sendiri dan Yesus membuatnya lebih mengenal dirinya supaya memiliki perilaku yang sesuai pengetahuan dan tidak kehilangan kehidupan kekal. Di sini nampak bahwa tingkat pendidikan, jabatan, status yang tinggi bukanlah jaminan bahwa seseorang mengalami anugerah Allah. Pengetahuan tentang kebenaran yang diikuti dengan tindakan yang benar adalah kunci mencapai kebahagiaan hidup.

Yesus mengarahkan pada esensi tertinggi kehidupan dalam perintah utama, yaitu 1) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatan, segenap akal budi. Kasih kepada Allah menjadi dasar bagi setiap tindakan orang percaya sekaligus menjadi pertanggungjawaban pelaksanaan perintah-Nya. Itulah sebabnya, gereja terus melaksanakan pengajaran dan pembinaan supaya setiap orang percaya diperlengkapi dengan pengetahuan yang benar dan mengerjakannya dalam ketaatan. Melayani Dia dengan segala sesuatu yang pada kita. Semua Tindakan mengasihi kita adalah demi Dia. 2) Kasihilah sesamamu manusia seperti diri sendiri. Jika seseorang tidak sudi menunjukkan kasih kepada orang lain, maka hal itu merupakan tanda bahwa sesungguhnya ia belum mengalami kasih dan anugerah Tuhan atau belum sepenuhnya Tuhan. Jadi, jika kita mempraktikkan kasih sebagaimana Allah mengasihi kita maka hal itu menunjukkan bahwa kita memiliki hubungan yang baik dan benar dengan Allah. Amin.

20/05/2026

Rabu, 20 Mei 2026

Tema hari ini: Undangan Berkat
Bacaan: Mazmur 133:1-3

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan.

17/05/2026

Senin, 18 Mei 2026

Injil Tidak Bisa Dimatikan
Bacaan: Kisah Para Rasul 11:19-26

Kekristenan di Yerusalem tidak dimatikan seiring dengan kematian Stefanus. Walau peristiwa kematian Stefanus sangat tragis, tetapi juatru telah menjadi titik berangkat bagi tersebarnya Injil. Di dalam kehidupan kita sekarang, banyak sekali nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan yang kelihatannya sedang dihancurkan secara teratur dan sistematis. Tetapi teks ini menyiratkan kepada kita bahwa nilai-nilai kebenaran tidak pernah bisa dimatikan. Peristiwa tragis itu telah membuat Kekristenan keluar dari padang gembalaan lokal dan mulai menjangkau dunia secara utuh sebagai ladang Injil. Dengan demikian Kekristenan keluar dari cobaan untuk selalu mempersempit ruang gerak atau membatasi karya pelayanan hanya di satu kawasan tertentu. Hasil yang diperoleh? Jumlah orang Kristen semakin bertambah. Firman Tuhan mengatakan: "Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan." Tidak saja terjadi perubahan secara kuantitas, tetapi juga perubahan secara kualitas.

Barnabas, seorang pemimpin yang baik dan berkualitas. Seorang dermawan, berkarakter baik, dan beriman kepada Tuhan. Hal pertama yang dilakukan ketika sampai di Antiokia ialah mengingat Paulus. Ia bisa melihat sebuah potensi yang luar biasa di dalam diri Paulus, akan sangat disesalkan jika potensi itu ditelantarkan. Bukankah banyak sekali pemimpin yang tidak bisa bekerja sama dengan orang lain? Akibatnya banyak sekali kesempatan-kesempatan yang menentukan berlalu begitu saja. Banyak sekali masalah besar di dalam gereja, karena kepemimpinan yang sangat menyedihkan.

Renungkan: Ketika tantangan datang baik dari dalam dan dari luar menerpa kehidupan kekristenan, kita membutuhkan seorang pemimpin seperti Barnabas. Pemimpin seperti inilah yang mampu membuat suatu perubahan besar.

copyright: SH 07.07.'03
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan

16/05/2026

Minggu, 17 Mei 2026

Allah Adalah Raja
Bacaan: Wahyu 11:16-19

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan.

15/05/2026

Sabtu, 16 Mei 2026

KekuasaanNya Kekal
Bacaan: Daniel 7:13-14

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan.

14/05/2026

Jumat, 15 Mei 2026

Aku Mengutus Engkau
Bacaan: Yekezkiel 2:8-11

Dalam kisah-kisah di Kitab Suci, kita menemukan bahwa ada saat dan situasi ketika Tuhan mengutus seseorang untuk menyampaikan firmanNya, Entah itu tentang hukuman ataupun tentang penghiburan serta tentang tindakan Allah yang menyelamatkan.

Demikianlah Allah memanggil dan mengutus Yehezkiel kepada bangsa lsrael yang sedang dalam pembuangan. Kepada Yehezkiel, Allah berfirman "Aku mengutus engkau kepada kaum lsrael, bangsa yang keras kepala'", Kepada Yehezkiel, Allah meniberikan firmanNya untuk menjadi santapannya. Allah memberi gambaran tentang situasi dan sikap bangsa lsrael dalam merespons firmanNya dan bagaimana reaksi yang harus dilakukan oleh Yehezkiel. Ini memberi gambaran bahwa sebagai seorang utusan Allah, Yehezkiel pertama-tama memiliki kesediaan untuk mendengarkan segala petunjuk dan memahami kondisi yang akan dihadapinya. la memberi diri diperlengkapi oleh Allah sendiri untuk menghadapi bukan bangsa asing melainkan bangsanya sendiri, yang oleh Allah disebut sebagal bangsa yang tegar hati, keras kepala atau kepala batu. Yehezkiel dibekai dengan sebuah pemahaman, bahwa ketika ia menyampaikan flrman Allah kepada umatNya dan umat menolak sesunggulhnya bukan Yehezkiel yang ditolaknya melainkan Allah sendiri.

Gereja, baik sebagai pribadi pun sebagai persekutuan Adalah juga utusan Allah, Gereja diutus kepada semua bangsa menurut bahasa dan budayanya masingmasing. Karena itu gereja Juga mesti sedia mendengar petunjuk Allah, menikmati firmanNya dan memahami situasi yang akan dihadapi sehingga dengan sungguh dan berani atas nama Allah menyampaikan kehendakNya entahkah orang mau menerimanya ataupun tidak, Amin.

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan

13/05/2026

Kamis, 14 Mei 2026

Bapa Di Dalam Aku, Aku Di Dalam Bapa
Bacaan: Yohanes 10:31-42

Ketika seseorang berbuat baik dan melakukan hal yang benar kepada orang banyak, maka orang itu mestinya dihormati dan dihargai. Namun kenyataan sering tidak seperti itu. Terkadang yang berbuat baik dan benar justru dimusuhi.

Dermikianlah yang dialami oleh Yesus dalam pelayanannya di Yerusalem. Yesus yang melakukan apa yang baik dan benar sebagai bentuk ketaatanNya kepada Allah Bapa, justru hendak dilempari batu oleh orang- orang Yahudi. Alasan orang Yahudi hendak melempari Yesus, menurut mereka bukan karena semua yang baik dan benar yang Yesus lakukan melainkan karena Yesus dianggap menghujat Allah dengan menyebut dirinya Anak Allah dan pernyataanNya bahwa:" Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa". Jika ditelusuri pada teks sebelumnya, sesungguhnya penolakan itu terjadi karena orang Yahudi berada dalam kebimbangan, apakah Yesus itu benar Mesias yang dijanjikan? (ayat 24) dan juga karena mereka tidak paham tentang konsep Mesias yang diperankan oleh Yesus sendiri. Mereka juga sulit memahami tentang relasi yang menyatukan Yesus dan Allah Bapa sehingga mereka menganggap Yesus sebagai seorang yang menghujat Allah karena menyetarakan diriNya dengan Allah yang kudus dan Esa.

Kesatuan Allah Bapa dan Yesus Kristus itu juga yang membuat gereja dalam pewartaannya menghadapi banyak tantangan dan perlawanan dari orang-orang yang sulit memahami hal itu. Pewartaan gereja dianggap sesat dan kafir sehingga perlu dijauhi ataupun dimusuhi. Mereka yang membenci itu lupa tentang apa yang mereka imani bahwa tiada yang mustahil bagi Allah termasuk tidaklah mustahil kalau Allah yang Esa hadir dalam hidup manusia di dalam Yesus Kristus, Anak Allah. Amin.

copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan

Address

Rantepao
91831

Telephone

+6282316867872

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Renungan Harian Jemari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Renungan Harian Jemari:

Share