26/09/2026
Minggu, 27 September 2026
SALING MENOPANG MENGHIDUPI KESELAMATAN
Bacaan: Keluaran 12:1-7
Cyprianus, seorang bapa Gereja, pernah berkata, Tidak seorang pun memiliki Allah sebagai Bapanya, tanpa memiliki gereja sebagai ibunya. Ungkapan ini menarik karena menggemakan sebuah prinsip iman yang kerap dilupakan. Cyprianus seolah menandaskan bahwa iman kepada Allah senantiasa menempatkan orang percaya dalam persekutuan yang disebut sebagai gereja. Iman itu lahir, bertumbuh, dan berbuah justru dalam persekutuan. Dengan kata lain, gereja adalah wadah yang di dalamnya orang percaya menghidupi keselamatan yang dijaminkan di dalam Kristus.
Dimensi komunal dari keselamatan diperlihatkan sendiri oleh Allah dalam peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir. Inilah paskah bagi orang Israel. Mereka dibebaskan dari perbudakan di Mesir untuk beribadah kepada Tuhan. Dalam persiapan pembebasan tersebut, Allah meminta setiap keluarga mempersiapkan seekor anak domba atau kambing jantan, tidak bercela, dan berumur satu tahun. Keluarga yang kecil dan tidak mampu diminta untuk bergabung bersama dengan keluarga yang lain. Dengan demikian, setiap orang mengambil bagian dalam keselamatan yang sedang dikerjakan oleh Tuhan.
Bagi kita, paskah adalah pembebasan dari perbudakan dosa yang dijaminkan melalui kebangkitan Kristus, Sang Domba Paskah. Kesehatian tidak lagi mewujud dalam tindakan mempersiapkan kurban, melainkan dalam respons terhadap karya-Nya. Dia memanggil dan memilih gereja-Nya lalu mengutusnya untuk saling menopang menghidupi keselamatan. Dengan kata lain, gereja yang bertekun menghidupi keselamatan dalam Kristus akan tampak salah satunya melalui kesehatian untuk saling menopang. Amin.
copyright: rehat-bpsgt
Jika renungan ini membawa berkat rohani buat saudara maka silahkan bagikan / share kepada teman, keluarga, sahabat atau group di media sosial saudara, sekiranya dapat menjadi berkat rohani juga buat mereka. Tuhan dimuliakan