28/10/2020
SELAMAT MEMPERINGATI MAULID NABI, 12 RABI'UL AWWAL 1442 H
Ibnu Jauzy pernah berkata, bahwa salah satu keistimewaan merayakan maulid (perayaan hari lahir kanjeng Nabi Muhammad Saw) adalah di tahun itu akan dijauhkan dari segala marabahaya, aman dan akan mendapat kebahagiaan.
Sejarah mencatatat, bahwa orang pertama yang mengadakan Perayaan Maulid adalah Sultan Mudhoffar Abu Sa'id Kukuburi bin Zainuddin Ali Ibnu Buktikin, Penguasa Arbil (salah satu kota di Iraq). Tak tanggung-tanggung, pada Perayaan Maulid pertama itu Sultan Mudhoffar menyediakan 5 ribu kambing panggang, 10 ribu ayam, seratus ribu mangkuk kecil (wadah makanan) dan 30 ribu nampan besar berisi buah²an.
Acara dihadiri tokoh ulama dan sufi. Adapun dana yang digelontorkan untuk perayaan tersebut sekitar 300 ribu dinar. Nominal yang tidak sedikit di masa itu.
Menurut Ibnu Hajar, dalil mengadakan Perayaan Maulid itu ada di dalam hadis shohih. Hadis itu berisi kisah kedatangan Kanjeng Nabi ke Kota Madinah. Saat itu kanjeng Nabi berjumpa dengan seorang Yahudi yang sedang puasa 'Asyuro'. Lalu beliau bertanya alasan mengapa mereka berpuasa. Maka mereka menjawab :"Karena di hari 'Asyuro Allah telah menyelamtkan Nabi musa dari kejaran fir'aun".
Rupanya orang Yahudi berpuasa sebagai bentuk syukur kepada Allah. Itu orang Yahudi kepada Nabi Musa. bagaimana dengan kita kepada Nabi Muhammad Saw? seharusnya kita sebagai umat Nabi Muhammad harus lebih dari itu. Karena Nabi Muhammad adalah awal dari segala kenikmatan. Tidak ada Nur Muhammad, tidak akan ada para Nabi dan bahkan alam semesta.
Memperingati hari kelahiran makhluk paling mulia di dunia adalah sebagai wujud ungkapan rasa syukur dan kegembiraan kita atas lahirnya Nabi paling agung Muhammad Saw.
-Dalam kitab al-Mustadraf Fii Kulli Fann Mustadzraf terdapat salah satu hadits tentang keutamaan bersholawat :
وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من صلى علي مرة خلق الله من قوله ملكا له جنحان، جناح بالمشرق وجناح بالمغرب، رأسه وعنقه تحت العرش وهو يقول اللهم صل على عبدك ما دام يصلي على نبيك
"Barang siapa yang membaca sholawat sebanyak satu kali, maka Allah akan menciptakan Malaikat dari bacaan sholawat yang ia lantunkan tadi, yang mana Malaikat tersebut memiliki dua sayap, yang satu membentang ke arah timur dan yang satunya membentang ke arah barat. Kepala dan lehernya berada di bawah 'Arsy, sembari berkata (berdo'a), Ya Allah, berikan Rahmat untuk hambamu ini selama ia senantiasa membaca sholawat kepada Nabimu"
-Semoga kita senantiasa diberikan taufiq, hidayah dan rizki yang melimpah ruwah sehingga kita bisa ikut berpartisipasi dalam memperingati maulid Nabi Saw. Amiin Ya Robbal Aalamiin
Semoga manfaat
__________________________________
Sumber: Kitab Is'ad ar-Rofiq, hal. 32, al-Kaukab al-Anwar 'Alaa 'Iqd al-Jauhar Fii Maulid anNabi al-Azhar karya al-Allamah Ja'far bin al-Barzanji, hal. 17, al-Mustathraf Fii Kulli Fann Mustadzraf karya Syihabuddin Muhammad bin Ahmad, hal. 750.
__________________________________
Foto dari kiri: KH. Rahmatullah Ali (Pengasuh PP. AN-NUR H.A dan pembina Majlis Bersholawat Rosul ) & KH. Nurus Sholeh (pembina Group Sholawat Ahbabul Musthofa Jember)
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور وعلى آله وصحبه وسلم