21/09/2025
Mungkin kita sering merasa cemas tentang harta dan masa depan. Namun, hari ini, Yesus mengingatkan kita melalui perumpamaan yang mungkin terasa membingungkan: Ia ingin kita cerdas dan bijaksana seperti manajer yang curang, bukan dalam kecurangannya, tetapi dalam kebijaksanaannya.
Kita dipanggil untuk menggunakan setiap berkat yang Tuhan percayakan—bakat, waktu, uang, atau relasi—untuk tujuan yang mulia. Bukan untuk menumpuknya, melainkan untuk melayani sesama, terutama mereka yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kekayaan dunia ini akan memudar.
Ingatlah, "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar."
Tuhan tidak melihat seberapa besar yang kita miliki, melainkan seberapa setia kita mengelolanya untuk Kerajaan-Nya. Marilah kita menabur kebaikan sekarang, agar di Surga nanti, kita disambut dengan sukacita oleh mereka yang telah kita sentuh hatinya.
Pada akhirnya, hidup kita adalah pilihan: Apakah kita mau melayani Tuhan atau melayani harta? Semoga kita memilih Tuhan, karena hanya di dalam Dia, kita menemukan kekayaan yang abadi.