Jantiko Mantab Probolinggo

Jantiko Mantab Probolinggo Majelis Sema'an Al Qur'an JANTIKO MANTAB dan Aurad Dzikrul Ghofilin Probolinggo

16/02/2024

Jantiko Mantab wilayah Jember

08/02/2024

Sema'an Dzikrul Ghofilin (Jantiko Mantab) Makom Auliya Tambak

24/12/2022

Sema'an Al-Qur'an dan Dzikrul Ghofilin
JANTIKOMANTAB
Bersama Dengan "UPN-VETERAN- JAWA TIMUR
Gedung Serba Guna Giriloka, Surabaya, 24 Desember 2022

Haul Almaghfurlah ke 19K ABDUL WACHID MANAFLebak Winongan Pasuruan
28/10/2022

Haul Almaghfurlah ke 19
K ABDUL WACHID MANAF
Lebak Winongan Pasuruan

Alhamdulillah Kegiatan Sema'an Alquran Jantiko Mantab dan Dzikrul Ghofilin Probolinggo Sabtu Pon Berjalan khitmad dan La...
25/09/2022

Alhamdulillah Kegiatan Sema'an Alquran Jantiko Mantab dan Dzikrul Ghofilin Probolinggo Sabtu Pon Berjalan khitmad dan Lancar, begitu banyak warga yg antusia menghadiri acra Semaan yg di laksanakan pertama kali di Probolinggo dan tak lupa disampaikan terima kasih kepada segenap ikhwan dan Panitia penyelenggara Salam kompak selamanya, Dan Aurad Dzikrul Ghofilin Semakin berkumandang di Probolinggo

Yukkk hadirilah untuk umum...!
23/09/2022

Yukkk hadirilah untuk umum...!

SEJARAH JANTIKO MANTAB&DZIKRUL GHOFILINPada tahun 1964, Gus Miek sedang sowan kepada gurunya yaitu Nabi Khidir dan Nabi ...
18/09/2022

SEJARAH JANTIKO MANTAB

&

DZIKRUL GHOFILIN

Pada tahun 1964, Gus Miek sedang sowan kepada gurunya yaitu Nabi Khidir dan Nabi Ilyas. Lalu Gus Miek diperintahkan mendirikan wirit Aurot Lailiyah. Lailiyah itu dalam bahasa arab artinya dzikir di waktu malam. Pada tahun 1965 Aurot Laliyah didirikan pertama kali di Kelurahaan Kauman Tulungagung. Isi dari Aurot Lailiyah diantaranya terdapat di Al – Qur’an seperti Al- Fatehah, Asmaul Husna, Ayat Kursy, lalu para wali dan para ulama di seluruh dunia dikirimi surat Al - Fatehah. Seperti yang di dhawuhkan Gus Miek “Ulama sesepuh yang dikirimi Fatehah oleh orang-orang yang tertera atau tercantum dalam Dzikrul Ghofilin itu yang akan saya dan kalian ikuti di akherat nanti”. Awal Aurot Lailiyah, pertama kali jamaahnya tidak lebih dari 5 orang dan dipimpin langsung oleh Gus Miek dan berjalan sampai 5 tahun, lalu di teruskan oleh sahabat - sahabatnya, berjalan sampai tahun 1975. Aurot Lailiyah diganti namanya menjadi Dzikrul Ghofilin, dalam bahasa arab yang artinya dzikirnya orang-orang yang lupa (maksudnya kita manusia ini yang senantiasa lupa pada Allah, lalu dengan dzikir ini ditekankan supaya ingat selalu kepada Allah dimanapun kita berada).

Dahulu terjadi banyak pertentangan terhadap Dzikrul Ghofilin oleh para kyai besar, termasuk Kyai dari Lirboyo, Ponorogo, Jember, Jombang, Pasuruan, dll. Akhirnya Gus Miek Hijrah ke Jember menggandeng KH. Ahmad Shiddiq lalu di Pasuruan menggandeng KH. Hamid Abdillah, di Kediri menggandeng KH. Mundzir, di Magelang menggandeng KH. Dalhar. Beliau–beliau adalah wali dan tokoh yang dihormati oleh masyarakat disana. Tujuannya adalah menyebarkan Dzikrul Ghofilin lewat Kyai besar yang menjadi tokoh disitu, meskipun begitu masih banyak yang tidak cocok, mungkin banyak yang iri, su’udzon terhadap Gus Miek.

Pada tahun 1986 semaan Al – Qur’an didirikan menggunakan nama JANTIKO, semaan Al- Qur’an adalah kegiatan membaca dan mendengarkan Al – Qur’an berjama'ah atau bersama - sama, sekalian mendengarkan Al - Qur'an juga bersama - sama melakukan ibadah sholat wajib secara berjamaah juga sholat - sholat sunnah yang lain, dari ba'da Shubuh hingga khatamnya Al - Qur'an, seperti dhawuh Gus Miek ”Dalam sema’an ada seorang pembaca Al - Qur’an, Huffazhul Qur’an dan Sami’in”. Seperti ditegaskan oleh sebuah hadits: Baik pembaca maupun pendengar setia Al - Qur’an pahalanya sama. Malah di dalam ulasan tokoh lain dikatakan: “Pendengar itu pahalanya lebih besar daripada pembacanya. Sebab pendengar lebih main hati, pikiran, dan telinganya. Pendengar dituntut untuk lebih menata hati dan pikirannya dan lebih memfokuskan pendekatan diri kepada Allah SWT”. Beberapa tahun kemudian ditambah kata MANTAB. Jantiko diambil dari bahasa jawa yang artinya anti kolir, maksudnya jamaah anti putus asa, ngresulo, maksiat meskipun segi ekonomi atau fikiran jamaah lemah atau kurang ( “Fuqoro” ). Terbukti meskipun fuqoro namun setelah ikut Dzikrul Ghofilin dan semaan Al – Qur’an banyak yang menjadi rajin ibadah. Dan kata MANTAB diambil dari bahasa arab, MANTABA yang artinya orang - orang yang bertaubat.

SEKIAN CUPLIKAN SEJARAH DARI JANTIKO MANTAB & DZIKRUL GHOFILIN, SEMOGA BERMANFAAT DAN LANGGENG SAMPAI ILAYAUMIL QIAMAH.
Aaamiinn ya robal alaminnn

Address

Dusun Dawuan Desa Kedungsupit Kec. Wonomerto Kabupaten Probolinggo
Probolinggo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jantiko Mantab Probolinggo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Jantiko Mantab Probolinggo:

Share