10/11/2020
Maju dengan Iman
"Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." Ibrani 10:38
Semua orang pasti ingin maju, sukses dalam semua hal yang diinginkan. Sehingga banyak orang berjuang meraih impiannya dan berdoa mohon Tuhan kabulkan doanya. Ini hal yg baik, selagi masih bernafas setiap orang harus kerja keras dan memiliki semangat untuk maju. Mengapai hari esok yang lebih cerah, suatu keadaan yang semakin hari semakin bertambah baik adalah tujuan hidup yang menyenangkan.
Namun jika hidup mengalami kemerosotan atau kemunduran, ini akan menyebabkan kesedihan. Oleh karena itu perlu diselidiki mengapa, apa penyebab kemunduran. Bisa jadi seiring berjalannya waktu, semakin kaki melangkah semakin berat tantangan yang harus dihadapi, beban hidup semakin berat, iman semakin pudar, hidup menjauh dari Tuhan. Bagi sebagian orang yang tak mempunyai iman yang kuat, keadaan atau situasi berat yang ada semakin mempengaruhi hati dan pikiran. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang tergoncang dan menjadi tawar hati. Ada tertulis: "Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu." (Amsal 24:10).
Tawar hati adalah kondisi kehilangan semangat, kekuatan untuk menjalani hidup meraih tujuan. Rasanya hanya ingin mati dan menghilang dari dunia ini. Orang demikian berpikir lari dari masalah akan menyelesaikan segalanya namun justru hidupnya akan penuh masalah. Adanya masalah, persoalan hidup di dunia ini adalah sebuah ujian iman.
1 Petrus 1:6-7 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
Ketika situasi menjadi sulit perlu sekali mengaktifkan iman dan hidup bersandar dalam iman kepada Tuhan Yesus. Inilah kunci untuk dapat bertahan di tengah ujian yaitu datang kepada Bapa dalam nama Tuhan Yesus untuk berdoa dan memohon kemurahanNya "Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni." (Ibrani 10:22).
Orang yg tidak punya iman tak dapat bertahan hidup dengan benar, sebab selama di dunia ini takkan bisa menghindarkan diri dari berbagai pencobaan, tekanan, himpitan, masalah, sakit-penyakit dan sebagainya. Seorang yang sombong, angkuh dan tidak peduli kuasa Tuhan tak dapat hidup melewati ujian. karena ia telah mengundurkan diri dari kasih karunia Tuhan, dan hidup menurut kehendaknya sendiri, sehingga dengan akal dan kekuatan sendiri berusaha untuk menyelesaikan segala persoalan yang dihadapinya.
Milikilah iman yang alkitabiah, percayalah janji-janji Tuhan dalam firmanNya. Jangan pernah lari menjauh dari padaNya.
"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." (Ibrani 11:1). Meski berada di tengah tantangan yang berat sekali pun, orang yang memiliki iman takkan pernah menyerah kepada tantangan atau keadaan yang ada, apalagi sampai putus pengharapan, sebab ia berkeyakinan bahwa "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." (Filipi 4:13).
Sahabat yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Yakobus 1:3-4 "sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun."
"Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia." Ibrani 10:23
Jangan pernah takut menghadapi ujian, tetapi lewatilah ujian kehidupan karena melalui jalan itulah hidupmu akan mengapai keberhasilan. Bersama Tuhan Yesus kita diberi kekuatan.
Bersama saya John Sung
Jesus My Saviour🙏