25/12/2016
Mat 2:1-2 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
..Kami telah melihat bintang-Nya di Timur... itu adalah merupakan pernyataan yang di ucapkan oleh orang-orang Majus - Orang Majus adalah orang-orang yang ahli dalam ilmu perbintangan. Diperkirakan mereka berasal dari Timur Tengah atau Babel (Irak), atau juga mungkin Persia (Iran)
Melalui kitab perjanjian lama, mereka menemukan adanya suatu tanda tentang bintang timur, seperti yang tertulis dalam kitab Bilangan 24:17
"Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang dia, tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab, dan menghancurkan semua anak Set..."
Orang Majus adalah julukan yang diberikan oleh orang-orang Babylonia, Media dan Persia untuk mereka yang dikategorikan sebagai orang bijak, guru, para imam, tabib, ahli perbintangan (astrologi) dan para tukang ramal.
Alkitab bahasa Inggris (King James Version) menerjemahkan orang Majus (bahasa Yunani : Magos) sebagai The wise men = orang-orang bijak.
Sebenarnya jumlah mereka tidak pasti, juga Alkitab tidak pernah menyebutkan secara pasti, tetapi dari sejak 'jaman sekolah minggu', kita telah diberitahu bahwa jumlah mereka adalah tiga orang.
Berdasarkan tradisi, orang-orang Majus tersebut disebutkan ada 3 orang karena dilihat dari persembahan yang dibawa mereka ada 3 jenis: emas, kemenyan, mur.
Tradisi kekristenan (dimulai sekitar abad ke 7) ada yang menyebutkan nama-nama mereka adalah : Melchior, Balthazar dan Gaspar.
Dapat dipastikan mereka adalah para raja, sebab menurut Dr. John Mac Arthur, di kalangan orang Persia atau Babilonia hanya para bangsawan, pembesar kerajaan & para raja-lah yang menguasai ilmu pengetahuan (matematika, perbintangan, budaya, sejarah, pertanian dan sebagainya) dan ilmu keagamaan.
Nah, orang Majus yang datang mencari Yesus jelas memiliki semua hal itu!
Kita tidak tahu pasti berapa jarak yang ditempuh mereka, tapi seorang ahli memperkirakan antara 500 – 1.000 mil (1 mil = 1,6 km). Jadi antara 800 – 1.600 km. Dan jalannya di padang gurun! Bayangkan betapa jauhnya...dan itu semua dikarenakan adanya suatu nubuatan tentang lahirnya sang Raja segala raja...
Jangan pernah anggap enteng suatu nubuatan...!
Dari masa ke masa, nubuatan memegang peranan yang sangat penting dalam peradaban umat manusia. Hanya karena sering dimanfaatkan oleh orany-orang yang tidak bertanggung jawab (manip**atif, licik - penuh ambisi & kepentingan pribadi) maka suatu nubuatan jadi sering diragukan kebenarannya - bahkan sering menjadi objek perdebatan pro & kontra. Tapi terlepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi nubuatan, kita tidak bisa mengabaikan bahwa nubuatan memang telah mempengaruhi kehidupan & peradaban umat manusia secara luas. Dan bagaimanapun, suatu nubuatan akan tetap memegang peranan penting dalam kelangsungan peradaban umat manusia.
a. Suatu nubuatan akan menanamkan pengharapan baru akan masa depan yang lebih baik yang dapat dinikmati oleh peradaban manusia secara keseluruhan.
b. Suatu nubuatan akan menyatakan & menetapkan apa yang akan Tuhan lakukan dalam kedaulatanNya atas hidup seseorang, sekelompok orang, suatu bangsa ataupun suku bangsa/ komunitas tertentu.
c. Suatu nubuatan memiliki kuasa untuk memotong mata rantai kehancuran/ kekalahan dalam hidup seseorang/ sekelompok orang; pada saat yang sama akan melepaskan kuasa anugerah yang memberi posisi rohani berbeda.
d. Suatu nubuatan akan mengkonsolidasi & mensinergikan orang-orang yang awalnya tidak memiliki keterkaitan satu dengan lainnya - bahkan tidak saling kenal menjadi suatu kelompok orang yang bergerak dengan tujuan yang sama untuk mengerjakan agenda yang sama dengan dinamika rohani yang sama.
e. Suatu nubuatan akan menyatakan rancangan Tuhan yang berdaulat atas individu perseorangan, atas suatu daerah, atas sekelompok orang maupun atas suatu bangsa sehingga hal tersebut akan menginisiatifi terjadinya pergerakan umat menuju terobosan bersama.
Masih ada banyak lagi manfaat dari suatu nubuatan yang akan dapat dinikmati oleh setiap orang percaya & peradaban umat manusia pada umumnya. Teruslah mengejar Dia dan milikilah keterbukaan untuk menerima arahan, tuntunan RohNya - baik yang kita terima secara pribadi maupun melalui suatu nubuatan yang Tuhan berikan...
Merry Christmas, Gbu
(Ps. Steven Agustinus)