GKJW Silirbaru

GKJW Silirbaru " Tuhan Itu Maha Pengasih "

26/03/2019

Roma 2:1-6 (TB)
Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.
Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian.
Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama. x1 Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah ber...

24/09/2013

Sering kali kita terlalu sibuk menambah masalah-masalah baru sehingga kita lupa menghitung berkat-berkat yang kita peroleh.

08/02/2013

Santapan Harian
Matius 14:13-36

Judul: Hati yang peduli

Di tengah-tengah dunia yang individualistik, orang Kristen dipanggil untuk menyatakan kepedulian, meneladani Yesus. Sebenarnya Yesus dan murid-murid ingin menenangkan diri di tempat yang sunyi. Namun, melihat antusias orang banyak, Yesus menunjukkan belas kasihan-Nya dan menyembuhkan mereka yang sakit (5, 34-36).

Yesus juga peduli terhadap kebutuhan jasmani orang banyak. Ia mendorong para murid untuk peduli dan bertindak. Saat para murid menganggap diri tidak mungkin melakukan sesuatu yang signifikan dengan sumber daya yang sangat sedikit (17), Yesus membuatnya menjadi mungkin. Mereka belajar menyerahkan yang sedikit itu ke dalam tangan Yesus yang berkuasa. Dia akan memberkati yang sedikit untuk kelimpahan bagi orang banyak. Para murid yang melayani pun mendapat bagian (20).

Yesus bisa memiliki hati peduli karena Ia hidup dekat dengan Bapa (23) dan mengerti tujuan misi-Nya. Ia bukan hanya peduli terhadap orang banyak, tetapi juga murid-murid-Nya yang sedang mengalami kesulitan karena angin badai dan gelombang. Ia menghampiri mereka dengan berjalan di atas air agar mereka tahu bahwa Ia juga berkuasa atas alam, sehingga mereka tidak perlu takut. Ia juga mengajar mereka untuk fokus kepada Dia, melalui mengizinkan Petrus ikut berjalan di atas air. Dengan fokus kepada-Nya mereka akan sanggup mengatasi gelombang kehidupan. Mereka akhirnya mengakui bahwa Dia sungguh-sungguh Anak Allah (33).

Mari kita belajar meneladani Tuhan Yesus agar selalu peduli terhadap kebutuhan sesama kita. Bila kita merasa potensi dan kekuatan kita tidak seberapa untuk melakukannya, mari kita datang dan serahkan semua itu kepada Tuhan Yesus, maka Ia sanggup melipatgandakan dan memakai kita menjadi saluran berkat. Terlebih lagi, bila kita sendiri mengalami berbagai kesulitan, masalah, dan gelombang kehidupan, janganlah takut, tetapi serahkanlah kepada Tuhan Yesus, maka Ia yang berkuasa atas sakit penyakit dan alam akan menolong dan memberi jalan keluar kepada kita.
__________
Santapan Harian / e-Santapan Harian
Bahan saat teduh yang diterbitkan secara teratur oleh Persekutuan Pembaca Alkitab (PPA) dan diterbitkan secara elektronik oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
© 1999-2012 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi atau non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber tulisan dan mengirim pemberitahuan ke [email protected]

06/02/2013

Santapan Harian
Matius 13:44-58

Judul: Hidup dalam komitmen iman
Tak ada upaya yang dapat dilakukan orang untuk dapat menjadi warga Kerajaan Surga. Semuanya hanya bisa terjadi karena anugerah melalui iman kepada Kristus.

Namun tidak semua orang bersedia memercayai Kristus karena mereka tidak memahami nilai anugerah itu. Contohnya orang-orang di tempat asal Yesus, mereka sulit memahami ke-Tuhan-an Yesus sebab Yesus memiliki latar belakang yang sama dengan mereka (54-56). Karena itu sulit bagi mereka untuk memahami asal hikmat dan kuasa Yesus dalam melakukan mukjizat. Ternyata fakta bahwa seseorang mengenal Yesus belum merupakan jaminan bahwa mereka akan mengakui ke-Tuhan-an Yesus. Maka penolakan mereka justru membuat Yesus tidak banyak menyatakan kuasa-Nya di tempat mereka (57-58).

Akan tetapi, orang yang memahami makna anugerah Kristus malah akan bersedia bayar harga. Demi imannya, orang itu akan bersedia mengurbankan segala miliknya, yang berharga sekalipun. Itulah pesan yang Yesus sampaikan melalui perumpamaan tentang harta karun dan mutiara yang indah (44-46). Namun Yesus bukan mengajarkan bahwa anugerah itu dapat diperoleh melalui pengurbanan orang yang menginginkannya. Sebab iman yang sejati akan terwujud dalam penyerahan seluruh diri kita -keberadaan, pemikiran dan hati, cita-cita dan kehendak bebas, serta apa pun yang kita miliki- kepada Allah.

Meski demikian, respons orang terhadap Yesus barulah awal dari perjalanan iman. Akan ada masa penyaringan yang menentukan apakah seseorang sudah menjadi warga Kerajaan Surga yang setia, yaitu saat penghakiman terakhir. Itulah pesan Tuhan melalui perumpamaan tentang pukat (47-50). Penghakiman terakhir akan menunjukkan siapakah yang sungguh berkomitmen untuk hidup sebagai warga Kerajaan, yaitu hidup sebagai pengikut Kristus sejati.

Maka hiduplah di dalam komitmen iman yang menyatakan penghargaan atas anugerah Kristus. Juga, buanglah segala sesuatu dalam hidup yang menghalangi pertumbuhan iman kita.
________
Santapan Harian / e-Santapan Harian
Bahan saat teduh yang diterbitkan secara teratur oleh Persekutuan Pembaca Alkitab (PPA) dan diterbitkan secara elektronik oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
© 1999-2012 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi atau non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber tulisan dan mengirim pemberitahuan ke [email protected]

19/01/2013

Dunia dan bumi ini bukan tujuan akhir, hidup kristen adalah hidup yang pasti beroleh kemenangan.
Dalam pergumulanmu janganlah meninggalkan Yesus sebagai sumber pertolongan

16/01/2013

dimana kita dapat menemukan kemuliaan ?
setiap hari hidup kita masih jauh dari Tuhan, apa yang kita rancangkan masih jauh dari apa yang Tuhan mau

25/12/2012

Merry christmas and happy new year....

01/11/2012

Janganlah melihat ke masa dpan dgn mata buta. Masa yg lalu adlh brguna sekali untk mnjdi kaca benggala dri pda msa yg akn dtng......!

God bless you...!

30/09/2010

Jangan ada seorangpun yang menyesatkan kamu, peganglah apa yang sudah ada jangan membuang kekudusanmu pada kecemaran-kecemaran dunia . . .

Pembibitan sengon GKJW silirbaru...!
20/06/2010

Pembibitan sengon GKJW silirbaru...!

Ruang serba guna
05/06/2010

Ruang serba guna

Gkjw silirbaru
22/05/2010

Gkjw silirbaru

Address

Jalan Sukomade No 60
Pesanggaran
68488

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GKJW Silirbaru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share