HKBP Waringin Resort Laras

HKBP Waringin Resort Laras Suatu wadah untuk menampung Aspirasi Jemaat Allah memberikan Amanat Agung( Mat 28:19-20).

Gereja harus pergi keseluruh bangsa, sebagai utusan kepada orang yang belum percaya, untuk bersaksi, gereja harus membaptiskan semua orang yang mau percaya(bdk Kis 2:41-47) dan gereja harus mengajar murid-murid Kristus ( bdk II Tim 2:2) untuk melakukan segala sesuatu yang telah Yesus ajarkan, arti jadikan lebih mengerti dan berdedikasi dalam praktek kehidupan. Ingatlah pekerjaan belum selesai sete

lah orang percaya kepada Tuhan, namun sebenarnya pekerjaan itu baru dimulai. Tuhan mengingatkan kita bahwa gereja bukanlah hanya sekelompok orang yang hidup egois menikmati "our home church" bagi dirinya sendiri, tapi rela untuk keluar dari "tembok" kenyamanan gereja dan siap menjawab panggilan Injil dalam rangka menyelesaikan tugas yang belum selesai di muka bumi ini, pertanyaannya adalah sejauh mana gereja yang bermisi mengambil bagian dalam "pekerjaan yang belum selesai ini" ? Marilah kita menjadi gereja yang misioner yaitu gereja yang bersikap agresip dalam pemberitan Injil sedunia. Dimana setiap jemaat melihat dirinya sebagai komponen kunci dalam menggenapi Amanat Agung dan memobilisasi sumber-sumber dayanya semaksimal mungkin untuk tugas ini.

17/05/2019

Salam Sejahtera Bagi Kita Semua dimana pun kita berada ,
Kiranya Kasih Karunia Allah BAPA,PUTRA dan ROH KUDUS menyertai kita senantiasa.

Kami kembali karena kami banyak mendengar adanya penyimpangan yang terjadi di HKBP Waringin kita, salah satu yang membuat kami merasa terpukul adalah karena kami mendengar bahwa Bapak K.Siadari selaku Porhangir (Guru Huria) berbuat semena mena terhadap Tubuh Gereja kita ( salah satu pundasi/kaki bangunan dirusak).
Beliau mengambil inisiatif untuk merusak Gereja kita dengan alasan agar Pengantin dapat jalan leluasa saat keluar dari bilik parhobasan
Padahal sebenarnya agar mobil calon helanya dapat diparkir disitu,
Jika beliau memikirkan masalah jalan pengantin,harusnya yang harus diubah adalah kursi didalam Gereja, sebab jika pengantin berjalan didalam Gereja tidak dapat berdampingan disebabkan kursi hanya dapat dilalui 1 orang.
Alasan beliau tidak masuk akal.

Dan beliau pun mengatakan bahwa dia mengubah pundasi/kaki Gereja dengan uang pribadinya,padahal alasan yang sebenarnya adalah ( untuk tempat parkir mobil calon helanya ),karena mobil calon helanya selalu diparkir digereja jadi kami ingin melihat kelanjutan cerita Bapak Guru Huria/ Porhangir yang terhormat, coba Bapak lakukan dengan uang pribadi Bapak untuk mengubah kursi panjang didalam Gereja kita ( agar pengantin/ mempelai dapat berjalan berdampingan ) , jangan diluar Gereja Bapak berinisiatif tinggi mengeluarkan uang pribadi Bapak,tapi didalam Gereja tidak.
Jika masih tidak ada perubahan,maka dengan berat hati kami akan menjadikan Gereja HKBP Waringin menjadi viral Seindonesia
Terima Kasih

Mereka berkedok sebagai pembawa cinta tapi mereka penjinah, mereka berkedok sebagai pembawa berita tapi mereka pendusta,...
05/09/2014

Mereka berkedok sebagai pembawa cinta tapi mereka penjinah, mereka berkedok sebagai pembawa berita tapi mereka pendusta,
mereka berkedok sebagai pembawa damai tapi mereka pencuri.
mereka ibaratkan SERIGALA berbulu DOMBA

Address

Huta III Waringin
Pematangsiantar
21175

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when HKBP Waringin Resort Laras posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share