17/05/2019
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua dimana pun kita berada ,
Kiranya Kasih Karunia Allah BAPA,PUTRA dan ROH KUDUS menyertai kita senantiasa.
Kami kembali karena kami banyak mendengar adanya penyimpangan yang terjadi di HKBP Waringin kita, salah satu yang membuat kami merasa terpukul adalah karena kami mendengar bahwa Bapak K.Siadari selaku Porhangir (Guru Huria) berbuat semena mena terhadap Tubuh Gereja kita ( salah satu pundasi/kaki bangunan dirusak).
Beliau mengambil inisiatif untuk merusak Gereja kita dengan alasan agar Pengantin dapat jalan leluasa saat keluar dari bilik parhobasan
Padahal sebenarnya agar mobil calon helanya dapat diparkir disitu,
Jika beliau memikirkan masalah jalan pengantin,harusnya yang harus diubah adalah kursi didalam Gereja, sebab jika pengantin berjalan didalam Gereja tidak dapat berdampingan disebabkan kursi hanya dapat dilalui 1 orang.
Alasan beliau tidak masuk akal.
Dan beliau pun mengatakan bahwa dia mengubah pundasi/kaki Gereja dengan uang pribadinya,padahal alasan yang sebenarnya adalah ( untuk tempat parkir mobil calon helanya ),karena mobil calon helanya selalu diparkir digereja jadi kami ingin melihat kelanjutan cerita Bapak Guru Huria/ Porhangir yang terhormat, coba Bapak lakukan dengan uang pribadi Bapak untuk mengubah kursi panjang didalam Gereja kita ( agar pengantin/ mempelai dapat berjalan berdampingan ) , jangan diluar Gereja Bapak berinisiatif tinggi mengeluarkan uang pribadi Bapak,tapi didalam Gereja tidak.
Jika masih tidak ada perubahan,maka dengan berat hati kami akan menjadikan Gereja HKBP Waringin menjadi viral Seindonesia
Terima Kasih