09/05/2024
Lukas 24:44-53
Nats khotbah Memperingati Kenaikan Yesus ke Sorga.
Kata menyembah dipakai proskunesantes dari kata "προσκυνέω" artinya: menyembah, memuja; berlutut membungkukkan diri atau jatuh menyembah.
Suatu tindakan penyembahan atau pemberian hormat yang sangat besar kepada Allah. Artinya, setelah pikirannya dibuka, murid-murid sadar dan tahu, sosok yang hidup bersama mereka, kurang lebih tiga tahun, mati, bangkit dan naik ke sorga, adalah sosok ilahi.
Mereka hidup dan tinggal bersama dan sebagai gurunya adalah pemilik dan sumber segala hikmat.
Setelah Yesus terangkat ke sorga, mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Kata bersukacita dipakai "chara" (χαρά) bukan makarios atau berbahagian.
Chara mengacu pada sukacita atau kegembiraan yang bersifat eksternal. Keadaan gembira atau bahagia yang dirasakan sebagai respons terhadap suatu kejadian atau situasi.
Chara kali berkaitan dengan peristiwa yang menghasilkan kegembiraan, seperti berita baik, keberhasilan, atau perayaan.
Bayangkan, murid-murid sebelumnya dicurigai, difitnah, dihakimi, bahkan dianggap sikap kebodohan, karena mengikut dan percaya kepada Yesus.
Sehingga mereka mengalami masa-masa sulit, merasa terisolasi dan tidak dipahami oleh orang lain.
Dan akhirnya, kebenaran yang mereka yakini dan ikuti, dinyatakan. Yesus benar-benar bangkit dari kematian dan naik ke sorga. Diangkat ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah.
Murid-murid yang sebelumnya terisolasi dicurigai, sekarang merasa lega. Ini menjadi momen pemulihan dan penguatan: keraguan dan kesulitan, terbayar dengan kepastian yang kokoh akan kasih dan kuasa Tuhan. Itu sebabnya mereka pulang sangat bersuka cita.
Saudaraku, Kenaikan Yesus ke surga adalah konfirmasi konkret dari kebenaran ajaran dan misi Allah. Momen puncak yang menguatkan iman bahwa Yesus adalah Anak Allah yang hidup dan pemilik kuasa atas hidup dan kematian.
Kenaikan Yesus menjadi momen penting dalam sejarah keselamatan dan juga merupakan panggilan menjadi saksi Kristus.
Untuk menunjukkan kebenaran iman dan kehadiran Kristus dengan sukacita dalam pengharapan akan kebangkitan dan kedatangan-Nya yang kedua kalinya.
Demikian sedikit bagian renungan Firman Tuhan hari ini.