31/05/2026
Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Praeses HKI Daerah V Pantai Barat Berlangsung Penuh Sukacita dan Semangat Pemulihan
huriakristenindonesia.com | Pandan, Tapanuli Tengah - Huria Kristen Indonesia (HKI) melaksanakan Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Praeses HKI Daerah V Pantai Barat dalam suasana penuh sukacita, haru, dan pengharapan pada Minggu, 31 Mei 2026. Dalam momentum yang sarat makna ini, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan dari Pdt. Abednego Silitonga, S.Th., M.M. kepada Pdt. Adventus Nadapdap, S.Th., M.Si. sebagai Praeses HKI Daerah V Pantai Barat yang baru.
Pengukuhan dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th. Sebagai Praeses yang baru, Pdt. Adventus Nadapdap akan memimpin pelayanan HKI di wilayah Daerah V Pantai Barat yang meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Mandailing Natal.
Ibadah pengukuhan dan serah terima jabatan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan Ibadah Oikumene serta Perayaan Hari Ulang Tahun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) ke-76. Sebagai wujud semangat oikumene, ibadah menggunakan liturgi dari GMIT yang semakin mempertegas panggilan gereja untuk hidup dalam kesatuan dan kebersamaan.
Acara tersebut dihadiri sekitar 300 warga jemaat, para penatua, seluruh pendeta yang melayani di HKI Daerah V Pantai Barat, unsur Majelis Pusat HKI yang diwakili oleh St. Diego Sitanggang, unsur Badan Pemeriksa Keuangan HKI yang diwakili oleh St. Naro Saruksuk, serta berbagai unsur gereja dan masyarakat. Turut hadir Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., yang menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelayanan gereja dan pembangunan masyarakat.
Dalam khotbahnya yang diangkat dari Yesaya 42:10 dengan tema *“Keesaan Tubuh Kristus yang Mengalami Shalom Allah Bersama Ciptaan-Nya”*, Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th., menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk mengajak seluruh umat dan segenap ciptaan memuliakan Tuhan Sang Pencipta. Menurut beliau, salah satu bentuk nyata pemuliaan kepada Allah adalah dengan turut serta memulihkan alam yang sedang mengalami kerusakan.
Beliau mengingatkan bahwa gereja tidak boleh hanya berbicara tentang keselamatan rohani, tetapi juga harus hadir dalam upaya pemulihan kehidupan masyarakat dan lingkungan. Secara khusus, HKI di wilayah Tapanuli Tengah diharapkan mengambil bagian aktif dalam pemulihan pascabencana yang terjadi pada tahun 2025. Dalam situasi dunia yang penuh ketidakpastian, termasuk dampak berbagai persoalan global yang turut memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat, gereja harus menjadi pembawa harapan, perdamaian, dan pemulihan.
Selain itu, Sekretaris Jenderal HKI juga menekankan pentingnya kesatuan tubuh Kristus. Perbedaan yang ada di tengah gereja dan masyarakat hendaknya tidak menjadi tembok pemisah, melainkan kekuatan yang mempersatukan umat dalam mewujudkan kasih Allah bagi dunia.
Dalam arahannya kepada seluruh pelayan, Pdt. Dormen Pasaribu memberikan penguatan dan motivasi agar para pendeta, penatua, dan seluruh pelayan gereja tetap setia, tangguh, serta penuh semangat dalam menjalankan panggilan pelayanan di tengah berbagai tantangan zaman.
Pada kesempatan tersebut, Praeses HKI Daerah V Pantai Barat yang mengakhiri masa pelayanannya, Pdt. Abednego Silitonga, S.Th., M.M., menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih kepada seluruh jemaat, para pelayan, serta semua pihak yang telah berjalan bersama selama masa pelayanannya. Dengan penuh haru, beliau mengapresiasi kebersamaan, dukungan, dan semangat gotong royong yang terus terpelihara di lingkungan HKI Daerah V Pantai Barat.
Beliau menegaskan bahwa berbagai capaian pelayanan yang telah diraih selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jemaat dan pelayan Tuhan. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh warga jemaat untuk terus menjaga persatuan serta mendukung kepemimpinan yang baru demi keberlanjutan pelayanan dan pertumbuhan gereja.
Sementara itu, dalam sambutannya sebagai Praeses yang baru dikukuhkan, Pdt. Adventus Nadapdap, S.Th., M.Si., menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, gereja harus hadir sebagai mitra strategis dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Beliau menyampaikan bahwa program pelayanan HKI Daerah V Pantai Barat ke depan akan terkonsentrasi pada penguatan ketahanan rohani keluarga, pemulihan kondisi ekologi, serta pemberdayaan ekonomi jemaat pascabencana. Ia mengajak seluruh jemaat untuk bergandengan tangan membangun pelayanan yang berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Kita ingin menghadirkan gereja yang kuat dalam iman, kokoh dalam pelayanan, serta mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang sedang berjuang membangun kembali kehidupan mereka. Karena itu, pemulihan keluarga, lingkungan hidup, dan ekonomi jemaat menjadi perhatian utama pelayanan kita ke depan,” ungkapnya.
Usai ibadah, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., menyampaikan sambutan yang penuh semangat dan harapan. Ia menyatakan dukungannya terhadap pesan khotbah yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal HKI serta mengapresiasi komitmen HKI yang siap bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya pemulihan daerah pascabencana.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah saat ini tengah membenahi berbagai sektor pembangunan agar pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Dalam menghadapi berbagai tantangan global, pemerintah juga berkomitmen memperkuat ketahanan pangan, memperbaiki kondisi lingkungan, serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa HKI merupakan mitra penting pemerintah dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi antara gereja dan pemerintah perlu terus diperkuat agar proses pemulihan ekologi dan ekonomi pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Praeses HKI Daerah V Pantai Barat, dilaksanakan prosesi adat Batak *Pasahathon Dekke Simudur-Udur*. Prosesi adat ini menjadi simbol doa, ucapan syukur, dan pengharapan kepada Tuhan atas penyertaan-Nya dalam perjalanan pelayanan gereja.
Dalam suasana penuh kekeluargaan dan sukacita, seluruh rangkaian acara ditutup dengan harapan agar Tuhan senantiasa memberikan hikmat, kesehatan, kekuatan, dan tuntunan Roh Kudus kepada seluruh pelayan HKI. Dengan demikian, HKI Daerah V Pantai Barat dapat terus bertumbuh dalam kesatuan, menghadirkan shalom Allah bagi jemaat, masyarakat, dan seluruh ciptaan.