Sambas Indah Tanpa Salafi-Wahabi

Sambas Indah Tanpa Salafi-Wahabi Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sambas Indah Tanpa Salafi-Wahabi, Religious organisation, Pemangkat.

Halaman ini untuk memposting dalil dalil amaliyah mayoritas umat islam yang ada di Indonesia yang di klaim bid'ah oleh kelompok salafi wahabi,serta membongkar kebohongan salafi wahabi,Insya Allah

PAHAMILAH SEJARAH NAHDLATUL ULAMA (NU) Ulama-ulama Indonesia di HaromainBanyak di antara kita yang kehilangan sejarah, t...
28/01/2022

PAHAMILAH SEJARAH NAHDLATUL ULAMA (NU)
Ulama-ulama Indonesia di Haromain

Banyak di antara kita yang kehilangan sejarah, terutama generasi-generasi muda. Hal itupun tidak bisa disalahkan, sebab orang tua-orang tua kita, sebagian jarang memberi tahu apa dan bagaimana sebenarnya Nahdlatul Ulama itu.

Karena pengertian-pengertian mulai dari sejarah bagaimana berdirinya NU, bagaimana perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan NU, bagaimana asal-usul atau awal mulanya KH. Hasyim Asy’ari mendirikan NU dan mengapa Ahlussunah wal Jama’ah harus diberi wadah di Indonesia ini.

Dibentuknya NU sebagai wadah Ahlussunah wal Jama’ah bukan semata-mata KH. Hasyim Asy’ari ingin berinovasi, tapi memang kondisi pada waktu itu sudah sampai pada kondisi dhoruri, wajib mendirikan sebuah wadah. Kesimp**an bahwa membentuk sebuah wadah Ahlussunah wal Jama’ah di Indonesia menjadi satu keharusan, merupakan buah dari pengalaman ulama-ulama Ahlussunah wal Jama’ah, terutama pada rentang waktu tahun 1200 H sampai 1350 H.

Pada kurun itu ulama Indonesia sangat mewarnai dan perannya dalam menyemarakkan kegiatan ilmiyah di Masjidil Haram tidak kecil. Misal diantaranya ada seorang ulama yang sangat terkenal, tidak satupun muridnya yang tidak menjadi ulama terkenal, ulama-ulama yang sangat tabahur fi ‘ilmi Syari’ah fi thoriqoh wa fi ‘ilmi tasawuf, ilmunya sangat melaut luas dalam syari’ah, thoriqoh dan ilmu tasawuf. Diantaranya dari Sambas, Ahmad bin Abdus Shamad Sambas. Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama-ulama besar seperti Kiyai Tholhah Gunungjati Cirebon.

Kiyai Tholhah ini adalah kakek dari Kiyai Syarif Wonopringgo, Pekalongan. Muridnya yang lain, Kiyai Syarifudin bin Kiyai Zaenal Abidin bin Kiyai Muhammad Tholhah. Beliau diberi umur panjang, usianya seratus tahun lebih. Adik seperguruan beliau diantaranya Kiyai Ahmad Kholil Bangkalan. Kiyai Kholil lahir pada tahun 1227 H. Dan diantaranya murid-murid Syekh Ahmad Sambas yaitu Syekh Abdul Qodir al-Bantani, yang menurunkan anak murid, yaitu Syekh Abdul Aziz Cibeber dan Kiyai Asnawi Banten.

Ulama lain yang sangat terkenal sebagai ulama ternama di Masjidil Harom adalah Kiyai Nawawi al-Bantani. Beliau lahir pada tahun 1230 H dan meninggal pada tahun 1310 H bertepatan dengan meninggalnya m***i besar Sayyid Ahmad Zaini Dahlan. Ulama Indonesia yang lainnya yang berkiprah di Masjidil Harom adalah Sayyid Ahmad an-Nahrowi al-Banyumasi. Beliau diberi umur panjang, beliau meninggal pada usia 125.

Tidak satupun pengarang kitab di Haromain; Mekah-Madinah, terutama ulama-ulama yang berasal dari Indonesia yang berani mencetak kitabnya sebelum ada pengesahan dari Sayyid Ahmad an-Nahrowi al-Banyumasi.

Syekh Abdul Qadir al-Bantani murid lain Syekh Ahmad bin Abdus Shamad Sambas, yang mempunyai murid Kiyai Abdul Lathif Cibeber dan Kiyai Asnawi Banten. Adapun ulama-alama yang lain yang ilmunya luar biasa adalah Sayyidi Syekh Ubaidillah Surabaya. Beliau melahirkan ulama yang luar biasa yaitu Kiyai Abu Ubaidah Giren Talang Tegal (Ponpes Attauhidiyyah), terkenal sebagai Imam Asy’ari-nya Indonesia. Dan melahirkan seorang ulama auliya besar, Sayyidi Syekh Muhammad Ilyas Sukaraja. Guru dari guru saya Sayyidi Syekh Muhammad Abdul Malik.

Yang mengajak Syekh Muhammad Ilyas muqim di Haromain yang mengajak adalah Kiyai Abu Ubaidah tersebut, di Jabal Abil Gubai, di Syekh Sulaiman Zuhdi. Diantara murid-muridnya lagi di Mekah adalah Sayyidi Syekh Abdullah Tegal. Lalu Sayyidi Syekh Abdullah Wahab Rohan Medan, Sayyidi Syekh Abdullah Batangpau, Sayyidi Syekh Muhammad Ilyas Sukaraja, Sayyidi Syekh Abdul Aziz bin Abdush Shamad al-Bimawi, dan *Sayyidi Syekh Abdullah dan Sayyidi Syekh Abdul Manan, tokoh pendiri Termas sebelum Kiyai Mahfudz dan sebelum Kiyai Dimyati.*

Di jaman Sayyidi Syekh Ahmad Khatib Sambas ataupun Sayyidi Syekh Sulaiman Zuhdi, murid yang terakhir adalah Sayyidi Syekh Ahmad Abdul Hadi Giri Kusumo daerah Mranggen.

Inilah ulama-ulama indonesia di antara tahun 1200 H sampai tahun 1350. Termasuk Syekh Baqir Zaenal Abidin Jogja, Kiyai Idris Jamsaren, dan banyak tokoh-tokoh pada waktu itu yang di Haromain.

Seharusnya kita bangga dari warga keturunan bangsa kita cukup mewarnai di Haromain, beliau-beliau memegang peranan yang luar biasa. Salah satunya guru saya sendiri Sayyidi Syekh Abdul Malik yang pernah tinggal di Haromain dan mengajar di Masjidil Haram khusus ilmu tafsir dan hadits selama 35 tahun. *Beliau adalah muridnya Syekh Mahfudz at-Turmudzi.*
Mengapa saya ceritakan yang demikian, kita harus mengenal ulama-ulama kita dahulu yang menjadi mata rantai berdirinya NU. Kalau dalam hadits itu betul-betul tahu sanadnya, bukan hanya katanya-katanya saja. Jadi kita harus tahu dari mana saja ajaran Ahlussunah wal Jama’ah yang diambil oleh Syekh KH. Hasyim Asy’ari.

Bukan sembarang orang tapi yang benar-benar orang-orang tabahur ilmunya, dan mempunyai maqomah, kedudukan yang luar biasa. Namun sayang peran penting ulama-ulama Ahlussunah wal Jama’ah di Haromain pada masa itu (pada saat Syarif Husein berkuasa di Hijaz), khususunya ulama yang dari Indonesia tidak mempunyai wadah. Kemudian hal itu di pikirkan oleh KH. Hasyim Asy’ari disamping mempunyai latar belakang dan alasan lain yang sangat kuat sekali.

Menjelang berdirinya NU beberapa ulama besar kumpul di Masjidil Harom, -ini sudah tidak tertulis dan harus dicari lagi narasumber-narasumbernya. Beliau-beliau menyimpulkan sudah sangat mendesak berdirinya wadah bagi tumbuh kembang dan terjaganya ajaran Ahlussunah wal Jama’ah. Akhirnya diistikhorohi oleh para ulama-ulama Haromain, lalu mengutus KH. Hasyim Asy’ari untuk p**ang ke Indonesia agar menemui dua orang di Indonesia. Kalau dua orang ini mengiakan jalan terus, kalau tidak jangan diteruskan. Dua orang tersebut yang pertama Habib Hasyim bin Umar bin Thoha bin Yahya Pekalongan, yang satunya lagi KH Kholil Bangkalan.

Oleh sebab itu tidak heran jika Mukatamar NU yang ke-5 dilaksanakan di Pekalongan tahun 1930 M untuk menghormati Habib Hasyim yang wafat pada itu. Itu suatu penghormatan yang luar biasa. Tidak heran kalau di Pekalongan sampai dua kali menjadi tuan rumah Muktamar Thoriqoh.

Tidak heran karena sudah dari sananya, kok tahu ini semua sumbernya dari mana? Dari seorang yang sholeh, Kiyai Irfan. Suatu ketika saya duduk-duduk dengan Kiyai Irfan, Kiyai Abdul Fatah dan Kiyai Abdul Hadi. Kiyai Irfan bertanya pada saya: “Kamu ini siapanya Habib Hasyim?”. Yang menjawab pertanyaan itu adalah Kiai Abdul Fatah dan Kiai Abdul Hadi: “Ini cucunya Habib Hasyim Yai”.

Akhirnya saya diberi wasiat: “Mumpung saya masih hidup tolong catat sejarah ini. Mbah Kiyai Hasyim Asy’ari datang ke tempatnya Mbah Kiyai Yasin, Kiyai Sanusi ikut serta pada waktu itu. Di situ diiringi oleh Kiyai Asnawi Kudus, terus diantar datang ke Pekalongan. Lalu bersama Kiyai Irfan datang ke kediamannya Habib Hasyim. Begitu KH. Hasyim Asy’ari duduk, Habib Hasyim langsung berkata: “Kyai Hasyim Asy’ari, silakan laksanakan niatmu kalau mau membentuk wadah Ahlussunah wal Jama’ah. Saya rela tapi tolong saya jangan ditulis.”

Itu wasiat Habib Hasyim, terus Kiyai Hasyim Asy’ari merasa lega dan puas. Kemudin Kiyai Hasyim Asy’ari menuju ke tempatnya KH Kholil Bangkalan. Kemudian Kiyai Kholil bilang sama Kiyai Hasyim Asyari: “Laksanakan apa niatmu saya ridho seperti ridhonya Habib Hasyim tapi saya juga minta tolong nama saya jangan ditulis.”

Kata Kiyai Hasyim Asy’ari ini bagaimana Kiyai, kok tidak mau ditulis semua. Terus Mbah Kiyai Kholil menjawab: “Kalau mau tulis silakan tapi sedikit saja.” Itu tawadhu’nya KH Kholil Bangkalan. Dan ternyata sejarah tersebut juga dicatat oleh Gus Dur.

Inilah sedikit perjalanan Nahdlatul Ulama (NU). Inilah perjuangan pendiri Nahdlatul Ulama. Para pendirinya merupakan tokoh-tokoh ulama yang luar biasa. Makanya hal-hal yang demikian itu tolong ditulis. Agar anak-anak kita itu tidak terpengaruh oleh yang tidak-tidak, sebab mereka tidak mengetahui sejarah. Anak-anak kita saat ini banyak yang tidak tahu, apa sih NU itu? Apa sih Ahlussunah wal Jama’ah itu? Lha ini permasalahan kita.

Upaya pengenalan itu yang paling mudah dilakukan adalah dengan memasang foto-foto para pendiri NU, khususnya foto Hadhratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari.

(Disampaikan oleh Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya )

Amal yang banyak tidak ada gunanya jika akidah sesatTahapan akidah khawarij1. Merasa benar sendiri yg lain salah walaupu...
08/12/2021

Amal yang banyak tidak ada gunanya jika akidah sesat

Tahapan akidah khawarij
1. Merasa benar sendiri yg lain salah walaupun punya hujjah
2. Memvonis sesat/ kafir muslim lainnya walaupun mereka punya hujjah
3. Menghalalkan darah muslim lainnya

Hadits Nabi

“Akan muncul suatu sekte/firqoh/kaum dari umatku yang pandai membaca Al Quran. Dimana, bacaan kalian tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bacaan mereka. Demikian p**a shalat kalian daripada shalat mereka. Juga puasa mereka dibandingkan dengan puasa kalian. Mereka membaca Al Quran dan mereka menyangka bahwa Al Quran itu adalah (hujjah) bagi mereka, namun ternyata Al Quran itu adalah (bencana) atas mereka. Shalat mereka tidak sampai melewati batas tenggorokan. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya”.

(HR Muslim 1773)

🕋🕋🕋

Menjelang Haul ke 8 Sulthonul Qulub Habibana Munzir bin Fuad Almusawa.TUJUAN UTAMA PERAYAAN HAUL !!!"Tujuan utama peraya...
18/06/2021

Menjelang Haul ke 8 Sulthonul Qulub Habibana Munzir bin Fuad Almusawa.
TUJUAN UTAMA PERAYAAN HAUL !!!
"Tujuan utama perayaan-perayaan haul para shalihin adalah bukan untuk sang wafat, namun untuk membangkitkan kembali semangat muslimin sekitar.
Dengan mengingatkan perjuangan, keluasan ilmu, ketinggian akhlak, dan derajat sang shalih yang pernah hidup di tengah-tengah mereka.
Bahwa sang almarhum adalah seseorang shalih, Wali Allah, Mulia, dan patut di ikuti perjuangannya, dan patut dimuliakan p**a".
𝓢𝓪𝔂𝔂𝓲𝓭𝓲 𝓗𝓪𝓫𝓲𝓫𝓪𝓷𝓪 𝓜𝓾𝓷𝔃𝓲𝓻 𝓐𝓵 𝓜𝓾𝓼𝓪𝔀𝓪

RAHASIA GUS DUR : CARA MUDAH MEMAHAMI ISLAM Oleh : Shuniyya Ruhama Kekayaan khazanah Islam dalam berbagai keilmuan rasan...
14/06/2021

RAHASIA GUS DUR :
CARA MUDAH MEMAHAMI ISLAM

Oleh : Shuniyya Ruhama

Kekayaan khazanah Islam dalam berbagai keilmuan rasanya semakin sulit untuk dipelajari secara menyeluruh.

Apalagi jika dibandingkan dengan keawaman kita yang semakin lama semakin jauh dari jaman Rosulullah SAW dan para Sahabat RA.

Dalam sebuah majlis di Jakarta pada tahun 2008, Shuniyya menyempatkan waktu untuk bertanya kepada Mbah Wali Gus Dur.

" Gus, bagaimana cara memahami Islam yang paling mudah, biar kami yang awam bisa tahu benar atau salah. Apalagi sekarang banyak yang obral dalil?"

" Gampang saja, " dhawuh beliau dengan gaya khas sambil jari-jarinya mengetuk-ngetuk meja seperti biasa.

" Kalau kita percaya Islam itu rahmatan lil 'alamin, maka semua yang bertentangan dengan kriteria rahmatan lil 'alamin ya pasti salah. Bukan dalilnya yang salah, tapi penempatannya yang nggak pas, " dhawuh beliau.

Mengetahui Shuniyya yang malah tambah bingung tidak faham maksudnya, beliau memberi contoh kasus.

" Misalnya, kita percaya Islam itu memuliakan wanita. Maka semua ulasan dalam Islam yang menyudutkan wanita pasti salah, sekalipun pakai dalil-dalil. Itu pasti salah cara mengambil dan menerapkan dalilnya, "

" Misalnya, kita percaya Islam itu menjunjung tinggi kemanusiaan, maka mau pakai dalil apapun kalau sampai menghina atau merendahkan manusia karena agama, suku atau golongannya, pasti itu salah ngambilnya".

Subhanallah... luar biasa sekali. Cuma bisa bengong mendengar penjabaran dari Mbah Wali Gus Dur. Rasanya akal dan hati ini seperti mendadak terang.

Kemudian ada sahabat yang bertanya, "Terus kalau ada yang bilang manusia itu harus taat sama agamanya bagaimana, Gus? "

Sambil terkekeh Mbah Wali menjawab, " Taat kok sama agama. Taat itu ya sama Gusti Allah. Gitu aja kok repot... "

Ahahaha. Kamipun tertawa bersama. Benar juga ya.

"Ini yang kita s**a salah paham. Agama itu diturunkan untuk manusia. Bukan manusia yang diturunkan untuk agama. Jangan dibolak-balik. Kacau semua nanti. "

Ya Allah... Ya Allah... Ya Allah... Untuk kesekian kalinya aku jatuh cinta lagi kepada Mbah Wali Gus Dur.

matur suwun Mbah Wali, setetes ilmu panjenengan adalah embun penyejuk bagi dahaga kami, para murid dan pecinta panjenengan.. Al Fatihah..

 Kitab Al Uluw Lil Aliyyil Goffar. Imam Adz Dzahabi.۝ BEGINI CARA USTAD WAHABI MENIPU  PENGIKUTNYA ۝Imam Adz Dzahabi di ...
14/06/2021



Kitab Al Uluw Lil Aliyyil Goffar. Imam Adz Dzahabi.

۝ BEGINI CARA USTAD WAHABI MENIPU PENGIKUTNYA ۝

Imam Adz Dzahabi di dalam kitab Al Uluw menulis perkataan Imam Ahmad bin Hanbal :
رَبُّنَا عَلَی العَرْشِ
Jika diterjemahkan secara tekstualis :
Rabb kami (Allah) di atas Arsy Nya.
Setelah itu ustad wahabi akan berkata : ini buktinya Imam Ahmad bin Hanbal meyakini Allah BERADA di atas Arsy.
Si ustad menambah kata BERADA yang di dalam bahasa arab mentaqdirkan huruf jar فِي sebagai dzorfiyyah. Karena pengikutnya awam. Ya percaya saja.. orang ga ngerti.
Ustad itu tidak menjelaskan perkataan selanjutnya dari Imam Ahmad bin Hanbal :
بِلَا حَدٍّ
Dengan tidak ada batas.
Orang cerdas pasti faham. Itu tandanya Imam Ahmad tidak meyakini Allah BERADA di atas Arsy. Karena jika hanya ada di atas tapi tidak ada dibawah ya namanya terbatas (punya batas)...ini kan mudah sekali difahami...

Oleh karena itu Imam Adz Dzahabi menukilkan perkataan Imam Haramain yang menjelaskan bahwa ulama salaf mentafwidh makna. Ya mustahil meyakini berada di atas Arsy jika sudah mengatakan tidak ada batas bagi dzat.. itu jelas.

وَتَفْوِيْضُ مَعَانِيهَا إِلَی الرَّبِّ
Dan mentafwidh makna maknanya kepada Allah.

Nah.. karena pengikut wahabi itu unyu unyu.. ya jadinya semua perkataan salaf yang berkata dengan arah atas oleh ustad wahabi ditegaskan dengan makna berada di atas..dan para pengikutnya percaya... ga tau deh seberapa besar dosa ustad ustad itu..membodoh bodohi orang yang sudah bodoh.

JANGAN DIPERCAYA JIKA USTAD WAHABI MENTERJEMAHKAN PERKATAAN SALAF TENTANG SIFAT. KARENA YANG DITERJEMAHKAN TIDAK SESUAI YANG DIYAKINI ULAMA SALAF.

Lihat screen shoot dibawah supaya percaya

Abdurrachman Asy Syafi'iy

Ikut ALBANI atau BERMADHZAB pada IMAM generasi SALAF dlm memahami CARA SHALAT NABI?TAQLID DALAM BERMAZHABبسم اللّه الرحم...
13/06/2021

Ikut ALBANI atau BERMADHZAB pada IMAM generasi SALAF dlm memahami CARA SHALAT NABI?

TAQLID DALAM BERMAZHAB

بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

============

Tulisan ini panjang, tapi bagus sebagai penambah wawasan keislaman kita agar tidak terbodohi kaum yang ngaku paling sesuai Al Quran danSunnah

ANTARA ULAMA FIQIH (DOKTER) dengan ULAMAHADITS (APOTEKER)
(Urgensi mengetahui tahun kelahiran mereka)

Kenapa para Imam Mazhab seperti Imam Abu Hanifah, imam Malik, imam Syafii dan imam Ahmad, tidak menggunakan hadits shahih Bukhari dan shahih Muslim yang katanya merupakan 2 kitab hadits tershohih?

Untuk tahu jawabannya, kita mesti paham sejarah. Mesti paham biografi tokoh-tokoh tersebut.

– Imam Abu Hanifah lahir tahun 80 Hijriyah,
– Imam Malik lahir tahun 93 Hijriyah,
– Imam Syafii lahir tahun 150 Hijriyah dan
– Imam Ahmad lahir tahun 164 Hijriyah.

Sementara itu …

– Imam Bukhari lahir tahun 196 H,
– Imam Muslim lahir tahun 202 H,
– Imam Abu Daud lahir tahun 202 H,
– Imam Nasai lahir tahun 215 H.

Artinya :

Imam Abu Hanifah (Madzhab Hanafi) sudah ada 116 tahun sebelum Imam Bukhari lahir,
dan Imam Malik sudah ada 103 tahun sebelum Imam Bukhari lahir.

“Lalu ada pertanyaan, apakah hadits para Imam Mazhab lebih lemah dari Shahih Bukhari dan Shahih Muslim?”

Jawabannya, justru sebaliknya. Hadis-hadis para imam mazhab lebih kuat dari hadits-hadits para Imam Hadits, karena para imam mazhab hidup lebih awal daripada Imam-imam Hadits.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“Sebaik-baik manusia adalah pada kurunku, kemudian kurun sesudahnya (sahabat), kemudian yang sesudahnya (Tabi’in).” [HR. Al-Bukhari no. 2652 dan Muslim no. 2533 ]

Jadi kalau ada manusia zaman sekarang yang mengklaim sebagai ahli hadits, lalu menghakimi bahwa pendapat Imam-iman Mazhab adalah salah dengan menggunakan alat ukur hadits-hadits Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, maka boleh dibilang orang itu adalah TIDAK :
❌Paham ILMU FIQIH,
❌Paham Ajaran Islam.

Jadi, meskipun menurut hadits Shahih Bukhari misalnya, bahwa sholat Nabi begini dan begitu, berbeda dengan cara shalatnya Imam Mazhab.

“Sadarilah oleh kita bahwa, para Imam Mazhab itu, seperti Imam Malik melihat langsung carashalat puluhan ribu anak-anak sahabat Nabi diMadinah. Anak-anak sahabat ini belajar langsung ke Sahabat Nabi yang jadi bapak mereka. Jadi lebih kuat ketimbang 2-3 hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari 100 tahun kemudian. Bahkan Imam Abu Hanifah bukan hanya melihat puluhan ribu anak-anak para sahabat melainkan beliau telah berjumpa dengan para sahabat Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam”

Imam Bukhari dan Imam Muslim, meski termasuk pakar hadits PALING TOP, mereka tetap bermazhab. Mereka mengikuti mazhab Imam Syafi’i.

Berikut ini di antara para Imam Hadits yang mengikuti Mazhab Syafi’i:

Imam Bukhari,
Imam Muslim,
Imam Abu Daud,
Imam Nasa’i,
Imam Baihaqi,
Imam Turmudzi,
Imam Ibnu Majah,
Imam Thabari,
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani,
Imam Nawawi,
Imam as-Suyuti,
Imam Ibnu Katsir,
Imam adz-Dzahabi,
Imam al-Hakim.

Lalu ada yang bertanya, apa kita tidak boleh mengikuti hadits Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dsb?

Ya tentu boleh, tetapi bukan sebagai landasan utama melainkan sebagai pelengkap.

“Jika ada hadits yang bertentangan dengan ajaran Imam Mazhab, maka yang kita pakai adalah ajaran Imam Mazhab. Bukan hadits tersebut”

Kenapa seperti itu?
Karena para Imam Hadits saja seperti itu, artinya
95% imam hadist mengikuti Mazhab imam Syafi’i.

Tidak pakai hadits mereka sendiri? Benar. Karena keilmuan mereka masih jauh di bawah para imam mazhab.

Cukup banyak orang awam yang tersesat karena mendapatkan informasi yang sengaja disesatkan oleh kalangan tertentu

Menurut kelompok ini Imam Mazhab yang 4 itu kerjaannya cuma merusak agama dengan mengarang-ngarang agama dan menambah-nambahi seenaknya.Itulah fitnah kaum akhir zaman terhadap ulama salaf yang asli.

Imam Mazhab itu sebenarnya lebih faham tentang hadist dibanding imam hadist sendiri. Apa buktinya? Tidak ada Imam hadist yang berijtihad sendiri. Mereka semua bermadzhab. Apa kita berani menyalahkan imam hadist karena mereka bermadzhab?

Atau

Beranikah kita mengatakan imam hadist telah berbuat kesalahan karena bermadzhab kepada orang yang tidak faham sumber hukum Al Quran dan Hadist?

Imam Ahmad berkata, untuk menjadi mujtahid, selain hafal Al Qur’an juga harus menguasai minimal 500.000 hadits. Sedangkan hadits Shahih yang dibukukan Imam Bukhari cuma 7000-an. Sementara Imam Muslim cuma 9000-an. Nah loh???

Imam Malik, Hanafi, Syafi’i, Hambali itu selain hafal al quran beserta tafsir dan asbabun nuzulnya, juga hafal ratusan ribu bahkan jutaan hadist plus asbabul wurudnya, serta menguasai berbagai cabang ilmu.

Itulah kenapa imam hadist-pun bermadzhab, tidak ijtihad dengan hadistnya sendiri

JANGAN GAGAL FAHAM 😢

_*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*_*_" Setinggi apapun pendidikan seorang ...
13/06/2021

_*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*_

*_" Setinggi apapun pendidikan seorang yang bernama Perempuan...!!!_*
*_Karir terbaiknya ada dalam rumah._*
*_Bayaran termahalnya adalah Ridho suami, dan prestasi terbesarnya ketika mampu mencetak anak-anak sholeh."_*

_*[Al Habib Muhammad Rofiq Al Kaff]*_

“Jangan mudah berburuk sangka, agar hatimu tidak gelap dan hidupmu tidak sengsara.”(KH. Maimoen Zubair)
13/06/2021

“Jangan mudah berburuk sangka, agar hatimu tidak gelap dan hidupmu tidak sengsara.”

(KH. Maimoen Zubair)


12/06/2021

🌹👉🏻 *Tahukah anda* ...??

WAHABI itu sangat takut dan tidak s**a dengan orang-orang yang ngaji kitab kuning ala pesantren. Maka dibuat dan diramaikanlah lomba hafalan Qur'an (tahfidz) dengan tujuan agar masyarakat perlahan meninggalkan kitab kuning, padahal kitab kuning bersumber dari Al-qur,an dan Al-hadits serta intisari dari keduanya (Al-qur,an, hadits), parahnya hanya hafal Qur'an saja yang jadi fokus, tanpa ilmu yang memadai.

🌹👉🏻 *Bukan berarti menghafal Al-qur,an itu tidak baik yah,sangat baik ... Jangan salah faham*.

👉🏻Admin hanya sedang mengkritisi fenomena zaman now yang mulai banyak bermunculan orang-orang yang cuma hafal ayat-ayat Al-qur,an, cuma bisa ndalil tapi sangat minim sekali terkait ilmu-ilmu yang menjadi alat dan syarat dalam memahami Al-qur,an.

Kitab kuning adalah intisari dari kandungan Al-qur,an, jadi... mempelajari dan menjaga eksistensi kitab kuning sama halnya dengan mempelajari dan menjaga eksistensi Al-qur,an.

Jadi, itulah sebabnya kenapa IPNU, IPPNU, ANSOR, BANSER, FATAYAT, dan MUSLIMAT perlu bahkan wajib mengkaji dan mempelajari kitab kuning ala pesantren karena itu salah satu metode deradikalisasi dan penangkal terbaik dari serangan WAHABI.




12/06/2021

┏💎🌴●━━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
📡 *ASWAJA (أهل السنة والجماعة)* 📜
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━━●🌴💎┛

*بِسْــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم*

🖋️ *TIGA DOA NABI UNTUK UMATNYA, NAMUN SATU DOA DI TOLAK ALLAH*

═════════•❁📖📖❁•═════════

Di riwayatkan dari Mu'adz bin Jabal *رَضِيَ اللَّهُ تَعـَالَى عَنْهُ* ia berkata : Suatu hari Rasulullah ﷺ berdoa dan beliau memanjangkan doanya. Maka ketika selesai kami pun bertanya : Wahai Rasulullah, mengapa hari ini engkau memanjangkan doamu? Beliau pun menjawab :

*إني صليت صلاة رغبة ورهبة. سألت اللّه عز وجل لأمتي ثلاثا فأعطاني اثنتين ورد علي واحدة. سألته أن لا يسلط عليهم عدوا من غيرهم فأعطانيها، وسألته أن لا يهلكهم غرقا فأعطانيها، وسألته أن لا يجعل بأسهم بينهم فردها علي*

“Sesungguhnya aku telah berdoa dengan doa raghbah (harapan yang khusus) dan rahbah (cemas/takut yang khusus). Aku memohon kepada Allah azza wa jalla untuk umatku tiga perkara maka dia mengabulkan dua perkara untukku dan menolak satu perkara. Aku telah memohon kepadanya agar tidak menimpakkan atas mereka (umatku) musuh dari selain mereka dan dia mengabulkannya untukku. Kemudian aku berdoa agar Allah tidak mencelakakan mereka dengan di tenggelamkan maka dia mengabulkannya untukku. Dan aku memohon kepadanya agar tidak menjadikan mereka saling bermusuhan sesama mereka namun Allah mengembalikannya (menolak) kepadaku”

📚 [HR. Ibnu Majah: 3206]

═════════•❁📖📖❁•═════════

🔰 WAG 1 : Aswaja OFFICIAL
♻️ WAG 2 : Aswaja AKHWAT
🌐 Telegram : https://t.me/aswaja_official

12/06/2021

•••••••••••══✿❀✿❀✿══•••••••••••
*🔰SAHABAT ASWAJA🔰*
┈┈◎❅❀❦❀❦❀❅◎┈┈
*﷽*

📖✍🏿

ADZAN DAN IQAMAH DI TELINGA BAYI YANG BARU LAHIR

Didalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi, menjelaskan tentang Adzan di telinga bayi yang baru lahir :

باب الأذان في أذن المولود
روينا في سنن أبي داود والترمذي وغيرهما
عن أبي رافع رضي الله عنه مولى رسول الله صلى الله عليه وسلم قال رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم أذن في أذن الحسين بن علي حين ولدته فاطمة بالصلاة رضي الله عنهم قال الترمذي : حديث حسن صحيح

Telah di riwayatkan di kitab Sunan Abu Daud dan kitab Sunan at-Tirmidzi dan yang lainya.
Dari Abu Raafi' رضي الله عنه bekas budak yang di merdekakan oleh Nabi ﷺ ia berkata :
Aku melihat Rasulullah ﷺ Mengumandangkan adzan shalat di telinga Husain bin Ali ketika Fatimah رضي الله عنهم melahirkan.

Imam at-Tirmidzi mengatakan hadits ini hadits hasan sahih

قال جماعة من أصحابنا : يستحب أن يؤذن في أذنه اليمنى ويقيم الصلاة في أذنه اليسرى

Mayoritas dari ulama madzhab Syafi’i mengatakan bahwa sunnah mengumandangkan adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir dan Iqamah di telinga kiri .

وقد روينا في كتاب ابن السني عن الحسين بن علي رضي الله عنهما قال :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " من ولد له مولود فأذن في أذنه اليمنى وأقام في أذنه اليسرى لم تضره أم الصبيان "

Telah di riwayatkan di kitab Ibnu Sunni, dari Husain bin Ali رضي الله عنهما ia berkata Rasulullah ﷺ bersabda ;
Setiap bayi yang baru lahir, lalu dikumandangkan adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri, maka ummu shibyan(jin yang mengganggu anak kecil) tidak akan mengganggunya .

👇 DOWNLOAD scan kitab Al-Adzkar:

📥 http://goo.gl/AQM0F0

📢 Catatan Sahabat :
Sangat jelas dan tegas bahwasanya mayoritas dari ulama madzhab Syafi’i berpendapat bahwa sunnah mengumandangkan adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir dan Iqamat di telinga kiri.

Jika ada yang mengatakan, "itu hanya pendapat ulama kami hanya mengikuti Al-Quran dan hadits".

Cukup kami katakan bahwasanya Imam Nawawi adalah ulama yang sangat memahami dalil dan hadits-hadits Nabi, dan sebagai bukti-nya adalah karya beliau yaitu Syarah Sahih Muslim yang menjadi sumber rujukan umat islam dunia dari masa kemasa, dan beliau juga menulis kitab Syarah Sahih Bukhari, namun kitab tersebut tidak sampai rampung dan beliau terlebih dahulu meninggal dunia. Semoga Allah senantiasa merahmati beliau.

والله أعلم ......

📌 Abu Muhammad Al-Maduri حفظه الله

*•══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎══════•*


❀ *اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ* ❀

*┈◎❅❀Sahabat Ahlusunah Waljama'ah❀❅◎┈*.

12/06/2021

Kata Imam Ahmad akal yang sehat akan senantiasa sesuai dalil.
Artinya akal yang tidak sehat pasti tidak akan sesuai dalil seperti contoh nyata seperti ini;
Ketika Allah menyatakan diri-NYA ada di Arsy (Taha 5) menuju Arsy (Al-Bagra 29) disegala penjuru dunia (Al-Bagra 115) dekat kepada hamba-hamba-Nya (Al-Bagra 186) Lebih dekat kepada kita daripada urat leher kita (Qaf 16) berada bersama kita dimanapun kita berada (Al-Hadid 4) didepan orang yang sedang sholat (sahih Bukhari no.406) dan dikunci dengan ayat2 Muhkam sebagai landasan menetapkan hukum seperti Allah tidak sama dengan apapun (Maryam 65)
Allah tidak serupa dengan apapun ( ash-Shura 11) Allah tidak setara dengan apapun Al-Ikhlas 4
Masih dikuci lagi dengan Tidak ada kontradiksi sedikitpun didalam Al-Qur'an (an-Nisa 82)

Tapi karena mengikuti HAWA NAFSU mereka memaksa untuk membatasi Allah hanya pada satu tempat dengan posisi tertentu
Nah itu contoh pikiran rusak yang hanya mengambil dalil sesuai nafsunya

Address

Pemangkat

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sambas Indah Tanpa Salafi-Wahabi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share