Majelis Maulidur Rasul Al Ikhsan Pagergunung

Majelis Maulidur Rasul Al Ikhsan Pagergunung Group rebana/hadroh

organisasi ini adalah organisasi yang bernuansa Islamiyah yang di dalamnya ada acara pembacaan maulid Dziba' dan maulid Simtud dhurrar yang biasanya di jalankan setiap malam Jum'at di masjid AL IKHSAN desa Pagergunung dan tidak hanya bertempat di masjid tsb tetapi juga biasa di undang di kalangan masyarakat atau dari desa ke desa lain untuk mengisi acara acara seperti acara hajatan ,dll,dengan mem

awa grup grup REBANA dari jama'ah Simtud dhurrarnya sendiri untuk mengiringi Shalawat Shalawat yang di lantunkanya .mungkin hanya sekilas info ini yang dapat kami sampaikan .

22/12/2016

Om sholawatan om

30/04/2014

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِد

ِRohatil athyaru tasydu, fi (bi) layaa lil maulidi
,(Burung-burung berkicauan teramat bahagia di malam kelahiran Baginda Nabi SAW)

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِفِى لَيَالِى المَولِد
ِwa bariqunnuri yabdu
, min ma’aani Ahmadi

(Dan kilatan cahaya terpancarkan penuh makna-makna dari Ahmad, yakni Baginda Nabi SAW)

Abdullah nama ayahnya Aminah ibundanya
Abdul Muthallib kakeknya Abu Thalib pamannya
Khadijah istri setia Fathimah putri tercinta
Semua bernasab mulia Dari Quraisy ternama
Inilah kisah Sang Rasul Yang penuh s**a duka
Ooh penuh s**a duka ...

Dua bulan di kandungan Wafat ayahandanya
Tahun Gajah dilahirkan Yatim dengan kakeknya
Sesuai adat yang ada Disusui Halimah
Enam tahun usianya Wafat ibu tercinta

Delapan tahun usia Kakek meninggalkannya
Abu Thalib pun menjaga Paman paling membela
Saat kecil penggembala Dagang saat remaja
Umur dua puluh lima Memperistri Khadijah

Di umur ketiga puluh Mempersatukan bangsa
Saat peletakan batu Hajar Aswad mulia
Genap empat puluh tahun Mendapatkan risalah
Ia pun menjadi Rasul Akhir para Anbiya

Shalawat Kepada Nabi Muhammad S.A.WAllahumma Shalli Alaa Sayyidina Muhammad Wa alihi Washahbihi Wasallim1. “Perbanyaklah...
09/04/2014

Shalawat Kepada Nabi Muhammad S.A.WAllahumma Shalli Alaa Sayyidina Muhammad Wa alihi Washahbihi Wasallim
1. “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.”(HR. Baihaqi dengan sanad shahih)
2. Dalam Kitab Mukasyifal Qulub.Ada malaikat yang memiliki panjang sayap antara langit dan bumi jika dibentangkan, maka apabila ada orang yang bershalawat maka malaikat tersebut masuk ke lautan, kemudian keluar dari lautan, setiap tetesan air dari sayapnya Allah jadikan malaikat yang selalu memintakan ampun kepada orang yang bershalawat tersebut.Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa alihi washahbihi wasallim
3. Disebutkan dalam kitab Ihya , Al-Qirthas dan Al-Maghnam Fil Wirdil A’dham karangan Asy-Syaikh Muhyiddin Ibn An-Nuhhas, sebuah hadist dari Abi Kahil yang mengatakan bahwa Rasulullah bersabda“Hai, Abu Kahil ! Ketahuilah bahwa barangsiapa bershalawat karena cinta dan rindu kepadaku sebanyak 3x dalam sehari, maka sudah pasti Allah akan mengampunkan dosa-dosanya pada hari itu dan malam itu”
4. Diriwayatkan juga dari Abu Bakar bin Abu ‘Ashim dalam Kitab Ash-Shalah juga disebutkan dalam Kitab Syarhul WashiyahRasulullah bersabda “Siapa yang bershalawat kepadaku di waktu pagi 10x dan petang 10x maka ia mendapat syafaatku di hari kiamat”
5. “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.”(HR. Baihaqi dengan sanad shahih)
6. Hadist Rasulullah Barangsiapa bershalawat kepadaku maka para Malaikat akan bershalawat (memohonkan ampun) untuknya selama dia membacanya. Maka bacalah olehmu sedikit atau sebanyak mungkin. (Syarah Ratib Al Haddad)berbagai macam shalawat:
1. Shalawat Nurul AnwarAllahumma shalli ‘ala nuril anwari wa sirril asrari wa tiryaqil aghyari wa miftahi babil yasari Sayyidina Muhammadinil mukhtari wa alihil athhari wa ashhabihil akhyari ‘adada ni’amillahi wa ifdhalih.(Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada cahaya dari segala cahaya, rahasia dari segenap rahasia, penawar duka dan kebingungan, pembuka pintu kemudahan, yakni junjungan kami, Nabi Muhammad saw. yang terpilih, keluarganya yang suci, dan para sahabatnya yang mulia sebanyak hitungan nikmat Allah dan karu-nia-Nya.)
2. Shalawat FatihAllahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala Sayyi-dina Muhammadinil fatihi li-ma ughliqa wal-khatimi li-ma sabaqa, wan-nashiril haqqa bil-haqqi wal-hadi ila shirathikal mustaqim. Shal-lallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhim.(Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan, dan keberkahan kepadajunjungan kami, Nabi Muhammad saw., yang membuha sesuatuyang tertutup, yang menu-tup sesuatu yang terdahulu, yang menolon.g kebenaran dengan kebenaran, yang memberikan petunjuk pada jalan-Muyang lurus. Semoga Allah memberikan rah­mat kepada Nabi Muhammad saw., keluarganya, dan para sahabatnya dengan kekuasaan dan ukuran Allah Yang Mahaagung.)
3. Shalawat MunjiyyatALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLAATAN TUNJIINAA BIHAA MIN JAMII ‘IL AHWAALI WAL AAFAATI WATAQDHI LANAA BIHAA JAMII ‘ALHAAJAATI WATU THOHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII ‘ISSAYYI-AATI, WATAR FA ‘UNAA BIHA ‘INDAKA A’LADDAROJAATI WATUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHOL GHOOYAATI MINJAMII ‘IL KHOIROOTI FIL HAYAATI WABA’DAL MAMAATI INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR”Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu p**a Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
4. SHALAWAT IBROHIMIYAHAllahumma shall! ‘ala Sayyidina Muhammadin wa ‘ala all Sayyidina Muhammadin ka-ma shal-laita ‘ala Sayyidina Ibrahima wa ‘ala ali Sayyi­dina Ibrahlma. Wa-barik ‘ala Sayyidina Muham­madin wa ‘ala ali Sayyidina Muhammadin ka-mabarakta ‘ala Sayyidina Ibrahima wa ‘ala ali Say­yidina Ibrahima. Fil-’alamina innaka harnidun majid.(Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada jujungan kami, Nabi Muhammad saw., dan kepada keluarganya, seba-gaimana Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrohim a.s. dan keluarganya. Berikanlah keberkahan ke­pada junjungan kami, Nabi Muhammad saw., dan ke­luarganya, sebagaimana Engkau limpahkan berkah ke­pada Nabi Ibrohim dan keluarganya di seluruh alam. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha-agung.)
5. Shalawat Tibbil QulubAllahumma sholli alaa sayyidina muhammad thibilqulubi wa dawaa ihaa wa afiatil ajsadwa syifaa ihaa wa nuuril absor wa dhiyaa ihaawa alaa alihi wa shohbihi wa baarik wa sallam(Ya Allah, berilah rahmat ke atas penghulu kami, nabi Muhammad S.A.W. yang dengan berkat baginda, engkau menyembuhkan hati, menjadi penawar dan menyehatkan tubuh juga memberi kesembuhan penyakit serta mengaruniai cahaya penglihatan dan kurniakanlah juga rahmat keberkatan dan kesejahteraan keatas keluarga dan sahabat baginda) .
Saksikan pemalang bersholawat
Tanngal : 18-04-2014
Jam : 20:00 sampai selesai
Tempat : alun alun kota ikhlas(pemalang)

20/06/2013
20/06/2013

asalamu'alaikum,.

28/02/2013

TIPUAN PALSU

Aku melihat tipu muslihat dunia,
tatkala ia bertenggerdi atas kepala-kepala manusia,
dan membincangkan manusia-manusia yang terkena
tipunya.
Bagi mereka,
Orang sepertiku tampak amat tak berharga.
Aku disamakan olehnya,
dengan anak kecil yang sedang bermain di jalanan.

MENCINTAI AKHIRAT
Duhai orang yang senang memeluk dunia fana,
Yang tak kenal pagi dan sore dalam mencari dunia,
Hendaklah engkau tinggalkan pelukan mesramu,
kepada duniamu itu.
Karena kelak engkau akan berpelukan,
Dengan bidadari di surga.
Apabila engkau harap menjadi penghuni surga abadi,
maka hindarilah jalan menuju api neraka.

[B]RENDAH HATI[/B]
Bagaimana mungkin kita dapat sampai ke Sa’ad,
Sementara di sekitarnya terdapat gunung-gunung
dan tebing-tebing.Padahal aku tak beralas kaki,
dan tak berkendaraan.
Tanganku pun kosong dan,
jalan ke sana amat mengerikan.

[B]TENTANG CINTA[/B]
Engkau durhaka kepada Allah,
dan sekaligus menaruh cinta kepada-Nya.
Ini adalah suatu kemustahilan.
Apabila benar engkau mencintai-Nya,
pastilah engkau taati semua perintah-Nya.
Sesungguhnya orang menaruh cinta,
Tentulah bersedia mentaati perintah orang yang dicintainya.
Dia telah kirimkan nikmat-Nya kepadamu,
setiap saat dan tak ada rasa syukur,
yang engkau panjatkan kepada-Nya.

[B]KEPUASAN (QANA'AH)[/B]
Aku melihat bahwa kepuasan itu pangkal kekayaan,
lalu kupegang erat-erat ujungnya.
Aku ingin menjadi orang kaya tanpa harta,
dan memerintah bak seorang raja.

[B]ANUGRAH ALLAH[/B]
Aku melihat-Mu pada saat penciptaanku,
yang penuh dengan anugerah.
Engkaulah sumber satu-satunya,
pada saat penciptaanku.
Hidarkan aku dari anugerah yang buruk.
Karena sepotong kehidupan telah cukup bagiku,
hingga saat Engkau mematikanku.

imam Syafi'i

18/02/2013

Artinya : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. 33 Al-Ahzab : 56).
Dan Nabi saw. bersabda : “Tidak sempurna iman seorang dari kamu sehingga aku lebih dicintai olehnya daripada ia mencintai anaknya, orang tuanya dan manusia semuanya”.
(Diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhari, Muslim, Turmudzi, Nasai dan Ibnu Majah dari Anas ra.).

Juga sabda Nabi saw. : “Ajarkanlah kepada anak-anakmu mengenai tiga hal : Cinta kepada Nabimu, Cinta kepada keluarganya, dan cinta membaca AL-Qur’an. Karena sesungguhnya orang yang hapal Al-Qur’an kelak dihari kiamat nanti dalam naungan rahmat Allah dimana pada hari itu sama sekali tiada naungan melainkan naungan-Nya serta para Nabi dan pilihan-Nya saja”. (Diriwayatkan oleh Abu Nashr Asy-Syairazi, Ad-Dailami dan Ibnu Najjar dari Ali ra).

Nabi saw. juga bersabda : “Tidak sempurna iman seseorang dari kamu sehingga aku lebih dicintai olehnya daripada dirinya, dan keluargaku lebih dicintai olehnya daripada keluarganya, dan anak cucuku lebih dicintai olehnya daripada anak cucunya, dan keturunanku lebih dicintai olehnya dari pada ia mencintai keturunannya”.
(Diriwayatkan oleh Thabrani dan Baihaqi dair Abdurrahman bin Abi Laila dari bapaknya ra.).

Lagi p**a sabda Nabi saw. : “Ama ba’du, ingatlah wahai sekalian manusia, bahwasanya saya adalah seorang manusia hampir-hampir akan datang kepadaku seorang utusan Tuhanku maka saya terima. Dan saya tinggalkan buat kamu dua yang pertama adalah Kitabullah yang didalamnya berisi petunjuk dan cahaya, siapa yang mengambil dan berpegang teguh dengannya maka ia memperoleh petunjuk dan siapa yang menyalahinya ia sungguh tersesat. Maka ambillah Kitab Allah Ta’ala dan berpegang teguhlah kepadanya. Dan ahli rumahku (keluargaku) ….. yang aku ingatkan kamu kepada Allah pada ahli rumahku”.
(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abdu bin Hamid dan Muslim dari Zaid bin Arqam ra.)

Fadhilah Bershalawat
Sabda Nabi saw. lagi : “Setiap do’a adalah terhalang, sehingga berhalawat atas Nabi saw.”. (Diriwayatkan oleh Ad-Dailami dalam Musnad Al-Firdaus dari Anas ra., dan diriwayatkan p**a oleh Al-Baihaqy dari Ali ra. Dengan mauquf)

Sabda Nabi saw. lagi : “Bahwasanya seutama-utama manusia (orang yang terdekat) dengan aku pada hari kiamat adalah mereka yang lebih banyak bershalawat kepadaku”. (Diriwayatkan oleh An-Nasai dan Ibnu Hibban dari Ibnu Mas’ud ra.).

Dan bersabda Nabi saw. : “Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah berhalawat kepadanya sepuluh kali shalawat, dan Allah menghapus sepuluh kesalahan dan mengangkat sepuluh derajat kepadanya”.
(Diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasai dan Al-Hakim dari Anas ra.).

Juga sabda Nabi saw. : “Tiada dari seseorang yang mengucapkan salam kepadaku melainkan Allah menerima ruhku sehingga aku menjawab salam padanya”. (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abi Hurairah ra.).

Lagi p**a sabda Nabi saw. : “Siapa yang bershalawat kepadaku pada waktu pagi sepuluh kali dan pada waktu sore sepuluh, maka ia akan memperoleh syafa’atku pada hari kiamat”. (Diriwayatkan oleh Thabrani dari Abi Darda’ra.).

Nabi saw. juga bersabda : “Barang siapa bershalawat kepadaku dalam sehari seratus kali, maka Allah mendatangkan baginya seratus hajat : yang tujuh puluh untuk akhiratnya dan yang tiga puluh untuk dunianya”.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Najar dari Jabir ra.).

Nabi saw. juga bersabda lagi : “Siapa bershalawat kepadaku dalam sehari seribu kali, maka ia tak akan mati sehingga ia digembirakan dengan syurga”. (Diriwayatkan oleh Abusy-Syaikh dari Anas ra.).

Dan bersabda Nabi saw. : “Bershalawatlah atas para Nabi Allah dan utusan-Nya sebagaimana kamu semua bershalawat kepadaku, sebab mereka itu sama diutus sebagaimana aku diutus”.
(Diriwayatkan oleh Ahmad dan Al-Khathib dari Abi Hurairah ra.).

Nabi saw. bersabda lagi : “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada setiap hari Jum’at , sebab shalawat ummatku dipintakan kepadaku setiap hari Jum’at. Maka siapa yang paling banyak shalawatnya kepadaku dari mereka, maka ia orang yang terdekat dari mereka kepadaku akan tingkatannya”. (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqy dari Abi Umamah ra.).

Sabda Nabi saw. lagi : “Siapa bershalawat kepadaku dihari Jum’at seratu kali maka ia datang dihari kiamat dengan cahaya, andaikata dibagi antara makhluk semuanya maka cahaya itu akan memenuhinya”.
(Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah dari Ali bin Husain dari ayahnya dari kakeknya ra.).

Dan bersabda Nabi saw. : “Dimana saja kamu berada maka bershalawatlah kepadaku, sebab shalawatmu itu akan sampai kepadaku”. (Diriwayatkan oleh At-Thabrani dari Alhusain bin Ali ra.).

Sabda Nabi saw. lagi : “Kehidupanku adalah lebih baik bagi kamu, kamu semua diceritakan dan ia diceriterakan kepadamu. Maka jika telah mati, maka kematianku itu lebih baik bagi kamu yang dipintakan kepadaku amal-amal kamu, jika saya melihat baik maka saya memuji kepada Allah, dan jika saya melihat jelek maka saya memohonkan ampun kepadamu”. (Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Bakar bin Abdillah ra. Mursal).

Juga sabda Nabi saw. : “Siapa bershalawat kepadaku disisi kuburku maka saya mendengarnya, siapa bershalawat kepadaku dari jauh maka shalawat itu diserahkan oleh seorang malaikat yang menyampaikan kepadaku, dan ia dicukupi urusan keduniaan dan keakhiratannya, dan aku sebagai saksi dan pembela baginya”.
(Diriwayatkan oleh Al-Baihaqy dan Al-Khatib dari Abi Hurairah ra.).

Sabda Nabi saw. p**a : “Siapa bershalawat kepadaku pada hari Jum’at dua ratus shalawat, maka diampuni baginya dosa dua ratus tahun”. (Diriwayatkan oleh Ad-Dailami dari Abi Dzar ra.).

Dan bersabda Nabi saw : “jangan engkau menjadikan aku seperti cebok (mangkuk) orang yang menunggang, ia jadikan airnya dalam mangkuknya. Jika ia membutuhkannya maka ia meminumnya dan jika tidak maka ia menuangkannya; hendaklah kamu jadikan aku dipermulaan ucapanmu, ditengahnya dan diakhirnya”.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Najar dari Ibnu Mas’ud ra.).
Dan dalam suatu riwayat : “Jadikanlah aku dipermulaan do’a, ditengah do’a dan diakhir do’a).

Dan sabda Nabi saw, lagi : “Bershalawatlah kamu semua kepadaku, dan pergiatlah dalam do’a, bacalah : ALLAHUMMA SHALLI’A LAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA SHALLATA ‘ALAA IBRAHIIMA WA AA-LI IBRAHIM INNAKA HAMIIDUN MAJIID, ALLAA- HUMMA BAARIK’ALLAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ‘ALAA IBRAAHIIMA WA AALI IBRAAHIIMA INNAKA HAMIID UN MAJIID = Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau melimpahkan rahmat atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Engkaulah Maha Terpuji dan Dipuji. Ya Allah, limpahkanlah keberkahan atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau melimpahkan keberkahan atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim, bahwa Engkaulah Maha Dipuji dan Terpuji”.
(Diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan An-Nasai dari Ka’ab bin ‘Ajarahra.).

Sabda Nabi saw, lagi : “Siapa berziarah kekuburku maka baginya wajib menerima syafa’atku”. (Diriwayatkan oleh Ibnu “Adi dan Al-Baihaqy dari Ibnu Umarra.)

Juga sabda Nabi saw : “Siapa yang ketika mendengar panggilan adzan membaca : ALLAAHUMMA RABBA HAADZIHID DA’WA-TIT TAAMATI WASH SHALAATIL QAAIMATIAATI MUHAMMADANIL WASIILATA WAL FADLII-LATA WAB’ATSHU MAQAAMAN MAHMUUDANIL LADZII WA’ADTAHU = Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna ini dan shalat yang berdiri, berilah kepada nabi Muhammad saw. wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah ia pada tempat yang terpuji yang Engkau telah menjanjikannya; maka wajib baginya syafa’atku pada hari kiamat”.
(Diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhari Abu Dawud, Turmudzi, Nasai dan Ibnu Majah dari Jabir ra.).

Juga sabda Nabi saw. : “Siapa menginginkan untuk menakar dengan takaran yang sempurna ketika bershalawat atas kami kepada ahli rumah maka bacalah : ALLAAHUMMA SHALLI’ALAA MUHAMMADIN NABIYYI WA AZWAAJIHI UMMAHAATIL MU-MININA WADZURRIYYATIHI WA AHLI BAITIHI KAMAA SHALLAITA ‘ALAA IBRAAHIMA INNAKA HAMIIDUN MAJIID = Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada nabi Muhammad dan isteri beliau sebagai ibu orang-orang mu’min, anak turun dan ahli rumahnya sebagaiman Engkau melimpahkan rahmat kepada Ibrahim, sesungguhnya Engkaulah yang terpuji dan Maha Mulia ”.
(Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasai dari Abi Hurairah ra).

Diwartakan dari Ubaya bin Ka’ab ra. Berkata : “Siapa menginginkan untuk menakar dengan takaran yang sempurna ketika bershalawat atas kami kepada ahli rumah maka bacalah : ALLAAHUMMA SHAALLI’ALAA MUHAMMADIN NABIYYI WA AZWAAJIHI UMMAHAATIL MU-MININA WADZURRIYYATIHI WA AHLI BAITIHI KAMAA SHALLAITA ‘ALAA IBRAAHIMA INNAKA HAMIIDUN MAJIID = Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada nabi Muhammad dan isteri beliau sebagai ibu orang-orang mu’min, anak turun dan ahli rumahnya sebagaiman engkau melimpahkan rahmat kepada Ibrahim, sesungguhnya Engkaulah yang terpuji dan Maha Mulia”. (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasai dari Abi Hurairah ra.).

Diwartakan dari Ubaya bin ka’ab ra. Berkata : “Siapa bertanya, wahai Rasulullah! Sesunggunya saya memperbanyak shalawat, maka berapakah saya jadikan untukmu dari shalawatku? Nabi bersabda : Apa yang kamu kehendaki, Ia berkata : kataku : “Seperempat”. Sabda beliau :”Apa yang engkau s**ai, dan jika engkau tambah maka itulah yang lebih baik bagi kamu, kataku : “Apakah sepertiga?”. Sabda Nabi : “Apa yang kamu s**ai, jika engkau tambah maka itulah yang lebih baik bagimu”. Saya berkata : “Separoh?:. sabda Nabi : “Apa yang kamu kehendaki, dan kika engkau tambah maka itulah yang lebih baik bagimu:. Ia bertanya : “Apakah saya jadikan shalawatku buat engkau semuanya”. Nabi bersabda :”Jika demikian, maka dicukupilah cita-citamu dan diampunilah dosamu”. (Diriwayatkan olehAhmad dan Turmudzi dan Al-Hakim.).

Dan sabda Nabi saw. : “Dimana seorang muslim tidak mempunyai sedekah, maka ucapkanlah dalam do’anya : ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN ‘ABDIKA WARA-SUULIKA WASHALLI ‘ALAL MU-MINIINA WALMU-MINAATI WAL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI = Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas nabi Muhammad seorang hamba dan utusan-Mu, dan limpahkanlah rahmat atas orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan dan orang-orang Islam laki-laki dan perempuan. Sebab hal itu (bacaan itu) baginya merupakan zakat”.
(Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Turmudzi, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim dari Abi Sa’id ra..)

Itulah antara lain dalil-dalil ayat Al-Quran dan hadits-hadits Nabi yang berkenan dengan perintah dan anjuran bershalawat atas Nabi saw. dan fadlilah-fadlilahnya. Dari hadits-hadits tersebut dengan jelas menyatakan, bahwa dengan memperbanyak bershalawat atas nabi, maka akan memperoleh fadlilah-fadlilah yang besar, seperti memperoleh pahala, memperoleh syafa’at, memperoleh maghfirah (ampunan), dilapangkan rezkinya, dihilangkan kesusahannya, memperoleh kemuliaan dan kebahagian, ditinggikan derajatnya, dikabulkan segala cita-citanya, didatangkan hajat kebutuhannya dan lain sebagainya. Sehingga perlu sekali untuk kita dawamkan mengamalkannya dan terus bershalawat. Sebab selain kita akan memperoleh fadlilah-fadlilah yang besar itu, sudah barang tentu kitapun pasti akan memperoleh faidah yang banyak dan yang besar p**a. Mulailah sekarang untuk selalu bershalawat kepada Nabi SAW.

04/08/2012

alhamdulillah...
nikmatnya berbuka puasa.

*selamat berbuka puasa*

30/07/2012

*selamat berbuka puasa ...*

., in pgg
28/07/2012

., in pgg

live
28/07/2012

live

28/07/2012

Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammad . . .

Address

Desa Pagergunung, Ulujami
Pemalang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majelis Maulidur Rasul Al Ikhsan Pagergunung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share