GBI WTC Pemalang

GBI WTC Pemalang Visi Global :
“Mempersiapkan umat yang layak bagi Raja Kemuliaan”
(Prepare the way for the King of glory)
Yesaya 40:3, Mazmur 24:7 dan Lukas 1:16-17.

06/05/2025

S**A MEMBACA ALKITAB (SMA) HARI KE 127. 7 MEI 2025.

1Sam 16-17
Yoh 5:1-18
Maz 106:16-33
Ams 13:1-12

HIKMAT DALAM SETIAP LANGKAH.

Amsal 13:1
"Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi pencemooh tidak mendengarkan hardikan."

Dalam Amsal 13:1-12, Salomo mengajarkan tentang pentingnya mendengarkan didikan, memilih jalan hidup yang benar, dan memelihara harapan. Ayat-ayat ini menyoroti bahwa respons seseorang terhadap didikan menunjukkan kebijaksanaannya. Anak yang bijak tidak merasa tersinggung saat ditegur, melainkan menerima koreksi sebagai jalan menuju pertumbuhan. Sebaliknya, pencemooh menolak nasihat dan menuai kebodohan.

Di tengah budaya modern yang menekankan kebebasan pribadi dan keinginan untuk menentukan jalan sendiri, mendengarkan nasihat kadang dianggap sebagai kelemahan, padahal justru di situlah letak kekuatan seorang yang bijak. Seorang bijak tidak alergi terhadap koreksi, sebab ia tahu bahwa teguran adalah alat pembentuk karakter. Sebaliknya, orang yang mencemooh—yang menolak didikan—menutup pintu pertumbuhan.

Sebuah studi dari Harvard Business Review menyatakan bahwa orang yang terbuka terhadap umpan balik cenderung berkembang lebih cepat secara profesional dan emosional dibandingkan mereka yang defensif atau merasa paling tahu. Dalam terang firman ini, pertanyaannya adalah : Apakah kita cukup rendah hati untuk mendengarkan teguran dari orang tua, pemimpin rohani, atau bahkan sahabat yang peduli? Ataukah kita menolaknya karena merasa sudah cukup benar?

Rick Warren, pernah berkata “Tuhan lebih tertarik pada karakter kita daripada kenyamanan kita, dan sering kali Ia membentuk karakter kita melalui nasihat yang sulit didengar.” Maka hari ini, jangan anggap remeh setiap suara yang Tuhan izinkan masuk ke hidup kita, karena bisa jadi itulah suara hikmat yang akan menuntun langkah kita keluar dari kebodohan dan masuk ke dalam berkat-Nya.

Setiap teguran yang membangun, setiap nasihat yang tulus, adalah batu pijakan menuju hidup yang lebih berkenan di hadapan Allah.

Belajarlah untuk mendengar sebelum melangkah—karena hikmat sejati dimulai dari hati yang mau dibentuk.

"Langkah orang benar ditetapkan oleh Tuhan karena ia bersandar bukan pada pengertiannya sendiri, tetapi pada hikmat dari atas."
(Billy Graham).

Semangat pagi, semangat hari baru, dan tetaplah semangat.

12/11/2024

KETAATAN ADALAH BAGIAN DARI IMAN.

Yehezkiel 11:19-20
“Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat, supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka.”

Edwin Louis Cole, pendiri dari Christian Men's Network pernah berkata bahwa “Ketaatan adalah tindakan iman; Oleh karena itu, pada saat kita taat, sebenarnya menunjukkan bahwa kita sedang percaya dan mengandalkan Tuhan dalam segala hal".

Ketika manusia jatuh kedalam dosa, dosa memisahkan antara Allah dan manusia. Manusia dan keturunannya semuanya telah berbuat dosa. Tanpa diajari dan tanpa disadari manusia bisa melakukan dosa dengan mudahnya sejak sejak dini.

Pemberontakan dalam diri manusia dan hati yang keras semuanya disebabkan karena dosa. Ketidaktaatan kepada Allah membuat manusia jatuh ke dalam dosa. Tetapi Allah memberikan hati yang baru yaitu ketaatan dan iman dalam hidup manusia yang menyadari bahwa tanpa Allah dia akan tetap dalam kondisi yang semula yaitu keadaan berdosa.

Iman adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada orang yang dikasih-Nya. Dengan iman ini, kita bisa melakukan apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita melalui ketaatan. Sebab itu hidup di dalam iman adalah hidup di dalam ketaatan akan Tuhan.

Ingat…Tidak ada iman tanpa ketaatan dan tidak ada ketaatan tanpa iman. Kesadaran kita untuk menaati Tuhan adalah bagian dari respons terhadap iman kita kepadanya.

Iman dan ketaatan adalah satu paket yang melekat pada anak-anak Tuhan.

Semangat pagi, semangat hari baru, dan tetaplah semangat.

11/11/2024

PEMURNIAN DAN PEMBARUAN TUHAN.

Yehezkiel 9:4
"Firman TUHAN kepadanya: "Lalui tengah-tengah kota, yakni tengah-tengah Yerusalem, dan buatlah tanda pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah karena segala perbuatan keji yang dilakukan di sana."

Dalam kitab Yehezkiel, kita melihat gambaran tentang pemurnian yang dilakukan Tuhan di tengah umat-Nya. Tuhan memerintahkan seorang malaikat untuk membuat tanda pada dahi mereka yang berkeluh kesah dan berdukacita atas kejahatan di Yerusalem. Ini adalah simbol bahwa Tuhan melihat hati mereka yang setia dan yang merindukan pembaruan.

Saat kita merenungkan bagian ini, kita juga diingatkan tentang pentingnya memiliki hati yang peka terhadap dosa dan ketidakadilan. Dalam kehidupan kita, sering kali kita bisa merasa tertekan oleh keadaan dunia ini, termasuk dalam pergumulan mental kita. Ada banyak hal di sekitar kita yang bisa menimbulkan rasa sakit, kecewa, atau frustrasi. Namun, Tuhan melihat hati kita yang berduka atas kejahatan dan ketidakbenaran, dan Dia memberi kita penghiburan serta tanda keselamatan.

Proses pemurnian Tuhan mungkin terasa sulit, terutama ketika kita menghadapi tantangan mental. Namun, melalui proses ini, Tuhan ingin memperbaharui kita, membersihkan kita dari segala hal yang menghalangi hubungan kita dengan-Nya. Saat kita setia kepada-Nya dan tetap merindukan kebenaran, Dia akan memberikan kekuatan untuk melewati setiap ujian.

Mari kita belajar untuk terus merindukan pembaruan dari Tuhan, baik secara rohani maupun dalam kesehatan mental kita. Tuhan selalu siap memurnikan dan memulihkan kita, memberikan kita hati yang bersih dan kehidupan yang diperbaharui oleh kasih karunia-Nya.

Kita harus berdoa agar Tuhan memurnikan hati kita dari segala beban dan dosa yang menghalangi untuk lebih dekat kepada-Nya. Tuhan memurnikan kita agar kita semakin berbuah lebat. Nikmati prosesnya dengan bersyukur.

Semangat pagi, semangat hari baru, dan tetaplah semangat.

14/07/2022

HIDUP DALAM ANUGERAH TUHAN.

Roma 2:28.
Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah.

Kita seringkali menemukan orang-orang seperti tertulis di ayat nas, yang menjalankan agama secara lahiriah saja.

Mengenakan atribut keagamaan dan merasa lebih benar dari orang biasa atau yang tanpa atribut. Firman Tuhan hari ini menjelaskan bahwa sunat yang dimaksud bukanlah sunat secara lahiriah, tetapi sunat hati.

Artinya, menunjukkan kedewasaan rohani dengan membuang bagian-bagian yang kotor atau perbuatan dosa dari hidupnya. Sebab kita diselamatkan bukan karena hal-hal lahiriah yang kita lakukan, tetapi dengan iman yang sungguh kepada Tuhan.

Sesuatu yang tidak nampak secara lahiriah tetapi dapat membawa kita kepada kehidupan yang kekal.

Seringkali orang hanya fokus pada hal-hal yang nampak mata saja. Tentu saja tidak demikian dengan orang yang telah mengerti karunia keselamatan.

Firman di Yakobus 1:21 berkata, sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut Firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Jika seseorang menyadari bahwa hidupnya telah dibersihkan dari dosa, maka dia tidak akan menyia-nyiakan anugerah kehidupan yang telah diterimanya dari Tuhan, dengan hidup kotor atau hidup dalam dosa.

Seperti halnya seseorang yang memakai baju putih, dia tentu saja akan sangat berhati-hati dengan tidak sembarangan melakukan sesuatu, untuk menjaga agar bajunya tetap bersih.

Hidup ini adalah anugerah karena itu jangan pergunakan dengan sia-sia.

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

08/04/2022

BERBUAH.

Lukas 13:7-8.
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Suatu kesempatan saya pernah ngobrol dengan seorang opa, pensiunan dari sebuah pekerjaan dengan posisi yang cukup prestise.

Saya teringat salah satu cerita beliau dalam percakapan kami, saya baru saja bertemu dengan seorang muda dan melihat berbagai pekerjaan yang dia lakukan untuk Tuhan, dan bagaimana dia membawa banyak orang mengenal Yesus.

Saya iri dan sedih. Sejak muda sudah Kristen, tetapi tidak banyak yang saya lakukan untuk Tuhan. Saya terlalu sibuk dengan urusan saya sendiri, dan sekarang ketika saya sadar, saya sudah tua dan lemah. Apakah saya masih bisa melakukan sesuatu untuk Tuhan?

Dalam perumpamaan hari ini dikatakan ada sebuah pohon ara yang sudah 3 tahun tidak berbuah, sehingga diminta ditebang oleh pemiliknya.

Pengurus kebun anggur ini lalu meminta untuk memberikan pohon ara ini kesempatan 1 tahun lagi, dan tuan pemilik kebun berbelas kasihan dan mengizinkannya.

Di sini kita belajar bahwa melalui Tuhan Yesus, kita diselamatkan. Tidak seorangpun dapat dibenarkan karena melakukan hukum Taurat.

Apabila tidak bertobat dan menerima karunia pembenaran di dalam Yesus, maka setiap kita layak binasa. Setiap kita diberikan kesempatan untuk berbuah.

Buah adalah bagian pohon yang dapat dimakan dan dibagikan kepada orang lain.

Berapa pun umur kita saat ini, mari sekarang, jangan tunda.

Ambil kesempatan yang Tuhan masih berikan bagi kita untuk menghasilkan buah. Agar lewat hidup kita, ada lebih banyak orang dapat merasakan kebaikan-Nya dan memuliakan nama Tuhan di surga.

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

07/04/2022

BERJAGA-JAGA.

Lukas 12:37.
Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.

Kondisi dunia ini semakin hari semakin banyak masalah yang melanda. Belum selesai pandemi yang sudah berjalan sekitar dua tahun, terjadi peperangan di Ukraina.

Hal ini telah berdampak sistemik dengan adanya kelangkaan BBM, dan juga ketersediaan makanan.

Memang beberapa tanda akhir zaman sudah digenapi menjelang kedatangan Tuhan Yesus, oleh karena itu sebaiknya kita tetap berjaga-jaga. Anak Manusia datang pada saat yang tidak kita duga.

KedatanganNya bagaikan pencuri yang bisa datang setiap saat. Dalam hal ini yang disamakan dengan pencuri adalah waktu kedatanganNya, bukan sifat atau pribadiNya.

Demikianlah kita wajib bersedia setiap saat dengan mengembangkan beberapa sikap dalam berjaga-jaga ini.

Pertama, kita adalah hamba dan Dialah tuannya. Sikap kita dalam mengelola sumber-sumber yang Tuhan percayakan akan sangat dipengaruhi oleh paradigma Kehambaan/Stewardness ini.

Jangan sampai kita merasa memiliki segalanya, tetapi justru sebaliknya berpikirlah sebagai hamba yang hanya mengelola barang-baang kepunyaan tuannya.
Ini termasuk harta benda, talenta, waktu, dan lain-lain.

Kedua, tetap laksanakan tugas sesuai panggilan/calling yang telah Tuhan tetapkan. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang (Lukas 12:43).

Ini bukanlah sikap penantian yang pasif, tetapi terus berkarya melaksanakan tugas tuannya, sekalipun tuannya belum datang atau melihat kita melakukannya.

Kepada hamba-hambaNya yang setia, Tuhan menyediakan reward dan akan menjamu mereka dalam perjamuan makan yang telah disediakan. Berjaga-jagalah maka kelak Anda akan berbahagia.

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

06/04/2022

MILIKILAH STRATEGI TAMAT.

Yosua 6:3-4.
Haruslah kamu mengelilingi kota ini, yakni semua prajurit harus mengedari kota itu sekali saja, demikianlah engkau perbuat enam hari lamanya. Dan tujuh orang imam harus membawa tujuh sangkakala tanduk di depan tabut. Tetapi pada hari yang ketujuh, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu sedang para imam meniup sangkakala.

Dalam banyak hal, sangat diperlukan strategi-strategi jitu untuk memudahkan kita mengerjakan sesuatu sehingga hasilnya dapat kita capai semaksimal mungkin.

Demikian juga dengan Yosua, walaupun ia baru diangkat sebagai seorang pemimpin Israel, namun ia memiliki strategi jitu yaitu TAMAT (Taat Melakukan Arahan Tuhan) untuk menghadapi musuh-musuhnya dan hasil akhirnya luar biasa bukan? Tembok Yerikho runtuh dan kota itu dikuasai mereka.

Yesus juga memberi strategi jitu kepada murid-murid-Nya yaitu; Carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya akan ditambahkan juga kepadamu.(Luk.12:31).

Bahkan Ia berkata; Jangan takut hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

Dapat dibayangkan bagaimana satu kerajaan telah menjadi milik kita namun yang menjadi persoalan adalah bagaimana strategi kita untuk mengelolanya.

Pemazmur berkata bahwa; Umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya.

Hal ini bisa terjadi, asalkan kita mendengar suara-Nya dan tidak degil hati untuk melakukan-Nya. Milikilah Strategi TAMAT (Taat Melakukan Arahan Tuhan).

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

05/04/2022

TUHAN ADA DI TENGAH KITA.

Yosua 3:10.
Lagi kata Yosua: "Dari hal inilah akan kamu ketahui, bahwa Allah yang hidup ada di tengah-tengah kamu dan bahwa sungguh-sungguh akan dihalau-Nya orang Kanaan, orang Het, orang Hewi, orang Feris, orang Girgasi, orang Amori dan orang Yebus itu dari depan kamu:

Ini merupakan peristiwa saat Yosua dan orang Israel ditolong oleh Tuhan ketika menyeberang sungai Yordan dan membawa tabut perjanjian.

Tuhan menunjukkan kedahsyatanNya dengan melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan manusia, dengan tujuan agar orang-orang bisa mengetahui bahwa Allah yang disembah orang Israel adalah Allah yang hidup.

Jadi segala kemenangan yang mereka terima itu bukanlah karena kehebatan Yosua ataupun bangsanya, tetapi karena faktor Tuhan.

Dalam kehidupan kita ada banyak hal yang Tuhan lakukan dengan tujuan, supaya kita tahu bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup.

Peristiwa-peristiwa di dalam kehidupan kita dipakai Tuhan untuk membawa kita semakin mengenal Dia lebih dalam lagi.

Peristiwa dalam kehidupan kita menjadi sarana yang Tuhan pakai untuk membuat kita mengetahui betapa dahsyatnya Tuhan Yesus.

Semua yang kita miliki dan nikmati itu bukanlah karena kehebatan kita namun semata-mata karena Tuhan.

Ketika kita bisa merasakan kehadiran Tuhan, maka kita tentu saja akan selalu terkagum dengan segala karyaNya dalam kehidupan kita.

Kita semakin mengerti bila Tuhan itu sungguh ada di tengah kita, dan Dia sanggup menolong bahkan melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dalam hidup kita.

Mulai sekarang jangan takut lagi menghadapi apa pun. Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup, Allah yang selalu ada bersama kita.

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

04/04/2022

PERTOLONGAN DARI TUHAN.

Amsal 2:7.
Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.

Suatu perbuatan yang salah seharusnya mendorong kita untuk berani mengakuinya. Dengan mengaku salah dan berkata jujur, justru itu baik bagi diri kita sendiri agar kita bisa terus menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Namun tak jarang, waktu terjadi kesalahan, kita tidak mengakuinya dan berkata tidak jujur.

Ini sengaja dilakukan supaya orang lain tidak mengetahui letak kesalahan kita. Kita berpikir ini hal yang baik dan kita akan baik-baik saja.

Padahal sebetulnya apa yang kita lakukan ini, Tuhan tidak menyukainya.

FirmanNya berkata di dalam Amsal 2:7, Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.

Pertolongan itu datangnya pasti dari Tuhan. Tuhan menolong kita dengan memberikan solusi dari suatu kesalahan yang kita perbuat, hanya kalau kita mau jujur mengakui kesalahan tersebut.

Jika kita tidak jujur, bagaimana Tuhan dapat menolong kita? Itu sama saja kita malah berupaya menolong diri sendiri dengan berkata tidak jujur dari suatu kesalahan. Dan tentunya, Tuhan tidak s**a dan kita menjadi bercela.

Apabila dalam hari-hari ini kita sedang melakukan kesalahan, lalu kita tidak menemukan suatu solusi dari kesalahan yang kita perbuat, maka langkah terbaik dan tepat adalah kita datang kepada Tuhan.

Kita mengakui kesalahan kita dan meyakinkan diri kita bahwa Tuhan sanggup menyediakan pertolongan bagi kita.

Sebab Tuhanlah perisai bagi umatNya yang memiliki kejujuran dan mau menjadi pribadi yang selalu dibentuk oleh Tuhan.

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

04/04/2022

MENCARI TUHAN DI SEGALA KEADAAN.

Amsal 1:28.
Pada waktu itu mereka akan berseru kepadaku, tetapi tidak akan kujawab, mereka akan bertekun mencari aku, tetapi tidak akan menemukan aku.

Orang sering kali mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh ketika sedang dalam keadaan terdesak atau berada dalam situasi yang sulit.

Begitu tertimpa masalah berat dan jalan buntu, maka akan menghampiri Tuhan dengan ratapan dan linangan air mata.

Ia rela berdoa semalam-malaman dan rela datang hampir di setiap jadwal ibadah, berharap sesegera mungkin mendapatkan jalan keluar dan pertolongan dari Tuhan.

Namun terkadang begitu masalah teratasi, sakit-penyakit disembuhkan, ekonomi keluarga dipulihkan, segala sesuatunya kembali berjalan baik dan normal, ia tidak lagi gigih mencari Tuhan.

Ibadah kembali dilakukan dengan asal-asalan dan sebatas rutinitas belaka. Semangat mencari Tuhan perlahan redup dan roh pun tidak lagi menyala-nyala bagi Tuhan.

Firman dalam kitab Amsal mengatakan, siapa yang mau mendengarkan aku, yaitu hikmat kebenaran, akan tinggal dengan aman, bahkan terlindung dari kedahsyatan malapetaka.

Mendengarkan, bukanlah mendengar sekilas atau asal dengar! Tetapi mendengarkan disertai dengan mau yaitu dengan kemauan keras, dengan penuh kesungguhan untuk mencari dan mendapatkan apa yang ia dengarkan.

Kebenaran itu akan melindunginya dari segala godaan yang dapat menghancurkan.

Kebenaran itu menolong dirinya untuk bisa berbagi hidup dalam kasih yang saling memerhatikan.

Jika hendak berjalan dalam kebenaran Tuhan, kita perlu memulai dari kesediaan diri untuk mencari, mau belajar dan diajar oleh hikmat kebenaran, yaitu Tuhan Yesus sendiri.

Jangan mencari Tuhan hanya di waktu tertentu saja, tapi carilah Dia di segala keadaan. Jangan menganggap Tuhan yang membutuhkan kita, melainkan kitalah yang sangat membutuhkan Dia!

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

02/04/2022

JADILAH PERCAYA DIRI.

Lukas 10:16.
Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.

Penyakit minder atau kurang percaya diri sebenarnya telah menyebar luas bahkan juga meracuni kehidupan umat Tuhan dewasa ini.

Penyakit mental ini malah sudah ada sejak dulu. Salah satu contoh di Alkitab, dialami oleh seorang pemimpin muda bernama Yosua.

Ketika Yosua akan mengambil alih tongkat kepemimpinan Musa, ia bimbang dan tidak percaya diri.

Kemudian firman Tuhan datang kepada Yosua melalui perantara Musa, Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan membawa orang Israel ke negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada mereka dan Aku akan menyertai engkau.

Itu artinya Tuhan berharap Yosua tidak bimbang dan ragu, tetapi sebaliknya percaya diri sebab Allah yang telah memilih dirinya tahu persis kapasitas Yosua dan Ia berjanji menyertainya.

Demikian p**a Tuhan Yesus menegaskan kembali kepada murid-murid-Nya, Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, artinya murid-murid-Nya harus percaya diri, tidak boleh bimbang dan ragu dalam melaksanakan tugasnya.

Sebab tugas mereka adalah tugas Tuhan Yesus juga. Dalam mereka menjalankan tugas pasti ada orang menerima atau menolak, itu sama halnya juga dengan menerima dan menolak Tuhan Yesus.

Tugas mereka hanya melakukan tanggung jawabnya dengan percaya diri.

Kita pun begitu, apa pun tugas yang dipercayakan Tuhan kepada kita, lakukanlah dengan setia dan setulus-tulusnya, penuh tanggung jawab sebab semua itu berasal dari Tuhan dan untuk Tuhan.

Tuhan percayakan kepada kita karena Ia tahu kita mampu, oleh karena itu jadilah percaya diri!

Semangat pagi, semangat beribadah dan tetaplah semangat.

01/04/2022

BERBALIK PULANG.

Ulangan 30:3.
maka TUHAN, Allahmu, akan memulihkan keadaanmu dan akan menyayangi engkau. Ia akan mengumpulkan engkau kembali dari segala bangsa, ke mana TUHAN, Allahmu, telah menyerakkan engkau.

Bangsa Israel sudah merasakan kebaikan Tuhan yang luar biasa. Mereka dibebaskan dari perbudakan Mesir.

Dalam perjalanan menuju tanah Perjanjian, Tuhan memelihara dengan cara yang ajaib.

Meski demikian, sebagai bangsa yang keras kepala, mereka kerap memberontak kepada Tuhan tatkala terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan bagi mereka.

Pada akhirnya Tuhan secara tegas menghadapkan mereka dua pilihan: Berkat atau Kutuk. Kalau mereka setia mengerjakan semua ketentuan dan perintah Tuhan, niscaya mereka diberkati.

Kalau mereka hidup menyimpang akan dikutuk atau jauh dari berkat.

Sama seperti bangsa Israel, kita juga dihadapkan dua pilihan: Diberkati atau dikutuk. Kalau ingin berkat, kita harus hidup seturut Firman-Nya.

Sebagaimana perintah Tuhan terhadap bangsa Israel, ada beberapa hal yang mesti kita lakukan demi mengalami hidup yang dipulihkan dan diberkati: introspeksi hidup setiap hari.

Sadari setiap kesalahan kita, lalu segera berbalik kepada Tuhan. Selanjutnya, lakukan sunat hati, dalam arti kita harus mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa sehingga kita beroleh hidup.

Percayalah kalau kita berada di jalan Tuhan, Dia akan memulihkan hidup kita. Tuhan akan memberkati keturunan dan pekerjaan kita di manapun kita berada, dan menolong kita saat menghadapi musuh.

Tuhan pun bers**acita bila kita hidup beruntung. Apa pilihan Anda? Segera berbalik p**ang jika ingin berkat dan selamat. Pilihlah berkat!

Semangat pagi, semangat hari baru dan tetaplah semangat.

Address

Jalan Gatot Subroto, Ruko Sirandu Blok A No. 06
Pemalang
52313

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00
Sunday 07:30 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GBI WTC Pemalang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GBI WTC Pemalang:

Share