24/08/2022
RAKOR DAN PARA PENGURUS BP2RM DESA KALIPRAU
MEWAKAFKAN DIRINYA BERJUANG DI RANTING MINIMAL 20 TAHUN.
Tanggal 7 Agustus 2022 bertempat di Masjid At-Taqwa Desa Kaliprau, adalah Rakor pertama kalinya, Pengurus BP2RM Desa Kaliprau. Badan ini, awal pendiriannya sebagai " Tim Peduli terhadap Muhammadiyah Desa Kaliprau ", yang dibentuk oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Kaliprau. Dimana, kepeduliannya terhadap kondisi keberadaan saat ini, pada SMP Muhammadiyah Desa Kaliprau.
Dimana, SMP ini kondisinya sangat memprihatinkan, sebelumnya bertahun tahun untuk mendapatkan siswa didik 10 anak saja susahnya bukan main dan kondisi gurunya yang sangat sedikit hanya 5 orang saja. Akhirnya, awalnya tim peduli ini, saat awal pembentukannya kita ganti nama, yaitu Tim Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah Pendidikan (TPAUMPendidikan) Desa Kaliprau. Dan, saat itu yang ditunjuk sebagai Ketuanya, Sdr Casroni Raska,S.Psi.Psi dan Bendaharanya, Mas Rofik, dan lain lainnya.
Dalam 2 bulan awal masa kerjanya, fokus membantu SMP Muhammadiyah Kaliprau yang kondisinya stagnan dan cenderung akan gulung tikar. Yaitu dalam membranding supaya sekolah lebih kualitasnya sehingga lebih dipercaya masyarakat, mencarikan dana untuk biaya PPDB, mencarikan kekurangan guru guru pengajar, ikut menata dan memperbaiki penampilan fisik sekolahnya dan lain lainnya.
Alhamdulillah, berkat kerjasama dan kerja kolaborasi yang apik, antara Pimpinan dan Warga Persyarikatan, pihak Sekolah dan Pengurus Team TPAUMPendidikan, ajaran baru ini, tahun 2022/2023 mendapatkan siswa didik baru sebanyak 22 siswa, mendapat tambahan guru baru sebanyak 3 orang, membantu penyediaan pendanaan untuk PPDB dan mampu merapikan fisik/ruang kelasnya.
Setelah, perjalanan sekitar 2 bulan dan berdasarkan pengalaman beberapa personalia TPAUMPendidikan Desa Kaliprau sudah puluhan tahun dalam mengembangkan Ranting Muhammadiyah. Dimana, untuk mengembangkan AUM Pendidikan, misalnya SMP Muhammadiyah Kaliprau, harus mampu terlebih dahulu memajukan, memandirikan dan mengembangkan kapasitas orgnisasinya/rantingnya. Minimal Ranting, harus mempunyai kapasitas (1) finantial (dalam bentuk AUM Wakaf Produktif dan BUMM), (2) mempunyai sdm dan kader, yang banyak, memadai dan mumpuni baik kualitas dan kuantitasnya, dan (3) ranting harus menguasai IPTEK, yang mampu memberikan solusi, memajukan dan mensejahterakan pribadinya dan organisasinya/rantingnya. Dengan 3 kapasitas dasar dan fundamental tersebut akan dengan sendirinya, dapat mewujudkan ranting yang mandiri, maju, dinamis, unggul dan berkemajuan. Baik pribadinya, rantingnya, aumnya, kaderisasinya, ortomnya maupun kegiatan kegiatannya, dinamika organisasinya akan lebih dinamis dan enerjik dan ranting mampu memerankan duta dakwah di desa, ujung tombak dan UJUNG TOMBOK Persyarikatan.
Untuk itu dengan pertimbangan diatas, TPAUMPendidikan, kita lengkapi, luaskan peran fungsi dan sempurnakan peran strategisnya, dengan diganti nama menjadi " Badan Pekerja Pengembangan Ranting Muhammadiyah (BP2RM) Desa Kaliprau, dengan masa awal pengabdian tahap pertama selama 20 tahun (2022-2042), jadi Pengurus Badan ini, minimal mewakafkan diri untuk Persyarikatan selama 20 tahun. Badan ini adalah lembaga adhock kerjanya membantu percepatan memajukan ranting, cara bekerjanya dengan bottom up, bekerjanya kolaborasi, melihat generasi muda dan melibat peran aktif para diasporanya.
Apa itu mengenai BP2RM itu, bisa download dan buka links links dibawah ini :
BP2RM sebagai model Pengembangan Cabang dan Ranting berbasis Ekonomi Syariah (Wakaf produktif) dan Kader. https://drive.google.com/file/d/1tNgtYBES1n15zDWv6QlRILI_4JLQqfqT/view?usp=drivesdk.
Pedoman Merintis BP2RM. https://drive.google.com/file/d/1Rw-xAtNwi9w6JZA-ZCJQ808ftxpPgUva/view?usp=drivesdk.
Menyempurnakan Pola Gerakan Muhammadiyah Abadi Ke-2. https://drive.google.com/file/d/1EvAdpRhXl8sl8TxahvzB9a0P0R2NgqVS/view?usp=drivesdk.
Strategi Pengembangan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Abadi Ke-2. https://drive.google.com/file/d/1U0wfS6wZGMNu5K0hqFPnNiT8BlW-p3ix/view?usp=drivesdk