01/03/2026
Ditengah zaman digitalisasi ini, orang-orang berlomba untuk tampil di media sosial. Padahal mereka belum tentu mumpuni dalam bidang yang disampaikan, bahkan melenceng jauh dari yang seharusnya.
Kenapa itu bisa terjadi, karena dari kaum kita sendiri (nahdliyin) selalu "menggaungkan sikap tawadhu" yang mana hal itu dapat berpotensi untuk menahan kita menyampaikan keilmuan dengan dalih adab dan sopan santun kepada yang beliau-beliau para kyai sepuh.
Nah hal ini menjadi kesempatan bagi kalangan minhum (yang bukan kita) untuk membuat konten-konten dengan ciri khas ajaran mereka. Yang mana, kadang berbeda bahkan bertentangan dengan ajaran kita.
Maka dari itu ayo kita berlomba untuk menyampaikan sesuatu dengan keilmuan kita, tanpa takut ria, tanpa takut sombong dan sebagainya