MWC NU Jatibarang

MWC NU Jatibarang Publikasi & Dokumentasi Kegiatan serta Informasi dari MWC NU Kec. Jatibarang Kab. Indramayu

  pagiأخسر العالم كله بعفويتك وصراحتك،ولا تكسب الناس بنفاقك وتصنعك.Lebih baik kehilangan seluruh dunia karena sikapmu da...
04/05/2026

pagi

أخسر العالم كله بعفويتك وصراحتك،
ولا تكسب الناس بنفاقك وتصنعك.

Lebih baik kehilangan seluruh dunia karena sikapmu dan kejujuranmu yang apa adanya, daripada memenangkan hati orang lain dengan kemunafikan dan kepura-puraan.....

Wilujeng enjing..👍🤲🙏

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. / 2026 M.
20/03/2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. / 2026 M.

KH Hasyim Asy’ari Tegur Menantunya soal Hasil Hisab Idul Fitri yang diumumkan sendiriKiai Hasyim Asy’ari melakukan tegur...
19/03/2026

KH Hasyim Asy’ari Tegur Menantunya soal Hasil Hisab Idul Fitri yang diumumkan sendiri

Kiai Hasyim Asy’ari melakukan teguran terhadap menantunya perihal hasil hisab dan rukyat yang diumumkan sendiri tanpa diserahkan kepada pemerintah yang berwenang untuk mengumumkan.

KH Maksum Ali Jombang, seorang ahli falak yang juga menulis kitab tentang falak. Sudah menjadi kelaziman bagi ahli falak untuk melakukan puasa dan lebaran sesuai hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (observasi/melihat hilal)-nya sendiri.

Pada suatu hari sesuai dengan hasil perhitungannya, Kiai Maksum Ali memutuskan untuk ber-Idul Fitri sendiri yang ditandai dengan menabuh bedug bertalu-talu. Mendengar keriuhan itu, sang mertua, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari kaget.

Setelah tahu duduk perkaranya, ia menegur,
“Hei, bagaimana kau ini, belum saatnya lebaran kok bedug-an duluan?”

Mendapat teguran dari mertuanya itu Kiai Maksum segera menjawab dengan tawadhu (hormat).

“Inggih (iya) romo kiai, saya melaksanakan Idul Fitri sesuai dengan hasil hisab yang saya yakini ketepatannya.”

“Soal keyakinan ya keyakinan, itu boleh dilaksanakan. Tetapi jangan woro-woro (diumumkan dalam bentuk tabuh bedug) mengajak tetangga segala,” ucap Kiai Hasyim Asy’ari.

“Tetapi bukankah pengetahuan ini harus diikhbarkan (dikabarkan), Romo?” tanya Kiai Maksum Ali.

“Soal keyakinan itu hanya bisa dipakai untuk diri sendiri, dan tabuh bedug itu artinya sudah mengajak dan mengumumkan kepada masyarakat, itu bukan hakmu. Untuk mengumumkan kepastian Idul Fitri itu haknya pemerintah yang sah,” tutur Kiai Hasyim Asy’ari.

“Inggih Romo,” jawab Kiai Maksum setelah menyadari kekhilafannya.

Abdul Mun’im (2017) mencatat, pendirian Kiai Hasyim Asy’ari itu kemudian ditetapkan secara formal dalam Munas Alim Ulama NU di Cipanas, Bogor tahun 1954 bahwa hak isbat diserahkan kepada pemerintah sebagai waliyul amri.

Sedangkan para ulama NU hanya membantu melakukan ikhbar, baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat setelah diumumkan oleh pemerintah. Ini sebagai konsekuensi bagi NU dalam bernegara, yakni menyerahkan sebagian kewenangannya pada pemerintah yang sah.

Di situlah para ulama pesantren berupaya mempraktikkan ajaran dan hukum agama dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena walau bagaimana pun, ulama sebagai warga negara punya kewajiban menaati ulil amri. Namun demikian, ulama juga mempunyai peran penting dalam mengingatkan dan mengkritik kebijakan penguasa yang mengabaikan kepentingan rakyat.

SEMUA ORANG Pondok Lirboyo

Selamat memperingati Nuzulul Quran
07/03/2026

Selamat memperingati Nuzulul Quran

Dawuh K.H.R As'ad Syamsul Arifin:"Kalau kalian tidak mau repot, jangan berjuang, karena perjuangan selalu membutuhkan pe...
04/03/2026

Dawuh K.H.R As'ad Syamsul Arifin:

"Kalau kalian tidak mau repot, jangan berjuang, karena perjuangan selalu membutuhkan pengorbanan."

----------------

Keutamaan Umroh Dibulan Ramadhan عنِ ابنِ عباسٍ، رضي اللَّه عنهُما، أنَّ النَّبيَّ ﷺ قَالَ: عُمرَةٌ في رمَضَانَ تَعدِلُ ...
21/02/2026

Keutamaan Umroh Dibulan Ramadhan

عنِ ابنِ عباسٍ، رضي اللَّه عنهُما، أنَّ النَّبيَّ ﷺ قَالَ: عُمرَةٌ في رمَضَانَ تَعدِلُ حجة أَوْ حَجَّةً مَعِي

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku”

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:

1- Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Yang dimaksud adalah umroh Ramadhan mendapati pahala seperti pahala haji. Namun bukan berarti umroh Ramadhan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumroh di bulan Ramadhan, maka umroh tersebut tidak bisa menggantikan haji tadi.” (Syarh Shahih Muslim, 92)

2- Yang dimaksud senilai dengan haji sesuai dengan ungkapan Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Yang dimaksud adalah umroh di bulan Ramadhan seperti mendapat pahala haji. Namun bukan berarti umroh Ramadhan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadhan, maka umrahnya tersebut tidak bisa menggantikan hajinya”. (Syarh Shahih Muslim, 92)

3- Bagi yang mampu, umrah di bulan Ramadhan itu sangat dianjurkan. Karena umrah itu sendiri merupakan ibadah yang utama, selain itu, Ramadhan merupakan bulan yang sangat berkah. Perpaduan umrah dan Ramadhan itu menghasilkan keutamaan-keutamaan yang luar biasa. Itu sebabnya, Rasulullah SAW menganjurkan umrah pada waktu Ramadhan.

4- Semoga Allah memudahkan kita untuk terus beramal sholih dan dimudahkan untuk melaksanakan umroh maupun haji ke Baitullah, Aamiin.

Tema hadits yang berkaitan dengan Al qur'an :

- Umroh merupakan ibadah sunnah yang biasa dilaksanakan oleh umat islam dimana kegiatannya hampir sama dengan ibadah haji hanya saja umroh bisa dilakukn kapan saja berbeda dengan ibadah haji yang hanya bisa dilakukan pada bulan dzulhijah.
Sebagian ulama berasumsi bahwa melaksanakan ibadah umroh hukumnya wajib atau fardu bagi orang-orang yang belum melaksanakannya sementara dia mampu melaksanakannya. Akan tetapi, ada p**a sebagian ulama yang berpendapat bahwa ibadah umroh itu hukumnya sunnah mu'akkad.
Ibadah umrah merupakan ibadah yang dianjurkan oleh allah SWT berdasarkan ayat yang terdapat dalam al-Quran.

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah. [Al Baqoroh :196].

Selamat Berpuasa
18/02/2026

Selamat Berpuasa

Logo resmi 1 Abad Nahdlatul Ulama (1926-2026) diluncurkan pada Senin, 5 Januari 2025.Mengusung tema “Mengawal Indonesia ...
07/01/2026

Logo resmi 1 Abad Nahdlatul Ulama (1926-2026) diluncurkan pada Senin, 5 Januari 2025.

Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”, logo ini menjadi simbol komitmen NU dalam menjaga kemerdekaan bangsa dan membangun peradaban yang bermartabat.

Sumber : TVNU

Ada rahasia sunyi yang sering luput dari perhatian manusia modern. Rahasia yang tidak tercatat dalam laporan keuangan, t...
07/01/2026

Ada rahasia sunyi yang sering luput dari perhatian manusia modern. Rahasia yang tidak tercatat dalam laporan keuangan, tidak tercermin dalam grafik perkembangan anak, dan tidak bisa dijelaskan sepenuhnya oleh teori pendidikan. Ia bekerja dalam wilayah yang lebih dalam dari logika, lebih halus dari nasihat, dan lebih kuat dari perintah. Sedekah orang tua, yang sering dilakukan tanpa suara dan tanpa saksi, ternyata memiliki daya yang melampaui hitungan materi. Ia menyentuh dimensi batin yang tak terlihat, mengalir ke ruang-ruang jiwa anak yang bahkan tidak sadar sedang disentuh.

Dalam kehidupan sosial hari ini, banyak orang tua merasa lelah. Mereka merasa sudah memberi segalanya, waktu, tenaga, pengorbanan, namun hati anak tetap terasa jauh. Psikologi menjelaskan dengan istilah jarak emosional, sosiologi menyebutnya benturan generasi. Namun ada lapisan lain yang lebih sunyi dan lebih spiritual. Sedekah yang keluar dari hati orang tua bukan sekadar amal, tetapi doa yang menjelma tindakan. Ia tidak memaksa, tidak menekan, tidak menuntut balasan. Ia bekerja diam-diam, melunakkan hati yang keras, membuka ruang empati, dan mengingatkan jiwa anak pada akar kebaikan yang sering tertutup debu kehidupan.

1. Sedekah sebagai bahasa cinta yang tak terucap

Sedekah orang tua adalah bahasa cinta yang tidak membutuhkan terjemahan. Anak mungkin tidak tahu siapa yang dibantu atau apa yang diberikan, tetapi jiwanya merasakan getaran ketulusan. Dalam psikologi transpersonal, emosi yang murni meninggalkan jejak halus pada orang-orang terdekat. Sedekah yang lahir dari kasih sayang menjadi pesan bawah sadar bahwa hidup ini tidak hanya tentang diri sendiri, dan pesan itu perlahan membentuk kelembutan batin anak.

2. Doa yang berjalan tanpa suara

Tidak semua doa diucapkan dengan kata-kata. Sedekah adalah doa yang bergerak, doa yang berjalan menyusuri kehidupan orang lain. Ketika orang tua bersedekah dengan niat kebaikan untuk anaknya, niat itu seperti angin lembut yang menyentuh hati anak dari arah yang tidak ia duga. Ia mungkin merasa lebih tenang, lebih mudah tersentuh, tanpa tahu bahwa ada doa yang sedang bekerja untuknya.

3. Melunakkan ego yang mengeras oleh dunia

Dunia sering mengajarkan anak untuk keras agar bertahan. Persaingan, tuntutan, dan ekspektasi sosial membentuk lapisan ego yang tebal. Sedekah orang tua menjadi penyeimbang yang halus. Ia mengalirkan energi kerendahan hati, mengingatkan jiwa anak bahwa kekuatan sejati tidak selalu datang dari dominasi, tetapi dari kemampuan memberi dan peduli.

4. Menanamkan nilai tanpa ceramah

Banyak nilai gagal masuk ke hati anak karena disampaikan sebagai tuntutan. Sedekah bekerja dengan cara sebaliknya. Ia menanamkan nilai tanpa ceramah, tanpa tekanan moral. Anak belajar tentang empati bukan dari perintah, tetapi dari resonansi. Dalam keheningan, ia menyerap pesan bahwa hidup yang bermakna adalah hidup yang bermanfaat bagi orang lain.

5. Membersihkan hubungan dari beban emosional

Hubungan orang tua dan anak sering membawa luka kecil yang tak terucap. Kekecewaan, harapan yang tak terpenuhi, kesalahpahaman yang mengendap. Sedekah menjadi cara membersihkan beban itu tanpa konfrontasi. Ia seperti air yang mengalir pelan, melarutkan ketegangan emosional, membuat hati anak lebih mudah memaafkan dan menerima.

6. Membuka pintu rezeki batin anak

Rezeki tidak selalu berupa materi. Ada rezeki berupa ketenangan, kebijaksanaan, dan kejernihan berpikir. Sedekah orang tua sering menjadi sebab terbukanya rezeki batin ini. Anak yang hatinya lebih lunak lebih mudah belajar, lebih peka terhadap nilai, dan lebih mampu membangun relasi sosial yang sehat. Semua itu berakar dari batin yang tidak keras.

7. Menyambungkan anak pada dimensi makna hidup

Banyak anak tumbuh dengan pertanyaan sunyi tentang untuk apa mereka hidup. Sedekah orang tua membantu menjawabnya secara tidak langsung. Ia mengenalkan anak pada dimensi makna, bahwa hidup bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang kontribusi. Kesadaran ini menumbuhkan kedewasaan emosional yang sulit diperoleh dari teori semata.

8. Menjadi pelindung yang tak terlihat

Dalam tradisi batin banyak peradaban, kebaikan orang tua dipercaya menjadi pelindung bagi anak. Sedekah adalah bentuk perlindungan yang lembut namun kuat. Ia tidak mencegah anak dari kesulitan, tetapi memberinya kekuatan batin untuk menghadapinya. Hati yang lunak lebih tahan terhadap kepahitan hidup daripada hati yang keras.

9. Mengajarkan keikhlasan melalui teladan sunyi

Anak belajar lebih banyak dari apa yang dilakukan orang tua daripada apa yang dikatakan. Sedekah yang dilakukan tanpa pamer dan tanpa cerita menjadi teladan keikhlasan. Anak mungkin tidak menirunya secara langsung, tetapi nilai itu tertanam dalam memori batin. Suatu hari, dalam bentuk yang tak terduga, nilai itu akan tumbuh.

10. Mengembalikan hubungan pada fitrahnya

Pada akhirnya, sedekah orang tua membantu mengembalikan hubungan orang tua dan anak pada fitrahnya. Hubungan yang dilandasi kasih, bukan kontrol. Kepedulian, bukan tuntutan. Ketika hati anak dilunakkan oleh kebaikan yang tulus, jarak emosional menyempit dengan sendirinya. Yang tersisa adalah kedekatan yang lahir dari kesadaran, bukan paksaan.

Jika kebaikan diam-diam orang tua mampu melunakkan hati anak tanpa sepatah kata pun, kebaikan apa yang selama ini mungkin belum kita sadari sedang bekerja dalam hidup kita sendiri?

27/12/2025
27/12/2025

Tetap di Nahdlatul Ulama

Address

Desa Pawidean
Pawidean
45273

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MWC NU Jatibarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to MWC NU Jatibarang:

Share