Masjid Agung Baitunnur Pati

Masjid Agung Baitunnur Pati tempat ibadah dan persinggahan Sebelah utara alun-alun adalah pendopo kabupaten pati. Gambar berikut ini menunjukkan lokasi Masjid Agung Baitunnur Pati. Pol. Drs.

SEJARAH SINGKAT
MASJID AGUNG BAITUNNUR PATI

Oleh DR. Nur Aris, M.Ag.*



Masjid Agung Baitunnur Pati terletak di sebelah barat alun-alun pati. Ini adalah ciri khas masjid-masjid di jawa yang terintegrasi antara alun-alun, masjid dan pusat pemerintahan. Peta Lokasi Masjid Agung PatiMasjid Agung Baitunnur Pati terletak di wilayah RT 01 RW 01 Kauman, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati. Masjid Agu

ng Baitunnur Pati dibangun pertama kali oleh Raden Adipati Aryo Condro Adinegoro (nama asli beliau adalah Raden Bagus Mita). Beliau memegang kekuasaan antara tahun 1829-1895 M. Pembangunan Masjid Baitunnur ini dimulai pada tahun 1261 H atau 1845 M. Tahun pembangunan ini ditunjukkan oleh prasasti berbentuk kaligrafi milik Masjid Agung Baitunnur Pati yang sekarang berada di Masjid Gambiran. Berikut ini adalah gambar prasasti tersebut. Tulisan Arab pada sebelah kanan prasasti Kaligrafi tersebut berbunyi: “ibtidaa’u binaa’i hadza al-masjid fii sanah 1261 H / 1845 M”. (artinya: Awal Pembangunan Masjid ini adalah pada Tahun 1261 Hijriyah bertepatan dengan Tahun 1845 Masehi)

Gambar berikut ini adalah bangunan Masjid Agung Baitunnur Pati ketika awal berdirinya. Dari gambar tersebut tampak bahwa atap Masjid berundak seperti Masjid Agung Demak dan masjid-masjid kuno di Jawa Tengah yang dibangun oleh para wali. Masjid tidak memiliki kubah, tetapi seperti cungkup berundak khas yang terdapat di rumah-rumah jawa kuno. Kemudian pada tahun 1289 H / 1969 M masjid Agung Baitunnur Pati direnovasi. Tahun renovasi ini bisa dilihat p**a pada Tulisan Arab di sebelah kiri Prasasti Kaligrafi yang sama. Berikut ini adalah gambar tulisan Arab tersebut. Tulisan Arab pada prasasti tersebut berbunyi: “tajdiid wa tausii’u hadza al-masjid fii sanah 1389 H / 1969 M”. (artinya: renovasi dan perluasan Masjid ini adalah pada Tahun 1389 Hijriyah yang bertepatan dengan Tahun 1969 Masehi)

Hal tersebut berarti bahwa selama 124 tahun sejak dibangun petama kali pada tahun 1261 H/1845 M masjid Agung pati mengalami renovasi dan perluasan pada tahun 1389 H/1969 M. Pada tahun tersebut yang menjadi Bupati Pati adalah A.K.B.P. Raden Soehargo Djojolukito (Menjadi Bupati Pati dari Tahun 1967-1973 M). Berikut ini adalah gambar bangunan Masjid Agung Baitunnur Pati setelah direnovasi dan diperluas pada tahun 1969 M. Dari gambar tersebut tampak bahwa desain bangunan berubah, dan atap masjid yang sebelumnya tanpa kubah kemudian memiliki kubah di atasnya. Atap berundak masjid masih dipertahankan. Menara depan masjid yang sebelum renovasi berdiri gagah sudah tidak tampak lagi. Pada tahun 1979 masjid Agung Baitunnur Pati direnovasi untuk kedua kalinya di akhir Jabatan Bupati Kol. Edy Rustam Santiko (menjabat Bupati dari Tahun 1973-1979 M). Pembangunan Selesai pada tahun 1980 M yang pada saat itu Bupati Pati dijabat Kol. Inf. Panoedjoe Hidayat. Desain masjid pada renovasi kedua ini dilakukan oleh Nu’man dari ITB Bandung. Desain Masjid Agung Baitunnur Pati berubah total dari desain sebelumnya. Berikut ini adalah gambar masjid Agung Baitunnur Pati setelah direnovasi pada tahun 1979-1980 M. Dari gambar tersebut tampak bahwa atap masjid Agung Pati yang sebelumnya berundak dan berkubah, setelah direnovasi pada 1979 M, atap Masjid tidak lagi berundak dan juga tidak lagi berkubah. Desain bangunan Masjid tersebut terkesan desain minimalis dan bertahan sampai sekarang ini. Masjid Agung Baitunnur Pati juga memiliki mimbar unik dan kuno yang berumur sekitar 160 tahun. Mimbar ini adalah hadiyah atau pemberian Raden Adipati Aryo Condro Adinegoro 9 tahun setelah pembangunan Masjid. Di dalam mimbar tersebut terdapat prasasti bertuliskan huruf Arab Pegon. Bunyi teks pada Prasasti tersebut adalah: “yasa dalem kanjeng raden hadipati harya tjandra adhinegara ing mimbar masjid negari pati punika (wulan) jumadal awwal (tahun) dal (tahun) alfun wa mi´ataini wa sab’una (1270 H) utawi (wulan) januari tahun 1854 M”

(artinya: karya/pemberian Kanjeng Raden Adipati Aryo Condro Adhinegoro berupa mimbar Masjid Negara Pati pada Bulan Jumadil Awwal tahun Dal tahun seribu duaratus tujuh puluh hijriyah (1270 H) bertepatan dengan Bulan Januari tahun 1854 M).

*Penulis adalah Dosen Tetap STAIN Kudus dan Ketua Ta´mir Masjid Agung Baitunnur Pati Periode 2013-2015. Jadwal Sholat

06/09/2025
21/03/2024
30/12/2023

Pernah kebayang gak, waktu sedang sholat kebetulan nahan kentut, ehh imamnya kebetulan malah sujudnya dilama2in

21/11/2023

Ya Rabb selamatkan saudaraku yang di Palestina, Yaa Rabb

monggo-monggo
05/11/2023

monggo-monggo

Menyirami tunas-tunas bangsa, membiasakan sholat berjamaah
02/11/2023

Menyirami tunas-tunas bangsa, membiasakan sholat berjamaah

Address

Jalan P. Sudirman
Pati
59114

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Agung Baitunnur Pati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share