Bisshoffil Wahid

Bisshoffil Wahid Berbagi informasi seputar Aswaja An-Nahdliyyah

SUNAH - SUNAH NABI ﷺ  SAAT HENDAK TIDUR1. MENGAMBIL WUDHUBersuci dengan melakukan wudhu sebelum tidur. Terdapat beberapa...
18/07/2024

SUNAH - SUNAH NABI ﷺ SAAT HENDAK TIDUR

1. MENGAMBIL WUDHU

Bersuci dengan melakukan wudhu sebelum tidur. Terdapat beberapa riwayat hadits nabi ﷺ yang menganjurkan wudhu sebelum tidur, di antaranya adalah hadits riwayat imam Al-Bukhari dan Muslim dari Al-Barra' bin Azib, dia berkata bahwa nabi ﷺ bersabda :

*إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ*

“Apabila engkau hendak tidur, berwudhulah sebagaimana wudhu ketika hendak shalat”

2.MEMBERSIHKAN TEMPAT TIDUR

Membersihkan tempat tidur, minimal dengan mengibasnya dengan sarung atau kain lain sebanyak tiga kali sembari membaca doa :

*بِاسِمَكَ رَبي وَضَعْتُ جَنْبي، وبك أرفعُهُ ، إنْ أَمْسكْتَ نَفْسي فارْحَمْها ، وإنْ أرْسَلتَها فَاحْفَظْها بما تَحْفظُ به عِبادَك الصالحينَ*

Hal tersebut dilakukan karena kita tidak tau apa yang terjadi di tempat tidur kita selama kita tinggalkan. Maka di anjurkan untuk di bersihkan dahulu. Berdasarkan Hadits dalam shahih Bukhari (6320) dan Muslim (2714) dari Abu Hurairah.

3. BERBARING KE KANAN

*عَنْ حُذَيْفَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ مِنْ اللَّيْلِ وَضَعَ يَدَهُ تَحْتَ خَدِّهِ ثُمَّ يَقُولُ: اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَمُوتُ وَأَحْيَا. وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ*

“Dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu dia berkata : Apabila nabi ﷺ hendak tidur di malam hari, beliau meletakkan tangannya di bawah p**i, kemudian beliau mengucapkan : Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan aku hidup. Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan : Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kebangkitan”

(Shahih Muttafaqun 'Alaih)

4. MEMBACA DZIKIR AL MUAWWIDZAT

_Dzikir Al-Muawwidzat yaitu surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas, kemudian meniupkannya ke telapak tangan lalu mengusapkannya ke kepala, wajah dan badan. Hal itu dilakukan sebanyak tiga kali. Berdasarkan Hadis shahih Bukhari (5416) dan Muslim (5017) dari Aisyah._

Hadits dari Aisyah radhiyallahu 'anha ia berkata :

*كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ*

“Nabi ﷺ ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut di tiup dan di bacakan Qul huwallahu ahad’ (surah Al-Ikhlash), Qul a'udzu birobbil falaq (surah Al-Falaq) dan Qul a'udzu birobbin naas (surah An-Nas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu di jangkau di mulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali”

(HR. Bukhari: 5017)

5. MEMBACA DUA AYAT TERAKHIR SURAH AL-BAQARAH

Qs AL-BAQARAH 285

*اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ*

Qs AL-BAQARAH 286

*لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ*

6.MEMBACA AYAT KURSI

*اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ*

“Allah, tidak ada tuhan selain dia. Yang maha hidup, yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan dia maha tinggi maha besar”

7.MEMBACA SURAH AL-KAFIRUN

*قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ، لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ، وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ، وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ، وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ، لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ*

8. MEMBACA DOA

*بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ*

“Dengan namamu ya Allah aku hidup, dan dengan namamu aku mati”

Amalan dan dzikir yang terdapat dalam hadits-hadits tersebut sudah di pilih dan di himpun oleh imam An-Nawawi dalam kitabnya berdasarkan aspek keutamaan untuk mengamalkannya. Kemudian di anjurkan untuk membaca dan melaksanakan keseluruhannya atau jika merasa berat maka semampunya. Demikianlah, semoga bermanfaat.

SELAMAT BERISTIRAHAT

KEUTAMAAN YANG DIMILIKI OLEH PENUNTUT ILMUقالﷺ: إذا جاء الموت طالب العلم وهو على تلك الحال مات شهيدًا.Rasulullahﷺ bersab...
08/12/2022

KEUTAMAAN YANG DIMILIKI OLEH PENUNTUT ILMU

قالﷺ: إذا جاء الموت طالب العلم وهو على تلك الحال مات شهيدًا.

Rasulullahﷺ bersabda:
"Jika seorang penuntut ilmu meninggal, maka ia meninggal dalam keadaan Syahid".

قالﷺ: من جاءه الموت وهو يطلب العلم ليحيى به الإسلام، فبينه وبين الأنبياء في الجنة درجة واحدة.

Rasulullahﷺ bersabda: "Penuntut ilmu yang mencari ilmu dengan tujuan untuk menghidupkan agama Allah, kemudian ia meninggal, maka derajatnya dengan Para Nabi disurga hanya berbeda satu tingkat.

قال إبراهيم بن أدهم: إن الله تعالى يدفع البلاء عن هذه الأمة برحلة أصحاب الحديث.

Ibrahim bin Ad-ham berkata: "Allah menolak bala' dari umat ini dengan berangkatnya Ahli Hadits (Penuntut ilmu).

*قال السيد محمد المالكي: طالب العلم يكون أبعدَ الناسِ عن سَفاسِفِ الأمور وخسائسها.*

Sayyid Muhammad al Maliki berkata:
"Penuntut ilmu merupakan orang paling jauh dari hal-hal yang tidak baik".

قال الحبيب أحمد بن زين الحبشي: حق على من طلب العلم أن يكون له وقار وسكينة وخشية

Habib Ahmad bin Zein al Habsyi berkata: "Penuntut ilmu layak disebut orang yg memiliki sifat tenang dan takut (kepada Allah)".

قال السيد محمد المالكي: طالب العلم يكون أبعدَ الناسِ عن المعاصي والفواحش

Sayyid Muhammad al Maliki berkata:
"Penuntut ilmu merupakan orang paling jauh dari kemaksiatan".

قال الحبيب محمد بن هادي السقاف: من مات وهو يطلب العلم، يقبّض الله له من يعلّمه في قبره إلى أن يبعثه الله عالما.

Habib Muhammad bin Hadi as-Sagaff berkata:
"Allah akan mengutus seseorang untuk mengajari penuntut ilmu yang meninggal di kuburnya sampai hari kiamat".

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم

07/12/2022

BACAAN MELIHAT DAN MELEWATI IRINGAN JENAZAH

Mati tidak mengenal waktu dan tempat juga umur. Mati dapat menimpa siapa saja di mana saja. Meski demikian, orang mati harus diurus dengan baik. Dimandikan, dikafani, dishalati dan ditempatkan pada ruangan pribadinya, di makam atau di kuburan. Oleh karena itu prosesi kematian selalu membutuhkan orang lain, selain mayit dan keluarganya.

Diantara hal yang menyita perhatian masyarakat kota adalah proses perjalanan menuju pemakaman umum. Jauhnya jarak pekuburan dan banyaknya pengentar seringkali mengganggu arus lalu lintas apalagi di kota-kota besar, pasti akan menyebabkan kemacetan. Karena mobil jenazah tidak mengenal rambu-rambu lalu lintas. Dan mobil jenazah senantiasa melaju dengan cepat agar lebih awal tiba di pekuburan. Hal ini berdasar pada tuntunan agama agar jenazah sesegera mungkin di makamkan.

Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman bagi masyarakat pengguna jalan agar sedikit bersabar mendahulukan mobil jenazah yang mau lewat. Untuk menghormati mayit, dan mengingatkan diri akan kematian. Sesungguhnya penghuni mobil jenazah senantiasa digilir-bergantian.

Namun yang lebih penting dari itu semua adalah do’a yang terucap ketika melihat iri-iringan jenazah yang berbunyi:

*سبحان الحي الذى لا يموت*

Subhaanal hayyil ladzi laa yamuut yang artinya Maha Suci Allah Yang Hidup dan Tidak Mati.

Diharapkan dengan ucapan ini orang yang hidup akan ingat akan Dzat yang menenktukan hidup dan mati.

*والله اعلم بالصواب*

KUMPULAN DOA DALAM MENUNTUT ILMUDoa-doa yang diajarkan Rosulullah ﷺ:اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَ...
06/12/2022

KUMPULAN DOA DALAM MENUNTUT ILMU

Doa-doa yang diajarkan Rosulullah ﷺ:

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً وَرِزْقًا وَاسِعًا وَاِلَى الْخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ بَعِّدْنَا

"Ya Allah...Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang lapang, dan dekatkanlah aku ke perilaku yang baik serta jauhkanlah aku dari perbuatan yang buruk".

رَضِيتُ بِاللّهِ رَباًّ وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْناً وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَّرَسُوْلاً رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـا وَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

"Aku ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul. Yaa Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pemahaman yang baik".

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

"Yaa Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepada Engkau ilmu-ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan kembalikanlah kepadaku sewaktu aku butuh kembali dan janganlah Engkau lupakan aku kepada ilmu itu wahai Tuhan seru sekalian alam."

اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّـبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

"Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran, sehingga kami dapat mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya".

اَللَّهُمَ انْفَعْنَا بِمَاعَلَمْتَنَا الَّذِيْ يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُلِلّٰهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

"Ya Tuhan kami, jadikanlah ilmu kami ilmu yang bermanfaat, ajarkan kami apa-apa yang bermanfaat bagi kami serta tambahkan ilmu bagi kami, segala puji hanya bagi Allah dalam setiap keadaan".

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعْ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعْ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعْ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ ُيْستَجَابُ لَهُ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusu’, nafsu yang tidak pernah puas, dan do’a yang tidak dikabulkan”.

Doa dari Al Imam Al Habib 'Abdullah bin 'Alwy Al Haddad:

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ وَالنَفْعَ وَالْإِنْتِفَاعَ وَالمُذَاكَرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ وَالإِفَادَةَ وَالْإِسْتَفَادَةَ وَالحَثَّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ اللَّهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالدُّعَاءَ إِلَى الهُدَى وَالدَّلاَلَةِ عَلَى الخَيْرِ اِبْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ سُبحَانَهُ وَتَعَالَى

"Aku niatkan untuk belajar dan mengajar, mengambil dan memberi manfa'at, mengambil dan memberi peringatan, mengambil faedah dan memberi faedah, berpegang teguh pada Kitab Allah dan sunnah Rasulullah sallahu alaihi wassalam, menyeru kepada petunjuk, menunjuk ke arah kebaikan, menuntut dan mencari keredhaan Allah, mendekatkan diri dan mendapatkan balasan dari-Nya"

Doa dari KH. Muhammad bin Abdullah Faqih:

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ اْلمَرْسَلِيْنَ وَإِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

“Ya Allah, anugerahilah kami pemahaman para nabi, hafalan para rasul, dan ilhamnya para malaikat yang dekat (dengan-Mu), sebab kasih sayang-Mu, wahai Dzat yang Maha Pengasih”.

اللَّهُمَّ أَغْنِنِي باِلْعِلْمِ، وَزَيِّنِّيْ بِالْحِلْمِ، وَأَكْرِمْنِيْ بِالتَّقْوَى، وَجَمِّلْنِيْ بِالْعَافِيَةِ، بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

“Ya Allah, limpahi aku dengan ilmu, hiasi diriku dengan kesantunan, muliakan aku dengan takwa, dan perindah diriku dengan kesehatan, sebab kasih sayang-Mu, wahai Dzat yang Mahapengasih"

Doa dari Syekh Muhammad Arsyad Banjar:

فَفَهَّمْنَا سُلَيْمَانَ وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُدَ الجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِيْنَ يَا حَيُّ، يَا قَيُّوْمُ، يَا رَبَّ مُوْسَى وَهَارُوْنَ وَرَبَّ إِبْرَاهِيْمَ، وَيَا رَبَّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ اللَّهُمَّ ارْزُقْن.

والله اعلم بالصواب

7 AMALAN DI HARI JUM'ATFaidah yang khusus diamalkan di hari jum'at.1. Barangsiapa yang membaca "Ya Muhaimin 100x" setela...
02/12/2022

7 AMALAN DI HARI JUM'AT
Faidah yang khusus diamalkan di hari jum'at.
1. Barangsiapa yang membaca "Ya Muhaimin 100x" setelah mandi jum'at, maka Allah Swt akan memberikan kewibawaan dan kemuliaan.
2. Barangsiapa yang membaca surat Al-Qodar 7x antara 2 adzan di hari jum'at, maka Allah Swt akan melunasi semua hutangnya.
3. Barangsiapa yang berucap "Ya Baathin" 33x setelah shalat jum'ah, Allah Swt akan menjadikannya dari ahli bathin.
4. Barangsiapa setelah shalat jum'at membaca "Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas" masing 7x tanpa mengubah posisi duduknya (tasyahhud akhir) dan tanpa berbicara sebelumnya, maka Allah Swt akan menjaganya dari semua kejelekan sampai jum'at berikutnya.
5. Barangsiapa setelah shalat jum'ah membaca "ALLOOHUMMA AKFINIY BIHALAALIKA 'AN HAROOMIKA WAGHNINIY BIFADLIKA 'AMMAN SIWAAK", maka segala kebutuhannya akan terpenuhi hingga hari berikutnya.
6. Barangsiapa yang berdoa "YAA GHONIYYU YAA MUGHNIIY 40X", setiap 10 dari bacaan tersebut ditambahi AGHNINIY, ketika do'a mukminin mukminaat pada khutbah kedua, maka Allah Swt akan meluaskan rizkinya.
7. Barangsiapa yang bershalawat kepada Nabi Saw setelah ashar hari jum'at 80x, maka Allah Swt akan mengampuni dosanya 80 tahun. Jika memang si pembaca tidak memiliki dosa sebanyak itu, maka keutamaan tersebut akan diberikan kepada kedua orangtuanya dan Allah Swt akan mengangkat derajat mereka.
Ada riwayat bahwasannya yang membaca shalawat dengan sighoh ini "ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMIY WA 'ALAA AALIHI WASOHBIHI WA SALLIM TASLIIMAA" setelah ashar hari jum'at, maka akan ditulis untuknya pahala ibadah 80 tahun.
"Barangsiapa yang memperbanyak shalawat atas Nabi SAW, maka Allah Swt akan menyelesaikan semua urusannya, mengampuni segala dosanya, melunasi hutangnya, dan shalawat tersebut akan menjadikan sebab dia memperoleh syafaat Nabi Saw. Dia akan berada paling dekat kedudukannya di sisi Nabi SAW pada saat hari kiamat."
Disadur dari majlis Habib Zein bin Sumaith dan Habib Saalim As-Syaatiri.
📸: Abuya Muhtadi Dimyathi PP. Raudlatul 'Ulum Cidahu Pandeglang Banten, Mustasyar PBNU.

LIMA KALAM HIKMAHخَيْرُ النَّاسِ مَنْ كَفَّ فَكَّهُ وَفَكَّ كَفَّهُSebaik² manusia adalah orang yang bisa menahan mulutn...
26/11/2022

LIMA KALAM HIKMAH

خَيْرُ النَّاسِ مَنْ كَفَّ فَكَّهُ وَفَكَّ كَفَّهُ
Sebaik² manusia adalah orang yang bisa menahan mulutnya (yaitu menjaga ucapannya) dan membuka tangannya (yaitu ringan tangan dan s**a membantu).

وَشَرُّ النَّاسِ مَنْ فَكَّ فَكَّهُ وَكَفَّ كَفَّهُ
Sejelek² manusia adalah orang yang s**a membuka mulutnya (yaitu tidak menjaga mulutnya) dan menahan tangannya (yaitu tidak s**a menolong).

ْفَكَمْ مِنْ فَكَةِ كَفٍّ كَفَتْ فُكُوكَهُمْ
Betapa banyak orang yang membuka tangannya (s**a menolong) menahan mulutnya (menjaga ucapannya)

ْوَكَمْ مِنْ كَفَةِ فَكٍّ فَكَتْ كُفُوفَهُمْ
Dan betapa banyak orang yang menahan tangannya (tidak s**a menolong) membuka mulutnya (tidak menjaga ucapannya).

كَفُّوا فُكُوكَكُمْ وَفَكُّوا كُفُوْفَكُمْ .
Tahanlah mulut² kalian (yaitu jagalah mulut kalian) dan bukalah tangan² kalian (yaitu s**a menolong).

24/11/2022

MANUSIA DITENTUKAN DENGAN SIAPA DIA DUDUK ATAU BERTEMAN

Siapa saja yg sering duduk bersama 8 orang kelompok manusia, Allah Ta'alaa akan memberinya 8 perkara:

1. ﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻷﻏﻨﻴﺎﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺣﺐ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﻴﻬﺎ ....
1. Barangsiapa yg duduk bersama orang² kaya, Allah akan menambahkan cinta kepada dunia & semangat untuk mendapatkan dunia....

2. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻔﻘﺮﺍﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺸﻜﺮ ﻭﺍﻟﺮﺿﺎ ﺑﻘﺴﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ....
2. Barangsiapa yg duduk bersama orang² miskin, Allah akan menambahkan perasaan syukur & ridho atas pemberian Allah...

3. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﺴﻠﻄﺎﻥ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻜﺒﺮ ﻭﻗﺴﺎﻭﺓ ﺍﻟﻘﻠﺐ....
3. Barangsiapa yg duduk dengan para pemimpin/raja, Allah akan menambahkan perasaan sombong & kerasnya hati....

4. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﻬﻞ ﻭﺍﻟﺸﻬﻮﻩ....
4. Barangsiapa yg duduk dengan perempuan, Allah akan menambahkan kebodohan & syahwat.....

5. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﺼﺒﻴﺎﻥ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻠﻬﻮ ﻭﺍﻟﻤﺰﺍﺡ.....
5. Barangsiapa yg duduk dengan anak² kecil, Allah akan menambahkan lalai & gurau senda.....

6. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻔﺴﺎﻕ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﺮﺃﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ ﻭﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﻭﺍﻹﻗﺪﺍﻡ ﻋﻠﻴﻬﺎ،ﻭﺍﻟﺘﺴﻮﻳﻒ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ.....
6. Barangsiapa yang duduk dengan orang² fasiq, Allah akan menambahkan berani berbuat dosa & kemaksiatan serta mendorongkan diri untuk berbuat maksiat kemudian menunda-nunda akan taubat...

7. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﺎﻋﺎﺕ....
7. Barangsiapa yg duduk dengan orang² sholeh, Allah akan menambahkan perasaan cinta kepada amalan² keta'atan....

8. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻮﺭﻉ....
8. Barangsiapa yg duduk dengan para ulama', Allah akan menambahkan ilmu & perasaan tidak cintakan dunia...

* tanbiihul Ghaafiliin
Hujjatul Islam Al-Imam Al-Ghazali ra

08/11/2022

TERJEMAH DURROTUN NASIHIN

EDISI NGAJI MALAM RABU
OLEH KIYAI SHOLIHIN

وَقِيْلَ الْكَبَاِئرُ
Dikatakan bahwa, perbuatan yang termasuk kedalam dosa-dosa besar itu ialah :

اَلْاِشْرَاكُ بِاللّٰهِ

1. Menyekutukan Allah.
وَقَتْلُ النَّفْسِ بِغَيْرِ حَقٍّ
2. Membunuh orang tanpa alasan yang benar.
وَشُرْبُ الْخَمْرِ
3. Meminum minuman keras.

وَالزِّنَا
4. Berbuat zina.
وَاللِّوَاطَةُ
5. Liwat (homoseks)

وَقَذْفُ المُحْصَنِيْنَ وَ المُحْصَنَاتِ
6. Menuduh orang terhormat berbuat zina. Laki-laki maupun perempuan.

وَعُقُوْقُ الْوَالِدَيْنِ المُسْلِمَيْنِ بِقَوْلٍ اَوْ بِفِعْلٍ
7. Berbuat durhaka kepada ibu bapak yang muslim, baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan.

والفِرَارُ مِنَ الزَّحْفِ مِنْ رَجُلٍ وَاحِدٍاَوْرَجُلَيْنِ فِی الحَرْبِ
8. Melarikan diri dari medan perang. Yaitu dalam pertempuran satu lawan satu atau Satu lawan dua.

وَاَكْلُ مَالِ اليَتِيْمِ ظُلْمًا
9. Memakan harta anak yatim dengan aniaya.

وَشَهَادَةُالزُّوْرِ
10. Memberikan kesaksian yang palsu

وَاَكْلُ الرِّبَا

11. Memakan harta hasil riba.

وَاَكْلُ فِی نَهَارِ رَمَضَانِ بِغَيْرِ عُذْرٍ عَامِداً

12. Makan di siang Ramadan dengan sengaja, tanpa uzur.

وَمُقَاطَعَةُ الرَّحْمِ
13. Memutuskan tali silaturahmi.

وَالْيَمِيْنُ الْفَاجِرَةُ
14. Sumpah yang jahat.

وَاَكْلُ اَمْوَالِ النَّاسِ ظُلْماً
15. Memakan harta orang lain secara aniaya.
وَالنَّقْصُ فِی الكَيْلِ وَالمِيْزَانِ

16. Mengurangi takaran dan timbangan.

وَتَقْدِيْمُ الصَّلاَةِ عَلَی وَقْتِهَا
17. Mendahulukan shalat sebelum masuk waktunya. ,dan mengakhirkan sholat hingga habis waktunya.

وَضَرْبُ المُسْلِمِ بِغَيْرِ حَقٍّ
18. Memukul orang tanpa alasan yang benar.

وَشَتْمُ النَّبِيِّ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ وَالْكِذْبُ مُتَعَمِدًا
29. Mencela Nabi saw. dan mendustakan Beliau dengan sengaja.

وَكِتْمَانُ الشَّهَادَةِ بِلَا عُذْرٍ
20. Menyembunyikan kesaksian tanpa uzur.

وَاَخْذُ الرِّشْوَةِ
21. Menerima suap.

وَقَتْلُ نَفْسِهِ اَوْ قَطْعُ عُضْوِ مِنْأَعْضَائِهِ
22. Bunuh diri atau memotong salah satu anggota tubuhnya sendiri.

وَالدِّيَاثَةُ
23. sundal / lelaki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya yang berbuat zina.

وَالسِّعَايَةُ بَيْنَ الرَّجُلِ والْمَرْأَةِ
24. Mengadu domba antara suami dan istri.

وَالسِّعَايَةُ عِنْدَ الظَالِمِ
25. Mengadu domba di hadapan orang zalim.

السِّحْرُ
26. Sihir.

وَمَنْعُ الزَّكَاةِ
27. Menolak mengeluarkan zakat.

وَالْاَمْرُ بِالْمُنْكَرِ وَالنَّهْيُ عَنِ المَعْرُوفِ
28. Menyuruh Kepada kemungkaran dan mencegah dari yang ma’ruf

وَالْوَقِيْعَةُ فِي اَهْلِ العِلمِ.
29. Menggunjing orang alim

وَاِحْرَاقُ الحَيَوَانِ بِالنارِ
30. Membakar binatang dengan api.

وَامْتِنَاعُ المَرْأَةِ مِنْ زَوجِهَابِلاَ سَبَبٍ
31. Wanita yang tidak mau melayani suaminya tanpa sebab


فَكُلُهَا كَبَائِرٌ
Semua itu adalah dosa-dosa besar.

درة الناصحين ص ٦٦ دارالفكر

TENTANG MAULIDSebagian isi yg tertulis di Kitab “An-Ni’matul Kubra ‘alal ‘Alami fi Maulidi Sayyidi Waladi Adam” Hal. 5-7...
27/09/2022

TENTANG MAULID

Sebagian isi yg tertulis di Kitab “An-Ni’matul Kubra ‘alal ‘Alami fi Maulidi Sayyidi Waladi Adam” Hal. 5-7, Karya Syekh Ibnu Hajar al-Haitami (909-974 H/1503-1566 M) sbb :

1. Sayyidina Abu Bakar RA. Berkata:

من أنفق درهما على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم كان رفيقي في الجنة

“Barangsiapa Membelanjakan Satu Dirham (Uang Emas) utk Mengadakan Pembacaan Maulid Nabi SAW, maka ia akan Menjadi TemanKu di Jannah”.

2. Sayyidina Umar RA:

من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد أحيا الإسلام

“Barangsiapa Mengagungkan Maulid Nabi SAW, maka Sesungguhnya ia telah Menghidupkan Islam”.

3. Sayyidina Utsman RA :

من أنفق درهما على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم فكأنما شهد غزوة بدر وحنين

“Barangsiapa Membelanjakan Satu Dirham (Uang Emas) Tuk Mengadakan pembacaan Maulid Nabi SAW, maka Seakan-akan ia Ikut-serta Menyaksikan Perang Badar dan Hunain”.

4. Sayyidina Ali RA :

من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم وكان سببا لقراءته لا يخرج من الدنيا إلا بالإيمان ويدخل الجنة بغير حساب

“Barangsiapa Mengagungkan Maulid Nabi SAW dan ia Menjadi sebab dilaksanakannya Pembacaan Maulid Nabi, maka ndaklah ia Keluar dari Dunia Melainkan dg Keimanan dan akan dimasukkan kedalam Jannah Tanpa Hisab.”

5. Imam Hasan Al-Bashri RA:

وددت لو كان لي مثل جبل أحد ذهبا فأنفقته على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم

“Aku senang Sekali Seandainya Aku Memiliki Emas Sebesar Gunung Uhud, maka Aku akan Membelanjakannya utk Kepentingan Memperingati Maulid Nabi SAW.”

6. Syekh Abil Qosim Al-Junaedi Al-Baghdadi:

من حضر مولد النبي صلى الله عليه وسلم وعظم قدره فقد فاز بالإيمان

“Barangsiapa Menghadiri Peringatan Maulid Nabi SAW dan Mengagungkan derajat beliau, maka Sesungguhnya ia akan Memperoleh Kebahagian dg Penuh Keimanan”.

7. Syekh Ma’ruf Al-Karkhi:

من هيأ طعاما لأجل قراءة مولد النبي صلى الله عليه و سلم و جمع اخوانا و أوقد سراجا و لبس جديدا و تبخر و تعطر تعظيما لمولد النبي صلى الله عليه و سلم حشره الله يوم القيامة مع الفرقة الأولى من النبيين وكان فى أعلى عليين

“Barangsiapa Menyediakan Makanan utk Peringatan Pembacaan Maulid Nabi SAW, Mengumpulkan Saudara-saudaranya, Menyalakan Lampu, Memakai Pakaian yg Baru, Memasang Harum-haruman dan memakai Wangi-wangian karena Mengagungkan Kelahiran Nabi SAW, Niscaya Alloh akan Mengumpulkannya pada Hari Kiamat Bersama Golongan Orang-orang yg Pertama di kalangan Para Nabi dan dia akan ditempatkan di Jannah yg Paling Atas (‘Illiyyin)”.

8. Imam Fakhruddin Ar-Razi:

ما من شخص قرأ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على ملح أو بر أو شيئ أخر من المأكولات الا ظهرت فيه البركة و فى كل شيئ وصل اليه من ذلك المأكول فانه يضطرب و لا يستقر حتى يغفر الله لأكله وان قرئ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على ماء فمن شرب من ذلك الماء دخل قلبه ألف نور و رحمة و خرج منه ألف غل و علة و لا يموت ذلك القلب يوم تموت القلوب . و من قرأ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على دراهم مسكوكة فضة كانت أو ذهبا و خلط تلك الدراهم بغيرها و قعت فيها البركة و لا يفتقر صاحبها و لا تفرغ يده ببركة النبي صلى الله عليه و سلم

“Tidaklah Seseorang yg Membaca Maulid Nabi SAW ke atas Garam atau Gandum atau Makanan yg lain, Melainkan akan Tampak Keberkatan Padanya, dan Setiap sesuatu yg sampai Kepadanya (dimasuki) dari Makanan tersebut, maka akan Bergoncang dan tdak akan tetap shg Alloh akan Mengampuni Orang yg Memakannya, dan Sekiranya dibacakan Maulid Nabi SAW ke Atas Air, maka orang yg Meminum Seteguk dari Air Tersebut akan Masuk kedalam Hatinya Seribu Cahaya dan Rahmat, akan Keluar daripadanya Seribu Sifat Dengki dan Penyakit dan tdak akan Mati Hati Tersebut pada hari dimatikannya hati-hati itu dan Barangsiapa yg Membaca Maulid Nabi SAW pada Suatu Dirham yg ditempa dgn perak atau emas dan dicampurkan Dirham Tersebut dg yg lainnya, maka akan Jatuh ke atas Dirham Tersebut Keberkahan dan Pemiliknya tdak akan Fakir serta tdak akan Kosong Tangannya dgn Keberkahan Nabi SAW.”

9. Imam Asy-Syafi’i :

من جمع لمولد النبي صلى الله عليه وسلم إخوانا وهيأ طعاما وأخلى مكانا وعمل إحسانا وصار سببا لقراءته بعثه الله يوم القيامة مع الصادقين والشهداء والصالحين ويكون في جنات النعيم

“Barangsiapa Mengumpulkan Saudara-saudaranya utk Mengadakan Maulid Nabi, kemudian Menyediakan Makanan dan Tempat serta Melakukan Kebaikan Tuk Mereka, dan dia Menjadi Sebab atas dibacakannya Maulid Nabi SAW, maka Alloh SWT akan membangkitkan dia Bersama-sama Golongan Shiddiqin (Orang-orang yg Benar) Syuhada (Orang-orang yg mati syahid) dan Sholihin (Orang-orang yg Sholeh) dan dia akan dimasukkan ke dalam Jannah-jannah yg Penuh dg Kenikmatan Abadi”.

10. Syekh Sirri As-Saqothi:

من قصد موضعا يقرأ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد قصد روضة من رياض الجنة لأنه ما قصد ذلك الموضع الا لمحبة النبي صلى الله عليه و سلم . وقد قال صلى الله عليه و سلم : من أحبني كان معي فى الجنة

“Barangsiapa Pergi ke suatu Tempat yg dibacakan didalamnya Maulid Nabi SAW, maka Sesungguhnya ia telah Pergi kesebuah Taman dari Taman-taman Jannah, karena ndaklah ia Menuju ke Tempat-tempat Tersebut Melainkan karena Cintanya kepada Nabi SAW Sesungguhnya Rasulullah SAW Bersabda: “Barangsiapa MencintaiKu, maka ia akan Bersamaku didalam Jannah”.

11. Imam Jalaluddin As-Suyuthi:

مامن بيت أو مسجد أو محلة قرئ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم إلا حفت الملائكة ذلك البيت أو المسجد أو المحلة وصلت الملائكة على أهل ذلك المكان وعمهم الله تعالى بالرحمة والرضوان. وأما المطوفون بالنور يعنى جبريل و ميكائيل و اسرافيل و عزرائيل عليهم الصلاة و السلام فانهم يصلون على من كان سببا لقراءة النبي صلى الله عليه و سلم. و قال أيضا: ما من مسلم قرأ فى بيته مولد النبي صلى الله عليه و سلم الا رفع الله سبحانه و تعالى القحط والوباء والحرق والغرق والأفات والبليات والبغض والحسد وعين السوء واللصوص من أهل ذلك البيت فاذا مات هون الله عليه جواب منكر ونكير ويكون فى مقعد صدق عند مليك مقتدر. فمن أراد تعظيم مولد النبي صلى الله عليه وسلم يكفيه هذا القدر. ومن لم يكن عنده تعظيم مولد النبي صلى الله عليه وسلم لو ملأت له الدنيا فى مدحه لم يحرك قلبه فى المحبة له صلى الله عليه وسلم.

“Tidak ada Rumah atau Masjid atau Tempat yg di dalamnya dibacakan Maulid Nabi SAW Melainkan Malaikat akan Mengelilingi Rumah atau Masjid atau Tempat itu, Mereka akan Memintakan Ampunan utk Penghuni Tempat itu, dan Alloh SWT akan Melimpahkan Rahmat dan KeridhaanNYA kepada Mereka.

Adapun Para Malaikat yg dikelilingi dgn Cahaya Adalah Malaikat Jibril, Mika’il, Israfil, dan Izra’il 'AlaiHimus Salaam. Karena, Sesungguhnya Mereka Memintakan Ampunan kepada Alloh SWT utk Mereka yg Menjadi sebab dibacakannya Pembacaan Maulid Nabi SAW dan dia Berkata p**a: Tidak ada Seorang Muslim pun yg dibacakan didalam Rumahnya Pembacaan Maulid Nabi SAW Melainkan Alloh SWT Menghilangkan Kelaparan, Wabah Penyakit, Kebakaran, Tenggelam, Bencana, Malapetaka, Kebencian, Hasud, Keburukan Makhluk, dan Pencuri dari Penghuni Rumah itu.

Dan Apabila ia Meninggal, maka Alloh akan Memudahkan Jawabannya dari Pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir dan dia akan Berada di Tempat Duduknya yg Benar disisi Penguasa yg Berkuasa. Dan Barangsiapa ingin Mengagungkan Maulid Nabi SAW, maka Alloh SWT akan Mencukupkan Darojat ini Kepadanya.

Dan Barangsiapa disisinya tidak ada Pengagungan Terhadap Maulid Nabi SAW, Seandainya penuh baginya Dunia di dalam Memuji kepadanya, maka Alloh tdak akan Menggerakkan Hatinya didalam Kecintaannya Terhadap Nabi SAW.

Address

Jalan Untung Suropati 16
Pasuruan
67116

Telephone

+62343421693

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bisshoffil Wahid posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Bisshoffil Wahid:

Share