02/11/2025
bismillah,
HATI YANG KERAS:
Al-Hasan (Al Bashry) berkata:
(من علامات الشقاء قسوة القلب وجمود العين)
“Di antara tanda-tanda kesengsaraan adalah kekerasan hati dan kekakuan mata.”
Dan sebab yang paling besar yang dapat dilakukan hamba untuk membuat dirinya rindu kepada Tuhannya adalah memperbaiki hatinya, menyucikan dan membersihkannya, dan Anda tidak akan mencapai hal itu kecuali dengan berdoa kepada Tuhan Anda dan memohon kepada-Nya.
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَمْ يُرِدِ اللّٰهُ اَنْ يُّطَهِّرَ قُلُوْبَهُمْ
Artinya:
Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka (QS: Al Maidah:41)
Yang membersihkan hatimu adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan pembersihan hati tersebut sebab rahmat Allah dan sebab dijauhkan dari kemurkaannya dan mencegah musibah. Oleh karena itu, Nabi keluar untuk (Sholat) gerhana dan minta hujan sembari menunjukkan rasa takut, khusyuk, dan rendah hati.
Hal pertama yang Anda gunakan untuk berinteraksi dengan Allah dan mendekati-Nya adalah dengan hati, baik dalam keadaan senang maupun susah, kemudian diikuti oleh perbuatan yang melengkapi, menyempurnakan, dan membuktikan apa yang ada di dalam hati.
Sungguh mengherankan orang yang terus-menerus memohon kepada Tuhannya dengan hati yang kotor dan tercemar, tanpa berusaha menjadikan hatinya (agar bersih) dengan 10 kali lipat usaha dia dalam (membersihkan) bagian luar dirinya! Begitulah tipu daya, makar, dan jebakan setan.
Ibn Mas’ud -semoga Allah meridhoinya- berkata: “Jika tubuh kalian sehat tetapi hati kalian sakit, kalian akan lebih ringan bagi Allah dari pada lalat.”
Sumber:
Amrodhul Qulub (qoswah wa hasad), Hasan Sondeih dari web https://www.islamancient.com/
Penerjemah:
Muhammad Nasir