Multaqa Duat Indonesia

Multaqa Duat Indonesia Sebuah ikatan mulia yang menyatukan kerjasama para dai dengan pemahaman Salafus Shalih di Indonesia

AQIDAH & MANHAJ
07/11/2025

AQIDAH & MANHAJ

bismillah,IMAN MENCEGAH TASYABBUH DENGAN MUSYRIKINTidak diragukan lagi bahwa siapa saja yang memiliki iman yang berakar ...
07/11/2025

bismillah,

IMAN MENCEGAH TASYABBUH DENGAN MUSYRIKIN

Tidak diragukan lagi bahwa siapa saja yang memiliki iman yang berakar dan sempurna di dalam hatinya, maka pasti ia akan membenci secara total segala bentuk penyerupaan terhadap orang-orang musyrik. Sebab dari hal itu akan timbul kerusakan-kerusakan besar; hilangnya jati diri keislaman dalam diri kaum muslimin, serta semakin kuatnya dominasi orang-orang kafir.

Sumber:
Syekh Muhammad ibn Shaleh Al Utsaimin -rahimahullah, Syarh Iqtidha' Shiratil Mustaqim hlm. 17

bismillah,TAUHID ADALAH KEWAJIBAN PERTAMA DAN TERAKHIRTauhid adalah kewajiban pertama atas setiap mukallaf (orang yang t...
07/11/2025

bismillah,

TAUHID ADALAH KEWAJIBAN PERTAMA DAN TERAKHIR

Tauhid adalah kewajiban pertama atas setiap mukallaf (orang yang terkena kewajiban syariat), bukan an-nazhar (merenung, berpikir logis untuk membuktikan Tuhan), atau bahkan meragukan Allah dulu (agar bisa mencari kebenaran), sebagaimana perkataan sebagian orang yang tidak mengetahui apa yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ berupa makna-makna Al-Kitab dan hikmah. Tauhid itulah kewajiban pertama dan terakhir, permulaan yang dengannya seseorang masuk Islam, dan penutup yang dengannya ia keluar dari dunia.

Sumber:
Syekh Sulaiman ibn Abdillah ibn Muhammad ibn Abdil Wahhab -rahimahumullah, Taisiril Azizil Hamid Syarh Kitab Tauhid hlm. 21

bismillah,URGENSI TAUHIDSesungguhya aqidah adalah pondasi dibangunnya umat-umat. Maka kesolihan setiap umat dan kemulian...
07/11/2025

bismillah,

URGENSI TAUHID

Sesungguhya aqidah adalah pondasi dibangunnya umat-umat. Maka kesolihan setiap umat dan kemuliannya tergantung kepada keselamatan aqidah mereka dan keselamatan cara berpikir mereka, dan dari (urgensi) hal tersebut (aqidah), datanglah risalah yang dibawa oleh para nabi-shallahu ‘alaihi wa sallam- yang menyeru kepada perbaikan aqidah.

Maka setiap utusan mengawali seruannya kepada umatnya dengan:

‎ﵟٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓﵞ [الأعراف: 59]
Artinya:
Sembahlah Allah, tiada sesembahan (yang berhak disembah) kecuali Dia (QS: Al-Araf:59),

‎ﵟوَلَقَدۡ بَعَثۡنَا فِي كُلِّ أُمَّةٖ رَّسُولًا أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱجۡتَنِبُواْ ٱلطَّٰغُوتَۖﵞ [النحل: 36]
Artinya:
Dan kami telah utus seorang rasul kepada setiap umat, (agar menyeru) sembahlah Allah dan jauhi thaghut (QS:An-Nahl:36),

Dan itu dikarenakan Allah telah menciptakan makhluk untuk beribadah kepada-Nya saja, tanpa ada sekutu bagi-Nya, seperti apa yang Allah firmankan,

‎ﵟوَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِﵞ [الذاريات: 56]
Artinya:
dan tidaklah kuciptakan Jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu (QS: Adz-Dzariyat:56)

Sumber:
Muhadoroh fil aqidah wa dakwah, karangan Syekh Solih Fauzan, hal. 3-7

Penerjemah:
Muhammad Nasir

Tazkiyatun Nufus - Mensucikan Jiwa
02/11/2025

Tazkiyatun Nufus - Mensucikan Jiwa

bismillah,HATI YANG KERAS:Al-Hasan (Al Bashry) berkata:(من علامات الشقاء قسوة القلب وجمود العين)“Di antara tanda-tanda k...
02/11/2025

bismillah,

HATI YANG KERAS:

Al-Hasan (Al Bashry) berkata:
(من علامات الشقاء قسوة القلب وجمود العين)

“Di antara tanda-tanda kesengsaraan adalah kekerasan hati dan kekakuan mata.”

Dan sebab yang paling besar yang dapat dilakukan hamba untuk membuat dirinya rindu kepada Tuhannya adalah memperbaiki hatinya, menyucikan dan membersihkannya, dan Anda tidak akan mencapai hal itu kecuali dengan berdoa kepada Tuhan Anda dan memohon kepada-Nya.

اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَمْ يُرِدِ اللّٰهُ اَنْ يُّطَهِّرَ قُلُوْبَهُمْ
Artinya:
Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka (QS: Al Maidah:41)

Yang membersihkan hatimu adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan pembersihan hati tersebut sebab rahmat Allah dan sebab dijauhkan dari kemurkaannya dan mencegah musibah. Oleh karena itu, Nabi keluar untuk (Sholat) gerhana dan minta hujan sembari menunjukkan rasa takut, khusyuk, dan rendah hati.

Hal pertama yang Anda gunakan untuk berinteraksi dengan Allah dan mendekati-Nya adalah dengan hati, baik dalam keadaan senang maupun susah, kemudian diikuti oleh perbuatan yang melengkapi, menyempurnakan, dan membuktikan apa yang ada di dalam hati.

Sungguh mengherankan orang yang terus-menerus memohon kepada Tuhannya dengan hati yang kotor dan tercemar, tanpa berusaha menjadikan hatinya (agar bersih) dengan 10 kali lipat usaha dia dalam (membersihkan) bagian luar dirinya! Begitulah tipu daya, makar, dan jebakan setan.

Ibn Mas’ud -semoga Allah meridhoinya- berkata: “Jika tubuh kalian sehat tetapi hati kalian sakit, kalian akan lebih ringan bagi Allah dari pada lalat.”

Sumber:
Amrodhul Qulub (qoswah wa hasad), Hasan Sondeih dari web https://www.islamancient.com/


Penerjemah:
Muhammad Nasir

bismillah,HASAD & IRI HATIIri hati adalah penyakit tersembunyi yang merasuki hati. Jika penyakit ini menguasai hati, ia ...
01/11/2025

bismillah,

HASAD & IRI HATI

Iri hati adalah penyakit tersembunyi yang merasuki hati. Jika penyakit ini menguasai hati, ia akan merusaknya dan membakar kesuciannya. Iri hati tidak dapat bersatu dengan hati yang baik dan penuh rasa ketundukan. Iri hati juga tidak dapat hidup berdampingan dengan kebajikan. Janganlah lengah terhadap masuknya (rasa iri dengki) itu. Jika kamu menemukan tanda-tandanya, maka segera obati sebelum ia membutakanmu.

Anda mungkin bisa hidup berdampingan dengan banyak orang namun tidak dengan orang yang memiliki iri dengki, karena (sebenarnya) ia membawa bom waktu yang dapat meledak tubuhnya (dengan rasa hasad), dan tidak ada yang tahu kapan bom itu akan meledak.

Sumber:
Amrodhul Qulub (qoswah wa hasad), hasan sondeih dari web https://www.islamancient.com/

Penerjemah:
Muhammad Nasir

bismillah,Menghadapi Syubhat saat mempelajari ilmu Aqidah dan Firoq:SOAL: Sebagian pemuda yang belajar aqidah dan firoq ...
01/11/2025

bismillah,

Menghadapi Syubhat saat mempelajari ilmu Aqidah dan Firoq:

SOAL: Sebagian pemuda yang belajar aqidah dan firoq terpapar syubhat, saya mohon nasihat untuk menyelesaikan masalah dan bagaimana seseorang bersikap dengan syubhat syubhat ini?

JAWABAN: Tidak ada keraguan bahwa hal ini ada dan terjadi, dan banyak masalah dimana yang seorang guru ingin menjelaskannya secara rinci kepada para penuntut ilmu, tetapi (menjelaskannya) untuk tingkatan yang belum siap untuk mendapatkan jenis ilmu yang tinggi seperti itu maka harusnya (penyampaian) ditahan dan dihentikan.

Maka penjelasan masalah akidah berserta penjelasan dalamnya berikut perkataan ahli firoq dan syubhat dan bantahan adalah benar benar tidak layak (untuk disampaikan ke yang bukan levelnya), tidak cocok untuk yang masih awal belajar, seharusnya ia (pemula) memantapkan diri dengan belajar pokok pokok (keyakinan) ahli sunnah wa jamaah dan agar memahami madzhab mereka dan tata cara mereka dan jalan mereka dalam hal tsb setelah membaca buku buku dasar. Maka dari itulah kami selalu wasiatkan untuk (ikuti) kurikulum (manhaiyyah) (dalam belajar).

Barang siapa melihat bahwa kehadirannya dalam majlis ilmu yang di dalamnya ada penjelasan detail, justru membawa syubhat baginya, maka seyogyanya dia tidak meghadiri (majlis tsb). (Seyogyanya) dia mengawali belajar ilmu dari dasar, dan jangan membiarkan dirinya terpapar syubhat, karena sebuah syubhat bisa masuk dan mempengaruhi dirinya.

Sumber:
Madzhab Ahli Sunnah wal Jamaah dalam Qur’an Karim, karangan Syaikh Solih Alu Syaikh hal.4-5

Penerjemah:
Muhammad Nasir

Address

Jalan Bampu Apus No. 78, RT. 8/RW. 3, Bambu Apus, Tangerang Selatan
Pamulang
15415

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Multaqa Duat Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share