GPIDimanuel.com

GPIDimanuel.com Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID IMANUEL) Jemaat Desa Lambanau Kec. Ongka Malino Kab. Parig

16/01/2022

AMANATAGUNG.COM – Kasih karunia Tuhan tidak ada syarat, tetapi Janji Tuhan bersyarat. Untuk mendapatkan Janji Tuhan seperti yang ada di Maleakhi 3:10, kita harus terlebih dahulu setia dalam p…

14/01/2022

WWW.AMANATAGUNG.COM - THE GREAT COMMISSION sangat penting untuk dunia bisnis dan juga dalam dunia pelayanan rohani. Sesuai dengan visi misi pil...

SHARE LOKASI RUTE PERJALANAN MENUJU GPID IMANUEL LAMBANAU: GPIDIMANUEL.COM - Berikut ini petunjuk video untuk berbagi at...
11/12/2021

SHARE LOKASI RUTE PERJALANAN MENUJU GPID IMANUEL LAMBANAU: GPIDIMANUEL.COM - Berikut ini petunjuk video untuk berbagi atau RUTE PERJALANAN MENUJU LAMBANAU.

Membagikan peta atau petunjuk arah kepada orang lain

Anda dapat membagikan lokasi, petunjuk arah, atau peta. Anda dapat membagikan:

* Tempat, bisnis, atau alamat
* Penelusuran petunjuk arah
* Gambar

Anda tidak dapat membagikan:

* Peta dengan lokasi tersimpan, yang sifatnya pribadi
* Peta dengan pengukuran jarak
* Screenshot atau gambar peta itu sendiri

Android

Membagikan peta atau lokasi

* Di ponsel atau tablet, buka aplikasi Google Maps .
* Telusuri tempat. Atau temukan tempat di peta lalu tap lama untuk memasang pin.
* Di bagian bawah, tap nama atau alamat tempat.
* Tap Bagikan . Jika Anda tidak melihat ikon ini, tap Lainnya Bagikan.
* Pilih aplikasi tempat Anda ingin membagikan link ke peta.

GPIDIMANUEL.COM - Berikut ini petunjuk video untuk berbagi atau RUTE PERJALANAN MENUJU LAMBANAU.Membagikan peta atau petunjuk arah kepada orang lainAnda dapat membagikan lokasi, petunjuk arah, atau peta. Anda dapat membagikan: Tempat, bisnis, atau alamat Penelusuran petunju...

Imbauan Ketua Umum PGI Tentang Perayaan NATARU di Tengah Pandemi: GPIDIMANUEL.COM - Pandemi Covid-19 belum berakhir, seb...
10/12/2021

Imbauan Ketua Umum PGI Tentang Perayaan NATARU di Tengah Pandemi: GPIDIMANUEL.COM - Pandemi Covid-19 belum berakhir, sebaiknya kita semua menjaga keamanan kesehatan anda di saat menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang kita akan rayakan dibulan ini.
Dalam video ini merupakan imbauan dari ketua umun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) tentang Perayaan Natal dan Tahun Baru di tengah Pandemi.

GPIDIMANUEL.COM - Pandemi Covid-19 belum berakhir, sebaiknya kita semua menjaga keamanan kesehatan anda di saat menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang kita akan rayakan dibulan ini. Dalam video ini merupakan imbauan dari ketua umun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) tentang Perayaa...

TIPS MELAKUKAN ISOLASI MANDIRI DIRUMAH: GPIDIMANUEL.COM - Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang ...
10/12/2021

TIPS MELAKUKAN ISOLASI MANDIRI DIRUMAH: GPIDIMANUEL.COM - Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Sebagian besar orang yang tertular -19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus. Namun, sebagian orang akan mengalami sakit parah dan memerlukan bantuan medis.
Cara penyebaran virus ini
Virus dapat menyebar dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui partikel cairan kecil ketika orang tersebut batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bernapas. Partikel ini dapat berupa droplet yang lebih besar dari saluran pernapasan hingga aerosol yang lebih kecil.
Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika berada di dekat orang yang sudah terinfeksi COVID-19. Anda juga dapat tertular jika menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi. Virus lebih mudah menyebar di dalam ruangan dan di tempat ramai.
Isolasi mandiri
Setelah terpapar ke orang yang terinfeksi COVID-19, lak*kan tindakan atau dengan cara berikut:

* Hubungi penyedia layanan kesehatan atau hotline COVID-19 untuk mendapatkan informasi terkait tempat dan waktu untuk menjalani tes.
* Taati prosedur pelacakan kontak untuk menghentikan penyebaran virus.
* Jika tes tidak tersedia, tetaplah di rumah dan jangan lak*kan kontak dengan orang lain selama 14 hari.
* Selama masa karantina, jangan pergi ke kantor, sekolah, atau tempat-tempat umum. Mintalah seseorang mencukupi kebutuhan Anda.
* Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, termasuk anggota keluarga Anda.
* Kenakan masker medis untuk melindungi orang lain, termasuk jika/ketika Anda perlu meminta perawatan medis.
* Cuci tangan Anda secara rutin.
* Gunakan ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lain, dan jika tidak memungkinkan, selalu kenakan masker medis.
* Pastikan ventilasi ruangan selalu baik.
* Jika menggunakan kamar bersama orang lain, beri jarak antar-tempat tidur minimal 1 meter.
* Amati diri Anda sendiri apakah ada gejala apa pun selama 14 hari.
* Segera hubungi penyedia layanan kesehatan jika Anda mengalami salah satu tanda bahaya berikut: sulit bernapas, sulit berbicara atau bergerak, bingung, atau merasakan nyeri di dada.
* Tetaplah positif dengan terus berinteraksi dengan orang-orang terdekat melalui telepon atau internet, dan dengan berolahraga di rumah.

GPIDIMANUEL.COM - Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Sebagian besar orang yang tertular -19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus. Namun, sebagian orang akan mengalami sakit parah dan meme...

GEREJA SUMBER BERKAT YANG DICURAHKAN OLEH TUHAN: Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan ...
10/12/2021

GEREJA SUMBER BERKAT YANG DICURAHKAN OLEH TUHAN: Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam Rumah TUHAN sepanjang masa (Maz.23:6)

Apa yang menjadi tujuan kita masuk ke GEREJA? Seperti Maz. 23:6 mengatakan bahwa kebajikan dan kemurahan akan mengikuti kita, seumur hidup kita jika kita diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa, bukan ditempat lain.

Beberapa hal yang dapat kita pelajari mengenai Rumah Tuhan atau Rumah Ibadah:

1.Rumah Ibadah Tempat untuk Manusia Berbakti ;

Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu ; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. Tidak akan ada di negerimu perempuan yang keguguran atau mandul. Aku akan menggenapkan tahun umurmu. ( Kel. 23:25-26)

Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-Nya untuk menegakkan nama-Nya di sana, tempat itulah harus kamu cari dan ke sanalah harus kamu pergi.
Ke sanalah harus kamu bawa korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu, korban nazarmu dan korban sukarelamu, anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu.

Di sanalah kamu makan di hadapan TUHAN, Allahmu, dan bersukaria, kamu dan seisi rumahmu, karena dalam segala usahamu engkau diberkati oleh TUHAN, Allahmu.

Jangan kamu melak*kan apapun yang kita lak*kan di sini sekarang, yakni masing-masing berbuat segala sesuatu yang dipandangnya benar. (Ula. 12:5-8)

– Tempat Tuhan Bertahta
– Tempat yang Dipilih Tuhan

2. Rumah Perlindungan Tempat Berteduhnya Roh dan Jiwa ;

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. (Maz. 84:11)

– Tempat Pemulihan ;

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Pikullah k*k yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab k*k yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”(Mat. 11:28-30)

3. Rumah Doa Tempat Berkomunikasi dengan Tuhan;

Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, (Yes. 56:6)

– Tempat Permohonan;

Mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.(Yes. 56:7)

-Tempat Utama Tuhan Dengarkan Doa;

Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu ini! Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan akan menjadi kediaman nama-Mu– dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini.

Dan dengarkanlah permohonan hamba-Mu dan umat-Mu Israel yang mereka panjatkan di tempat ini; bahwa Engkau juga yang mendengarnya dari tempat kediaman-Mu, dari sorga; dan apabila Engkau mendengarnya, maka Engkau akan mengampuni.(2 Taw. 6:19-21)

4. Rumah Berkat Tempat Sumber Berkat;

Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan ! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran! Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.(Maz. 118:25-26)

– Tempat Mezbah Tuhan;

Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu sapimu.

Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau.(Kel. 20:24)

– Tertanam;

Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelat aran Allah kita.

Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya. (Maz. 92:12-15)

5. Peduli Rumah Tuhan Tanda Bersyukur;

Lalu bernazarlah Yakub: “Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.

Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.” (Kej.28:20-22)

– Tanda Bersyukur dan Bersekutu

Tidak ada tempat lain yang dapat kita datangi yang lebih baik selain datang ke dalam gereja, rumah ibadah atau rumah Tuhan, banyak hal yang dapat kita lak*kan di dalam rumah Tuhan dan banyak hal juga yang dapat kita terima dari rumah Tuhan.

Mari datang ke rumah Tuhan dengan penuh sukacita, beribadah kepada-Nya dan senantiasa menyenangkan hati Tuhan, maka pemulihan, kebaikan dan berkat-berkat Tuhan akan tercurah atas kita.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam Rumah TUHAN sepanjang masa (Maz.23:6) Apa yang menjadi tujuan kita masuk ke GEREJA? Seperti Maz. 23:6 mengatakan bahwa kebajikan dan kemurahan akan mengikuti kita, seumur hidup kita jika kita diam di dalam ru...

Cinta Kasih Kristus Yang Menggerakkan Persaudaraan:  Saudara-saudari Terkasih,Untuk kedua kalinya kita merayakan Natal d...
08/12/2021

Cinta Kasih Kristus Yang Menggerakkan Persaudaraan:
Saudara-saudari Terkasih,

Untuk kedua kalinya kita merayakan Natal di tengah PANDEMI Covid-19. Kita bersyukur, berkat kerja keras pemerintah, keterlibatan berbagai lembaga swasta dan semangat persaudaraan yang merupakan sifat hidup bangsa kita, sekarang ini kita sudah berada dalam keadaan jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu yang lalu. Tetapi memulihkan keadaan, mengatasi akibat-akibat dahsyat pandemi Covid-19, yang menyangkut berbagai segi dan wilayah kehidupan masih membutuhkan waktu dan usaha keras seluruh warga bangsa - pemerintah, lembaga-lembaga bisnis dan warga masyarakat. Untuk itu perlu semangat persaudaraan dalam arti yang seluas-luasnya.

Perayaan Natal di tahun kedua pandemi ini mengajak kita untuk melihat kembali saudara-saudari yang ada disekeliling kita. Surat 1 Petrus yang menjadi inspirasi Pesan Natal ini di tulis untuk Jemaat Kristiani di Asia Kecil yang sedang menghadapi penderitaan karena penganiayaan. Surat ini berisi nasihat tentang hidup praktis yang sesuai dengan iman Kristiani dan cara jemaat menghadapi cobaan dan penderitaan. Jemaat yang menerima surat ini dinasehati untuk memiliki rasa persaudaraan yang tulus ikhlas di dalam Kristus. Mereka adalah sesama "Pendatang dan perantau" di dunia ini (1 Petrus 2:11). Karena perasaan senasib dan sepenanggungan, mereka semestinya hidup seperti bersaudara kandung. Meski mereka dalam berbagai cobaan, jemaat diyakinkan mengenai tujuan hidup yang agung, yaitu untuk terus menerus memurnikan iman mereka (1 Petrus 1:7) dan turut ambil bagian didalam penderitaan Kristus (1 Petrus 4:13). Sebaliknya, dengan memandang kepada Yesus sebagai batu Penjuru, jemaat diimbau untuk menanggalkan perilaku yang memecah belah hidup persaudaraan, seperti : Kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian dan fitnah (1 Petrus 2:1). Dalam keyakinan tersebut, pengikut Kristus memperoleh identitas baru sebagai umat Allah sendiri (1 Petrus 2:9) dan dipanggil untuk memberitakan karya-Nya melalui kehidupan mereka ditengah-tengah dunia yang tidak bersahabat serta dengan sungguh-sungguh dan dengan segenap hati mengasihi satu sama lain (1 Petrus 2:12,17).

Natal tahun 2021 mengingatkan kita untuk saling mengasihi dengan segenap hati dalam kasih Persaudaraan yang tulus dan ikhlas melalui tindakan belarasa. Yesus Kristus yang kita rayakan kelahiran-Nya mendorong kita untuk mencari jalan-jalan baru yang kreatif untuk saling mengasihi, mewartakan keadilan dan membawa DAMAI SEJATI.

Siapakah saudara-saudari kita? Bagi mereka yang berada dalam kesulitan, saudara dan saudari adalah mereka yang memberikan pertolongan (Lukas 10:36-37). Natal kali ini meminta kita yang digerakan oleh Kasih Kristus untuk menjadi saudara dan saudari bagi mereka yang berada didalam kesulitan. Orang Indonesia adalah orang yang memegang erat falsafah persaudaraan. Setiap jemaat yang menerima surat 1 Petrus, kita dengan sesama warga bangsa mesti menghidupi persaudaraan yang melampaui ikatan darah atau identitas primordial lainnya dengan cara berbelarasa dengan saudara-saudari kita. Khususnya saudara-saudari kita yang paling membutuhkan. Belarasa bukanlah sekedar perasaan, tetapi kompetensi etis yang bersumber pada iman dan berbuah pada tindakan, bahkan gerakan untuk membantu sesama secara nyata. Inspirasi iman itu kita temukan dalam diri YESUS sendiri. Ia menjadi sama dengan kita (Flp 2:7). Hati-Nya selalu tergerak oleh belas kasihan ketika Ia melihat orang-orang yang menderita (Mrk. 8:2). Ia menyatakan kepada para murid "hendaklah kamu bermurah hati sama seperti Bapamu adalah murah hati" (Luk.6:36). Iajuga menyatakan "... segala sesuatu yang kamu lak*kan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melak*kannya untuk Aku" (Mat. 25:40). Sebagai murid-murid Yesus, dalam hidup kita bersama, kita diundang untuk "menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus" (Flp.2:5).

Pandemi Covid-19 menyadarkan kita bahwa kita semua adalah saudara dan saudari yang berada dalam satu perahu dunia yang sedang menghadapi badai Covid-19. Dalam situasi ini, falsafah hidup persaudaraan sebagai karakter khas orang Indonesia menjadi semakin bermakna dan semakin mendesak untuk kita bathinkan dan wujudkan. Sebagai saudara dan saudari kita diharapkan untuk saling menunjukan kasih melalui aksi nyata. Persaudaraan yang sejati akan memupuk semangat belarasa. Semangat belarasa sebagai kompetensi etis yang bersumber pada iman Kristiani, akan memunculkan pertanyaan yang mesti kita jawab bersama-sama sebagai saudara-saudari : "Apa yang harus kita lak*kan supaya lingkungan hidup kita menjadi semakin manusiawi?". Ketika jawaban terhadap pertanyaan itu kita temukan - melalui kontemplasi dan analisa sosial - diperlukan kopentensi etis yang kedua, yaitu kerjasama di antara kita. Dari dinamika ini akan muncul gerakan-gerakan baru yang kreatif untuk menanggapi tantangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang menyangkut berbagai segi hidup manusia.

Dengan hidup saling menolong sebagai ungkapan belarasa satu sama lain, kasih Kristus dihadirkan secara nyata dan kita alami bersama. Mari kita mengambil waktu khusus untuk menjadi saudara dan saudari bagi siapapun yang membutuhkan pertolongan, karena apapun yang kita lak*kan bagi saudara-saudari kita khususnya yang paling membutuhkan, kita melak*kannya bagi Kristus (Mat. 25:31-46)

Tuhan Yesus Memberkati.

SELAMAT NATAL 25 DESEMBER 2020

DAN MENYAMBUT

TAHUN BARU 01 JANUARI 2021

ATAS NAMA

Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)

Sumber : PGI.OR.ID

 Saudara-saudari Terkasih,Untuk kedua kalinya kita merayakan Natal di tengah PANDEMI Covid-19. Kita bersyukur, berkat kerja keras pemerintah, keterlibatan berbagai lembaga swasta dan semangat persaudaraan yang merupakan sifat hidup bangsa kita, sekarang ini kita sudah berada dalam keadaan jauh lebi...

HIDUP KUDUS DAN BERKENAN DI HATI TUHAN: GPIDIMANUEL.COM -  Setelah Saul disingkirkan, kemudian Allah mengangkat Daud men...
07/12/2021

HIDUP KUDUS DAN BERKENAN DI HATI TUHAN: GPIDIMANUEL.COM - Setelah Saul disingkirkan, kemudian Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melak*kan segala kehendak-Ku. (Kis.13:22)

Proses Keselamatan (Justification – Sanctification – Glorification)

Tuhan mengehendaki agar kita mengerti dan melak*kan kehendak-Nya pada jaman ini.

Daud berkenan kepada Tuhan karena melak*kan kehendak-Nya.

Kita juga akan berkenan kepada Tuhan kalau kita melak*kan kehendak Tuhan pada jaman ini.

Arti nama Daud/David : DVD (Dalet Vav Dalet) yaitu kedagingan yang telah diremukkan untuk dibentuk kembali, menghasilkan kemuliaan.

DVD ( Dalet Vav Dalet ) Dalet

→ Pintu, Pintu Kasih Karunia (Justification) Vav
→ Paku, Pengudusan (Sanctification) Dalet
→ Pintu, Pintu Kemuliaan (Glorification)

Apa yang dilak*kan Daud sehingga ia berkenan kepada Tuhan?

1. Daud sangat mengasihi Tuhan.
2. Daud hidup intim dengan Tuhan.
3. Daud seorang penyembah, pemuji, dan pemazmur yang disenangi di Israel.
4. Setiap ditegur selalu minta ampun, bertobat, tidak pernah menyalahkan orang lain, dan tidak pernah melak*kan dosa yang sama.

Daud dikasihi oleh Tuhan dan mendapat perkenanan Tuhan dengan diurapi oleh nabi Samuel (1 Sam. 16:13).

Proses yang dialami Daud :

1. Daud mengalami proses hidup (Sanctification):

- Mengalahkan Goliat dan Menang atas Goliat (1 Sam. 17:50)
- Tetap menghormati Saul meskipun dikejar
- kejar akan dibunuhdan diperlak*kan tidak adil (1 Sam. 18)
- Tidak mempertahankan tahtanya dengan kekuatan sendiri ketika anaknya Absalom hendak melak*kan kudeta (2 Sam .15:14)
- Tetap rendah hati meskipun ditegur oleh nabi Nathan ketika ia jatuh dalam dosa perzinahan (2 Sam. 12:7, 16)

2. Hasilnya, Daud dipermuliakan (Glorification).

Berkat apa yang disediakan bagi Daud ?

1. Berkat Keturunan

“TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya: "Seorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu”. (Mzm. 132:11)

2. Berkat Raja Yehuda

“Kemudian datanglah orang-orang Yehuda, lalu mengurapi Daud di sana menjadi raja atas kaum Yehuda”. (2 Sam. 2:4)

3. Berkat Raja atas 12 suku Israel

“Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.” (2 Sam.5:3)

4. Berkat Bangsa-Bangsa

“Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.” (Mat. 1:1)

Apa yang harus kita lak*kan pada jaman ini ?

1. Lak*kan semua firman Tuhan dengan taat dan setia
2. Lak*kan 9 buah Roh Kudus dalam hidup ini yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri... Gal. 5:22-23)

Dan jika engkau mendengarkan segala yang Kuperintahkan kepadamu dan hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melak*kan apa yang benar di mata-Ku dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku seperti yang telah dilak*kan oleh hamba-Ku Daud, maka Aku akan menyertai engkau dan Aku akan membangunkan bagimu suatu keluarga yang teguh seperti yang Kubangunkan bagi Daud. (1 Raj.11:38)
Lak*kanlah hal-hal di atas, maka Tuhan akan mendapatkan Saudara, seperti Allah mendapatkan Daud dan memberkati kita dalam kelimpahan.

GPIDIMANUEL.COM -  Setelah Saul disingkirkan, kemudian Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melak*kan segala kehendak-Ku. (Kis.13:22)Proses Keselamatan (Justification – Sanctifi...

MEMAHAMI BETAPA PENTINGNYA ROH KUDUS: GPIDIMANUEL.COM - Roh Kudus adalah pribadi Tuhan dalam konsep Tritunggal. Jika and...
07/12/2021

MEMAHAMI BETAPA PENTINGNYA ROH KUDUS: GPIDIMANUEL.COM - Roh Kudus adalah pribadi Tuhan dalam konsep Tritunggal. Jika anda mengaku sebagai seorang Kristen yang memiliki Roh Kudus di dalam dirinya. Roh Kudus merupakan Roh Elohim yang menolong, memimpin, menghibur, dan menjadi Teman Yang Setia. Roh Kudus menuntun umat Kristiani agar hidup sejalan dengan kehendak Tuhan.

Siapakah Roh Kudus?

Hari Pentakosta adalah hari pencurahan Roh Kudus. Kita harus memahami esensi dari Roh Kudus. Kenaikan Yesus ke sorga memberikan kepastian bahwa nanti kita akan hidup bersama dengan Dia. Waktu Yesus naik ke sorga, Dia berjanji memberikan Roh Penolong.
Roh Kudus adalah pribadi yang diberikan Tuhan Yesus sebagai penghibur dan penolong yang tinggal didalam hati manusia. Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Roh Kudus berbicara tentang buah Roh. Orang yang berbuah Roh akan mempunyai karunia Roh.

Bentuk / Rupa Roh Kudus

1. Seperti burung merpati

"Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari airdan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, " (Mat. 3:16)

Karakter dari burung merpati adalah tulus dan setia.

2. Seperti tiupan angin keras

"Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing." (Kis. 2:1-3)

Roh Kudus tidak mempunyai wujud tetapi dapat dirasakan seperti halnya tiupan angin. Karya Roh Kudus membuat kehidupan kita berbeda.

3. Seperti nyala api

Wujud Roh Kudus yang ketiga adalah seperti nyala api yang berkobar-kobar dan penuh dengan semangat dalam segala hal. Tidak akan ada hal yang merintangi kita karena api-Nya tetap ada.

Fungsi Roh Kudus

1. Menginsafkan / Bertobat "Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;" (Yoh. 16:8)

Ciri orang yang memiliki Roh Kudus didalam hatinya, orang itu akan mengakui kesalahannya apabila berbuat dosa dan mengakui bahwa dirinya lemah tanpa Tuhan.

2. Memberikan pertolongan "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya," (Yoh. 14:16)

Roh Kudus adalah pemberian spesial yang sudah Tuhan tentukan untuk menyertai kita selamanya.

3. Mengerti kebenaran "yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu." (Yoh. 14:17)

Orang yang memiliki Roh Kudus tidak akan kompromi dalam kehidupan. Mereka hanya akan berpihak kepada kebenaran.

4. Memberikan penghiburan Yoh. 14:26 "tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus." (Yoh. 14:26a) Penghiburan yang datang dari Tuhan harganya sangat luar biasa tidak dapat dibanding dengan penghiburan dari manusia.

Penghiburan Tuhan membuat hati kita damai dan sukacita walaupun situasi yang dihadapi mengecewakan kita.

5. Memberikan hikmat "Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu." (Yoh. 14:26b) Roh Kudus mengingatkan apabila ada pengajaran yang salah.

Janji kedatangan kembali "Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu." (Yoh. 14:28)

Roh Kudus akan menuntun kita terus sampai kedatangan-Nya yang kedua kali. Kehidupan rohani orang Kristen yang tidak ada Roh Kudus : Semangat di awal, namun lama kelamaan akan turun.

Pola ini akan terus terjadi sampai terjadi regresif / kemunduran. Dan pada akhirnya meninggalkan Tuhan ( murtad / bunuh diri / depresi) karena belum ada Roh Kudus dalam diri mereka.

Kehidupan rohani orang Kristen yang sudah ada Roh Kudus : Selalu pasti ada masalah (membuat hidup fluktuatif naik / turun namun lama kelamaan hidupnya akan diperbarui dan akan terus meningkat. Dan pada akhirnya memiliki buah-buah Roh.

KESIMPULAN

1. Roh Kudus adalah pribadi Allah yang hidup dalam hidup orang PERCAYA
2. Roh Kudus mencari dan menyelamatkan yangg HILANG
3. Roh Kudus menyingkapkan yang TERSEMBUNYI dalam diri Allah
4. Roh Kudus memberikan OTORITAS & WIBAWA dalam setiap tindakan orang PERCAYA
5. Roh Kudus memberikan PENYERTAAN sampai selamanya
6. Roh Kudus memberikan PENGHIBURAN yang berbeda dengan dunia

GPIDIMANUEL.COM - Roh Kudus adalah pribadi Tuhan dalam konsep Tritunggal. Jika anda mengaku sebagai seorang Kristen yang memiliki Roh Kudus di dalam dirinya. Roh Kudus merupakan Roh Elohim yang menolong, memimpin, menghibur, dan menjadi Teman Yang Setia. Roh Kudus menuntun umat Kristiani agar hidup....

Visi & Misi Gereja Protestan Indonesia Donggala: GPIDIMANUEL.COM - Pokok-Pokok Tugas Panggilan Bersama GPID adalah menya...
07/12/2021

Visi & Misi Gereja Protestan Indonesia Donggala: GPIDIMANUEL.COM - Pokok-Pokok Tugas Panggilan Bersama GPID adalah menyangkut Visi dan Misi yang akan mengarakan, membimbing GPID sebagai “Tubuh Kristus” dalam tugas pelayanan bersama ke masa depan dalam perspektif “Shalom Kerajaan Allah”. Dalam kemajemukannya, GPID membangun suatu kerangka pelayanan bersama dengan Visi dan Misi yang berdasarkan Alkitab.

* Visi.

Visi (Inggris : Vision) berarti “penglihatan, pandangan, mimpi” yang berkaitan dengan pandangan Gereja tentang Tujuan dan Keberadaannya. Visi Gereja sangat erat dihubung-kan dengan Pengharapan Gereja yang menyangkut tujuan akhir gereja. Karena itu, Visi Gereja harus berdasarkan pada Visi Kepala Gereja, yakni Yesus Kristus yang bersabda : “Waktunya telah genap; Kerajaan Allahsudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” (Markus 1:15; bdk. Lukas 21:31).

Melalui pergumulan teologis dan pertimbangan atas nilai dan tanda zaman, visi dan misi dirumuskan berdasarkan kajian Firman Allah yang berkata "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu" (Yoh. 14 : 27)

Tujuan GPID jangka panjang adalah mewujudkan persekutuan orang-orang percaya yang takut, taat, setia kepada Allah yang maha kuasa, Khalik Semesta Alam dan bertanggung jawab untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara menuju kehidupan yang adil, sejahtera, bersatu sesuai kesaksian Alkitab (Tata Gereja GPID, Tata Dasar Bab II, Pasal 5). Karena itu Visi GPID adalah perspektif Shalom Kerajaan Allah yaitu “TERWUJUDNYA DAMAI SEJAHTERA ALLAH DALAM PANGGILAN SEBAGAI GARAM DAN TERANG DUNIA”.Dimana kehadiran GPID dan warganya harus menjadi pembawa damai sejahtera Yesus Kristus, menjadi Garam dan Terang Dunia serta menjadi berkat di tengah masyarakat, bangsa, Negara dan dunia.

B. Misi

Misi (Inggris Mission) berarti : “Tugas, Perintah, Utusan atau Pengutusan”. Misi Gereja adalah Tugas yang diperintahkan TUHAN Yesus untuk dikerjakan Gereja sebagai Utusan TUHAN Allah di dalam Dunia. Misi adalah Tugas Kerasulan Gereja. Dalam pengertian itu maka Misi adalah “penjabaran” dari Visi.

Misi GPID adalah “Mewartakan, menghadirkan dan mewujudkan Syalom Kerajaan Allah di dunia ini, di Indonesia lebih khusus di Sulawesi Tengah, dengan mendorong dan menggalakkan partisipasi seluruh Warga Gereja untuk Bersaksi, Bersekutu dan Melayani dalam pembangunan sebagai Pengamalan Iman demi terciptanya Keadilan, Kesejahteraan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan(KKPKC)”.

Misi Tri Tugas Gereja bersifat tetap dan tidak berubah namun isi, bentuk dan wujud pelayanan Gereja selalu harus diuji, diperiksa, di evaluasi agar tetap relevan, dan aktual yang menjawab kebutuhan konteks pelayanan serta tantangan “roh zaman” dari masa ke masa. Hal ini berarti penjabaran Visi dan Misi Gereja harus memperhatikan lingkungan luas dimana Gereja hidup dan melayani. Karena itu, Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebija-kan Program GPID harus realistis, positif, kreatif, kritis namun konstruktif dan terbuka pada perubahan bagi kepentingan Keluarga Umat Manusia dan segala Makhluk Ciptaan.

Dalam 5 tahun kedepan, Misi GPID sebagai panggilan dalam bersekutu, bersaksi dan melayani adalah :

* GPID menjadi Gereja yang meningkatkan kualitas spiritual yang alkitabiah dan terus dituntun oleh Roh Kudus, dan yang nampak dalam perilaku kehidupan sebagai warga gereja, baik dalam persekutuan internal jemaat, antar jemaat maupun dalam kehidupan masyarakat luas (pilar pluralisme).
* GPID menjadi gereja yang hadir sebagai Garam dan Terang Dunia, dalam bentuk keterlibatan/partisipasi dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memelihara kerukunan antar/inter umat beragama (pilar Nasionalisme).
* GPID menjadi Gereja yang peduli terhadap keutuhan ciptaan melalui perhatian terhadap lingkungan hidup, semangat keesaan dan semangat persatuan dalam kepelbagaian sebagai warga gereja dan anak bangsa (pilar keutuhan ciptaan).

GPIDIMANUEL.COM - Pokok-Pokok Tugas Panggilan Bersama GPID adalah menyangkut Visi dan Misi yang akan mengarakan, membimbing GPID sebagai “Tubuh Kristus” dalam tugas pelayanan bersama ke masa depan dalam perspektif “Shalom Kerajaan Allah”. Dalam kemajemukannya, GPID membangun suatu kerang...

SEJARAH Gereja Protestan Indonesia Donggala: GPIDIMANUEL.COM -  Cikal bakal pelayanan GPID di Sulawesi Tengah, diawali d...
07/12/2021

SEJARAH Gereja Protestan Indonesia Donggala: GPIDIMANUEL.COM - Cikal bakal pelayanan GPID di Sulawesi Tengah, diawali dengan keberadaan kekristenan pada saat pemerintahan Hindia Belanda, disamping suku asli, juga mereka yang datang dari Minahasa, Sangihe, Talaud, Rampi, Seko, lalu menyusul pada era kemerdekaan dari Bali, Ambon, Jawa dan NTT serta suku/sub suku lain. Sebelum dilayani oleh GMIM, pelayanan kepada orang Kristen dilak*kan oleh pendeta pribumi dari Minahasa yang di tugaskan oleh De Protestante Kerk in Nederlandsch Indie atau di Indonesia dikenal dengan Indische Kerk (Gereja Protestan Indonesia).

Sejak 30 September 1934, pelayanan daerah ini dilak*kan oleh GMIM sebagai wilayah Pekabaran Injil. Dimana pada akhir 1937 tercatat ada sekitar 3.500 jiwa orang yang di layani, dan tersebar dalam 35 jemaat. Pada tanggal 28-31 Oktober 1964 dalam rapat BPS-GMIM memutuskan untuk memandirikan beberapa wilayah pekabaran Injil GMIM, salah satu-nya wilayah Pekabaran Injil Donggala.

Pada tanggal 18 Desember 1964 bertempat di Jemaat GMIM Sentrum Manado, secara resmi (de Jure) menyatakan Wilayah Pekabaran Injil Donggala lepas dari GMIM, dan selanjutnya diberi nama “Gereja Protestan Indonesia Donggala”. Pentahbisan GPID sebagai Sinode mandiri dilaksanakan dalam satu ibadah di Jemaat GPID Pniel Maesa Palu pada tanggal 4 April 1965, dan tanggal tersebut dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun GPID bersinode. Pada waktu lahirnya GPID bersinode, pelayanan meliputi 6 wilayah, 48 jemaat, 1.933 Kepala Keluarga, 11.600 jiwa. Dilayani oleh 8 orang Pendeta dan 3 Guru Injil.

Sejak berdirinya GPID dalam pelayanannya menggunakan system Presbiterial Sinodal, dimana sebelum tahun 2003 menerapkan struktur Jemaat - Wilayah - Sinode lalu berubah menjadi Jemaat – Sinode dan pada Sidang Tahunan Sinode GPID 2014 diputuskan untuk kembali menjadi Jemaat - Wilayah - Sinode hingga sekarang.

Dari segi pemahaman bergereja, warga GPID yang datang dari Minahasa (GMIM) dan Seko menganut pahan Calvinis, yang datang dari Bali (GKPB) dipengaruhi aliran Evangelical (Injili) dan Luteran. Sedangkan suku-suku asli penganut paham animisme dan dinamisme. Namun sebagai Gereja Bagian Mandiri GPI, dan yang berakar dari pelayanan GMIM, maka GPID menganut paham Calvinis, walaupun kini banyak aliran bermunculan seperti aliran Pentakosta, Karismatik dan Neo Karismatik yang juga turut mempengaruhi dalam pelayanan GPID.

Untuk menyatukan kemajemukan GPID, dibuat KONFESI GPID.

Hingga saat ini GPID memiliki 125 pendeta (Laki-laki 58 dan perempuan 67 ) dan Vikaris 10 orang yang melayani 173 Jemaat yang terdiri dari, 33 suku/subsuku, dengan jumlah 33.527 jiwa.

Jumlah Majelis Jemaat : 1.303 orang, yang terdiri dari :

Penatua = 875 orang (laki-laki 548, perempuan : 327).

Diaken = 428 orang (laki- laki 177, perempuan 251)

Jemaat-jemaat GPID berada di empat (4) Kabupaten dan satu (1) kota, yang tersebar di Desa, di lembah, pesisir pantai dan pegunungan yang merupakan daerah xqterpencil dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, suku bangsa, tingkat pendidikan, kelompok usia dan kategori baik secara fungsional maupun professional yang beraneka ragam yang merupakan sumber daya GPID.

GPIDIMANUEL.COM -  Cikal bakal pelayanan GPID di Sulawesi Tengah, diawali dengan keberadaan kekristenan pada saat pemerintahan Hindia Belanda, disamping suku asli, juga mereka yang datang dari Minahasa, Sangihe, Talaud, Rampi, Seko, lalu menyusul pada era kemerdekaan dari Bali, Ambon, Jawa dan NT...

Address

Gpid Jemaat Imanuel Lambanau
Palu
94479

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GPIDimanuel.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share