JESUS SAVES

JESUS SAVES Quotes from the Bible. LIKE IF JESUS IS LORD! Welcome to #1 JESUS SAVES
Contact Us and We will Pray For You Welcome to #1 JESUS SAVES.

Quotes from the Bible
LIKE IF JESUS IS LORD! Post a prayer, praise, verse, and pic!

30/04/2026

*BERBUAH MELALUI PEKERJAAN*
Jumat, 1 Mei 2026

Filipi 1:22a
"Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah."

Hari ini 1 Mei hari buruh (May day).
Tuhan memerintahkan kita untuk bekerja, baik itu di bidang konvensional (sekuler) maupun dalam pekerjaan kerohanian (pelayanan). Mana yang lebih penting? Kedua-duanya sama pentingnya di mata Tuhan. "Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah." (Titus 3:14).

Selain untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi diri sendiri dan keluarga, dengan bekerja kita bisa menjadi saluran berkat bagi orang lain.

Mustahil kita bisa memberi atau berbagi dengan sesama bila kita tidak bekerja atau tidak berpenghasilan. Selain itu kita juga harus bekerja untuk pekerjaan Tuhan, melayani Tuhan dan sesama.

Tidak harus menjadi fulltimer di ladang Tuhan, tetapi kita dapat mendukung pekerjaan Tuhan dengan berkat yang telah kita terima dariNya. "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya." (Amsal 3:9-10).

Ingin menjadi orang Kristen yang diberkati dan berbuah? Kuncinya adalah bekerja dan lakukan pekerjaan tersebut dengan baik. Bukankah masih ada orang Kristen yang mengharapkan berkat dari Tuhan, sementara ia sendiri tidak mau melakukan sesuatu?

Ada tertulis: "TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman."
(Ulangan 28:12).

Kata segala pekerjaanmu mengandung arti ada sesuatu yang kita kerjakan. Jadi di mana pun kita bekerja, bekerjalah dengan semangat dan sepenuh hati. Taruhlah minat yang besar terhadap pekerjaan kita dan jadilah pekerja yang taat di segala situasi dan di setiap waktu.

Seringkali kita menjadikan pekerjaan itu sebagai beban sehingga kita tidak menyukainya, bosan dan jenuh, bekerja pun menjadi sangat lamban. Bagaimana kita bisa diberkati jika demikian?

“*Jangan menunggu projek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka projek akan menunggumu”*
(Mother Teresa)

22/04/2026

*TAKUT AKAN TUHAN*
Rabu, 22 April 2026

Mazmur 31:20
"Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!"

Takut akan Tuhan adalah unsur penting dalam kehidupan orang percaya. Takut yang bagaimana? Ada banyak di antara kita yang takut akan banyak hal, seperti takut akan hantu, takut akan ketinggian, takut akan keramaian dan sebagainya. Takut akan Tuhan bukanlah seperti itu.

Pengertian takut akan Tuhan menjadi jelas jika kita mengerti siapa dan seperti apa Tuhan itu.

Secara Alkitabiah takut akan Tuhan berbicara tentang kekuatan, kebesaran, otoritas dan kekudusan Tuhan. Takut akan Tuhan di sini adalah wujud rasa takut dalam arti positif dan hormat kepada-Nya.

Artinya kita menghormati Dia karena kebesaranNya, kekudusanNya, keadilanNya dan juga kebenaranNya. Tanpa rasa takut akan Tuhan orang Kristen cenderung berpikir, berkata, dan berbuat sesuka hatinya sendiri.

Rasa takut akan Tuhan yang seperti ini juga tidak didasari oleh karena takut mengalami hukuman atau takut masuk neraka, karena jika ini yang terjadi maka rasa takut semacam ini tidak didasarkan pada kasih kepada Tuhan.

Takut akan Tuhan adalah ketetapan hati dan pikiran orang percaya yang tidak mau mengecewakan Tuhan melalui pikiran, ucapan dan tindakannya sebagai ekspresi kasih kepadaNya.

Jadi orang yang takut akan Tuhan akan berusaha untuk hidup seturut firmanNya, menjauhkan diri dari segala bentuk kejahatan dosa dengan kerelaan hatinya sendiri, bukan karena terpaksa atau karena dorongan dari orang lain.

Dalam Pengkotbah 12:13 dikatakan: "Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintahNya, karena ini adalah kewajiban setiap orang."

Ada berkat-berkat yang disediakan Tuhan bagi orang-orang yang takut akan Dia: Kita akan hidup dalam kebahagiaan dan ketenteraman.

Kita tidak akan kekurangan sesuatu pun yang baik dari Tuhan. Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau," (Mazmur 31:20a).

Kita akan diperhatikan oleh Tuhan Doa kita akan didengar dan dijawab Tuhan. “Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka."
(Mazmur 145:19).

*Orang yang takut akan Tuhan pasti akan mengalami semua kebaikan Tuhan!*

Mazmur 7:17 (TB)  (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Maha...
22/04/2026

Mazmur 7:17 (TB) (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.

Psalms 7:17 (KJV) I will praise the LORD according to his righteousness: and will sing praise to the name of the LORD most high.

*YESUS JURUSELAMAT*Kamis, 16 April 2026Yesaya 43:11“Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku."  S...
16/04/2026

*YESUS JURUSELAMAT*
Kamis, 16 April 2026

Yesaya 43:11
“Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku."

Sering dijumpai ada banyak orang Kristen merasa malu membuka jati dirinya sebagai pengikut Kristus di hadapan orang-orang dunia.

Sebagai pengikut Kristus (Kristen) seharusnya kita berbangga hati, sebab kita memiliki seorang Juruselamat. Karena kita memiliki Juruselamat maka ada jaminan keselamatan kekal bagi kita yang percaya kepada-Nya.

Orang-orang dunia menganggap bahwa Kristus itu tak lebih dari seorang pemimpin rohani bagi umat Kristen, atau nabi yang tak jauh berbeda dengan nabi-nabi lainnya.

Salah besar! Kristus itu bukan hanya pemimpin rohani, bukan hanya nabi, tapi Dia adalah Tuhan dan Sang Juruselamat, "...tidak ada juruselamat selain dari Aku." (Hosea 13:4),

Sebab:”keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
(Kisah 4:12).

Alkitab menyatakan bahwa barangsiapa percaya kepada Kristus tidak akan mengalami kebinasaan, melainkan beroleh jaminan hidup yang kekal.

Sebagai Juruselamat, Kristus rela mengorbankan nyawa-Nya mati di kayu salib untuk menebus dosa.

Dosalah yang membuat manusia hidup terpisah dan jauh dari Bapa; dosalah yang membuat manusia berada di dalam kebinasaan kekal; dosalah yang membuat manusia hidup dalam kutuk.

Karya pengorbanan Kristus ini mendekatkan kita dengan Bapa, bahkan kita yang percaya dalam nama-Nya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak-Nya (Yohanes 1:12). Adakah pemimpin rohani atau nabi yang seperti Kristus?

Tugas kita sekarang adalah mengerjakan keselamatan yang telah kita terima ini dengan takut dan gentar (Filipi 2:12).

Ini adalah proses yang harus kita kerjakan seumur hidup kita, karena keselamatan yang kita terima bisa hilang bila kita tidak secara tetap hidup di jalan Tuhan.

Jika saat ini kita mulai menyimpang dari jalan-jalan Tuhan, mari segeralah sadar. Adakalanya Tuhan harus menegur dan memperingatkan kita.

Bersyukurlah dan jangan memberontak! Sebab Tuhan lakukan ini dengan maksud dan tujuan yang jelas yaitu membentuk dan memurnikan hidup kita, sehingga keselamatan yang sudah Ia kerjakan tidak menjadi sia-sia.

*Kristus adalah satu-satunya Sang Juruselamat, tidak ada yang lain!*

15/04/2026

*KETENANGAN DI DALAM TUHAN*
Rabu, 15 April 2026

"Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku."
Mazmur 62:2

Dalam perjalanan hidupnya Daud,
mulai dari saat masih menjadi seorang penggembala domba hingga menjadi raja atas Israel, kehidupan Daud diwarnai dengan hal-hal yang menakutkan, sehingga ia merasa tidak aman.

Saat menggembalakan kawanan domba ayahnya ia harus berhadapan dan bergumul dengan binatang buas: singa dan juga beruang yang hendak menerkam domba-dombanya.

Jika ada singa atau beruang yang menerkam salah satu dombanya, Daud pun mengejarnya sampai ditemukan dan merebut kembali dombanya dari mulut singa atau beruang yang menerkamnya. Jadi, "Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini."
(1 Samuel 17:36a).

Namun saat melawan Goliat tidak ada rasa takut sedikit pun dalam diri Daud karena ia tahu bahwa Tuhan yang menyertainya, dan terbukti ia mampu mengalahkan pahlawan Filistin itu dan meraih kemenangan secara gemilang.

Ujian yang harus dilewati tidak hanya sampai di situ, Daud pun selalu dikejar-kejar oleh Saul yang hendak membunuhnya. Hidup Daud seperti berada di ujung tanduk dan nyaris di bunuh Saul.

Secara manusia ia kerapkali merasa takut dan kuatir, namun ia tetap tenang, karena ia yakin ada Tuhan yang tidak pernah meninggalkannya.

Inilah pernyataan Daud, "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."
(Mazmur 23:4).

Daud sadar bahwa rasa tenang dan aman itu tidak ditentukan atau dipengaruhi oleh keadaan dan suasana sekitar, orang lain, uang atau harta yang kita miliki atau kuasa-kuasa di luar Tuhan, tetapi rasa tenang dan aman hanya akan kita rasakan ketika kita dekat dengan Tuhan.

Karena Dia adalah "...tempat perlindungan kita." (Mazmur 62:9b); dengan kata lain jika kita merasa aman bukan berarti tidak ada masalah atau ujian, tetapi karena ada Tuhan.

Tuhan adalah jaminan rasa aman kita; perlindungan yang Dia berikan itu sempurna, dan melalui kuasa Roh Kudus Ia menopang, menghibur dan menguatkan kita senantiasa. Oleh karena itu mari percaya keapdaNya dengan sepenuh hati dan tidak bimbang. Percaya kepada Tuhan adalah keharusan bagi orang percaya.

*Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan semua beban kita kepada Tuhan dan kita pun tidak meninggalkan Tuhan dalam keadaan apa pun dan bagaimana pun, sehingga pastilah rasa tenang akan tinggal tetap di dalam hati kita!*

*HIDUP BENAR DI HADAPAN TUHAN*Senin, 13 April 20261 Tesalonika 5:23"Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluru...
13/04/2026

*HIDUP BENAR DI HADAPAN TUHAN*
Senin, 13 April 2026

1 Tesalonika 5:23
"Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita."

Tuhan menghendaki kehidupan anak-anakNya senantiasa kudus dan terpisah dari hal-hal duniawi, atau bisa dikatakan hidup selaras dengan firmanNya.

Karena itu kita harus menjaga seluruh roh, jiwa dan tubuh kita tanpa cacat cela setiap waktu dengan menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan.

Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan, kehidupan kita harus benar-benar berubah.

Perubahan itu harus tampak jelas. Kita harus mengubah diri dari tingkah laku kita yang lama dan hal-hal yang biasa kita lakukan, termasuk juga dalam hal berpikir, "...tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2), karena "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17).

Berjalan bersama Tuhan berarti hidup benar di hadapan Tuhan! Banyak orang berkata bahwa mereka sedang berjalan bersama Tuhan tapi tidak menjalani kehidupan sesuai standar Tuhan; mereka masih saja berkompromi dengan dosa.

Satu-satunya yang membedakan mereka dengan orang-orang dunia adalah mereka pergi ke gereja setiap minggu, sedangkan orang-orang di luar Tuhan tidak.

Berjalan bersama Tuhan juga berarti senantiasa membangun kekariban dengan Tuhan secara terus menerus, menit demi menit dan hari demi hari sampai nafas kita yang terakhir. Itulah yang disebut konsistensi dan ketekunan!

Tidak hanya itu, kita juga harus selalu menyenangkan hati Tuhan dan berserah penuh kepada kehendakNya di setiap aspek kehidupan. Ini berarti kita memiliki ketaatan penuh kepada Tuhan. Tidak peduli apa pun situasinya, kita tetap percaya kepada Tuhan dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan.

Oleh karena itu rasul Paulus mengingatkan, "Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji."
2 Korintus 13:5). Koreksi diri sendiri, jangan melihat keberadaan orang lain.

*Saat kita mulai belajar tentang Tuhan dan apa yang Dia inginkan, kita bisa berjalan maju bersamaNya dan menjaga hidup tetap suci, atau kita tetap tinggal dan menjadi stagnan.*

*Dapatkan renungan secara pribadi dengan berlangganan pada halaman ini*

https://www.facebook.com/100069400877243/subscribe/


Roma 12:14 (TB)  Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!  Romans 12:14 (KJV)  Bless them ...
12/04/2026

Roma 12:14 (TB) Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!

Romans 12:14 (KJV) Bless them which persecute you: bless, and curse not.




Happy Sunday
12/04/2026

Happy Sunday


15/04/2023

Tuhan tak pernah janji langit selalu biru, tetapi Dia berjanji SELALU menyertai.

Tetap BERSERAH dan JANGAN berputus asa.

09/08/2020

Philippians 4:23 (KJV)
The grace of our Lord Jesus Christ be with you all. Amen.

Address

Palembang

Telephone

+85382549600

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when JESUS SAVES posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to JESUS SAVES:

Share