04/10/2025
*Sambutan Ketua PCNU Ngawi oleh H.Rudi Tri Wahid S.Ag*
Pada Acara *MUSKERCAB II PCNU Kabupaten Ngawi*
Tema: *“Menguatkan Khidmah Jam’iyyah untuk Kemandirian Umat dan Kejayaan NU”*
---
*Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,*
Alhamdulillah, segala puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.
Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, para pengurus lembaga dan badan otonom, serta segenap kader Nahdlatul Ulama di seluruh tingkatan yang hari ini hadir dalam Musyawarah Kerja Cabang II PCNU Ngawi.
Tema yang kita angkat, *“Menguatkan Khidmah Jam’iyyah untuk Kemandirian Umat dan Kejayaan NU”* adalah panggilan tanggung jawab. Kita ingin memastikan NU di Ngawi tidak hanya berjalan, tapi benar-benar *berkhidmah, memberi manfaat, dan menjaga kejayaan umat*.
---
*Tatalaksana Organisasi*
Saudara-saudara sekalian, organisasi ini ibarat sebuah kendaraan. Mobil tidak akan bisa berjalan dengan baik jika ada onderdil yang macet atau rusak. Demikian p**a NU, seluruh perangkat harus berfungsi. Bila ada pengurus yang tidak berfungsi, maka demi keberlangsungan organisasi, harus dilakukan evaluasi bahkan pergantian.
Pada tahun pertama, ukuran kinerja pengurus bisa dilihat dari:
1. Tingkat kehadiran dalam acara rutin,
2. Penyelesaian tugas yang diberikan,
3. Semangat dan hiroh mengelola organisasi.
Evaluasi ini harus kita lakukan setiap 4 bulan sekali agar roda organisasi tetap sehat.
---
*Kelompok Kerja dan Peran Syuriyah*
Dalam rangka memperkuat manajemen, kita bentuk *kelompok-kelompok kerja (pokja)* yang melibatkan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah. Unsur Syuriyah juga berkenan untuk masuk dalam kelompok kerja, sehingga kerja-kerja organisasi berjalan beriringan.
Contoh: Pokja 1 wilayah Widodaren dan Mantingan, diketuai oleh BP. Mahsun Fuad.
Di tingkat MWC, ada 6 MWC yang perlu didampingi khusus agar bisa berkhidmah optimal di NU. Bahkan ada 1 MWC yang harus mendapat perhatian ekstra agar benar-benar mau mengurusi NU.
Demikian p**a lembaga: ada 4 lembaga yang butuh pendekata