23/03/2022
:: DIPANGGIL DENGAN SEBUAH RENCANA::
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yangterpanggil sesuai dengan rencana Allah. ROMA 8:28
Jaminan Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma adalah salah satu perikop Perjanjan Baru yang paling sering dikutip dan paling sedikit dimengerti. Ketika beberapa orang mendengar ayat ini, mereka menjadi marah karena mereka pikir Paulus mengatakan bahwa kejadian traumatis yang mereka alami adalah baik. Tetapi sama sekali bukan itu yang ia katakan.
Paulus mengajak kita untuk mengingat dalam setiap situasi, bahkan yang paling menyakitkan, hasil akhir permadani kehidupan kita. Kita harus ingat bahwa kasih, kebijaksanaan, dan kekuatan Allah mampu menenun benang berwarna gelap dengan yang berwarna cerah dalam kehidupan kita untuk menghasilkan sesuatu yang indah. Dalam kepedihan, yang dapat kita lihat hanyalah bagian belakang permadani, tetapi kita dapat memastikan bahwa Allah akan menghasilkan sesuatu yang indah daripadanya.
Walaupun Allah berjanji turut bekerja untuk kebaikan kita, janji dari ayat ini bukanlah bahwa segala sesuatu akan berjalan seperti yang kita harapkan. Allah adalah sang penenunnya, dan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan kita adalah benangnya. Hidup kita hanyalah perkakas tenun tempat Dia membuat mahakarya-Nya. Dalam banyak kasus, kita menemukan bahwa desain Allah sangat berbeda dari yang kita harapkan, impikan, atau bahkan bayangkan. Kita dapat mengikuti desain yang telah Dia rancang, atau kita bisa terus memaksakan kehendak kita. Yang satu mengarah pada kehidupan dan damai sejahtera; sedang yang lainnya, pada kemarahan dan keputusasaan. Pilihlah dengan bijak, dengan iman kepada Allah dan rancangan-Nya.