16/04/2026
๐บ๐๐๐๐๐๐ ๐ฎ๐๐๐๐๐ "๐บ๐๐๐' ๐ ๐บ๐๐๐๐"
Dimulai tahun 2016, di jemaat awal, Syalom Suluun, memutuskan untuk membeli sebidang tanah untuk pembangunan gereja baru. Pada tanggal 15 April 2019 dimulai dengan Ibadah Peletakan Batu Pertama, yang dipimpin oleh Pdt. Petra Yani Rembang, MTh, selaku Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya GMIM.
Selanjutnya pada tanggal 17 Januari 2026 diputuskan dalam Sidang Majelis Jemaat tentang Pemekaran Jemaat. Pada tanggal 13 Januari 2025 diputuskan dalan Sidang Majelis Jemaat bahwa pemekaran/peresmian Jemaat Baru yang dilaksanakan April 2026. Pada tanggal 20 Januari 2026 diputuskan dalam Sidang Majelis Jemaat bahwa nama gereja baru nantinya adalah 'Suluโ I Serap'.
Dalam bahasa Tontemboan (sub etnis Minahasa), kata ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ฎ' berarti cahaya atau terang, sedangkan bentuk suluโum mengandung makna keadaan yang telah terjadi, yaitu sudah bercahaya. Kata ๐ฌ๐๐ซ๐๐ฉ berhubungan dengan cahaya bulan yang tampak dan nyata, khususnya pada kondisi bulan yang memancarkan terang meskipun tidak selalu berada pada keadaan sempurna.
Secara historis, istilah "suluโ i serap" berkaitan erat dengan peristiwa pendirian kampung Suluun. Dalam peristiwa tersebut, tonaโas Palar meletakkan batu simbol peneguhan tempat tinggal. Peristiwa ini dilakukan di bawah cahaya bulan dan disertai dengan ungkapan spontan โsumuluโumโ atau โsemuluโumโ, yang berarti โbulan sudah bercahayaโ. Ungkapan tersebut menandai kepastian keputusan, legitimasi pendirian kampung, serta permulaan kehidupan bersama dalam suatu komunitas yang baru.
Dengan demikian, secara konseptual "Suluโ i Serap" dapat dimaknai sebagai cahaya yang telah dinyatakan dan menyala sebagai tanda peneguhan, penuntun arah, dan awal kehidupan yang baru. Makna ini menegaskan kehadiran terang yang nyata di tengah kondisi yang belum sepenuhnya ideal.
Dalam kesaksian Alkitab, terang dimaknai sebagai
- Tanda penyertaan Tuhan Allah
- Allah sebagai Sumber Terang
- Firman Allah sebagai Pelita Kehidupan
- Yesus Kristus sebagai Terang Dunia
- Panggilan Gereja sebagai Pembawa Terang
Nama gereja/jemaat "Suluโ i Serap" merupakan hasil teologi-kontekstual, atau penyatuan antara pengalaman historis-budaya masyarakat Suluun dengan iman Kristen. Sehingga makna dari "Suluโ i Serap" menunjuk pada terang Allah yang telah dinyatakan dalam sejarah, yang mencapai kepenuhannya dalam Yesus Kristus, dan yang terus dihadirkan melalui kehidupan dan pelayanan umat percaya.
Perlu diingat bahwa penentuan tanggal Paskah Kebangkitan Kristus sangat berhubungan dengan bulan purnama, yaitu satu minggu sesudah bulan purnama. Jadi secara teologis, "Sulu' i Serap" memiliki beberapa dimensi:
1. Revelasional, yakni terang sebagai penyataan, penyertaan kehendak dan kehadiran Allah;
2. Kristologis-liturgis, yakni Yesus Kristus yang bangkit (Paskah) dan menjadi Terang Dunia;
3. Ekklesiologis, yakni panggilan gereja untuk menjadi terang yang menyala dan memberi arah bagi dunia.
Pada hari Minggu, 5 April 2026, bertepatan dengan hari Paskah, diresmikanlah jemaat "Sulu' i Serap" sebagai jemaat GMIM yang ke-1085. Ibadah peresmian dilayankan oleh Pdt. Christian Luwuk, MTh, sebagai Wakil Sekretaris BPMS GMIM, bidang Koordinasi Program Antar Bidang dan Urusan Rumah Tangga Kantor Sinode GMIM.
Peresmian jemaat sekaligus dengan penerimaan Pendeta Hanny Montolalu dan pelantikan Ketua BPMJ yang pertama.
Jemaat "Sulu' i Serap" berada di wilayah pemerintahan desa Suluun Dua, kecamatan Suluun Tareran, kabupaten Minasaha Selatan, provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Tersebar di 9 kolom, 180 KK, 603 jiwa, 24 pelayan khusus:
1. Pdt. Hanny Montolalu, STh, Konselor
2. Pdt. Reyke Legrands, STh
3. GA. Ketty Runtuwene
4. Pnt. Jemmy Runtuwene (PKB)
5. Pnt. Leonardo Pomantow, S.ST.
6. Pnt. Frieyane Wokas, S.ST.
7. Pnt. Hendro Kojo (Klm 1)
8. Dkn. Serke Lumempow S.Pd (Kolom 1)
9. Pnt. Djeby Runtuwene (Kolom 2)
10. Dkn. Novita Leleng (Kolom 2)
11. Pnt. Jhon Runtuwene (Kolom 3)
12. Dkn. Seske S. M. Merentek S.Pd. (Kolom 3)
13. Pnt. Joudy J. S. Rau SE (Kolom 4)
14. Dkn. Lucky Runtuwene (Kolom 4)
15. Pnt. Deif Ceydi Tengor (Kolom 5)
16. Dkn. Debby Regar (Kolom 5)
17. Pnt. Helmy Runtunuwu S.Pd. (Kolom 6)
18. Dkn. Adri Alfrits Lapian (Kolom 6)
19. Pnt. Alexander Runtuwarow (Kolom 7/Wakil Ketua)
20. Dkn. Deif Jocke Tengor (Kolom 7)
21. Pnt. Meidy Wolah (Kolom 8)
22. Dkn. Neksen Guenly Tumober (Kolom 8)
23. Pnt. Sermy Regar (Kolom 9)
24. Dkn. Serlinda S. Mamonto, S.Pd (Kolom 9)
Dengan 2 orang kostor: Alfian Tengor, Freddy Leleng