GMAHK Nazareth Kulo Tondano

GMAHK Nazareth Kulo Tondano 𝓜𝓪𝓽𝓲𝓾𝓼 28:19
𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾 𝓹𝓮𝓻𝓰𝓲𝓵𝓪𝓱, 𝓳𝓪𝓭𝓲𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓼𝓮𝓶𝓾𝓪 𝓫𝓪𝓷𝓰𝓼𝓪 𝓶𝓾𝓻𝓲𝓭-𝓚𝓾 𝓭𝓪𝓷 𝓫𝓪𝓹𝓽𝓲𝓼𝓵𝓪𝓱 𝓶𝓮𝓻𝓮𝓴𝓪 𝓭𝓪𝓵𝓪𝓶 𝓷𝓪𝓶𝓪 𝓑𝓪𝓹𝓪 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓷𝓪𝓴 𝓭𝓪𝓷 𝓡𝓸𝓱 𝓚𝓾𝓭𝓾𝓼,🙏😇

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*25 MEI 2026**SAUDARI BETSY**"Hendaklah masin...
24/05/2026

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️

*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*
𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽

*25 MEI 2026*

*SAUDARI BETSY*

*"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita" (2 Korintus 9: 7).*

Pada ada bulan Februari 1859, James White dengan gembira mengumumkan hasil kerja komite yang telah mengkaji cara membiayai pekerjaan gereja. Ia mengajukan sebuah konsep yang dikenal sebagai Kebajikan Sistematis, yang akan menyediakan cara bagi setiap anggota untuk memberi secara teratur guna mendukung gereja.

Cukup yakin bahwa rencana itu berasal dari Tuhan, White menekankan 1 Korintus 16: 2 untuk membenarkan persembahan mingguan dan ayat-ayat seperti 2 Korintus 9: 5-7, yang mengemukakan prinsip-prinsip menuai apa yang kita tabur dan fakta bahwa Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

White tidak hanya mengumumkan rencana baru Kebajikan Sistematis, tetapi ia juga menetapkan pedomannya. Setiap pria yang berusia 18-60 tahun harus memberi sumbangan sebesar 5 hingga 25 sen per minggu, sementara wanita dalam kelompok usia yang sama harus menyumbangkan 2 hingga 10 sen, dan kedua kelompok harus menambahkan 1 hingga 5 sen lebih banyak untuk setiap properti senilai 100 dolar AS yang mereka miliki.

Mengikuti contoh 1 Korintus 16: 2, dana Kebajikan Sistematis dikumpulkan pada Minggu pagi ketika bendahara mengunjungi rumah setiap anggota dengan membawa wadah persembahan dan buku catatan Kebajikan Sistematis bersama mereka.

Proses seperti itu, seperti yang Anda duga, tidak disambut dengan antusiasme yang meluap-luap dari semua orang. Namun, James White, dua tahun kemudian, memberikan pandangan yang menggembirakan terhadap aturan tersebut ketika ia menulis bahwa "semua orang mengharapkan" kedatangan bendahara "dan semua orang bersiap menyambutnya dengan tangan terbuka dan dengan perasaan yang gembira." Ia melanjutkan, "tidak seorang pun merasa lebih miskin, tetapi semua orang merasa lebih bahagia setelah menyumbangkan sejumlah kecil uang mereka ke perbendaharaan gereja."

Tetapi apa yang harus dilakukan dengan dana tersebut ternyata menjadi masalah. Awalnya, White menyarankan agar setiap jemaat dapat menggunakannya sesuai keinginan mereka. Kemudian, ia mengusulkan agar setiap gereja menahan setidaknya 5 dolar AS untuk membantu pendeta yang berkunjung dan kemudian mengirimkan sisanya untuk pusat penginjilan di Michigan.

Kebajikan Sistematis, atau yang kemudian dianggap banyak orang sebagai Saudari Betsy, merupakan sebuah langkah maju, tetapi masih jauh dari kebutuhan gereja. Dan lebih dari itu, para penganut Sabat pada tahun 1859 masih kekurangan cara sistematis untuk memanfaatkan dana atau membayar pendeta.

Kebanyakan dari kita saat ini bersyukur bahwa bendahara gereja tidak muncul dengan buku catatan di tangannya di teras rumah kita setiap hari Minggu pagi. Tuhan telah menuntun kita ke cara yang lebih baik yang tidak terlalu mengganggu tetapi lebih memadai untuk mendanai gereja-Nya.

_________________

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Happy Sabbath Day 🙏😇
22/05/2026

Happy Sabbath Day 🙏😇

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*02 MEI 2026**MEMAHAMI DOKTRIN KARUNIA ROH - ...
01/05/2026

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️

*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*
𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽

*02 MEI 2026*

*MEMAHAMI DOKTRIN KARUNIA ROH - 2*

"Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh" (Mazmur 119: 130).

Kemarin kita mencatat bahwa James White menyoroti supremasi Alkitab sebagai guru bagi orang Kristen dalam hal tugas-tugas mereka. Menurutnya, fungsi karunia bernubuat bukan hanya untuk menegaskan kebenaran-kebenaran yang telah dikumpulkan dari Alkitab dan untuk membantu menyatukan umat Allah dalam ajaran-ajaran Alkitab, tetapi juga untuk "membawa Anda kembali kepada Alkitab" itu sendiri.

Lihat poin penting di sini. Salah satu fungsi karunia roh yang sebenarnya adalah untuk membawa orang kembali kepada Alkitab. Dalam menjelaskan hal itu, James menemukan pemahaman yang penting. Terlalu sering orang Advent gagal memahami peran karunia roh yang sebenarnya. Beberapa orang bahkan menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga untuk mempelajari tulisan-tulisan Ellen White daripada Alkitab.

Tindakan seperti itu bertentangan dengan pemahaman tentang pekerjaannya yang dikemukakan oleh James dan Ellen White serta semua pelopor Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh lainnya. Dari sudut pandang Ellen White, orang-orang seperti itu telah menjadikan "terang yang lebih kecil" menjadi "terang yang lebih besar" dengan menempatkan Alkitab di tempat kedua.

Ia menulis, "Firman Allah cukup untuk menerangi pikiran yang paling kabur dan dapat dipahami oleh mereka yang memiliki keinginan untuk memahaminya. Namun terlepas dari semua ini, beberapa orang yang mengaku menjadikan firman Allah sebagai pelajaran mereka, malah ditemukan hidup dalam pertentangan langsung dengan ajaran-ajarannya yang paling jelas. Kemudian, Allah juga memberikan kesaksian yang jelas dan terarah, membawa mereka kembali kepada firman yang telah mereka abaikan untuk diikuti, sehingga tidak ada lagi alasan bagi pria dan wanita untuk mengatakan bahwa mereka tidak memperoleh terang," (5T, hlm. 663).

Sekali lagi, "Saudara J. akan membingungkan orang-orang dengan berusaha membuat terang yang telah diberikan Tuhan melalui kesaksian-kesaksian seakan-akan merupakan tambahan bagi Firman Tuhan. Dan itu adalah penyajian terang dengan cara yang salah. Tuhan telah melihat dengan tepat bahwa kesaksian-kesaksian ini bertujuan untuk membawa pikiran umat-Nya kepada firman-Nya" (ibid.) Dalam hubungan yang lain Ellen White menulis "Karena sedikit perhatian diberikan kepada Alkitab, maka Tuhan telah memberikan terang yang lebih kecil untuk menuntun pria dan wanita kepada terang yang lebih besar" (CM 125).

Para pelopor Advent secara konsisten menegaskan peran Ellen White sebagai penunjuk jalan kepada Alkitab dan bukan sebagai sumber doktrin. Bahkan, satu alasan saya secara pribadi percaya bahwa dia adalah seorang nabi sejati adalah karena dia terus-menerus mengarahkan para pembacanya kepada Yesus sebagai Juruselamat dan kepada Alkitab sebagai terang. Semoga hari ini kita mengikuti nasihatnya.

________________

3 likes, 2 comments. "MEMAHAMI DOKTRIN KARUNIA ROH - 2 l RENUNGAN HARIAN l 02/05/2026"

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*01 MEI 2026**MEMAHAMI DOKTRIN KARUNIA ROH - ...
30/04/2026

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️

*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*
𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽

*01 MEI 2026*

*MEMAHAMI DOKTRIN KARUNIA ROH - 1*

"Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh" (1 Korintus 12:28).

Mengenai pemahaman baru tentang topik waktu memulai Sabat pada tahun 1855, kita telah mencatat serangkaian peristiwa yang pasti: (1) ketidaksepakatan umum tentang topik tersebut; (2) pendalaman Alkitab yang menyeluruh; (3) kesepakatan umum tentang temuan dari pendalaman Alkitab, dengan beberapa pengecualian di antara mereka yang masih bertahan dengan pemahaman lama; (4) dan penglihatan dari Ellen White yang meneguhkan hasil pendalaman Alkitab yang membawa persatuan di antara orang-orang percaya.

Rangkaian peristiwa itu memunculkan beberapa pemikiran dalam benak kita. James White mengemukakan salah satunya. Ia mengatakan: "Pertanyaan yang muncul secara alami adalah jika penglihatan diberikan untuk memperbaiki kesalahan, lalu mengapa Ellen White tidak lebih cepat melihat kesalahan soal waktu memulai Sabat pada pukul enam yang selama ini diyakini?" Ia menyatakan, "pertama-tama saya selalu bersyukur bahwa Tuhan memperbaiki kesalahan pada waktu yang sesuai dengan-Nya, dan tidak membiarkan perpecahan yang tidak menyenangkan terjadi di antara kita mengenai hal itu....

"Tampaknya bukanlah keinginan Tuhan untuk mengajar umat-Nya melalui karunia-karunia Roh dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan Alkitab sebelum hamba-hamba-Nya menyelidiki firman-Nya dengan tekun. Ketika pertentangan mengenai waktu untuk memulai Sabat, di mana sebagian besar telah mantap, dan sebagian yang lain berada dalam bahaya ketidakselarasan dengan jemaat dalam pemahaman ini, maka saat itu adalah waktu yang tepat bagi Allah untuk mengagungkan kebaikan-Nya dalam memberikan karunia Roh-Nya untuk menyelesaikan pekerjaan secara tepat. Kitab Suci yang kudus diberikan kepada kita sebagai penuntun iman dan tindakan, sehingga kita diperintahkan untuk menyelidikinya....

"Biarlah karunia-karunia itu memiliki tempat yang tepat di gereja. Tuhan tidak pernah menempatkan karunia roh di garis depan, dan memerintahkan kita untuk memandangnya sebagai penuntun di jalan kebenaran, dan jalan menuju Surga. Firman yang telah ditinggikan-Nya itulah pemimpin. Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah pelita manusia untuk menerangi jalannya menuju kerajaan. Ikutilah itu, tetapi jika Anda menyimpang dari kebenaran Alkitab, dan berada dalam bahaya tersesat, mungkin saja Tuhan akan mengoreksi Anda pada waktu yang dipilih-Nya, dan membawa Anda kembali ke Alkitab."

Bersyukurlah kepada Tuhan atas karunia-Nya, termasuk karunia bernubuat melalui Roh Kudus. Umat beriman mula-mula menghargai karunia tersebut tetapi berusaha untuk menempatkannya pada tempat yang "tepat". Di mata mereka, Alkitab adalah pusatnya. Dan karunia-karunia Roh bermanfaat untuk mengarahkan mereka kembali kepada wahyu Allah dalam Kitab Suci.

_________________

1 like. "MEMAHAMI DOKTRIN KARUNIA ROH - 1 l RENUNGAN HARIAN l 01/05/2026"

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*30 APRIL 2026**KAPAN MEMULAI SABAT? - 3* "Se...
29/04/2026

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️

*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*
𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽

*30 APRIL 2026*

*KAPAN MEMULAI SABAT? - 3*

"Setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian" (Kisah Para Rasul 17: 11).

Alkitab dan menyelidikinya dengan tekun merupakan hal yang utama bagi para penganut Advent hari Sabat yang mula-mula. Demikianlah, seperti yang kita lihat kemarin, tentang waktu untuk memulai dan mengakhiri Sabat.

James White melaporkan bahwa pendalaman Alkitab oleh Andrews pada akhir tahun 1855 telah meyakinkan hampir semua yang hadir bahwa waktu matahari terbenam adalah waktu yang tepat memulai Sabat. Ia tidak ragu lagi untuk ikut dalam kelompok itu.

Namun tidak semua orang setuju dengan kesimpulan Andrews. Seperti yang dikatakan White, "Bates, dan beberapa orang lainnya" pada saat itu tidak selaras dengan jemaat. Bates telah mengajarkan pandangannya tentang pukul 18.00 selama satu dekade, dan ia bersikeras mempertahankan pendapatnya.

Di sinilah masalahnya. Beberapa pemimpin gerakan itu berpegang teguh pada posisi lama bahkan setelah pelajaran Alkitab dengan jelas mengemukakan ayat demi ayat bahwa "senja" dalam Alkitab dimulai saat matahari terbenam dan, oleh karena itu, Sabat juga harus dimulai saat matahari terbenam, menurut definisi Alkitab. Bagaimanapun, Tuhan telah dengan jelas mengajarkan bahwa "dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu" (Imamat 23: 32).

Meskipun bukti studi Alkitab sudah jelas mengenai topik tersebut, namun "Bates, dan beberapa orang lainnya" masih berusaha membenarkan pandangan lama mereka dengan penerapan "logis" berdasarkan pikiran mereka yang ditunjang oleh ayat-ayat yang diambil dari sana-sini.

James White tidak menyebutkan siapa "beberapa orang lain" yang menentang jemaat mengenai topik waktu memulai hari Sabat. Namun, Uriah Smith memberi tahu kita setidaknya siapa yang satu dari mereka. Dia adalah Ellen White.

Ketegangan atas masalah ini, dengan dua dari tiga pendiri gerakan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang tidak selaras dengan mayoritas, pastilah hal yang serius dan jelas bagi semua orang.

Dua hari setelah Andrews menyampaikan kajiannya, James kemudian mengenang, mereka "mengambil waktu khusus untuk berdoa" di mana "Nyonya White mendapat penglihatan, salah satunya adalah bahwa waktu matahari terbenam adalah benar. Hal itu menyelesaikan masalah dengan Sdr. Bates dan yang lainnya, dan sejak itu keharmonisan umum terjalin di antara kami mengenai hal ini."

S**a atau tidak, masih ada saja hal-hal yang membuat kita di gereja tidak sependapat. Kita dapat bersyukur bahwa Tuhan selalu bersedia membimbing umat-Nya menuju persatuan.

________________

2 likes, 1 comment. "KAPAN MEMULAI SABAT? - 3 l RENUNGAN HARIAN l 30/04/2026"

18/04/2026
Have a Beautiful SABBATH Day 🙏😇
03/04/2026

Have a Beautiful SABBATH Day 🙏😇

30/03/2026

Renungan MALAM 📖
30 Maret 2026

Tanpa kamu sadari, hari ini kamu sedang hidup di atas doa-doamu yang lampau - doa yang sudah kamu lupa, tapi Tuhan tidak pernah lupa.

Setiap kata yang pernah kamu bisikkan dalam lelah dan air mata, Dia simpan dengan setia.

Dan sekarang, pelan-pelan, tanpa kamu minta ulang - Dia sudah mulai menjawab.

Kalau hari ini kamu masih berdiri dan masih kuat, itu bukan kebetulan - itu doa-doamu yang sedang jadi kenyataan.

TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku ( Mazmur 6:10 )

Amin 🙏
Selamat malam 🌃

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*12 MARET 2026**SABAT DAN PENGLIHATAN APOKALI...
11/03/2026

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️

*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*
𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽

*12 MARET 2026*

*SABAT DAN PENGLIHATAN APOKALIPTIK-1*

_"Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu" (Wahyu 11: 19)._

Beberapa hari yang lalu kita mempelajari buku kecil tentang Sabat yang diterbitkan Joseph Bates pada bulan Agustus 1846. Kita mencatat bahwa edisi pertama berjudul The Seventh Day Sabbath, a Perpetual Sign, sebagian besar mengemukakan pemahaman Gereja Baptis Hari Ketujuh tentang Sabat. Yaitu, bahwa hari ketujuh adalah hari yang benar dan bahwa gereja telah mengubahnya pada periode abad pertengahan.

Kita juga melihat bagaimana buku itu mengubah orang-orang kulit putih dan Hiram Edson serta para pelajar Bait Suci surgawi lainnya kepada Sabat. Diskusi antara Bates dan orang-orang tersebut menuntunnya kepada pemahaman yang lebih lengkap tentang implikasi Sabat hari ketujuh dalam periode sebelum kedatangan Kristus. Bates mengemukakan pemahamannya yang lebih mendalam tentang Sabat pada Januari 1847 melalui Sabat Hari Ketujuh edisi kedua. Meskipun buku itu hanya memiliki tambahan 14 halaman, namun itu disajikan dalam kerangka yang mudah diinterpretasikan, di mana pemahaman itulah yang kemudian menjadi dasar semua pemikiran teologi para penganut hari Sabat di masa depannya.

Salah satu wawasan utama yang menjadi penekanannya adalah pada Wahyu 11: 19: "Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya." Joseph telah memahami fakta yang selaras dengan pemahamannya tentang Bait Suci surgawi yang berkaitan dengan Daniel 8: 14. Sementara setiap penglihatan dalam Wahyu dimulai dengan adegan Bait Suci di paruh pertama kitab itu, semuanya terjadi di tempat kudus. Namun, mulai dari Wahyu 11: 19 fokusnya beralih ke Bilik yang Mahakudus. Dengan kata lain, Bates melihat bahwa kitab Wahyu sendiri menghubungkan pembukaan Bilik Mahakudus di Bait Suci surgawi dengan peristiwa akhir zaman.

Namun, yang lebih penting baginya adalah isi tabut itu. Seperti yang dikatakannya, "Bait Suci ini telah dibuka untuk suatu tujuan." Tujuan itu, menurut pandangannya, adalah untuk menonjolkan Sepuluh Perintah Tuhan, bagian terpenting dalam tabut perjanjian (Ulangan 10: 5).

Bates mulai memahami bahwa inti dari Kitab Wahyu menghubungkan Kedatangan Kedua, pembukaan Bilik Mahakudus di Bait Suci surgawi pada akhir zaman, dan pentingnya Sepuluh Perintah Tuhan, yang terjadi tepat sebelum kedatangan Kristus. Pemahaman itu menjadi lebih jelas baginya dalam Wahyu 12-14.

Tuhan, tolonglah kami untuk melihat apa yang Engkau coba ajarkan kepada kami di bagian penting dari akhir zaman itu.

___________________

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*11 MARET 2026**INJIL SECARA SEKILAS*_"Sebab ...
10/03/2026

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️

*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*
𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽

*11 MARET 2026*

*INJIL SECARA SEKILAS*

_"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada seorang pun yang memegahkan diri" (Efesus 2: 8, 9)._

Bates memang telah dapat meyakinkan Sabat kepada dua pendiri Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh lainnya, tetapi mereka tidak menerima legismenya.

James White, misalnya, secara gamblang menjelaskan ketika dia menulis: "Haruslah dipahami dengan jelas bahwa tidak ada keselamatan dalam hukum Taurat, artinya, tidak ada nilai penebusan dalam hukum Taurat."

Bagi White, yang terpenting adalah memiliki "iman yang hidup dan aktif kepada Yesus." Berbicara perihal pekabaran Miller pada tahun 1850, ia menyatakan bahwa pekabaran itu "membawa kita ke kaki Yesus, untuk mencari pengampunan atas semua dosa kita, dan keselamatan yang cuma-cuma dan penuh melalui darah Kristus."

Sementara White mengimbau orang-orang untuk "menaati dan menghormati [Tuhan] dengan menaati perintah-perintah-Nya," ia juga menulis bahwa "kita harus mencari pengampunan penuh dan cuma-cuma atas semua pelanggaran dan kesalahan kita, melalui pendamaian oleh Yesus Kristus, sekarang sementara la memohon dengan pengorbanan-Nya di hadapan Bapa."

Ellen sependapat dengan suaminya. Yang paling mencerahkan adalah pelajaran tentang orang muda kaya dalam Matius 19 dalam pelayanannya yang panjang. Hal itu sangat berbeda dengan yang disampaikan Bates, Smith, dan Butler. Ia tidak pernah mengutip Yesus dalam konteks itu yang mengatakan bahwa cara untuk memperoleh surga adalah dengan menuruti hukum.

Sebaliknya, ia selalu menunjuk melampaui apa yang ia sebut sebagai pemahaman "eksternal dan dangkal" dari orang muda kaya tersebut (dan juga Bates) kepada kebutuhan yang lebih mendalam akan transformasi total yang hanya dapat terjadi melalui hubungan pribadi dengan Kristus.

Baginya, pelajaran dari Matius 19: 16, 17 bukanlah bahwa seseorang dapat memperoleh keselamatan melalui hukum Taurat, tetapi bahwa orang muda yang kaya itu telah gagal total. Meskipun benar, katanya, bahwa ia menaati aspek-aspek luar dari Sepuluh Perintah Allah, namun ia tidak melihat bahwa hukum Taurat berakar pada kasih Allah. Baginya, orang muda yang kaya itu tidak diselamatkan dengan menaati perintah-perintah Tuhan, tetapi ia telah hilang sepenuhnya (lihat, misalnya, 2SG 239–243; DA 518-523; COL 390-392).

Sahabat terkasih, salah satu pemahaman terpenting yang kita butuhkan untuk kehidupan sehari-hari adalah hubungan hukum dengan Injil yang menyelamatkan. Kita akan mengulas pesan Injil secara mendalam menjelang akhir tahun ini. Namun, hari ini kita perlu memulai perjalanan kita mengenai topik ini.

___________________

♥️🅁🄴🄽🅄🄽🄶🄰🄽 🄷🄰🅁🄸🄰🄽 ♥️*💒🄹🄰🄽🄶🄰🄽 🄺🄸🅃🄰 🄼🄴🄻🅄🄿🄰🄺🄰🄽 🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷💒*𝓞𝓵𝓮𝓱: 𝓖𝓮𝓸𝓻𝓰𝓮 𝓡. 𝓚𝓷𝓲𝓰𝓱𝓽*11 MARET 2026**INJIL S...

Address

Jalan Tondano Kamangta , Kel. Wewelen Lingk. VI
Minahasa

Opening Hours

09:00 - 18:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GMAHK Nazareth Kulo Tondano posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share