KPDP GMIM Zaitun Talikuran

KPDP GMIM Zaitun Talikuran Yohanes 13 : 35
“ Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-KU, yaitu jikalau kamu saling mengasihi “

02/09/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
Selasa, 3 September 2024
(Khadim : Pnt. Anita Lumentut-Pangau)

" Karunia Roh untuk kepentingan bersama "

💜1 Korintus 12:7💜
7) Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sebagai contoh salah satu desa, sebut saja desa Parentek, kecamatan Lembean Timur, kabupaten Minahasa ada beberapa halaman rumah milik warga setempat di tanam pohon mangga. Mereka biasa menyebutnya mangga 'apel' namanya. Uniknya, walaupun tinggi pohon mangga baru sekitar 1-2 meter, namun buah yang dihasilkan cukup lebat dan mudah dipetik. Menurut cerita, penduduk di sana menerima bibit mangga tersebut secara bersama-sama dan langsung di tanam. Pohon ini kemudian tumbuh subur dan buahnya dinikmati oleh keluarga dan warga desa setempat. Buah mangga tersebut bukan hanya dinikmati oleh mereka tapi juga semua orang yang datang apalagi di wilayah tersebut menjadi objek wisata pantai, sehingga buah itu juga menambah penghasilan keluarga.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Seandainya bibit mangga yang diterima itu tidak pernah di tanam. Maka dipastikan bibit itu hanya terpendam sia-sia, tidak berguna dan tidak menghasilkan dan bermanfaat bagi banyak orang. Rasul Paulus dalam tulisannya, menyebutkan bahwa kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh' . Kalimat ini menjelaskan bahwa pada dasarnya tiap-tiap orang percaya memperoleh karunia sebagai penyataan atau manifestasi Roh Kudus. Sebagaimana iman kepada Yesus sebagai Tuhan membuktikan bahwa Roh Kudus telah bekerja di dalam diri orang percaya (ay.3), demikian p**a keberadaan karunia menunjukkan keberadaan dan pekerjaan Roh Kudus. Karunia yang dimiliki tiap orang bisa sama namun pada umumnya juga berbeda. Karunia di berikan Allah, bagi tujuan mulia yakni "untuk kepentingan bersama". Tujuan ini tentunya akan terwujud apabila, karunia tersebut mau dikerjakan dan di kembangkan.
Allah memang memberikan karunia itu, tapi Allah hanya mau dan turut bekerja dengan orang yang bersedia bekerja. Dalam Roma 8:28, Paulus menulis "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah" Perhatikan ayat ini, bahwa Allah berperan dengan 'turut berkerja' . Karena itu, kita juga harus bekerja. Jika telah bekerja, maka Allah akan turut serta dengan kita. Dia memberi kepada kita kekuatan, kemampuan, semangat dan hikmat.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Karunia rohani yang tidak dikerjakan, sama seperti biji atau bibit mangga yang dipendam, tidak di tanam. Tak akan jadi berguna. Tidak berbuah dan tidak jadi berkat. Namun ingatlah, bahwa karunia rohani yang dianugrahkan kepada kita tujuannya untuk kepentingan bersama, membangun jemaat bukan untuk disombongkan dan di pamerkan. Apalagi menganggap diri lebih rohani dari pada orang lain. Tindakantindakan seperti itu bukan hanya tidak bijaksana namun juga tidak alkitabiah. Amin

Doa : Ya Tuhan terima kasih, karena Engkau menganugerahkan kepada gereja milik-Mu beragam karunia rohani. Tolonglah kami agar dapat memakai karunia itu secara bertanggung jawab. Amin.

02/09/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
Senin, 2 September 2024
(Khadim : Dkn. Joula Tendean-Silap, S.Pd)

" Karunia Rohani, Pelayanan dan Perbuatan ajaib "

💜1 Korintus 12:4-6💜
(4) Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
(5) Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
(6) Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Memiliki karunia rohani, kemampuan untuk melayani dan melakukan pekerjaan-pekerjaan ajaib/mulia seharusnya menjadikan orang percaya rendah hati atau tidak sombong.
Karunia rohani adalah anugerah spiritual (rohani) yang diberikan kepada semua orang percaya dalam menjalankan tugas pelayanan dalam persekutuan (gereja). Tuhan memberikan karunia-karunia rohani untuk memupuk dan menguatkan gereja-Nya dalam melaksanakan pelayanan-Nya. Karunia untuk membangunkan gereja yang bersatu untuk bersedia menyempurnakan misi-Nya di dunia. Kegunaannya untuk saling melengkapi dan membangun sehingga terwujud pertumbuhan iman jemaat. Tapi pada kenyataannya, orang-orang yang diberikan karunia-karunia rohani lebih s**a membanding-bandingkan karunia yang dimiliki. Sementara Allah, Sang Pemberi karunia justru dilupakan. Begitupun dengan mereka yang melayani dan bekerja dalam pekerjaan-pekerjaan mulia, juga terjebak pada perdebatan soal siapa yang paling unggul dari pekerjaan mereka.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Firman saat ini, mengingatkan jemaat Korintus mengenai; karunia rohani, pelayanan dan pekerjaan-pekerjaan ajaib itu sebenarnya berasal dari sumber yang sama yakni Allah dan diperlukan untuk membangun jemaat. Karunia bukanlah ciri khas istimewa yang dimiliki oleh beberapa orang, melainkan pemberian yang diterima dari Allah. Rupa-rupa karunia itu dibagi kepada jemaat-jemaat Kristus, oleh Roh yang sama. Dasar pemberian karunia adalah anugerah Allah dan setiap karunia rohani diperlukan untuk kepentingan jemaat. Rupa-rupa pelayanan, tapi satu Tuhan. Pelayanan berkaitan dengan tugas di tengah-tengah jemaat, baik yang jasmani maupun yang rohani. Bagi Paulus pelayanan itu setaraf dengan karunia-karunia Roh. Dengan begitu, baik 'karunia' maupun ‘pelayanan' tidak dimaksudkan untuk kehormatan orang yang menerimanya, tetapi untuk melayani sesama. Semua karunia rohani dan pelayanan dalam jemaat, adalah wujud dari pekerjaan Allah yang dikerjakan melalui semua orang. Allah terus berkarya dalam jemaat, melalui bermacam cara (karunia, pelayanan dan pekerjaan).

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Seperti jemaat Korintus, pesan Paulus juga berlaku bagi kita, sebagai warga GMIM. Kita diajak agar melaksanakan tugas panggilan yakni bersekutu, bersaksi dan melayani. Kita juga meyakini bersama, bahwa untuk melaksanakan tugas panggilan gereja, tiap-tiap orang telah dilengkapi dengan karunia-
karunia Roh. Maka berlakulah sebagai pelayan yang benar-benar di utus oleh Tuhan. Ingat bahwa semua jenis karunia rohani yang kita miliki dan semua pekerjaan dan pelayanan yang diembankan pada kita bersumber dari Allah. Kita pun jadi berguna karena Allah bersedia memakai kita. Kalau kita punya karunia, itu bukan karena kita hebat tapi karena Allah bermurah hati pada kita. Amin.

Doa: Tuhan, terima kasih karena Engkau telah menganugerahkan berbagai karunia Roh dan memberikan beragam pekerjaan dan pelayanan kepada kami. Bimbinglah Tuhan, supaya semuanya dapat kami kerjakan dengan sungguh-sungguh. Amin.

Program Baca Alkitab Jezata (Kolom 1)Minggu, 25-8-2024, Kel. Pelealu Suoth(1 Tawarikh 10 - 11) ✅Senin, 26-8-2024, KPDP(1...
01/09/2024

Program Baca Alkitab Jezata
(Kolom 1)

Minggu, 25-8-2024, Kel. Pelealu Suoth
(1 Tawarikh 10 - 11) ✅
Senin, 26-8-2024, KPDP
(1 Tawarikh 12 - 13) ✅
Selasa, 27-8-2024, Kel. Pnt. Solang Malingkas
(1 Tawarikh 14 - 15) ✅
Rabu, 28-8-2024, Kel. Mumek Turang
(1 Tawarikh 16 - 19) ✅
Kamis, 29-8-2024, Kel. Antula Mamahit
(1 Tawarikh 20 - 21) ✅
Jumat, 30-8-2024, KPDP
(1 Tawarikh 22 - 23) ✅
Sabtu, 31-8-2024, KPDP
(1 Tawarikh 24 - 24) ✅

Baca Alkitab GMIM Zaitun TalikuranTgl. 11 - 17 Agustus 2024Yang bertugas melayani : LANSIAMinggu, 11-8-2024  Bpk. Jante ...
19/08/2024

Baca Alkitab GMIM Zaitun Talikuran
Tgl. 11 - 17 Agustus 2024
Yang bertugas melayani : LANSIA

Minggu, 11-8-2024 Bpk. Jante Mawikere
(2 Raja-raja 5 & 6)✅
Senin, 12-8-2024 Ibu. Fintje Tumembouw
(2 Raja-raja 7 & 8)✅
Selasa, 13-8-2024 Ibu. Deetje Kaloh, SE
(2 Raja-raja 9 & 10)✅
Rabu, 14/8 Ibu. Meiske Mamentu
(2 Raja-raja 11 & 12)✅
Kamis, 15/8 Bpk. Nico Tumembouw
(2 Raja-raja 13 & 14)✅
Jumat, 16/8 Ibu. Anaye Mamahit
(2 Raja-raja 15 & 16)✅
Sabtu, 17/8 Bpk. Felty Mengko
(2 Raja-raja 17 & 18)✅

“ LANSIA sehat, kuat, diberkati “


Ibadah Siaran Pagi - Jezata(Khadim : Ibu. Jayanthi Kairupan - Ruauw, SE)RHK GMIM, 12 Agustus 2024💜Roma 13:2💜2) Sebab itu...
12/08/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
(Khadim : Ibu. Jayanthi Kairupan - Ruauw, SE)

RHK GMIM, 12 Agustus 2024
💜Roma 13:2💜
2) Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.

" Memberontak Kepada Pemerintah Dihukum "

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Kita yang lemah sering berpasrah diri ketika mengalami penindasan dan perlakuan tidak adil. Tetapi jika kita merasa benar dan memiliki kekuatan, pasti melawan. Melawan dapat berarti membela diri atau berusaha mengalahkan lawan. Apa arti melawan pemerintah akan mendatangkan hukuman dalam ayat ini? Dasar teologinya adalah kuasa yang dimiliki pemerintah berasal dan Tuhan Allah. "sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. (Roma 13 ay.l.b)
Kita sebagai warga negara Indonesia yang menentukan Pemerintah dan Dewan
Perwakilan Rakyat melalui Pemilihan Umum. Tugas pemerintah adalah menegakkan hukum, menjaga keamanan dan membangun kesejahteraan rakyat. Melawan pemerintah dalam anti ekstrim adalah menganggap pemerintah sebagai lawan yang harus dikalahkan. Atau revolusi! Dalam arti yang lembut berarti melawan kebijakan upaya pemerintah menegakkan hukum, menjaga keamanan dan membangun kesejahteraan rakyat. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita orang Kristen agar jangan melawan pemerintah yang memiliki kuasa untuk menghukum berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Keluarga Kristen adalah lembaga yang disahkan oleh firman Tuhan dan UU Perkawinan Republik Indonesia. Kendati ada pemimpin dalam keluarga, namun berbeda dengan negara. Karena nilai dan norma atau aturan dalam keluarga berdasarkan kesopanan menurut adat istiadat dan firman Tuhan. Karena itu baik orangtua, maupun anak-anak dalam keluarga Kristen jangan melawan Yesus Kristus sebagai Raja, Tuhan dunia dan juruselamat kita. Amin.

Doa: Ya Yesus Kristus, Tuhan dan Raja, tolonglah kami agar tidak memberontak dan melawan firman-Mu. Karuniakan kami pengertian dan keberanian melawan keegoisan dan kesombongan diri. Sehingga kami setia tunduk dan melakukan kehendak-Mu. Amin.

Program Baca Alkitab - JezataTgl. 4 - 10 Agustus 2024 (Yang bertugas : Anak Sekolah Minggu (ASM)Pendamping : Pnt. Wenda ...
10/08/2024

Program Baca Alkitab - Jezata
Tgl. 4 - 10 Agustus 2024

(Yang bertugas : Anak Sekolah Minggu (ASM)
Pendamping : Pnt. Wenda Saerang, Komisi dan guru-guru sekolah minggu/orang tua)

Ibadah Siaran Pagi - Jezata(Khadim : Ibu. Yulita Mamahit - Pongilatan, SE)RHK GMIM, Jumat 9 Agustus 2024💜 Yeremia 33 : 1...
09/08/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
(Khadim : Ibu. Yulita Mamahit - Pongilatan, SE)

RHK GMIM, Jumat 9 Agustus 2024
💜 Yeremia 33 : 10 - 11 💜
(10)Beginilah firman TUHAN: Di tempat ini, yang kamu katakan telah menjadi reruntuhan tanpa manusia dan tanpa hewan, di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem yang sunyi sepi itu tanpa manusia, tanpa penduduk dan tanpa hewan,
(11) akan terdengar lagi suara kegirangan dan suara s**acita, suara pengantin laki-laki dan suara pengantin perempuan, suara orang-orang yang mengatakan: Bersyukurlah kepada TUHAN semesta alam, sebab TUHAN itu baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!, sambil mempersembahkan korban syukur di rumah TUHAN. Sebab Aku akan memulihkan keadaan negeri ini seperti dahulu, firman TUHAN.

" Fokus pada Tuhan bukan Masalah "

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana untuk mengungkapkan segala sesuatu, termasuk kesulitan, persoalan dan masalah hidup seseorang. Sehingga kondisi kita diketahui oleh teman, saudara dan kerabat yang jauh dan kita memperoleh dukungan mereka agar tegar menghadapi pergumulan dan penderitaan yang kita alami. Namun perlu diingat media sosial bukanlah ajang curhat atau tempat berkeluh kesah yang tepat. Sebab tidak semua orang memberi komentar yang positif dan menawarkan solusi, pasti ada komentar yang tidak bertanggung jawab dan negatif. Alhasil, bukan solusi yang didapatkan malah masalah baru yang menambah beban pikiran dan keresahan. Menghadapi masalah bukan berarti fokus kehidupan semuanya terarah. pada masalah, sebagai orang percaya kita harus fokus kepada Tuhan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Bacaan Alkitab hari ini menubuatkan tentang keadaan Yehuda dan Yerusalem yang hancur dan tinggal reruntuhan. Situasi yang sangatmemprihatinkankarena negeri tersebut hampir tanpa penduduk dan hewan. Dampak perang (serbuan tentara Kasdim) menyisahkan gelombang persoalan dan masalah menerpa hidup mereka. Aktivitas ekonomi dan sosial atau kehidupan menjadi lumpuh, itu yang terlihat di sana. Namun bagi mereka yang masih tersisa dan tinggal tetap berupaya melanjutkan hidup dan identitas selaku umat pilihan. Penghukuman dan masalah bukanlah akhir dari tindakan Allah atas Yehuda dan terutama penduduk Yerusalem. Penghukuman adalah cara Allah menegur mereka bahkan memurnikan keyakinan agar hidup dalam ketaatan dan kesetiaan. Yeremia mengajak bangsa itu agar tidak fokus pada masalah tetapi pada Allah. Jika Allah menghukum, maka Dia p**a yang memulihkan. Dia-lah yang memberi solusi melewati gelombang masalah yang bertubi-tubi itu. Inilah yang di katakan Yeremia Di Yerusalem akan terdengar lagi suara kegirangan dan s**acita (ayat 10). Menghadirkan kesunyian dan kesepian bukanlah akhir tindakan Allah, karena rancangan-Nya selalu adalah rancangan damai sejahtera dan s**acita. Masalah tidak boleh membebani hidup dan membuat mereka semakin menderita, cara pandang harus diubah dan di geser, fokus pada kuasa Allah yang memberi pertolongan, hingga dalam segala hal umat-Nya tetap mengucap syukur, beribadah dan memberikan persembahan
(ayat 11).

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Setiap orang pasti menghadapi masalah dalam hidupnya. Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa apapun masalah kita, janganlah mengalihkan pandangan kita kepada yang lain. Tapi sebagai orang percaya harus fokus pada Tuhan, kita imani pasti Dia akan memberi hikmat agar kita mampu mencari jalan keluar dari masalah kehidupan. Bersyukurlah kepada Tuhan sebab la baik! Dan buktikan ketaatan dan kesetiaan kita dalam menghadapi masalah karena dari situlah iman bertumbuh dan menghasilkan buah. Yakinilah bahwa kuasa Tuhan akan terus membimbing dan memelihara perjalanan hidup kita apapun bentuknya. Amin.

Doa: Tuhan Yesus mampukan kami dalam menghadapi masalah kehidupan, kuatkan dan anugerahi hikmat agar kami fokus pada Engkau yang memberi kemampuan untuk mencari solusi dari apa yang dialami. Amin.

Ibadah Siaran Pagi - Jezata(Khadim : Ibu. Femmy Endey - Wowor Kantoria : Ibu. Meike Karundeng)RHK GMIM, Kamis 8 Agustus ...
08/08/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
(Khadim : Ibu. Femmy Endey - Wowor
Kantoria : Ibu. Meike Karundeng)

RHK GMIM, Kamis 8 Agustus 2024
💜Yeremia 33:9💜
9) Dan kota ini akan menjadi pokok kegirangan: ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku didepan segala bangsa di bumi yang telah mendengar tentang segala kebajikan yang Kulakukan kepadanya; mereka akan terkejut dan gemetar karena segala kebajikan dan segala kesejahteraan yang Kulakukan kepadanya.

" Kota Yang Diberkati "

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Yerusalem adalah kota mulia, demikianlah predikat yang melekat padanya sampai saat ini. Dalam sejarah, kota yang berdiri tegak ditengah-tengah lembah Yudea ini pernah dijuluki sebagai "Ratu dari kota-kota dunia selama 30 abad", karena itu membuat banyak orang memiliki "hati rindu ke sana". Apa yang membuat Yerusalem begitu menarik, hingga menjadi rebutan, kaum Yahudi, Kristen, Islam dan Armenia, padahal kota ini tidak memiliki kekayaan hasil bumi dan hanya berdiri ditengah lembah-lembah tandus. Bagi orang Yahudi, Yerusalem adalah simbol kejayaan masa lampau dan harapan mereka akan masa depan. Bagi orang Kristen, kota ini menjadi amat bersejarah karena di sanalah Yesus mengajar, mati, bangkit dan naik ke Sorga. Dibalik julukan sebagai kota mulia, sejarah memberitahu bahwa Yerusalem juga merupakan kota teror, perang, tempat darah mengalir, tempat ratapan kesedihan karena pembunuhan masal bagi anak-anak. Yerusalem diserbu lebih dari 50 kali, ditaklukan 36 kali, dan dihancurkan 10 kali.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Dalam bacaan ini, Yeremia tidak mau menggambarkan kesan negatif yang menakutkan dan merusak citra Yerusalem sebagai tempat kediaman Tuhan Allah. Yerusalem akan mengalami pemulihan artinya dibangun kembali meneruskan identitasnya yang mulia. Yerusakem akan kembali menjadi kota kegirangan "ternama, terpuji dan terhormat" segala"kebajikan dan kesejahteraan” mengalir atasnya. Allah sendiri yang menyatakan kehadiran dan kebaikan-Nya. Yerusalem kembali menjadi kota yang paling diberkati karena itu menjadi kekejutan bagi segala bangsa.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Predikat kota yang diberkati dengan status ternama, terpuji dan terhormat memang adalah anugerah yang dilakukan Tuhan Allah bagi Yerusalem. Kota yang diberkati akan ikut ditentukan oleh karakteristik penduduk dan masyarakatnya. Semakin baik tipikalmasyarakatnya, apalagi didukung dengan peran umat beragama, maka semakin memungkinkan kota itu mendapat julukan yang baik p**a. Misalnya jadi, "Kota Beriman" "Kota Serasi". Semakin religius masyarakatnya semakin menimbulkan kesan yang terhormat. Kiranya keluarga Kristen berperan di dalamnya hingga kota yang merupakan hunian, menjadi kota yang diberkati. Amin.

Doa: Tuhan Yesus ajarlah kami mengupayakan kesejahteraan bangsa dan negara kami, kota kediaman kami, biarlah nama-Mu menjadi pokok kegirangan atas negeri kami. Amin.

Ibadah Siaran Pagi - Jezata(Khadim : Ibu. Meily Watulingas - MumekKantoria : Sdri. Frily Watulingas, S.Pd)RHK GMIM, Rabu...
07/08/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
(Khadim : Ibu. Meily Watulingas - Mumek
Kantoria : Sdri. Frily Watulingas, S.Pd)

RHK GMIM, Rabu 7 Agustus 2024
Yeremia 33 : 8
Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa terhadap Aku, dan Aku akan mengampuni segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa dan dengan memberontak terhadap Aku.

" ALLAH MEMILIH MENGAMPUNI "

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Dosa adalah segala perbuatan yang bertentangan dengan kehendak dan hakekat Allah. Dosa merupakan perbuatan melawan Firman Tuhan. Apapun bentuknya, dosa pasti berorientasi merusak, mendatangkan penderitaan, kutukan dan upahnya maut. Karena itu sejak manusia pertama jatuh dalam dosa mereka di usir dari taman kebahagiaan (Eden) dan mendapatkan penghukuman. Setiap perbuatan yang menyimpang dari kehendak-Nya selalu pasti mendatangkan murka dan kegusaran-Nya. Allah tidak pernah kompromi dengan dosa, karena dosa bertentangan dengan hakekat Allah, melakukan dosa berarti menolak dan menentang eksistensi Allah.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Bacaan Alkitab hari ini, memberitahukan kepada kita bahwa Allah memiliki pilihan lain dalam menghadapi dosa bangsa Yehuda, tindakan-Nya tidak selalu menghukum pada bangsa yang kerap mengundang murka-Nya itu. Allah Maha Tahu, urusan dosa tidak pernah selesai jika hanya dihadapi dengan penghukuman. Marah dan menghukum bukanlah solusi tepat menyelesaikan dosa, begitu juga dengan memendam dendam berkepanjangan terhadap segala kejijikan. Allah berinisiatif dan menggagas cara yang jitu. Inilah yang disampaikan nabi Yeremia "Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan. Aku akan mengampuni segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa dan dengan memberontak terhadap Aku" (ay.😎. Allah pertama-tama menyatakan keinginan-Nya; "Aku akan.." dua kali disebutkan dalam teks ini. Mengampuni adalah pilihan sulit, tapi adalah tindakan mulia. Dosa dan pemberontakan Yehuda sungguh menyakiti hati Allah, tetapi la menyelesaikan dengan memilih mengampuni mereka.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Banyak orang sulit mengampuni, mungkin mereka terluka, sakit hati dan menderita karena telah mengalami perbuatan jahat dari orang lain. Memang dosa tetaplah dosa dan kejahatan tetaplah kejahatan, tidak boleh ada kompromi terhadapnya. Tetapi Allah Sungguh mengajarkan kepada kita, tetaplah mengampuni sekalipun sulit, karena masalah akan jauh lebih rumit jika kita tidak saling mengampuni. Jika Allah sudah mengampuni manusia, mengapa kita sulit mengampuni sesama? Ingatlah! Keselamatan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus dapat terlaksana karena la mau mengampuni, tidak peduli betapa berat dan banyaknya pelanggaran kita. la memilih mengampuni karena la mengasihi kita, dan tindakan kita adalah bertobat dan hidup taat melakukan firman-Nya dalam kehidupan. Amin.

Doa: Tuhan Yesus berilah kami hati yang rela mengampuni. Jangan biarkan kami dirasuki oleh dendam dan sakit hati, tetapi menjaga hati dan hidup kami agar berkenan dalam hadirat-Mu. Amin.

05/08/2024

Ibadah Siaran Pagi - Jezata
(Khadim : Pnt. Wenda Sanger - Saerang)

RHK GMIM, Senin 5 Agustus 2024
Yeremia 33 : 4 -5
(4) Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel, mengenai rumah-rumah di kota ini dan mengenai gedung-gedung istana raja Yehuda yang dirobohkan untuk dipakai terhadap tembok-tembok pengepungan dan pedang:
(5) Orang akan masuk pertempuran melawan orang-orang Kasdim dan kota ini akan penuh dengan bangkai-bangkai manusia yang telah Kupukul mati karena murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku, sebab Aku telah menyembunyikan wajah-Ku dari kota ini oleh karena segala kejahatan mereka.

" Kejahatan itu Menghancurkan"

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
"Dunia ini semakin jahat”, demikianlah ungkapan yang sering kita dengar. Pernyataan ini bisa dibenarkan karena kejahatan berkembang demikian pesat. Kejahatan fisik kini bermutasi menjadi kejahatan verbal dan cyber. Jenis kejahatan ini tidak segan-segan merengut korban jiwa dan menimbulkan kerawanan sosial. Sejak lama Alkitab telah mengingatkan agar mewaspadai segala bentuk kejahatan yang menimbulkan dan merusak relasi dalam kehidupan antar sesama, dengan alam dan dengan Tuhan. Peristiwa Menara Babel, Air Bah, S***m dan Gomora adalah contoh bahwa kejahatan mendatangkan penghukuman Tuhan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Firman Tuhan saat ini, dimana Yeremia dengan sedih menubuatkan kehancuran Israel, bahwa rumah-rumah, gedung-gedung istana, tembok-temboknya hancur, kota Yerusalem yang suci itu dipenuhi dengan bangkai-bangkai manusia. Yerusalem benar-benar hancur dan pemerintahan Yehuda kini jadi lumpuh tanpa kekuatan. Sebagian penduduk dijadikan tawanan dan diangkut ke Babel, mereka yang bertahan/tinggal menderita kelaparan dan diserang berbagai penyakit. Orang berkesimp**an bahwa inilah dampak dari agresi militer tentara Kasdim (Babel) yang brutal itu, sebab mereka terkenal kejam dan ganas. Perang selalu menyisahkan kepedihan, kerusakan dan kematian. Menurut Yeremia Allah telah murka, kemarahan-Nya sudah tak tertahankan, la menghukum bangsa itu lewat orang-orang Kasdim. Mengapa? " karena segala kejahatan mereka" (ayat 5). Firman ini menegaskan ternyata kejahatanlah si penghancur itu (destroyer), kejahatan Yehuda menimbulkan kehancuran dan bencana yang bisa mematikan. Kejahatan Yehuda tidak bisa ditolerir lagi dan mereka kini menanggung konsekwensinya, penghukuman Tuhan berlaku bagi mereka.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus!
Kejahatan adalah penyimpangan dari apa yang sebenarnya dan kerusakan dari sesuatu yang baik. Alkitab mengingatkan pemicu utama kejahatan adalah penolakan akan eksistensi Allah. Manusia memaksakan kehendaknya dan mengabaikan otoritas Allah. dalam diri manusia sejak awal selalu muncul kecenderungan membuahkan kejahatan (Kej 6:5). Orang percaya harus sadar keberadaannya jika hidup di luar kehendak Allah. Oleh sebab itu Jika kehendak kita bertentangan dengan kehendak Tuhan Allah, mintalah DIA untuk mengubah hati kita, bukan mengubah kehendak-Nya. Dunia memang semakin jahat, tetapi orang yang hidup dalam kasih karunia Kristus akan mampu bertahan dan tetap hidup benar, karena di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera. Amin.

Doa: Tuhan Yesus tumbuhkanlah kebenaran-Mu dalam hidup kami. Jangan biarkan kami menjadi serupa dengan dunia ini, agar kejahatan tidak mendapatkan tempatnya. Amin.


Ibadah Siaran Pagi-JEZATA(Khadim : Pnt. Wiesje Tumembouw Mongkau, S.Pd)RHK GMIM, Selasa 30 Agustus 2024Daniel 6 : 12 - 1...
30/07/2024

Ibadah Siaran Pagi-JEZATA
(Khadim : Pnt. Wiesje Tumembouw Mongkau, S.Pd)

RHK GMIM, Selasa 30 Agustus 2024
Daniel 6 : 12 - 15

" Menemukan Kekuatan Doa Dan Iman "

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Daniel tetap setia dalam berdoa kepada Tuhan Allah, meskipun dihadapkan pada larangan yang keras. Meskipun larangan itu diberlakukan, Daniel tidak takut atau berhenti berdoa. Sebaliknya, ia memilih untuk terus berkomunikasi dengan Tuhan Allah dan melanjutkan kebiasaannya berdoa tiga kali sehari. Keteguhan hati Daniel tetap berdoa menunjukkan keyakinannya yang mendalam bahwa hanya melalui doa kita dapat menemukan kekuatan, hikmat dan petunjuk dari Tuhan Allah dalam kehidupan orang percaya. Daniel menunjukkan keberanian yang luar biasa karena imannya kepada Tuhan Allah. Meskipun menghadapi ancaman hukuman yang berat, tidak menggoyahkan prinsip-prinsip iman yang diyakininya.
Dalam situasi yang sulit, Daniel tetap teguh pada keyakinannya bahwa Tuhan Allah adalah satu-satunya yang patut disembah dan dilayani.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Bagi keluarga Kristen adalah panggilan untuk hidup dengan konsisten dalam doa. Kita diingatkan bahwa doa adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan Tuhan Allah. Sarana di mana kita dapat menumpahkan segala kekhawatiran menyampaikan kebutuhan dan s**acita kita kepada-Nya. Ketika kita dekat dengan Tuhan Allah maka orang di sekitar kita pun dapat dipengaruhi oleh karakter kita yang baik tanpa harus memberitahukan kepada mereka kita dekat denganNya. Teladan ini juga bisa menjadi edukasi yang baik bagi kita apalagi dalam lingkungan keluarga kita. Ketaatan dan kesetiaan orang tua dapat mempengaruhi orang di sekitarnya dapat menjadi contoh bagi anggota keluarga. Seperti ungkapan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Teladan baik dapat menghasilkan pengaruh yang baik dan contoh yang tidak baik dapat saja berdampak buruk pada lingkungan kita.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Kisah Daniel mengajarkan kita sebagai keluarga Kristen bahwa memiliki iman yang teguh dan kuat adalah sumber kekuatan yang luar biasa. Dalam doa dan iman, kita menemukan ketenangan dan keyakinan bahwa Tuhan Allah menguasai segala sesuatu dan memberikan pertolongan-Nya kepada kita. Ketika kita menghadapi kesulitan, tantangan atau penindasan, iman kita menjadi landasan yang kokoh dan sumber kekuatan yang tak tergoyahkan.
Sebagai keluarga Kristen, kita dapat saling memperkuat dalam doa dan iman. Melalui doa bersama, kita dapat saling mendukung satu sama lain dan membawa kebutuhan dan s**acita kita kepada Tuhan Allah. Ketika kita bersatu dalam iman, kita menjadi saksi yang kuat tentang kasih dan kuasa Tuhan Allah di tengah dunia yang penuh dengan tantangan.
Doa adalah nafas hidup orang percaya. Marilah kita meneladani keteguhan doa dan keberanian iman yang ditunjukkan oleh Daniel. Melalui kehidupan doa yang konsisten dan iman yang teguh, kita akan menemukan kekuatan, ketenangan dan pertolongan Tuhan Allah dalam setiap langkah kita. Doa dan iman kita akan membentuk keluarga Kristen yang kuat, yang dipenuhi dengan kasih Tuhan Allah dan memberikan dampak positif bagi dunia disekitar kita. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, ajarlah kami di tengah tantangan, ancaman dan godaan selalu mengandalkan-Mu dalam doa dan iman yang teguh. Amin.

Ibadah Siaran Pagi - JEZATA(Khadim : Sdr. Aquilla Solang, S.Th)RHK GMIM, Senin 29 Juli 2024Daniel 6 : 6 - 11" Teguh Beri...
28/07/2024

Ibadah Siaran Pagi - JEZATA
(Khadim : Sdr. Aquilla Solang, S.Th)

RHK GMIM, Senin 29 Juli 2024
Daniel 6 : 6 - 11

" Teguh Beriman Di Tengah Tekanan Dan
Cobaan "

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Kisah Kitab Daniel pasal 6: 6-10 merupakan contoh luar biasa tentang keteguhan iman ditengah tekanan dan ancaman. Di bawah pemerintahan yang kejam, Daniel dipaksa untuk menyembah raja dan meninggalkan keyakinannya. Jika dia menolak, dia akan dilemparkan ke lubang singa. Daniel tidak goyah meskipun dihadapkan pada situasi yang mencekam. Dia tetap setia dalam ibadahnya kepada Tuhan Allah dan tidak pernah berkompromi dengan prinsip agama lain. Kisah Daniel menjadi teladan bagi kita untuk tidak pernah mengorbankan iman dalam menghadapi tekanan dan penindasan serta godaan. Teguhnya iman Daniel didasari oleh beberapa hal. Pertama, dia memiliki ketergantungan yang kuat kepada Tuhan Allah. Dia berdoa dengan tekun dan mempercayakan dirinya sepenuhnya kepada-Nya. Dalam doa dan hubungan yang erat dengan Tuhan Allah, Daniel menemukan kekuatan, hikmat, dan bimbingan yang dia butuhkan untuk menghadapi situasi sulit. Kedua, Daniel tidak takut untuk hidup dalam kebenaran. Dia tetap setia kepada prinsip-prinsip imannya dan nilai-nilai yang dianutnya, meskipun itu membahayakan nyawanya.
Keberaniannya menunjukkan bahwa dia memiliki fondasi iman yang kokoh dan menjadi saksi yang kuat bagi nilai-nilainya. Ketiga, Daniel menunjukkan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menghadapi tekanan. Dia tidak terburu-buru mengambil keputusan, tetapi mencari jalan keluar yang bijaksana. Dia meminta waktu untuk mempertimbangkan situasinya dan mencari bimbingan Allah melalui doa.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Refleksi dari Kisah Daniel mengajarkan kita bahwa iman yang teguh dapat membawa kita melewati situasi sulit.
1)Tetap setia kepada Tuhan Allah, bahkan di bawah tekanan dan ancaman.
2) Mengembangkan ketergantungan yang kuat pada Tuhan Allah melalui doa dan hubungan yang erat dengan-Nya.
3) Memiliki keberanian untuk hidup dalam kebenaran, meskipun itu membawa konsekuensi yang sulit.
4) Menggunakan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menghadapi situasi sulit.
Dengan mengikuti teladan Daniel, kita dapat menemukan kekuatan, hikmat dan penghiburan yang diperlukan untuk menghadapi setiap situasi sulit yang mungkin kita hadapi. Sebagai keluarga kristen Kisah Daniel mengajarkan kita bagaimana menghadapi tekanan dan penindasan dengan keteguhan iman, ketergantungan pada Tuhan Allah, keberanian dalam kebenaran, kebijaksanaan dan keyakinan akan perlindungan-Nya. Dalam mengikuti teladan Daniel, kita dapat menemukan kekuatan, hikmat dan penghiburan yang diperlukan untuk menghadapi setiap situasi sulit yang mungkin kita hadapi. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah sumber kekuatan, tolonglah kami untuk mampu menghadapi tantangan dengan kekuatan iman bukan hanya dengan kekuatan fisik kami dan percaya bahwa penyertaanMu membebaskan kami. Amin.


Address

Jalan Remboken-Kawangkoan, Minahasa 95692
Minahasa
95681

Telephone

+6282259144974

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KPDP GMIM Zaitun Talikuran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share