21/07/2020
Seharusnya semua orang tua merasa senang, bahagia dan bangga manakala anak-anaknya telah meraih kesuksesan dalam hidupnya, namun faktanya dan realitas kehidupan tidak jarang orang tua justru merasakan sebaliknya, yaitu dengan "kesuksesan dunia" anaknya, mereka merasa sedih dan menderita bahkan menyesal telah membesarkan anaknya dan mengantarkannya ke pucuk kesuksesan.
Banyak orang tua merasakan ketika memasuki usia senja, di kala renta sudah menghiasi wajahnya di saat matanya sudah mulai rabun, tulangnya mulai rapuh, atau bahkan tubuhnya hanya mampu berbaring dan tak bisa bangkit dari tempat tidur untuk sekadar berjalan, namun tak satupun anak-anaknya bersanding disisinya, yang sudi mengurus dan meramutnya, atau paling tidak sekadar menghiburnya, karena anak-anaknya yang sudah tumbuh dewasa dan mampu mengepakkan sayap sering kali terbang dan lupa pada sangkar di mana ia telah di besarkan. Atau barangkali anak-anaknya sedang sibuk dengan karir mereka sendiri yang dulu pernah orang tua banggakan, atau mungkin sedang asyik bercengkrama dengan istri dan anak-anaknya. Bahkan ketika malaikat maut telah telah datang menjemput, ketika jasad telah dimasukkan ke liang kubur, ketika diri sangat membutuhkan doa yang sejak saat itu pintu amal telah di tutup, namun tak sedikitpun lantunan doa dai anaknya yang mengalir terhadap orang tuanya.
Nauzubillah min dzalik..
Terkadang ketika kita membaca cerita seperti di atas hati kita mulai tersentuh dan sedih, namun apakah kita sudah berintrospeksi diri dengan perbuatan yang sudah kita lakukan terhadap kedua orang tua kita ? Terkadang apa yang kita lakukan sering membuat sedih beliau, membuat menangis beliau dan menyakiti hati beliau. Padahal Allah SWT telah mengingatkan :
وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ وَهۡنًا عَلَىٰ وَهۡنٖ وَفِصَٰلُهُۥ فِي عَامَيۡنِ أَنِ ٱشۡكُرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيۡكَ إِلَيَّ ٱلۡمَصِيرُ
Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.
(Q.S. Luqman ayat 14)