30/03/2022
DUA HAL MENYATAKAN KEILAHIAN YESHOO' MSHEEHO
Menurut murid dan rasul Yohanes yg hidup bersama dengan Yeshoo' Msheeho sepanjang hidup dan pelayanan Yeshoo' Msheeho di dunia ini sebagaimana yg dinyatakan dalam Injil Yohanes pasal 5 ayat 17 dan 18, KeIlahian atau KeAllahan Yeshoo' Msheeho dinyatakan dengan 2 hal:
1. Yeshoo' Msheeho MENIADAKAN hari Sabat yg dinyatakan pada umat Yahudi sbg hari peribadahan.
Siapa Yeshoo' Msheeho kalau bukan Aloho berani MENIADAKAN hari Sabat Yahudi tersebut? Dengan kata lain, jika Yeshoo' Msheeho berani MENIADAKAN Sabat, itu berarti Yeshoo' Msheeho adalah Aloho.
Simak kalimat dalam ayat 18 dari Injil Yohanes pasal 5 yg berbunyi: "... BUKAN SAJA karena Ia meniadakan hari Sabat..." Ada hal lain yg membuat orang² Yahudi berusaha membunuh Yeshoo' Msheeho, termasuk karena Yeshoo' Msheeho MENIADAKAN hari Sabat.
Apa itu hal lain tersebut? Mari kita simak pada point 2.
2. Pernyataan Yeshoo' Msheeho yg menyebut Aloho adalah BapaNya. Yeshoo' Msheeho menyatakan, BapaKU. Ini jelas menyatakan bahwa HANYA Yeshoo' Msheeho lah satu²nya yg berani dan sanggup menandaskan bahwa Aloho itu adalah BapaNYA SENDIRI. Yeshoo' Msheeho menandaskan hubungan pribadiNya yg melekat dan ada dalam Dzat (Ousia) Bapa sendiri. Itu sebabnya orang² Yahudi marah dan hendak mau membunuh Yeshoo' Msheeho. Pernyataan Yeshoo' Msheeho, BapaKU, bagi orang² Yahudi itu adalah PENGHUJATAN yg luar biasa, sebab pernyataan BapaKU itu bermakna Yeshoo' Msheeho mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya SENDIRI, dan dengan demikian Yeshoo' Msheeho menyamakan diriNya dengan Aloho.
Dengan kata lain Yeshoo' Msheeho menyatakan diriNya adalah Aloho. Dan orang² Yahudi marah besar, sebab mereka berpikir sama seperti umat lain yg berpendapat, siapakah orang ini yg hanya manusia, anak Maryam, anak Yusuf si tukang kayu sanggup dan berani mengatakan bahwa Aloho adalah BapaNYA SENDIRI? Siapakah ini si anak tukang kayu ini berani²nya menyamakan diriNya dengan Aloho? Demikian pikiran orang² Yahudi yg hanya menyimak keberadaan Yeshoo' Msheeho secara physik sbg anak Maryam, anak si tukang kayu. Sama seperti umat lain yg hanya melihat dan menyimak pribadi Yeshoo' Msheeho sbg anak Maryam sehingga berpikir orang Kristyane (Kristen) mempertuhankan manusia, dan bahkan ada wanita yg ngaku² mantan biarawati menyebarkan hoax dgn mengatakan bhw orang² Kristyane mengangkat Yeshoo' Msheeho itu baru tahun 325M pada saat konsili Nicea. Orang² itu sama seperti Yahudi tidak pernah menyimak bahwa pribadi Yeshoo' Msheeho itu adl Kalimatullah yg Nuzul dan berKENOSIS menjadi Manusia.
- Mereka tidak pernah berpikir dan menyorot PraEksistensi Yeshoo' Msheeho yg begitu banyak dinyatakan dalan kitab Taurat, Zabur dan kitab para nabi.
- Si murtad yg ngaku mantan biarawati tersebut jg tdk pernah menyimak PraEksistensi Yeshoo' Msheeho dimana disebut bhw Yeshoo' Msheeho itu dlm Kristyane adl sang Kalimatullah yg Nuzul jadi Manusia. Jika beliau bisa menyimak bhw bagi dia Kalimatullah Nuzul jadi Kitab, maka tentu beliau pasti paham bhw bagi Kristyane, Kalimatullah Nuzul jadi Manusia, sehingga tidak menyebarkan berita fitnah dan hoax dgn mengatakan bhw orang Kristyane itu baru mengangkat Yeshoo' Msheeho jadi Aloho pada masa konsili Nicea tahun 325M, sebab faktanya sejak dari kekal hingga kekal Yeshoo' Msheeho itu adl Kalimatullah (Firman Allah) ada dalam Dzat Allah itu sendiri (Yohanes 1: 1, band. Kejadian 1: 1), dan Kalimatullah itu secara kekal Nuzul jadi Manusia (Yohanes 1: 14), yg dinyatakan sbg Ghairul Makhluq (Bukan Ciptaan). Karena itu bagi Kristyane, apa yg Ghairul Makhluq atau yg Bukan Ciptaan tentu adalah Pencipta, sebab Pencipta bukanlah Ciptaan, dan Ciptaan tidak pernah mungkin jadi Pencipta. Maka ketika Yeshoo' Msheeho adalah Ghairul Makhluq maka jelas DIA adalah Pencipta, sebab Pencipta adalah satu²nya yg Bukan Makhluq Ciptaan (Ghairul Makhluq).
John 5: 17 - 18
- ܗܽܘ ܕ݁ܶܝܢ ܝܶܫܽܘܥ ܐܶܡܰܪ ܠܗܽܘܢ ܐܳܒ݂ܝ ܥܕ݂ܰܡܳܐ ܠܗܳܫܳܐ ܥܳܒ݂ܶܕ݂ ܐܳܦ݂ ܐܶܢܳܐ ܥܳܒ݂ܶܕ݂ ܐ݈ܢܳܐ ܀
- ܘܡܶܛܽܠ ܗܳܕ݂ܶܐ ܝܰܬ݁ܺܝܪܳܐܝܺܬ݂ ܒ݁ܳܥܶܝܢ ܗ݈ܘܰܘ ܝܺܗܽܘܕ݂ܳܝܶܐ ܠܡܶܩܛܠܶܗ ܠܳܐ ܒ݁ܰܠܚܽܘܕ݂ ܕ݁ܫܳܪܶܐ ܗ݈ܘܳܐ ܫܰܒ݁ܬ݂ܳܐ ܐܶܠܳܐ ܐܳܦ݂ ܕ݁ܥܰܠ ܐܰܠܳܗܳܐ ܕ݁ܰܐܒ݂ܽܘܗ݈ܝ ܐܺܝܬ݂ܰܘܗ݈ܝ ܐܳܡܰܪ ܗ݈ܘܳܐ ܘܡܰܫܘܶܐ ܗ݈ܘܳܐ ܢܰܦ݂ܫܶܗ ܥܰܡ ܐܰܠܳܗܳܐ ܀
- hū dēn yešūᶜ ᵓemmar ləhon ᵓāḇ ᶜəḏammā ləhāšā ᶜāḇeḏ ᵓāp ᵓennā ᶜāḇeḏ nā .
- wəmeṭṭul hāḏe yattīrāyīṯ bāᶜēn waw yīhūḏāye ləmeqṭəlēh lā balḥūḏ dəšāre wā šabbəṯā ᵓellā ᵓāp dəᶜal ᵓălāhā daḇū ᵓīṯaw ᵓāmar wā wəmašwe wā napšēh ᶜam ᵓălāhā.
Yohanes 5:17-18:
- Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga."
- Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
Demikian.
Moryo Yeshoo' Msheeho menyertai dan memberkati kita semua. Ameen.