Gereja Kristen Luther Indonesia - GKLI Psr IV Marindal II

Gereja Kristen Luther Indonesia - GKLI Psr IV Marindal II GKLI Pasar IV Marindal II berdiri sejak 3 September 1989 terletak di Jln. Dame Pasar IV Marindal II

Kiranya Tuhan memberkati proses pembangunan Rumah pendeta dan Konsistori GKLI PNIEL PASAR IV KM 10 MARINDAL II dalam hal...
29/10/2025

Kiranya Tuhan memberkati proses pembangunan Rumah pendeta dan Konsistori GKLI PNIEL PASAR IV KM 10 MARINDAL II dalam hal ini pemasangan lantai Keramik dan mudah-mudahan tahap selanjutnya untuk pemasangan Plafon ada berkat berkat dari para donatur sehingga dapat digunakan sebagai tempat tinggal pelayanan. Dan pada saat bersama juga telah dilakukan pemasangan proyektor dan pengadaan laptop dalam Gereja demi meningkatkan pelayanan saat beribadah.

Tuhan Raja Gereja dimuliakan.




10/05/2023

Selamat Pagi dan salam damai sejahtera dari Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus bagi kita semua. 🙏✝️🙏

Bacaan /Renungan Rebo 10 Mei 2023
* Pagi: Habakuk 3: 1-13 #
* Mazmur/ Psalm 119 # *
* Malam: Lukas 21: 10 - 24 #

Habakuk 3 : 2
TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya TUHAN, kutakuti! Hidupkanlah itu dalam lintasan tahun, nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan kasih sayang!

Habakuk 3 : 2
Ale Jahowa, nunga hubege baritam, gabe mabiar ahu. Ale Jahowa, sai ulahi ma pangolu ulaonmu di parsitongaan ni angka taon, di parsitongaan ni angka taon ma i tutu pabotohon! Sai marningot ma ho di asi ni roha, nang di bagasan rimas.

Doa
Tuhan, Allah kami, ajari kami untuk mengetahui dan mengingat betapa lemahnya kami, sehingga kami tidak bersandar pada pemahaman kami sendiri, juga tidak bergantung pada kebijaksanaan dan keterampilan kami sendiri, namun kami mencari kebijaksanaan sejati dalam FirmaMu. Biarkan keberadaanMu menerangi mata kami, agar kami melihat nasihatMu untuk keselamatan jiwa kami di dalam di dalam Kristus Yesus yang memerintah bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa, dulu sejak permulaan, kini dan selamanya. Amen. 🙏✝️❤️🙏

07/04/2023

SELAMAT HARI JUMAT AGUNG ✝️

Perayaan Jumat Agung /Parningotan di Ari Hamamate ni Tuhan Yesus, 07 April 2023 pukul 10.30-12.00 dan Parpunguan Nahohom / Detik-detik Memperingati Penyaliban Yesus Pukul 14.00 Wib ( Parpunguan Nahohom) Jam 02.00 Wib di GKLI PENIEL Pasar IV Km 10 Marindal II, Persiapan Resort Marindal.

Bacaan I : Yesaya 52:13-15 +Yesaya 53:1-12
Bacaan II : Ibrani 4:14-16 + 5: 7-9
Evangelium: YOHANNES 19:16-30

Thema : TAIDA MA JESUS NA TARSILANG I.
1. Hatutuon ni ParsilangonNa I.
2. Lapatan ni Parsilangon ni Jesus i
3. Boha do sikapta maradophonParsilangon
Ni Jesus i?

SELAMAT HARI JUMAT AGUNG ✝️Perayaan Jumat Agung /Parningotan di Ari Hamamate ni Tuhan Yesus, 07 April 2023 pukul 10.30-1...
07/04/2023

SELAMAT HARI JUMAT AGUNG ✝️

Perayaan Jumat Agung /Parningotan di Ari Hamamate ni Tuhan Yesus, 07 April 2023 pukul 10.30-12.00 dan Parpunguan Nahohom / Detik-detik Memperingati Penyaliban Yesus Pukul 14.00 Wib ( Parpunguan Nahohom) Jam 02.00 Wib di GKLI PENIEL Pasar IV Km 10 Marindal II, Persiapan Resort Marindal.

Bacaan I : Yesaya 52:13-15 +Yesaya 53:1-12
Bacaan II : Ibrani 4:14-16 + 5: 7-9
Evangelium: YOHANNES 19:16-30

Thema : TAIDA MA JESUS NA TARSILANG I.
1. Hatutuon ni ParsilangonNa I.
2. Lapatan ni Parsilangon ni Jesus i
3. Boha do sikapta maradophonParsilangon
Ni Jesus i?

06/04/2023

Selamat Pagi dan salam damai sejahtera Allah atas kita semua.👏🤝👏✍️✍️✍️
Renungan Hari Kamis 06 April 2023 🙏✝️🙏

Mazmur 116: 12-19
12 Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?13 Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,14 akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya.15 Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.16 Ya TUHAN, aku hamba-Mu! Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan! Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!17 Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN,18 akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya,19 di pelataran rumah TUHAN, di tengah-tengah
mu, ya Yerusalem! Haleluya!

Mazmur 116 ini adalah mazmur ucapan syukur dimana pemazmur itu bers**acita dan bersyukur bahwa Tuhan telah mendengar doanya dan telah menyelamatkannya dari kesusahan kematian dan penderitaan neraka. Seperti beberapa mazmur lainnya, mazmur ini berbicara tentang penderitaan rohani yang mendalam, yang hanya sedikit orang mengetahui.
Dalam mazmur ini pemazmur meratapi bahwa keadaannya sangat buruk, dia masih mengaku imannya dan kebenaran Tuhan. Dia menyebut semua kekudusan manusia, kebajikan, dan kepercayaan diri hanya kepalsuan dan kosong. Dunia ini tidak dan tidak akan dapat mendengar atau ditolerir. Hal itu mendatangkan bahwa orang benar menderita, gemetar, dan takut segala macam akan kemalangan.Tapi terlepas dari semua itu, dia terhibur dengan ini, bahwa Firman Tuhan itu benar dan hanya akan memotivasi kita lebih jauh: "Mereka memberi saya minum dari cawan murka mereka. Baiklah, maka saya akan mengambil cawan kasih karunia dan keselamatan dan minum minuman rohani saya sendiri dan mencurahkan dari cawan ini kepada mereka yang akan minum dengan saya dan mereka yang menarik rahmat dari Firman, "Inilah piala kami, dan dengan piala ini kami akan menyembah Tuhan dan memuji namaNya. Kita akan memenuhi janji kita, yaitu Perintah Pertama, bahwa kita menerima Dia sebagai satu-satunya Allah dan memuji Dia sebagai satu-satunya Allah yang layak untuk diberitakan dan dipanggil. Di dalam Mazmur ini juga disebutkan bahwa mengucap syukur, memberitakan Firman dan mengakui nama Tuhan di hadapan semua orang adalah penyembahan yang benar kepada Allah.

Doa
Kami bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan kami, yang selama ini dengan kemurahanMu menolong kami memenuhi semua kebutuhan kami. Jadilah tempat perlindungan dan pertolongan bagi kami, dan ketika akhir hari kami datang, biarlah kami merebahkan jiwa kami ke dalam tangan Putra-Mu, Yesus Kristus, dan yakin bahwa melalui nama-Nya kematian kami sangat berharga di hadapan-Mu. Amin.

Bacaan di Kamis Putih hari ini :
* # 24:3-11 #
* # # Mazmur / Psalm 116:12-19 (ay.17) #
* # # Ibrani 9:11-22 #
* # # Matius 26:17-30 #

Penjelasan Pengakuan Iman Rasuli
BAGIAN PERTAMA: CIPTAAN

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi.

Apa artinya itu? Jawab: aku percaya bahwa Allah menciptakan saya dan segala makhluk hidup; bahwa Dia memperlengkapi saya dan tetap memelihara tubuh dan jiwa saya, semua anggota tubuh dan indra saya, akal budi dan seluruh kecakapan pikiran saya, beserta makanan dan pakaian, rumah dan tempat tinggal, keluarga dan harta; bahwa Dia mempersiapkan setiap hari dan berkecukupan segala sesuatu yang kubutuhkan dalam hidup sehari-hari, melindungi saya dari segala bahaya, dan menjauhkan saya dari segala yang jahat. Semuanya ini dia lakukan berdasarkan ke-
baikan dan kemahamurahan-Nya yang murni, kebapaan, dan ilahi, tanpa
memperhitungkan jasa atau kelayakan di pihak saya. Untuk semua ini saya wajib berterima kasih, memuji, melayani serta menaati-Nya. Ini sungguh benar.

Pembekalan Calon Pendeta GKLI di Kantor Pusat GKLI Sihabonghabong Kec. Parlilitan Humbahas 3-4 April 2023Kamu  dipanggil...
05/04/2023

Pembekalan Calon Pendeta GKLI di Kantor Pusat GKLI Sihabonghabong Kec. Parlilitan Humbahas 3-4 April 2023

Kamu dipanggil dan akan diitempatkan di mana kamu berada untuk melayani Tuhan dan gerejamu untuk menjadi alat-Nya untuk membimbing dan memimpin gereja-Nya di jalan Injil,” “Yesus telah berjanji kepada kamu bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan kamu. Tetapi Dia juga tidak memberi kamu tugas untuk menyelamatkan gereja-Nya. Yesus adalah Juruselamat umat-Nya. Yesus adalah Juruselamat Gereja-Nya.”

“Kamu tidak menanggung beban. “Dia tidak memberi kita beban untuk ditanggung. Namun dengan murah hati Tuhan kita Yesus tetap memberi kita hak istimewa untuk bekerja dan melayani di gereja-Nya di mana Dia menggunakan kita sesuai dengan tujuan-Nya sendiri. Namun tanggung jawab adalah milik-Nya untuk melindungi dan menjaga serta memelihara gereja di bumi ini. Dia memanggil kita untuk tetap setia pada pengakuan-Nya, mempelajari Firman-Nya, dan melayani Dia di mana Dia telah memanggil dan menempatkan kita. Ada penghiburan besar perlu kita ketahui bahwa Tuhan menggunakan kita meskipun kita tidak bertanggung jawab atas masa depan gereja. Masa depan gereja hanya milik Yesus.”

Bersyukur dengan terlaksananya dengan baik Retreat / Pembinaan Rohani dan Pendalaman Iman bagi Para Ibu / Punguan Ina Pa...
30/03/2023

Bersyukur dengan terlaksananya dengan baik Retreat / Pembinaan Rohani dan Pendalaman Iman bagi Para Ibu / Punguan Ina Parari Kamis GKLI PENIEL PASAR IV KM.10 MARINDAL II. Kab Deliserdang.

Di Villa Lyla Tolping, Jumat dan Sabtu 24-25 Maret 2023

Yang dipimpin dan dilayani oleh :
Pdt. Dame Rugun Sinaga, STh.Grad.Dipl.Min

Dengan Thema / Pokok Penjelasan:

KITA BERHARGA KARENA KUASA DARAH YESUS

1. Darah Yesus mengampuni dosa kita ( Matius 26:28).
2. Darah Yesus membenarkan kita ( Roma 5:9).
3. Darah Yesus menguduskan kita ( Ibrani 13:12).
4. Darah Yesus menebus dan membayar kita ( Efesus 1:7)
5. Darah Yesus mendamaikan kita dengan Allah ( Roma 3:25)

Selamat Pagi dan damai sejahtera Allah atas kita semua,  🙏✝️🙏  Renungan Harian  Senin,  20 Maret 2023DOA SALOMO : 2 Tawa...
21/03/2023

Selamat Pagi dan damai sejahtera Allah atas kita semua, 🙏✝️🙏
Renungan Harian Senin, 20 Maret 2023

DOA SALOMO :

2 Tawarikh 6 : 12,14,19,20 :
Kemudian berdirilah ia di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, lalu menadahkan tangannya;......sambil berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit dan di bumi; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup dihadapan-Mu....Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkan
lah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu ini!" Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kau katakan akan menjadi kediaman nama-Mu — dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini." Amin.

* # Bacaan Pagi # 2 Tawarikh 6:12-27 #
* # Bacaan dari Mazmur 75 #
* # Bacaan Malam # Lukas 6:12-19 #

Selamat Pagi dan damai sejahtera Allah atas kita semua,  🙏✝️🙏  Renungan  Jumat,   03 Maret  2023Mazmur 57: 1-121 Untuk p...
03/03/2023

Selamat Pagi dan damai sejahtera Allah atas kita semua, 🙏✝️🙏
Renungan Jumat, 03 Maret 2023

Mazmur 57: 1-12
1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam Dari Daud, ketika ia lari dari pada Saul, ke dalam gua.
2 Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu.3 Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.4 Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga dan menyelamatkan aku, mencela orang-orang yang menginjak-injak aku. S el a Kiranya Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya.5 Aku terbaring di tengah-tengah singa yang s**a menerkam anak-anak manusia, yang giginya laksana tombak dan panah, dan lidahnya laksana pedang tajam.6 Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!7 Mereka memasang jaring terhadap langkah-langkahku, ditundukkannya jiwaku, mereka menggali lobang di depanku, tetapi mereka sendiri jatuh ke dalamnya. Sela
8 Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.9 Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar! 10 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;11 sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan.12 Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!

Mazmur ke-57 adalah mazmur doa di mana Daud sekali lagi mengeluh tentang Saul dan para pegawainya - saat dia merangkak menjauh dari mereka ke dalam gua. Ini memiliki makna yang sama dengan mazmur sebelumnya. Oleh karena itu, kita juga akan menggunakannya juga terhadap para raja lalim dan bisa para penasehat dan para pemfitnah, yang memutarbalikkan Firman Tuhan terhadap kita. Mereka memiliki taring dan lidah untuk pekerjaan semacam itu, seperti - kata Daud - tombak, anak panah, dan pedang tajam. Tapi syukur kepada Tuhan, yang tidak meninggalkan kita, tapi melemparkan mereka ke dalam lubang yang telah mereka persiapkan untuk kita. Persekongkolan mereka akhirnya turun atas kepala mereka sendiri.

(Renungan ini diambil dan diterjemahkan secara bebas dari buku : Reading the Psalms with Luther")

Doa
Tuhan, yang telah memerintahkan kami untuk berdoa dan telah berjanji untuk mendengar, lihatlah bahwa kami tidak mampu dan tidak tahu bagaimana harus berdoa seharusnya. Berilah kami RohMu, Roh doa, untuk mengajar kami berdoa dalam roh dan kebenaran, dan untuk menengahi kami dengan keluh yang tidak bisa diucapkan; dan setiap kali kami berdoa, dengarkanlah kami dari takhta-Mu di sorga, melalui Yesus Kristus yang memerintah bersama Engkau dan Roh Kudus, Allah yang Esa, dulu sejak permulaan, kini dan selamanya. Amen. 🙏✝️❤️🙏

Ayat Bacaan Hari ini :
* # Mika 1:1-7 # Bacaan Pagi #
* #. Mazmur / Psalm 57 # Khusus dijelaskan
* #. Lukas 1:1-4 # Bacaan Malam #

Pengajaran/ Penjelasan Katekhismus Besar Martin Luther tentang Doa :

Allah Memerintahkan Kita untuk Berdoa
[4] Namun, sebelum kita menjelaskan Doa Bapa Kami secara terinci, yang terpenting ialah menggugah dan mendorong orang untuk berdoa, sebagaimana juga dilakukan Kristus dan para rasul.[5] Pertama sekali,
perlu diketahui bahwa kita berdoa karena Allahlah yang menyuruh kita berbuat demikian. Inilah yang dikatakan dalam Firman Kedua: ”Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan.” Firman ini menghendaki agar kita memuji nama Allah dan berseru kepada nama
itu atau berdoa dalam setiap kes**aran. Sebab berseru kepada namaNya sama dengan berdoa. [6] Maka perintah untuk berdoa sungguh penting dan tegas sama seperti perintah ”Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku”, ”jangan membunuh”, ”jangan mencuri” dan lain-lain. Jangan seorang pun berpikir seperti orang bebal yang mempunyai pikiran yang keliru: tidak menjadi masalah apakah saya berdoa atau tidak.
”Mengapa saya harus berdoa?” tanya mereka. ”Siapa yang tahu, apakah
Allah mempedulikan doa saya atau mau mendengarnya? Kalau saya tidak berdoa, toh orang lain akan berdoa juga.” Lalu saya tidak berdoa sama sekali. Sebagai alasan, mereka mengatakan bahwa kami menentang doa yang kosong dan palsu – seolah-olah kami mengajarkan tidak perlu berdoa sama sekali.

Allah Menghendaki Kita Berdoa

[7] Memang benar, ”doa” yang biasa diulang-ulangi dan didengung-dengungkan di gereja dan tempat-tempat lain sama sekali bukanlah doa. Sepintas tampaknya doa yang demikian dapat menjadi latihan bagi anak-
anak kecil, anak-anak sekolah dan orang awam. [8] Seperti yang kita pelajari dari Firman Kedua, doa berarti berseru kepada Allah dalam setiap kes**aran.
Ia menghendaki kita berbuat demikian, bukan kita yang memutuskan demikian. Kita mesti dan harus berdoa jika kita ingin
menjadi orang Kristen, sebagaimana kita harus patuh kepada orangtua kita dan semua penguasa. Sebab dengan berseru kepada Allah dan berdoa, kita menunjukkan bahwa kita menghormati nama-Nya dan memakainya dengan benar. Inilah yang paling penting dicamkan sehingga kita
dapat membungkam dan menyingkirkan pikiran-pikiran yang menghalangi dan melemahkan kita untuk tidak berdoa. [9] Seorang anak tidak sepantasnya berkata kepada ayahnya, ”Untuk apa patuh kepadamu? Masa bodoh! Aku akan berbuat ses**a hatiku.” Akan tetapi, firman itu
menegaskan, ”Engkau harus patuh!” Jadi bukan tergantung pada saya untuk memutuskan apakah saya berdoa atau tidak. Saya mesti dan harus berdoa; {kalau tidak, saya membuat Allah marah dan merasa tidak senang}.

Allah Menghendaki Doa-doa Kita

[10] Inilah yang paling penting dipahami dan dicamkan sehingga kamu dapat membungkam dan menyingkirkan pikiran-pikiran yang menghalangi dan melemahkan kita agar kita tidak berdoa, seakan-akan tidak apa-apa jika kita tidak berdoa, atau seolah-olah orang yang disuruh untuk berdoa lebih kudus dan lebih baik hubungannya dengan Allah ketimbang kita. Hati manusia pada hakikatnya begitu lemah sehingga selalu berpaling dari Allah, dan membayangkan bahwa Ia tidak meng-
hendaki atau menyukai doa-doa kita karena kita adalah orang-orang berdosa dan tidak layak menerima apa pun selain murka-Nya. [11] Dengan kata lain, agar kita luput dari pikiran-pikiran ini mesti mengindahkan
perintah untuk berdoa dan berpaling kepada Allah sehingga kita tidak membuat-Nya makin murka dengan tidak patuh kepada-Nya. Dengan perintah ini, Dia menyatakan dengan cukup jelas bahwa Dia tidak ingin menolak atau menghalau kita sekalipun kita adalah orang-orang ber-
dosa. Sebaliknya, Dia ingin mendekatkan kita kepada-Nya supaya kita merendahkan diri di hadapan-Nya, menyampaikan segala kesulitan dan persoalan kita kepada-Nya, serta memohon kemurahan hati dan perto-
longan-Nya. Dalam Kitab Suci kita membaca bahwa Allah murka sebab walaupun Dia telah menghukum orang-orang yang berbuat dosa, mereka tidak kembali kepada-Nya, meredakan murka-Nya dan memohon kemurahan hatinya-Nya melalui doa.

03/03/2023

Selamat Pagi dan damai sejahtera Allah atas kita semua, 🙏✝️🙏
Renungan Jumat, 03 Maret 2023

Mazmur 57: 1-12
1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam Dari Daud, ketika ia lari dari pada Saul, ke dalam gua.
2 Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu.3 Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.4 Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga dan menyelamatkan aku, mencela orang-orang yang menginjak-injak aku. S el a Kiranya Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya.5 Aku terbaring di tengah-tengah singa yang s**a menerkam anak-anak manusia, yang giginya laksana tombak dan panah, dan lidahnya laksana pedang tajam.6 Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!7 Mereka memasang jaring terhadap langkah-langkahku, ditundukkannya jiwaku, mereka menggali lobang di depanku, tetapi mereka sendiri jatuh ke dalamnya. Sela
8 Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.9 Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar! 10 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;11 sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan.12 Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!

Mazmur ke-57 adalah mazmur doa di mana Daud sekali lagi mengeluh tentang Saul dan para pegawainya - saat dia merangkak menjauh dari mereka ke dalam gua. Ini memiliki makna yang sama dengan mazmur sebelumnya. Oleh karena itu, kita juga akan menggunakannya juga terhadap para raja lalim dan bisa para penasehat dan para pemfitnah, yang memutarbalikkan Firman Tuhan terhadap kita. Mereka memiliki taring dan lidah untuk pekerjaan semacam itu, seperti - kata Daud - tombak, anak panah, dan pedang tajam. Tapi syukur kepada Tuhan, yang tidak meninggalkan kita, tapi melemparkan mereka ke dalam lubang yang telah mereka persiapkan untuk kita. Persekongkolan mereka akhirnya turun atas kepala mereka sendiri.

(Renungan ini diambil dan diterjemahkan secara bebas dari buku : Reading the Psalms with Luther")

Doa
Tuhan, yang telah memerintahkan kami untuk berdoa dan telah berjanji untuk mendengar, lihatlah bahwa kami tidak mampu dan tidak tahu bagaimana harus berdoa seharusnya. Berilah kami RohMu, Roh doa, untuk mengajar kami berdoa dalam roh dan kebenaran, dan untuk menengahi kami dengan keluh yang tidak bisa diucapkan; dan setiap kali kami berdoa, dengarkanlah kami dari takhta-Mu di sorga, melalui Yesus Kristus yang memerintah bersama Engkau dan Roh Kudus, Allah yang Esa, dulu sejak permulaan, kini dan selamanya. Amen. 🙏✝️❤️🙏

Ayat Bacaan Hari ini :
* # Mika 1:1-7 # Bacaan Pagi #
* #. Mazmur / Psalm 57 # Khusus dijelaskan
* #. Lukas 1:1-4 # Bacaan Malam #

Pengajaran/ Penjelasan Katekhismus Besar Martin Luther tentang Doa :

Allah Memerintahkan Kita untuk Berdoa
[4] Namun, sebelum kita menjelaskan Doa Bapa Kami secara terinci, yang terpenting ialah menggugah dan mendorong orang untuk berdoa, sebagaimana juga dilakukan Kristus dan para rasul.[5] Pertama sekali,
perlu diketahui bahwa kita berdoa karena Allahlah yang menyuruh kita berbuat demikian. Inilah yang dikatakan dalam Firman Kedua: ”Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan.” Firman ini menghendaki agar kita memuji nama Allah dan berseru kepada nama
itu atau berdoa dalam setiap kes**aran. Sebab berseru kepada namaNya sama dengan berdoa. [6] Maka perintah untuk berdoa sungguh penting dan tegas sama seperti perintah ”Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku”, ”jangan membunuh”, ”jangan mencuri” dan lain-lain. Jangan seorang pun berpikir seperti orang bebal yang mempunyai pikiran yang keliru: tidak menjadi masalah apakah saya berdoa atau tidak.
”Mengapa saya harus berdoa?” tanya mereka. ”Siapa yang tahu, apakah
Allah mempedulikan doa saya atau mau mendengarnya? Kalau saya tidak berdoa, toh orang lain akan berdoa juga.” Lalu saya tidak berdoa sama sekali. Sebagai alasan, mereka mengatakan bahwa kami menentang doa yang kosong dan palsu – seolah-olah kami mengajarkan tidak perlu berdoa sama sekali.

Allah Menghendaki Kita Berdoa

[7] Memang benar, ”doa” yang biasa diulang-ulangi dan didengung-dengungkan di gereja dan tempat-tempat lain sama sekali bukanlah doa. Sepintas tampaknya doa yang demikian dapat menjadi latihan bagi anak-
anak kecil, anak-anak sekolah dan orang awam. [8] Seperti yang kita pelajari dari Firman Kedua, doa berarti berseru kepada Allah dalam setiap kes**aran.
Ia menghendaki kita berbuat demikian, bukan kita yang memutuskan demikian. Kita mesti dan harus berdoa jika kita ingin
menjadi orang Kristen, sebagaimana kita harus patuh kepada orangtua kita dan semua penguasa. Sebab dengan berseru kepada Allah dan berdoa, kita menunjukkan bahwa kita menghormati nama-Nya dan memakainya dengan benar. Inilah yang paling penting dicamkan sehingga kita
dapat membungkam dan menyingkirkan pikiran-pikiran yang menghalangi dan melemahkan kita untuk tidak berdoa. [9] Seorang anak tidak sepantasnya berkata kepada ayahnya, ”Untuk apa patuh kepadamu? Masa bodoh! Aku akan berbuat ses**a hatiku.” Akan tetapi, firman itu
menegaskan, ”Engkau harus patuh!” Jadi bukan tergantung pada saya untuk memutuskan apakah saya berdoa atau tidak. Saya mesti dan harus berdoa; {kalau tidak, saya membuat Allah marah dan merasa tidak senang}.

Allah Menghendaki Doa-doa Kita

[10] Inilah yang paling penting dipahami dan dicamkan sehingga kamu dapat membungkam dan menyingkirkan pikiran-pikiran yang menghalangi dan melemahkan kita agar kita tidak berdoa, seakan-akan tidak apa-apa jika kita tidak berdoa, atau seolah-olah orang yang disuruh untuk berdoa lebih kudus dan lebih baik hubungannya dengan Allah ketimbang kita. Hati manusia pada hakikatnya begitu lemah sehingga selalu berpaling dari Allah, dan membayangkan bahwa Ia tidak meng-
hendaki atau menyukai doa-doa kita karena kita adalah orang-orang berdosa dan tidak layak menerima apa pun selain murka-Nya. [11] Dengan kata lain, agar kita luput dari pikiran-pikiran ini mesti mengindahkan
perintah untuk berdoa dan berpaling kepada Allah sehingga kita tidak membuat-Nya makin murka dengan tidak patuh kepada-Nya. Dengan perintah ini, Dia menyatakan dengan cukup jelas bahwa Dia tidak ingin menolak atau menghalau kita sekalipun kita adalah orang-orang ber-
dosa. Sebaliknya, Dia ingin mendekatkan kita kepada-Nya supaya kita merendahkan diri di hadapan-Nya, menyampaikan segala kesulitan dan persoalan kita kepada-Nya, serta memohon kemurahan hati dan perto-
longan-Nya. Dalam Kitab Suci kita membaca bahwa Allah murka sebab walaupun Dia telah menghukum orang-orang yang berbuat dosa, mereka tidak kembali kepada-Nya, meredakan murka-Nya dan memohon kemurahan hatinya-Nya melalui doa.

Address

Medan

Opening Hours

09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Kristen Luther Indonesia - GKLI Psr IV Marindal II posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share