Youth GBR Club

Youth GBR Club Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Youth GBR Club, Religious Center, Jalan T. Amir Hamzah, komp. Griya Riatur no. 78 Helvetia, Medan.

All New Canter. Cocok buat bos bos sawit. Colek bg Josmen Sitohang . Mitsubishi Medan. Jalan Boulevard Barat no 8. Bunda...
28/08/2023

All New Canter. Cocok buat bos bos sawit. Colek bg Josmen Sitohang . Mitsubishi Medan. Jalan Boulevard Barat no 8. Bundaran Cemara Asri. Medan.

Jangan lupa datang ya..
05/12/2014

Jangan lupa datang ya..

16/01/2014

bigung mau nongkrong ke mana ?

buat kamu yang muda please welcome ke Youth Service GBR perdana di tahun 2014

acaranya pasti seru dan tidak ngebosenin
ada video
ada song performance
ada praise n worship
ada games yang seru abies...
dan yang pasti Firman Tuhan yang luar biasa

please welcome at
jl.Tengku Amir Hamzah
komp. Griya Riatur
no 78 A
tepatnya di belakang swalayan Mandiri
pukul 06.00 sore
hari minggu

untuk info lebih silahkan hubungi di call center kami
081396787952 ( Juan )

10/12/2013

please welcome...........

Youth Christmas Party
Gereja Bethel Rohulkudus

tgl 15 des 2013
pukul 18.00 Wib (jam 6 sore)

jangan lupa ajak teman sebanyak-banyaknya

dengan Preaching, Praise and Worship yang menarik
band performance, funny video, dan banyak lagi

datang ya teman2..............!!!!!!

29/11/2013

Jangan pacaran kalau kamu atau kekasihmu belum berencana utk menikah krn hanya menghabiskan kesempatanmu utk mengenal orang lain....
Hal terbaik adalah mendekat kepada Tuhan, maka Dia akan memberikan pasangan yg sepadan kpdmu indah pada waktunya

^_^

Gambar ini Khusus Kamu yg selalu tidak pernah puas dan bahagia mengenai apa yg kamu miliki...Orang yang anggota tubuhnya...
29/11/2013

Gambar ini Khusus Kamu yg selalu tidak pernah puas dan bahagia mengenai apa yg kamu miliki...
Orang yang anggota tubuhnya tidak sempurna saja bisa berbahagia dan semangat dalam hidupnya, mengapa kamu yg sempurna tidak bahagia spt mereka?

29/11/2013

Yesus selalu ada untukmu
Dia akan slalu hadir ketika kamu datang menangis dibawah kakiNya...
Percayalah!

29/11/2013

Suatu keajaiban adalah ketika engkau berani meninggalkan orang yg salah masuk kedalam hatimu dan pergi jauh meninggalkan masa lalu dan berusaha meraih masa depan tanpa melihat kebelakang...
Pdt. Gilbert L

28/11/2013

INSPIRASI

Suatu hari, seorang anak SMU yang bernama Rafi sedang duduk santai di teras rumahnya. Tiba-tiba dia melihat remaja yang kira-kira sebaya dengannya terjatuh saat sedang naik sepeda, tepat di depan rumahnya. Isi tas plastik pemuda itu tumpah dan berhamburan ke luar.

Tanpa pikir panjang, Rafi segera berlari mendekat dan menolongnya. Rafi membantunya berdiri dan mengumpulkan barang-barang yang berhamburan di jalan. Semprotan serangga, tali, dan beberapa barang lain yang dibawa remaja itu pun masuk ke dalam kantong plastiknya lagi.

Setelah itu, Rafi melihat kaki pemuda itu terluka. Maka dia pun meminta si pemuda ini mampir ke rumahnya agar bisa diobati. Pemuda itu pun mengangguk dan mereka berdua masuk ke rumah.

Di dalam rumah, sambil mengobati kaki sang pemuda, Rafi mengajaknya mengobrol. Ternyata nama pemuda itu Ridwan. Tak terasa, obrolan mereka berlanjut meski kaki Ridwan sudah diobati. Mereka menjadi akrab dalam sekejap, mungkin juga dikarenakan umur mereka yang hampir sama. Mereka berbicara tentang sekolah, hobi, guru, dan hal-hal lain yang biasa dibicarakan anak SMU.

Berawal dari insiden tersebut, hubungan mereka menjadi akrab dan mereka menjadi sahabat karib. Persahabatan mereka berlanjut hingga lulus SMU. Keduanya juga diterima di universitas yang sama sehingga persahabatan mereka tetap berlangsung. Hingga tak terasa, waktu kelulusan pun tiba. Beberapa hari sebelum wisuda, Ridwan menemui Rafi dan seperti biasa mereka lalu mengobrol. Namun, hari itu ada yang tidak biasa dalam obrolan Ridwan.

"Rafi, tahukah kamu bahwa jika kamu tidak menolongku dulu, mungkin selamanya aku tidak akan kenal denganmu dan hidupku takkan jadi begini. Kamu memang sahabat terbaikku." ujar Ridwan.

"Haha…biasa ajalah. Lha emangnya kenapa?" tanya Rafi.

"Maaf, jika aku tidak pernah bercerita tentang hal ini. Masa-masa pertemuan awal kita dulu adalah masa-masa kritis dalam hidupku," ujar Ridwan mulai bercerita. "Waktu itu, usaha bapakku bangkrut, dia terlilit banyak hutang. Sedangkan ibuku malah lari dengan lelaki lain. Aku selalu jadi korban emosi bapak. Waktu itu aku kecewa sekali dengan mereka dan ingin bunuh diri."

"Tapi waktu sehabis membeli racun serangga dan tali untuk bunuh diri, sepedaku malah terpeleset di depan rumahmu dan kamu menolongku. Keakraban dan ketulusanmu waktu itu seolah-olah bercerita bahwa masih banyak orang baik di sekitarku. Aku merasa tidak sendiri lagi waktu itu. Aku melihat ada harapan. Canda dan sikapmu membuatku membatalkan niat bunuh diriku. Thanks, bro! Entah sadar atau tidak, kamu sudah menyelamatkan nyawaku."

Ada saat pertemuan, ada juga perpisahan. Segala sesuatu terjadi untuk suatu maksud yang baik. Percayalah, kita ada di dunia ini pun untuk sesuatu yang tujuannya baik. Apa yang terjadi di dalam hidup kita pun semuanya untuk mendatangkan kebaikan. Tuhan taruh orang-orang di sekitar kita pun ada maksudnya. Percaya saja pada-Nya untuk masa yang baik ataupun tidak.

04/10/2013

Jangan sampai anda menjual agama (berpindah agama) hanya karena jabatan, cinta, uang dll.
Yesus berfirman :
"Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yg datang kpd Bapa (sampai ke Surga) kalau tidak melalui Aku"

Karena 1x anda menjual, TIDAK ADA PENGAMPUNAN lagi karena dosa itu dikategorikan sbg MENGHUJAT/MENGHINA ROH KUDUS di muka umum..

03/10/2013
Ibuku hanya memiliki satu mata.Aku membencinya… dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan.Dia bekerja memasak buat ...
30/09/2013

Ibuku hanya memiliki satu mata.

Aku membencinya… dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan.

Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah… untuk menopang keluarga. Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku? Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya.

Keesokan harinya di sekolah…

CERITA INSPIRASI (baca dan renungkanlah)

"Ibumu bermata satu?!?!?…. ejek seorang teman. Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.

Jadi kemudian aku katakan pada ibuku, "Ma… kenapa engkau hanya memiliki satu mata?! Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang, kenapa engkau tidak segera mati saja ?!!!?

Ibuku diam tak bereaksi.

Aku merasa tidak enak, namun di saat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini… Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.

Malam itu…Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum. Ibuku sedang menangis di sana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya.

Setelah aku mengatakan perasaanku sebelumnya padanya, aku merasa tidak enak dan tertekan. Walau demikian, aku benci ibuku yang menangis dengan satu mata. Jadi aku bertekad untuk menjadi dewasa dan menjadi orang sukses.

Kemudian aku tekun belajar. Aku tinggalkan ibuku dan melanjutkan studiku ke Singapore. Kemudian aku menikah. Aku membeli rumahku dengan jerih payahku. Kemudian, akupun mendapatkan anak-anak, juga. Sekarang aku tinggal dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggal ini karena tempat ini dapat membantuku melupakan ibuku.

Kebahagiaan ini bertambah besar dan besar, ketika…

Apa ?! Siapa ini?!

Ini adalah ibuku… Masih dengan mata satunya. Aku merasa seolah-olah langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku lari ketakutan melihat ibuku yang bermata satu.

Aku bertanya padanya, "Siapa kamu?!. Aku tidak mengenalmu!! !? Kukatakan seolah-olah itu benar. Aku memakinya, "Berani sekali kamu datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anakku!

KELUAR DARI SINI!!

SEKARANG JUGA!!!?.

Ibuku hanya menjawab, "Oh, maafkan aku. Aku mungkin salah alamat ?"

Kemudian ia berlalu dan hilang dari pandanganku.

Oh syukurlah… Dia tidak mengenaliku. Aku agak lega. Kukatakan pada diriku kalau aku tidak akan khawatir atau akan memikirkannya lagi. Dan akupun menjadi merasa lebih lega…

Suatu hari, sebuah undangan menghadiri reuni sekolah dikirim ke alamat rumahku di Singapore. Jadi, aku berbohong pada istriku bahwa aku akan melakukan perjalanan dinas. Setelah menghadiri reuni sekolah, aku mengunjungi sebuah gubuk tua, dulu merupakan rumahku… Hanya sekedar ingin tahu saja.

Di sana, aku mendapati ibuku terjatuh di tanah yang dingin. Tapi aku tidak melihatnya mengeluarkan air mata. Ia memegang selembar surat ditangannya… Sebuah surat untukku.

"Anakku…
Aku rasa hidupku cukup sudah kini…
Dan… aku tidak akan pergi ke Singapore lagi…
Tapi apakah ini terlalu berlebihan bila aku mengharapkan engkau yang datang mengunjungiku sekali-kali? Aku sungguh sangat merindukanmu…
Dan aku sangat gembira ketika kudengar bahwa engkau datang pada reuni sekolah . Tapi aku memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan. Demi engkau …
Dan aku sangat menyesal karna aku hanya memiliki satu mata, dan aku telah sangat memalukan dirimu.
Kau tahu, ketika engkau masih kecil, engkau mengalami sebuah kecelakaan, dan kehilangan salah satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak bisa tinggal diam melihat engkau akan tumbuh besar dengan hanya memiliki satu mata. Jadi kuberikan salah satu mataku untukmu…
Aku sangat bangga akan dirimu yang telah dapat melihat sebuah dunia yang baru untukku, di tempatku, dengan mata tersebut. Aku tidak pernah merasa marah dengan apa yang kau pernah kau lakukan… Beberapa kali engkau memarahiku…
Aku berkata pada diriku, 'Ini karena ia mencintaiku …'

Kadang-kadang kita tidak mengerti seberapa besar pengorbanan ibu (ortu) kita selama kita hidup. Karena itu hargai dan hormatilah ibu (ortu) kita selama mereka masih hidup. Jangan sampai kita menyesal pada saat mereka meninggal, kita belum sempat membalas pengorbanan mereka. Dan selalu bawa mereka di dalam doa-doa kita.

Address

Jalan T. Amir Hamzah, Komp. Griya Riatur No. 78 Helvetia
Medan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Youth GBR Club posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share