PC NU Kota Medan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Medan

PC NU Kota Medan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Medan Perwakilan Cabang Nahdlatul Ulama untuk Kota Medan

20/12/2024
Semoga bisa di kaji ulang oleh pemerintah
20/12/2024

Semoga bisa di kaji ulang oleh pemerintah

15/12/2023

Pembahasan Sedekah Arwah dalam kegiatan Lailatul Ijtima oleh PC NU Kota Medan bersama KH Akhyar Nasution

09/12/2023

Pelatihan Bilal Jenazah dan Fardhu Kifayah PC NU Kota Medan

*PERAN NU DALAM KEMERDEKAAN RI* _Oleh: *KH BUSYROL KARIM* (Rois Syuriah PCNU Kab Kediri)_     Pada 17 Agustus 2022 kemar...
22/08/2022

*PERAN NU DALAM KEMERDEKAAN RI*

_Oleh: *KH BUSYROL KARIM* (Rois Syuriah PCNU Kab Kediri)_

Pada 17 Agustus 2022 kemaren, Negeri kita merayakan hari kemerdekaann yg ke 77. Sudah barang tentu semua rakyat Indonesia merayakannya dgn berbagai acara. Bahkan disuatu daerah, salah satu Banom NU, GP Ansor ambil bagian dlm mengawal kebinekaan dan kemerdekaan melalui sikap toleransi dan menjaga sinergitas dgn organisadi lintas agama maupun pemerintahan. Hal seperti itu tdk mengherankan, krn NU, organisasi Islam yg hampir mencapai usia satu abad itu memang memiliki sikap tolerans dan jiwa nasionalisme yg kuat dan menyatu dgn golongan lain ketika dulu memperjuangkan kemerdekan negeri nusantara ini
Bahkan pada masa sebelum kemerdekaan, ketika negeri Nusantara masih berada dlm penjajahan, NU dgn gigihnya mempertahankan identitas kenusantaraannya dan berjuang penuh melawan penjajah yg ingin melenyapkan kenusantaraan menjadi kebelandaan.
Tentang kemerdekaan tanah air, beberapa waktu sebelum berdirinya NU pada 1926, KH Wahab Hasbullah yg kemudian menjadi salah seorang tokoh pendirinya, ketika ditanya ttg kemerdekaan, beliau menjawab bhw itu nomor satu umat Islam menuju ke jalan itu. Umat Islam kita tdk leluasa sebelum negara kita merdeka. Kita jangan putus asa, kita harus yakin tercapai negara merdeka. Katanya.
Sedangkan pada tahun 1930 an, beberaoa tahun setelah NU berdiri, menurut seorang santri di Tebuireng, para santri pondok ini menyanyikan lagu kebangsaan tiap hari Kamis setelah mata pelajaran terakhir.
Kemudian pada Muktamar NU ke 15 Juni 1940, meskipun NU belum melibatkan diri secara langsung dlm dunia politik, para pemimpin NU telah memperhatikan juga bentuk negara Indonesia yg akan datang setelah merdeka. Pada Muktamar tsb, bahkan ada suatu rapat tertutup yg dihadiri oleh 11 ulama dibawah pimpinan KH Mahfudz Sidiq dari Jember, membicarakan calon yg pantas utk dijadikan presiden pertama Indonesia mendatang yg kemudian ditempat tsb mereka menentukan pilihan diantara dua nama, yaitu Sukarno dan Muhammad Hatta .
KH Masykur, yg pernah menjadi Komandan Pasukan Sabilillah, pernah p**a menceritakan bhw pada akhir Mei 1945, tiga bulan sebelum kemerdekaan, terjadi sebuah diskusi yg panjang antara Sukarno dgn tiga pemimpin muslim: KH Wahid Hasyim, KH Masykur sendiri dan Kiyai Kahar Mudzakar dari PII (Partai Islam Indonesia) dgn topik Definisi Pancasila yg hendak dijadikan dasar negara.
Dlm keterjajahan negeri Nusantara itu, NU mengobarkan semangat revolusi dan perjuangan. Krn itulah ketika Nusantara merdeka menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka tdk ragu lagi NU menjadi penjaga dan penyangga persatuan Indonesia dlm menghadapi berbagai gerakan sparatis dan pemberontakan dinegeri ini.
Momentum historis yg dilakukan NU setelah diproklamasikannya kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, adalah dicetuskannya Resolusi Jihad oleh organisasi kaum santri ini pada 22 Oktober 1945 yg isinya mewajibkan para ulama dan seluruh anggota NU serta umat Islam utk menentang bercokolnya kembali kolonialisme di Indonesia dan mempertahankan kemerdekaan tanah air melawan Belanda yg hendak menguasai kembali negeri Nusantara.
B**g Tomo, seorang pemimpin dan pejuang Indonesia, sering menemui KH Hasyim Asy'ari, salah seorang tokoh pendiri NU, utk meminta nasehat, fatwa dan dukungan moral utk meningkatkan perjuangan melawan tentara asing. Seruan Jihad tsb semakin mendorong para pejuang muslim bersama-sama para pejuang rakyat lainnya utk mengambil bagian dlm pertempuran di Surabaya 10 Nopember
10 Nopember1945.
Resolusi Jihad yg dicetuskan NU, adalah sbg sumbangan perjuangan NU dlm hidup berbangsa dan bernegara. Sumbangan perjuangan NU lainnya dlm hidup berbangsa sebelum itu, adalah tampilnya KH Wahid Hasyim pada Agustus 1945 sesudah diprokamirkannya negara Indonesia, sbg salah seorang perumus dan penanda tangan naskah Pembukaan UUD 1945 yg menyepakati Pancasila sbg dasar falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selanjutnya pada Munas (Musyawarah Nasional) NU Desember 1983, NU menerima ajakan Pemerintah agar Pancasila menjadi asas tunggal sebelum ormas-ormas Islam lainnya meresponnya. Dlm deklarasi di Munas tsb, para peserta Munas memutuskan bhw Pancasila bukan agama dan tdk bisa menempati kedudukan agama. Sila ketuhanan yang Maha Esa mencerminkan Tauhid menurut pengertian keimanan. Pengamalan Pancasila dianggap merupakan perwujudan upaya umat Islam Indonesia utk menjalankan Syariat agamanya.
Alasan diterimanya asas tunggal itu, krn kaum muslimin melalui para pempinnya ikut secara aktif dlm perumusan dasar negara RI, yg menurut hasil Munas, hal itu tdk detentangan dgn pandangan Islam. Menurut KH Ahmad Sidik yg pernah menjabat sbg Rois Am PBNU itu, organisasi kaum santri ini menerima Pancasila berdasarkan pandangan Syariat, bukan berdasarkan pandangan politik. Maka NU dapat dibenarkan memenuhi ajakan pemerintah ttg asas tunggal Pancasila.
Sedangkan KH Ali Maksum juga pernah mengatakan bhw Pancadila adalah falsafah sedangkan agama adalah ideologi. Sila-sila dlm Pancadila pada dasarnya tdk bertentangan dgn Islam kecuali jika diisi tafsir atau perbuatan yg bertentangan dgn ajaran Islam. Utk memahami Pancasila perlu berfikir menurut orientasi agama. Maka kitapun menyadari bhw masih perlu ada usaha meratakan keseragaman pengertian Pancasila dikalangan ulama NU. Kata Kiyai dari Yogya yg pernah p**a menjabat Rois Am NU itu.
Sementara itu mengenai hubungan Islam dan Negara, sejak awal kebangkitan nasional, posisi agama sudah mulai dibicarakan dlm kaitannya dgn politik atau negara. Ada dua pendapat yg didukung oleh dua golongan yg bertentangan ttg hal itu. Satu golongan berpendapat, negara Indonesia merdeka hendaknya merupakan sebuah negara sekuler, yakni negara yg dgn jelas memisahkan persoalan agama dari politik. Golongan lainnya berpendapat, negara Indonesia hendaknya dijadikan sbg negara Islam.
Setelah kemerdekaan, persoalan itu juga terangkat kembali didalam sidang-sidang konstituante hasil pemilihan umum 1955 yg berakhir dgn keluanya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, yaitu kembali kpd UUD 1945.
Kemudian para pemimpin bangsa Indonesia pun memikirkan alternatif jalan tengah dari dua pendapat tsb. Mereka menganjurkan suatu negara yg mempunyai dasar keagamaan secara umum dan pemerintah mengakui nilai keagamaan yg positif. Dlm kerangka itulah, Departemen Agama didirikan pada Januari 1946 utk memberikan konsesi sebuah konsesi kpd kaum muslimin. Dgn demikian, Negara Kesatuan Indonesia ini bukan sesuatu yg sekali jadi. Krn itulah kesatuan NKRI harus dijaga.
Bagi NU, membela NKRI merupakan sebuah keharusan politik utk menjaga kesatuan dan kedamaian negeri ini. Komitmen ini perlu terus ditegaskan sehingga ketika NU genap berusia satu abad pada 2026, kita berharap NKRI tetap utuh. Pentingnya tanah air dapat kita lihat dari perjalanan hijrah Nabi saw dari Makkah ke Madinah. Nabi ingin mempunyai tanah air atau negara agar dakwah Islam dapat berkembang dgn baik.
Kita semua tahu bhw dinegara-negara dimana mayoritasnya umat Islam, sering kali terjadi pertumpahan darah, seperti Afganistan, Irak, Suriyah Yaman dll. Konflik dinegeri-negeri muslim tsb. menunjukkan bhw kesamaan agama belum mampu menyatukan masyarakatnya akibat salah tafsir yg kebablasan.
Di Nusantara, pertikaian memang juga terjadi, tetapi hanya lokal dan regional yg tak menimbulkan tragedi nasional seperti dinegara-negara di Timur Tengah tsb.
Dlm sejarah perjalanan pendakwah Islam dinegeri ini, dapat kita lihat bhw tdk ada pertentangan antar nasionalisme dan ajaran Islam. Mereka menyadari bhw utk bisa berdakwah, dibutuhkan tanah air yg kondusif.

Selamat Datang Gus Mentri di Kota Medan 🙏🙏
28/07/2022

Selamat Datang Gus Mentri di Kota Medan 🙏🙏

Address

Jalan Palang Merah No. 80, Kesawan
Medan
20212

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PC NU Kota Medan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Medan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share