POS PI GBI Sp.POS

POS PI GBI Sp.POS Pelayanan Gereja Lokal, Konseling Keluarga dan Orang Muda dengan berpusat kepada Kristus

12/04/2023

5 Dimensi Pertumbuhan Gereja, Setiap gereja perlu :

1. Bertambah akrab dgn sesama angota melalui persekutuan.
2. Bertambah sungguh-sungguh melalui pemuridan.
3. Bertambah kuat melalui ibadah.
4. Bertambah besar melalui pelayanan.
5. Bertambah luas melalui penginjilan.

Kelima segi pertumbuhan ini digambarkan dlm gereja mula-mula di Yerusalem (Kis 2:42-47)

Dan akibatnya, ayat 47 berbunyi " Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka..."

Ada 2 hal dari ayat ini :
1. Tuhan menambahkan pertumbuhan (bagian-Nya) ketika gereja melakukan bagiannya.

2. Pertumbuhan terjadi tiap hari, yg berarti, sedikitnya gereja yg sehat memperoleh 365 petobat baru dlm setahun.

Pertumbuhan gereja merupakan akibat wajar dari gereja yg sehat.

12/02/2023

Selamat Hari Minggu, selamat beribadah, dan salam sejahtera.

Sebab Tuhan adalah adil dan ia mengasihi keadilan. Orang yang tulus akan memandang wajahNya. [ Mazmur 11:7 ]

Morning Blessing, 28 Nov'22"Pengemudi Pikiran"Jadi, akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua...
28/11/2022

Morning Blessing, 28 Nov'22

"Pengemudi Pikiran"

Jadi, akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)

Seorang pria mengajak putranya jalan-jalan naik bus. “Ayah, aku akan duduk di kursi paling depan,” kata putranya. “Jangan!” cegahnya. “Itu kursi pengemudi. Kita penumpang duduk di belakang.” Besoknya pria itu mengantar putranya ke sekolah naik mobil pribadi. “Ayah mau duduk bersamaku di belakang?” tanya putranya. “Tidak Nak!” ia tersenyum, “Karena ayah mengemudi.”

Peran kita: penumpang dan pengemudi. Kapan kita sebagai penumpang dan kapan sebagai pengemudi? Untuk perjalanan kehidupan sehari-hari, peranan kita sebagai penumpang. Sang Pengemudi ialah Tuhan. Biarkan Tuhan membawa kita melintasi rute yang Dia inginkan. Tetapi untuk pikiran, kita sang pengemudi. Kita bertugas mengarahkan ke mana pikiran itu pergi. Segala yang melintas di pikiran kita ialah tanggung jawab kita sendiri. Rasul Paulus menuturkan nasihat untuk membantu kita menjadi pengemudi pikiran yang baik. Pertama, pergi menghindari jalur yang salah, yakni pikiran mengenai kekhawatiran. Alih-alih khawatir, kita dapat menyatakan keinginan kepada Tuhan (ay. 6). Kedua, melaju melintasi jalur yang benar. Caranya? Berpikir mengenai hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, disebut kebajikan dan patut dipuji (ay. 8).

Adakalanya kita menjadi lengah. Seharusnya mengemudikan pikiran, malah duduk santai di kursi penumpang. Segera kemudi diambil alih oleh iblis! Diarahkannya kita menuju jalur kekhawatiran. Alhasil kita kerap diliputi perasaan takut, cemas dan gelisah. Saat ini, ambil kembali kendali itu! Duduklah di kursi pengemudi yang memang Tuhan tetapkan untuk kita. Selanjutnya, putar kembali pikiran ke jalur benar, yaitu berpikir mengenai hal-hal yang Paulus tuturkan.

JANGAN ABAIKAN KURSI KEMUDI PIKIRAN YANG ADA DI POSISI PALING DEPAN KARENA DI SITULAH TEMPAT DUDUK KITA.

Morning Blessing, 26 Nov'22" Tenanglah !! "Matius 14:27Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, j...
26/11/2022

Morning Blessing, 26 Nov'22

" Tenanglah !! "

Matius 14:27
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"

Sering sekali dalam menghadapi badai hidup, yg rasanya kita gk punya kekuatan utk menghadapinya, kita cenderung jadi gelisah, terburu-buru mengambil keputusan, bahkan tidak jarang akhirnya kita mengambil jalan pintas.

Tetapi kita lupa, Yesus pernah berkata kepada murid2 nya yg sdg menghadapi badai angin sakal ...."Tenanglah !! Aku ini, jangan takut!"

Saat kita gelisah, tidak bisa tenang, kehadiran Yesus bagi kitapun bisa kita anggap sbg "hantu" yg menakutkan. Mknya Yesus mengingatkan kita supaya tetap tenang, dan pandang Yesus dan jangan takut !!

Tenanglah kini hatiku
Tuhan memimpin langkah hidupku
Di saat bimbang dan ragu
Kurasa tangan-Nya

Yesus membimbingku
Tanganku dipegang-Nya
Hatiku berserah pada semua janji-Nya

Jadilah TENANG !!!

Morning Blessing, 22 Nov'22"Wawasan Baru"“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang matak...
22/11/2022

Morning Blessing, 22 Nov'22

"Wawasan Baru"

“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” (Ayub 42:5)

Alkitab mencatat Ayub sebagai laki-laki saleh dan jujur. Ia seorang yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Luar biasa karena label untuk Ayub berasal dari pengakuan Allah sendiri (Ayb 1:8). Namun bukan berarti Ayub sudah lolos seleksi dan bebas godaan. Nyatanya Allah mengizinkan iblis menguji kesalehan Ayub. Ayub harus berjuang lagi: menjalani proses yang sulit dan rumit sebelum akhirnya berhasil memenangkannya, sehingga ia memiliki wawasan baru terhadap Allah. Melalui proses itu, Ayub yang dahulu mengenal Allah dan menerima-Nya sebagai tradisi, kini melihat dan mengalami sendiri rahasia Tuhan.

Kecenderungan manusia adalah menyukai kenyamanan. Mereka lebih memilih untuk berhenti pada titik yang dianggap aman, enggan melakukan perjuangan dan perubahan karena melelahkan. Sementara di sisi lain, Tuhan rindu kita memiliki iman yang dinamis. Iman yang terus bertumbuh dan berkembang bahkan menghasilkan buah-buah bagi kemuliaan-Nya. Karena itu Ia mengizinkan proses yang rumit terjadi, supaya pada akhirnya kita beroleh wawasan baru tentang Allah. Memahami kehendak dan kedaulatan Allah atas hidup kita dan melihat kebesaran, keajaiban, kesetiaan serta kemurahan-Nya.

SETIAP PROSES YANG TUHAN IZINKAN TERJADI MERUPAKAN KESEMPATAN
MENERIMA WAWASAN BARU TENTANG KEBESARAN DAN KEDAULATAN-NYA

God Bless All 🙏🙏

Morning Blessing, 19 Nov'22"Menghadapi Ketidakpastian"Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istiraha...
19/11/2022

Morning Blessing, 19 Nov'22

"Menghadapi Ketidakpastian"

Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik. (Pengkhotbah 11:6)

Dunia ini penuh ketidakpastian. Siang yang terik bisa berganti mendung dalam sekejap. Arah angin tak bisa dikendalikan. Iklim dan cuaca tak menentu. Ekonomi mengalami fluktuasi. Harga saham bisa merosot atau meroket drastis. Politik dan kebijakan para pemimpin juga bisa berubah. Menghadapi ketidakpastian itu, kita bisa menjadi gamang. Penuh kecemasan. Namun bisa juga menjadi serakah, egois serta tidak memedulikan orang lain.

Nas ini memberi kita setidaknya 3 pedoman hikmat dalam menghadapi dunia yang serba tak pasti, yaitu :

1. Belajarlah Memberi (ay. 1-2).
Ketika kita dengan murah hati menaburkan berbagai kebaikan, maka suatu saat nanti kita juga akan menuainya. Banyak hal yang kita nikmati saat ini sebagai buah kebaikan yang kita perbuat di masa lalu.

2. Beranilah mengambil risiko dalam hidup (ay. 3-5). Mencemaskan segala sesuatu hanya akan menghentikan langkah kita. Namun tentunya tindakan ini perlu dibarengi hikmat, agar kita dapat berjalan menurut kehendak Allah.

3. Bekerjalah dengan giat namun jangan lupa menikmati hidup (ay. 6-8).
Keseimbangan antara bekerja dan beristirahat mesti dijaga. Kita juga harus mempersiapkan diri untuk masa depan, termasuk untuk kehidupan di kekekalan.

Syukurnya, Allah selalu bersama kita dalam setiap situasi. Dia tetap memegang kendali dan otoritas, sekalipun di tengah ketidakpastian yang kita hadapi. Namun, Dia tidak ingin kita hanya berpangku tangan, melainkan agar tetap aktif dan produktif yakni dengan mengerjakan dan menyebarkan kebaikan selama kita di dunia ini.

TUHAN MEMINTA KITA MENABUR SERTA MENGHASILKAN TINDAKAN KEBAIKAN,
UNTUK MEMBERI PENGHARAPAN DI DALAM DUNIA YANG PENUH KETIDAKPASTIAN

God Bless All.....🙏🙏

Morning Blessing, 17 Nov'22"Iman Kondisional?"Yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenara...
17/11/2022

Morning Blessing, 17 Nov'22

"Iman Kondisional?"

Yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa. (Ibrani 11:33)

Seseorang pernah berkata kepada saya, “Iman itu menurut saya tergantung kondisi. Kalau kehidupan sedang baik, iman kita juga baik. Namun, kalau kondisi tidak baik, wajar saja jika iman lantas menjadi lemah.”

Dalam pemaparan tentang nama para tokoh iman, tak ada yang disembunyikan oleh penulis kitab Ibrani. Ia menggambarkan tentang iman yang sejati dalam Kristus, yang tak hanya berkaitan dengan keadaan baik, menyenangkan, atau terkait rangkaian mukjizat dan berkat materi yang berlimpah. Iman sejati ditunjukkan oleh para tokoh iman justru ketika mereka mengalami penderitaan, aniaya, bahkan pengorbanan nyawa (ay. 32-37). Kualitas iman yang Allah masih harapkan untuk dimiliki oleh umat-Nya pada zaman sekarang, meski bentuk tantangan atau ujian yang dihadapi dalam bentuk berbeda.

Penyajian “fakta iman” dari penulis Ibrani menunjukkan pada kita bahwa iman sama sekali tidak terkait situasi dan kondisi. Mereka yang sungguh-sungguh beriman kepada Kristus akan tetap berdiri teguh menghadapi tantangan, bahkan sekalipun aniaya dan penderitaan harus mereka tanggung. Iman seperti inilah yang diperlukan menjelang kedatangan Tuhan yang semakin mendekat. Apakah Kamu sudah memiliki jenis iman seperti ini?

IMAN SEJATI TIDAK DIPENGARUHI KEADAAN,
TETAPI MEMENGARUHI DAN MENGUBAH KEADAAN!

Morning Blessing, 16 Nov'22"Mengapa Tidak Berubah""Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa...
16/11/2022

Morning Blessing, 16 Nov'22

"Mengapa Tidak Berubah"

"Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?”
(Yesaya 58:3)

Setelah tiga bulan membeli sebuah treadmill, seorang pemuda mengembalikannya ke toko. Marah-marah ia berkata, “Tidak ada yang berubah! Berat badan saya tidak juga turun!” “Maaf,” si pegawai menyela, “Bagaimana dengan pola makan Anda?” “Tetap banyak seperti biasanya,” jawab pemuda itu malu-malu.

Kita kerap mempertanyakan keheranan serupa. Dalam mengiring Yesus, kita menambahkan doa, puasa dan pelayanan, namun tidak mengalami perubahan apa-apa. Jangankan melihat terobosan, kesembuhan, pemulihan atau berbagai mukjizat lainnya, keintiman dalam hadirat Tuhan pun tidak kita rasakan. Dalam hati kita bertanya-tanya, “Mengapa semua yang aku lakukan tidak Kau indahkan, ya Tuhan?” Faktanya, bukan Tuhan tidak mengindahkan tetapi kitalah yang belum mau meninggalkan dosa!

Bangsa Israel pernah memprotes keadilan Tuhan. Mereka berkata, “Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Kepada mereka Tuhan menyingkapkan kebenarannya. Bukan Dia tidak memperhatikan atau mengindahkan perbuatan mereka, namun ketika melakukannya, mereka tidak juga meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak berkenan di hadapan-Nya. Hati jauh dari belas kasihan, lalu tangan yang seharusnya terulur memberikan bantuan digunakan untuk menekan sesama.

Kita tidak dapat mengasihi Tuhan tanpa meninggalkan dosa. Kita juga tidak dapat mengasihi Tuhan tanpa memedulikan sesama. Apabila kita rindu mengalami perubahan di kehidupan ini, maka selaraskan saja iman dengan perbuatan!

KETIKA HAL BAIK YANG KITA TAMBAHKAN DALAM KEHIDUPAN INI TIDAK MEMBERI
DAMPAK, ARTINYA MASIH ADA HAL BURUK YANG PERLU KITA TINGGALKAN

God Bless You 🙏🙏

Morning Blessing, 15 Nov'22"Hidup Dalam Terang"Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang d...
15/11/2022

Morning Blessing, 15 Nov'22

"Hidup Dalam Terang"

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang. (Efesus 5:8)

Ketika matahari sudah terbenam mulailah kegelapan menyelimuti tempat kita tinggal, maka kita membutuhkan yang namanya lampu. Salah satu penemuan dunia berkenaan dengan teknologi pencahayaan di malam hari adalah lampu pijar yang dipatenkan oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1879. Penemuan ini tercatat dalam sejarah dunia, Edison berhasil membuat dunia punya harapan supaya manusia bisa melakukan banyak hal dalam kegelapan malam.

Paulus menggunakan metafora gelap dan terang juga untuk menjelaskan tentang posisi jemaat di Efesus sebelum mengenal dan sesudah mengenal Kristus. Gelap adalah gambaran ketiadaan cahaya, artinya hidup jemaat di Efesus masih dalam kuasa gelap yang penuh dengan ketidakpastian. Terang adalah gambaran di mana Yesus berkuasa dan memberi harapan keselamatan di tengah ketidakpastian. Paulus mengingatkan supaya jemaat di Efesus tidak kembali lagi ke kehidupan lamanya seperti sebelum mengenal Kristus. Paulus menganjurkan melalui suratnya supaya jemaat hidup dalam terang kasih Kristus supaya hidupnya berbuahkan kebaikan.

Hidup dalam terang kasih Kristus juga bisa kita rasakan berkatnya termasuk pada saat pengambilan keputusan-keputusan penting dalam hidup. Dalam pengambilan keputusan dibutuhkan banyak pertimbangan, salah satunya adalah pertimbangan batiniah bersama Kristus. Apa jadinya jika keputusan kita ambil dengan pertimbangan yang kurang matang? Kegagalan dan kehancuran akan menimpa kita, dalam arti yang lain kita masih hidup dalam kegelapan batiniah. Penting bagi kita untuk membangun kesatuan roh senantiasa dengan-Nya, supaya setiap keputusan yang kita ambil berbuahkan kebaikan dalam kehidupan.

HIDUP DALAM TERANG KASIH KRISTUS ADALAH SEBUAH PILIHAN YANG AKAN MENDATANGKAN BERKAT

God Bless You All...🙏🙏

Morning Blessing, 14 Nov'22"Mata Rantai yang Hilang"Hai bapak-bapak, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar h...
14/11/2022

Morning Blessing, 14 Nov'22

"Mata Rantai yang Hilang"

Hai bapak-bapak, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya. (Kolose 3:21)

Andai kata Adolf Hi**er tidak mengalami masa kecil yang suram, genosida terhadap jutaan orang Yahudi mungkin tak akan pernah tercatat dalam lembaran hitam sejarah umat manusia. Fase awal dalam hidup Hi**er, terutama yang menyangkut hubungan dengan sang ayah, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tahapan kelam tersebut dapat dianggap sebagai satu mata rantai yang hilang dari tahapan pertumbuhan dirinya sebagai manusia.

Sosok ayah dalam keluarga memegang peranan yang tak dapat dipandang sebelah mata bagi perkembangan kepribadian anak-anaknya. Untuk itulah, Rasul Paulus mengingatkan para ayah agar mereka dapat menjalankan peran secara optimal. Sebagai kepala keluarga, mereka harus mengasihi dan tidak berbuat kasar terhadap para istri (ay. 19), serta tidak melontarkan kata-kata yang menyakiti hati anak-anak (ay. 21).

Perkataan dan perbuatan mereka yang menyukakan hati para anggota keluarga berperan besar dalam membentuk keluarga sebagaimana yang dikehendaki Allah. Anak-anak mereka pun akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang berkenan di hadapan-Nya. Pertumbuhan pribadi yang sanggup menunjukkan jati diri sebagai anak-anak Allah, yang senantiasa berbuat kebenaran dalam hidup mereka (1Yoh. 3:10).

Hidup manusia dapat dimaknai sebagai mata rantai yang saling berkaitan. Peran seorang ayah menjadi penting dalam memastikan tidak ada mata rantai yang hilang dari setiap tahapan pertumbuhan anak-anaknya. Berpegang pada prinsip kebenaran firman Tuhan adalah penentu kesuksesan peran yang harus dimainkannya.

TAK BAKAL ADA MATA RANTAI YANG HILANG, DARI SETIAP TAHAPAN PERTUMBUHAN ANAK-ANAKNYA, MERUPAKAN JANJI SEORANG AYAH YANG TAKUT AKAN TUHAN

God Bless Us....🙏🙏

Puji Tuhan, ibadah Minggu hari ini di Pos PI GBI Sp.Pos berjalan dgn baik dan Tuhan melawat umatnya. Kiranya semakin har...
13/11/2022

Puji Tuhan, ibadah Minggu hari ini di Pos PI GBI Sp.Pos berjalan dgn baik dan Tuhan melawat umatnya. Kiranya semakin hari Tuhan akan menambahkan bilangan org percaya ditempat ini. Semuanya utk kemuliaan Tuhan.

Bagi Bapak/Ibu/Sdr/i yg ingin bergabung dalam ibadah di Pos PI GBI So.Pos, berikut jadwal ibadah nya :

Ibadah Minggu : Pukul 16.00-17.30 WIB (Disertai dgn Sekolah Minggu).

Ibadah FA : Jumat, Pukul 19.30-21.00 WIB

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amien 🙏🙏

Address

Jalan Parang I No. 34
Medan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when POS PI GBI Sp.POS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category