PCM Tanjung Karang Kota Mataram

PCM Tanjung Karang Kota Mataram PCM Tanjung Karang merupakan organisasi muhammadiyah yang berada di Daerah Kota mataram

13/03/2026

Assalamu'alaikum wr wb
Undangan pengajian sabtu subuh

Mengajak para jamaah untuk mengikuti kajian sabtu subuh.
Lokasi : Masjid Al Muttaqin Kertanegara kekalik jaya sekarbela kota Mataram
Penceramah : Ustadz Dr. Mukhlisin, M.Si
Kajian : Kitab Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah
Bab : Aqidah

Assalamu'alaikum wr wb

Kajian sebelum berbuka puasa 26 Februari 2026
26/02/2026

Kajian sebelum berbuka puasa 26 Februari 2026

Sholat taraweh hari pertama warga muuhammadiyah di PCM TANJUNG KARANG
18/02/2026

Sholat taraweh hari pertama warga muuhammadiyah di PCM TANJUNG KARANG

02/02/2026

*BISMILLAH MERANGKAI MUTIARA KEHIDUPAN: SELASA, 15 SYA'BAN 1447 H / 03 FEBRUARI 2026*

*أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ*
*بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ*

*MUTIARA KEHIDUPAN*
꧁🍃🍃💜🍃࿐🍃꧂
*✒️ SIRAH NABAWIYAH (343) 🌹📚*

*Mu’akhah: Persaudaraan yang Mengalahkan Perbedaan Ras dan Harta*

Ukhti wa akhi fillah, mu’akhah bukan sekadar ritual simbolis, melainkan ikatan darah rohani yang dirajut Rasulullah SAW di masjid Nabawi. *Beliau SAW memasangkan 90 pasang Muhajirin-Anshar, seperti Abdurrahman bin Auf ra. dengan Sa’ad bin Rabi’ ra. Sa’ad menawarkan setengah hartanya, tapi Abdurrahman menolak dan bertanya lokasi pasar*.

*Ini pelajaran abadi:*

1. *Ukhuwah bukan untuk mengemis, tapi saling menguatkan menuju mandiri*.

2. *Di tengah kondisi kita hari ini—perpecahan karena politik, ekonomi sulit, dan media sosial yang memprovokasi—semangat mu’akhah adalah obatnya*.

3. *Hadits Nabi SAW menegaskan: “Tidaklah beriman seseorang hingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari-Muslim)*.

4. Dan firman Allah dalam Al-Hujurat: *“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara” (QS. Al-Hujurat: 10)*.

5. *Lihat kondisi kita: umat terpecah karena harta, jabatan, atau beda pandangan. Anshar mengajarkan kita berbagi tanpa pamrih; Muhajirin mengajarkan kita bangkit tanpa bergantung*.

6. *Hikmahnya untuk zaman sekarang:* *Di masa kemiskinan dan polarisasi, jadilah Anshar bagi yang lemah: berbagi makanan, ilmu, atau dukungan moral.*

7. *Jangan biarkan perbedaan suku atau ekonomi memisahkan;*

8. *Ingat, ukhuwah Islamiyah mengikat hati di atas segalanya*.

9. *Media sosial hari ini seperti ujian fitnah; gunakan untuk merajut, bukan merobek persaudaraan*.

10. *Bayangkan, wahai saudaraku:* *Andai setiap masjid kita adakan “mu’akhah modern”—pasangkan yang kaya dengan yang miskin untuk belajar kemandirian, yang muda dengan yang tua untuk wariskan ilmu. Jelang Ramadan, mulailah dari keluarga: maafkan saudara yang jauh, kunjungi tetangga yang sakit, bantu yang kesulitan belanja.*

*Pelajaran Emas untuk Hari Ini:*

1. *Ukhuwah diuji saat susah: berikan tangan, bukan omongan doang.*

2. *Tiru Abdurrahman:* *tolak bergantung, tapi terima bantuan untuk bangkit*.

3. *Di Sya’ban ini, rajut kembali tali persaudaraan yang putus*.

*Doa Nabi SAW yang indah*: *“Ya Allah, satukan hati kami sebagaimana Engkau satukan hati mereka (Muhajirin-Anshar)*. *Islah (perbaiki) urusan kami, dan lindungkan kami dari fitnah depan dan belakang.” (Amal dari sunnah mu’akhah)*.

*Ya Rabb, jadikan kami saudara yang saling mengingatkan kebaikan, bukan saling menjatuhkan. Perkuat ikatan kami dengan iman, jauhkan dari dunia yang memecah belah*.

*Robbana taqabbal minna, ya Allah terimalah dari kami (segala amal kami)*.

🌹*📚 ۖ نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيْبٌ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِين 🍂🍃♥️*

30/01/2026

Jumat 30 Januari 2026

Khutibah jumat

Judul : Mempersiapkan Ramadan di bulan Sya’ban
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن
قَالَ الله تَعَالَى: يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
وَقَالَ الله تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Jamaah jumat yang berbahagia,

Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Meningkatkan takwa dapat dengan menaati seluruh perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan ini sesuai dengan ajaran-Nya. Amin.

Shalawat dan salam marilah kita limpahkan kepada Nabi Muhammad Saw, yang telah menjadi penerang jalan menuju agama yang diridhai Allah. Semoga kita menjadi umat pengikut jejak langkahnya dan dikumpulkan kembali bersama beliau di akhirat kelak. Amin.

Jamaah jumat yang berbahagia,

Sebentar lagi, kita akan memasuki bulan Ramadan yang penuh berkah. Sebelum datangnya bulan yang mulia ini, ada bulan yang sangat penting dalam persiapan kita, yaitu bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban adalah bulan yang dapat membantu kita mempersiapkan fisik, spiritual, dan mental untuk menjalani Ramadan dengan sebaik-baiknya.

Dalam khutbah kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk merenungkan bagaimana bulan Sya’ban dapat menjadi bekal yang berharga bagi kita dalam menyambut Ramadan.

Jamaah jumat yang berbahagia,

Sya’ban adalah bulan yang sangat istimewa, karena di dalamnya terdapat kesempatan besar untuk memperbaiki diri. Rasulullah SAW dalam hadis-hadisnya mengajarkan kepada kita untuk memanfaatkan bulan Sya’ban dengan memperbanyak ibadah, terutama puasa sunnah.

Rasulullah SAW sendiri sangat memperbanyak puasa sunnah di bulan ini, sebagai persiapan untuk memasuki Ramadan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: كانَ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يَصُومُ حتَّى نَقُولَ: لا يُفْطِرُ، ويُفْطِرُ حتَّى نَقُولَ: لا يَصُومُ، فَما رَأَيْتُ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إلَّا رَمَضَانَ، وما رَأَيْتُهُ أكْثَرَ صِيَامًا منه في شَعْبَانَ
“Dari Siti Aisyah ra berkata: “Rasulullah berpuasa hingga kami menyangka Ia berbuka, dan berbuka hingga kami menyangka Ia tidak berpuasa dan aku tidak pernah melihat Rasul menyempurnakan puasanya satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadan dan aku tidak pernah melihat Rasul memperbanyak puasanya daripada berpuasa di bulan Sya’ban”.

Hadis lain dari riwayat an-Nasai juga menguatkan bahwa Rasulullah memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, meskipun tidak secara penuh.

لقد كانَت إحدانا تُفطِرُ في رَمضانَ ، فما تقدرُ على أن تقضيَ حتَّى يدخلَ شعبانُ ، وما كانَ رسولُ اللَّهِ يصومُ في شَهْرٍ ما يصومُ في شعبانَ ، كانَ يصومُهُ كُلَّهُ إلَّا قليلًا بل كانَ يصومُهُ كُلَّهُ
“Salah satu dari kami biasa berbuka di bulan Ramadan, dan tidak mampu untuk mengqadha puasa tersebut hingga masuk bulan Sya’ban. Rasulullah tidak berpuasa di bulan mana pun seperti yang beliau berpuasa di bulan Sya’ban, beliau berpuasa sepanjang bulan itu kecuali sedikit.”

Jamaah jumat yang berbahagia,

Bulan Sya’ban memberikan kita kesempatan untuk menyesuaikan tubuh kita dengan puasa yang lebih panjang. Ketika kita berpuasa di bulan Sya’ban, tubuh kita akan terbiasa dengan menahan lapar dan dahaga.

Ini sangat penting karena ketika Ramadan tiba, kita tidak akan merasa terkejut dengan tantangan fisik yang ada. Sebaliknya, kita akan lebih siap secara fisik untuk menjalani puasa dengan penuh kekuatan, sehingga kita bisa fokus pada ibadah lainnya, seperti membaca Al-Quran, salat tarawih, dan berbuat kebaikan.

Saudaraku, kita sering kali merasa lelah atau kesulitan ketika pertama kali berpuasa setelah tidak melakukannya dalam waktu yang lama. Namun, dengan memulai di bulan Sya’ban, kita akan merasa lebih siap dan mampu menjalani puasa di bulan Ramadan dengan lebih baik.

Jamaah jumat yang berbahagia,

Selain mempersiapkan fisik, bulan Sya’ban juga merupakan bulan untuk memperkuat disiplin spiritual kita. Ramadan adalah bulan yang lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga. Ramadan adalah waktu untuk membersihkan hati dan jiwa, untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Puasa yang sesungguhnya adalah puasa yang tidak hanya menahan diri dari makanan dan minuman, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk perbuatan buruk, baik itu perkataan yang tidak baik, perbuatan yang tidak bermanfaat, ataupun pikiran yang negatif.

Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk melatih diri kita dalam mengendalikan nafsu dan memperbaiki perilaku kita. Melalui puasa sunnah di bulan ini, kita diajarkan untuk lebih disiplin dalam menjaga diri dari segala hal yang dapat merusak puasa kita, baik secara fisik maupun spiritual. Ini adalah pelatihan bagi jiwa kita, agar ketika Ramadan datang, kita siap untuk menjalani puasa dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan yang tinggi.

Jamaah jumat yang berbahagia,

Selain puasa, bulan Sya’ban juga mengingatkan kita untuk memperbanyak membaca Al-Quran. Di bulan Ramadan, setiap huruf yang kita baca dari Al-Quran akan diberi pahala yang sangat besar. Karenanya, orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an merupakan sebaik-baik manusia.

عن عثمانَ بن عفانَ رضيَ اللَّه عنهُ قال : قالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « خَيركُم مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعلَّمهُ » رواه البخاري
Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi).

Dengan membiasakan diri membaca Al-Quran di bulan Sya’ban, kita akan lebih siap untuk membaca dan merenungkan ayat-ayat Allah di bulan Ramadan, yang mana itu akan semakin memperkuat iman kita.

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan bulan Sya’ban dengan sebaik-baiknya. Mari kita latih tubuh kita untuk siap berpuasa, kita latih jiwa kita untuk lebih disiplin dan menjaga diri, serta kita perbanyak membaca Al-Quran sebagai persiapan untuk menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh harapan.

Marilah kita berdoa, semoga Allah senantiasa memberi kita taufik dan hidayah-Nya untuk memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai waktu persiapan yang baik bagi kita. Semoga kita semua dapat menjalani Ramadan dengan penuh berkah, kedamaian, dan kesucian hati. Amin.

أَقُولُ قَوْ لِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ اَمَّا بَعْدُ
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ, وَالْمُؤْ مِنِيْنَ وَالْمُؤْ مِنَاتِ, اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ, اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ, يَا قَاضِىَ الْحَاجَاتِ, وَيَا كَافِىَ الْمُهِمَّاتِ
اَللّهُمَّ اَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُ قْنَا اتِّبَاعَةَ, وَاَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْناَ اجْتِنَابَهُ
رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
اِنَّ اللهَ يَاْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ, اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْىِ, يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Pengajian Pimpinan Pusat Muhammadiyah
26/01/2026

Pengajian Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan: Mengembangkan AI yang Berkah, Beretika, dan BerkemajuanPengajian ini menghadirkan refleksi dan pandangan st...

25/01/2026

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian Pagi PCM Tanjung Karang Kota Mataram

Disampaikan kembali, sekedar kita mengetahui, kemudian membaca dilanjutkan dengan memahami dan merenungkan.

Ada seorang dermawan yg dari atas gedung menebar uang pecahan:

Rp. 20.000,-
Rp. 50.000,-
Rp. 100.000,-

Di bawah gedung, berkerumun banyak orang yg sibuk. Mereka saling berebut memunguti uang yg berserakan _*"TANPA ADA YANG PEDULI"* sumber uang itu dari _SIAPA._

Suatu saat, Sang Dermawan naik lagi ke atas gedung tsb & kali ini beralih menebar kerikil-kerikil kecil ke dalam kerumunan orang yg ada di bawah. Sontak terjadi keramaian.

Ada yg terkena di kepala, bahu, tangan, punggung & anggota tubuh lainnya. Lalu mereka panik & marah, menengadah ke atas berusaha _"MENCARI TAHU"_ dari mana sumber dari kerikil-kerikil tsb dijatuhkan?

Itulah sikap dari kebanyakan manusia, saat , _*BERKAH*_
(hal yg menguntungkan) datang,
semua _sibuk tanpa peduli siapa yg memberi & sedikit sekali yg mampu berterima kasih & mau mengucap syukur atas keberkahan tsb._

Namun saat _*masalah datang,*_ maka semua akan _spontan mencari sumber masalah & biang keroknya. Mereka serta-merta marah & menyalahkan orang lain tanpa mau cari solusi lagi._ "Apakah kita hanya mau menerima yg baik saja, tetapi tidak mau menerima yg buruk ?"

Tanpa mau tahu bahwa hidup ini sebenarnya sudah _*satu paket,*_ baik & buruk, senang & susah, semuanya satu kesatuan yg tak mungkin terpisahkan.

Bila suatu ketika kita _"kena giliran" menjalani hal-hal buruk & susah, maka jalanilah dgn tabah & tetap _*bersyukur*_, karena hanya itu kuncinya...

Mau belajar _*SABAR?*_
Nanti kita akan ketemu dgn orang-orang yg _keras kepala kepada kita._

Mau belajar _*MENGAMPUNI?*_
Nanti kita akan dipertemukan dgn orang-orang yg _menyakiti kita._

Mau belajar _*MEMBERI?*_
Sebentar lagi kita akan dihadapkan dgn orang-orang yg _berkekurangan._

Mau belajar _*RENDAH HATI?*_
Tunggu saja, nanti akan ada orang-orang yg _merendahkan diri kita._

Kabar buruknya, _*"HIDUP INI TAK AKAN ADA YANG SEMPURNA !"*_

Kabar baiknya, _*"KITA TAK PERLU HIDUP YANG SEMPURNA UNTUK BISA MENIKMATINYA"*_

Semoga bermanfaat...
Salam Sehat tetap semangat dan banyak bersyukur...🤝😍🙏

Kajian warga MuhammadiyahAlhamdulillah semalam berkesempatan mengikuti live di kantor PP Muhammadiyah- Menteng Jakarta.T...
24/01/2026

Kajian warga Muhammadiyah
Alhamdulillah semalam berkesempatan mengikuti live di kantor PP Muhammadiyah- Menteng Jakarta.

Tema Kajian :
“Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan : *Mengembangkan AI yang Berkah, Beretika, dan Berkemajuan”*

Diawali sambutan Pengantar
Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si.
(Ketua PP Muhammadiyah)

Presentasi ketiga narasumber yang kompeten

Fakta jawaban AI tergantung pelajaran dari pelatihnya, jika data yang dia pelajari sesat, maka AI bakal menyesatkan, ngeri...

Maka Muhammadiyah memanfaatkan Tehnologi AI sekaligus sebagai, verifikator data, sehingga tetap paten menjadi pencerah bagi umat di masa depan

Acara ditutup closing kajian dari Kyai Mentri Dikdasmen yang mantaps..
https://www.youtube.com/live/hGAMEIwuN8o?si=Rn7soe3x3QJ2yQIb

Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan: Mengembangkan AI yang Berkah, Beretika, dan BerkemajuanPengajian ini menghadirkan refleksi dan pandangan st...

Address

Jln. Kertanegara Kekalik Jaya Kecamatan Sekarbela
Mataram
83115

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PCM Tanjung Karang Kota Mataram posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share