ASN Cinta Sunnah NTB

ASN Cinta Sunnah NTB Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from ASN Cinta Sunnah NTB, Religious organisation, Mataram.


Page ini di buat oleh komunitas Aparatur Sipil Negara yang berkomitmen untuk tetap amanah, bekerja dengan dasar Alquran dan Sunnah Nabi Muhammad ﷺ sesuai dengan pemahaman para sahabat dan didedikasikan untuk umat islam.

*NIKMAT KEAMANAN, KENIKMATAN TERBESAR SETELAH NIKMAT ISLAM DAN AKAL SEHAT**Hidup aman itu kenikmatan yang tidak ada tand...
01/09/2025

*NIKMAT KEAMANAN, KENIKMATAN TERBESAR SETELAH NIKMAT ISLAM DAN AKAL SEHAT*

*Hidup aman itu kenikmatan yang tidak ada tandingannya setelah nikmat agama dan akal sehat. Melebihi kenikmatan kesehatan, kenikmatan melimpahnya rezeki dan kenikmatan lainnya.*

Berkata As-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah:
*“Kenikmatan keamanan tidak ada yang menyerupai kenikmatannya selain kenikmatan Islam dan akal (akal sehat).” (Syarah Riyadh As-Shalihin (268)).*

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah :
*“Nikmat keamanan dan ketenteraman tidak bisa ditandingi oleh nikmat apa pun setelah kenikmatan agama.*

*Maka dari itu, kita wajib menjauhi segala sesuatu yang akan membuat gejolak di masyarakat*.

*Kita tidak menganggap para penguasa itu bebas dari kesalahan. Para waliyyul amr dari kalangan ulama dan umara punya banyak kesalahan.*

*Tetapi, sebuah riwayat menyebutkan, ‘Sebagaimana kondisi kalian maka akan seperti itulah pimpinan kalian.’ Lihatlah keadaan manusia. Di antara hikmah Allah Subhanahu wata’ala bahwa penguasa dan rakyat itu sama,*

*Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zalim itu sebagai penguasa terhadap sebagian orang lalim yang lain karena apa yang mereka usahakan.” (QS. al-An’am: 129)*

*Yang wajib kita lakukan adalah mendoakan para penguasa secara diam diam ataupun terang-terangan. Kita doakan mereka agar mendapat taufik, kebaikan, dan dapat memperbaiki*

*Disebutkan bahwa al-Imam Ahmad rahimahullah dahulu mengatakan, “Kalau aku tahu bahwa aku punya doa yang pasti terkabul, pasti akan aku gunakan untuk mendoakan penguasa.” Sebab, apabila penguasa itu baik, akan baik p**a bagi umat. Dan ini benar. (al-Imam az-Zahid hlm. 118—119*

*Sebagai seorang muslim yang baik, hendaklah bersyukur dengan para pemimpin dan para penegak keamanan, polisi dan tentara yang telah menjaga keamanan negeri, maka hendaklah senantiasa mendoakan para pemimpin dan para penegak keamanan, agar mereka bertugas dengan adil dan amanah*.

Collaboration with: x .daily x x x

✍🏻 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮 𝗜𝗯𝗻𝘂 𝗛𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗔𝗹-𝗔𝘁𝘀𝗾𝗮𝗹𝗮𝗻𝗶 - 𝗿𝗮𝗵𝗶𝗺𝗮𝗵𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 - :𝗦𝗲𝘀𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝘂𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗺𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝘁𝗲𝗿𝘂𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗮𝘁𝗮𝘀 ...
28/08/2025

✍🏻 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮 𝗜𝗯𝗻𝘂 𝗛𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗔𝗹-𝗔𝘁𝘀𝗾𝗮𝗹𝗮𝗻𝗶 - 𝗿𝗮𝗵𝗶𝗺𝗮𝗵𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 - :

𝗦𝗲𝘀𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝘂𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗺𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝘁𝗲𝗿𝘂𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗸𝗲𝗯𝗮𝘁𝗶𝗹𝗮𝗻 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝘁𝗲𝗿𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗯𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻 𝗶𝗯𝗮𝗱𝗮𝗵, 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗡𝗮𝗯𝗶 𝗜𝗯𝗿𝗮𝗵𝗶𝗺 𝗱𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝗱𝗶𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮 :

إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي

𝗦𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵 𝗮𝗸𝘂 𝗽𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗷𝘂 𝗧𝘂𝗵𝗮𝗻𝗸𝘂.

📚 𝗳𝗮𝘁𝗵𝘂𝗹 𝗯𝗮𝗿𝗶 (𝟴/𝟳𝟭𝟳)

#𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘂𝗵𝗶 𝘁𝗲𝗺𝗮𝗻 𝘆𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗽𝗮𝗽𝗮𝗿 𝗸𝗵𝗮𝘄𝗮𝗿𝗶𝗷 𝗶𝘁𝘂 𝗶𝗯𝗮𝗱𝗮𝗵

 # Hidayah Itu Dijemput Bukan DitungguSaudarakuHidayah itu mahal dan berhargaSangat beruntung orang yang mendapat hidaya...
28/08/2025

# Hidayah Itu Dijemput Bukan Ditunggu
Saudaraku
Hidayah itu mahal dan berharga
Sangat beruntung orang yang mendapat hidayah
Dia merasakan kebahagiaan dunia-akhirat
Kebahagiaan hati, ketentraman jiwa dan ketenangan yang sejati
Hidayah itu bukan ditunggu
Menunggu waktu tua dahulu
Menunggu sukses dunia dahulu
Menunggu anak dewasa dan mandiri dahulu
Hidayah itu dijemput dengan segera
Karena taubat tidak menunggu ajalmu
Bukan lambat asal selamat
Tapi cepat agar selamat di akhirat
Hanya orang yang bersungguh-sungguh lah yang mendapatkan hidayah
Allah berfirman,

“Orang-orang yang bersungguh-sungguh (berjuang) di jalan Kami, sungguh akan Kami berikan petunjuk (hidayah) kepada mereka untuk istiqamah di jalan Kami. (QS. Al-Ankabut: 69).
Ibnul Qayyim menjelaskan ayat di atas, beliau berkata:
“Allah menggantungkan/mengkaitkan hidayah dengan perjuangan/jihad. Manusia yang paling sempurna hidayahnya adalah yang paling besar jihadnya. Jihad yang paling utama yaitu jihad mendidik jiwa, jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan dan jihad melawan fitnah dunia.” [Al-Fawaid, hlm. 59]
Bersungguh-sungguh lah
melawan nafsu dunia dan syahwat yang menipu
Melawan gengsi dunia dan sombong
Melawan kerasnya hati
Bagaimana cara menjemput hidayah:
Datangi kajian dan sumber ilmu, karena hidayah dan hijrah itu harus dengan ilmu
Segera ganti dengan teman-teman yang baik dan shalih
Baca buku tata cara shalat dan perbaiki cara shalatmu
Ambil Al-Quran yang lama berdebu, bacalah dengan lama sejenak
Infaknya sebagian hartamu
Sedekahlah sembunyi-sembunyi, semoga bisa meredam murka Allah
Segera kunjungi anak yatim, usap lah kepalanya dan santuni
Ziarah ke kubur dan renungkan lah engkau akan menyusul dan dilupakan manusia
Berkunjunglah ke orang sakit dan lihat mereka menyesal tidak bisa beramal banyak lagi
Kunjungi panti jumpo, lihat mereka menyesal menyia-nyiakan masa muda dengan huru-hara
Tidak lupa berdoa kepada Allah di sepertiga malam memohon hidayah kepada Allah

Semoga kita semua mendapatkan hidayah dari Allah
Semoga keluarga, teman dan kaum muslimin mendapatkan hidayah terbaik

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

__
Follow akun (klik):
Telegram: bit.ly/muslimafiyah

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم🍂" TINGGAL, BEBERAPA HARI LAGI MEMASUKI BULAN MUHARRAM, ALHAMDU...
25/06/2025

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🍂" TINGGAL, BEBERAPA HARI LAGI MEMASUKI BULAN MUHARRAM,

ALHAMDULILLAH KITA DI PERTEMUKAN LAGI DENGAN BULAN YANG MULI

Reminder Puasa Tasu'a Dan Asyura

1 Muharram 1447 H: Jumat, 27 Juni 2025 (Tahun Baru Islam)

9 Muharram (Tasu'a): Sabtu, 5 Juli 2025

10 Muharram (Asyura): Minggu, 6 Juli 2025

Puasa Tasu'a (9 Muharram)
Jika aku masih hidup tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan." (HR. Muslim no. 1134)

Puasa 'Asyura (10 Muharram)
Puasa 'Asyura menghapuskan (dosa-dosa kecil)
setahun yang telah lalu" (HR. Muslim no. 1162)

Tanggal 9 & 10 Muharram 1447 H bertepatan pada hari Sabtu dan Ahad 5 & 6 Juli 2025_*

https://t.me/belajarsunnahs
Wabilahit Taufiq WalHidayah
Barakallahu Fiykum

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم🍂" CARA BERPUASA DI HARI ASYURA(BULAN MUHARRAM)1. Berpuasa sela...
24/06/2025

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🍂" CARA BERPUASA DI HARI ASYURA
(BULAN MUHARRAM)

1. Berpuasa selama 3 hari tanggal 9, 10, dan 11 Muharram

Berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan lafadz sebagaimana telah disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam al-Huda dan al-Majd Ibnu Taimiyyah dalam al-Muntaqa 2/2:

خَالِفُوا الْيَهُودَ وَصُومُوا يَوْمًا قَبْلَهُ وَ يَوْمًا بَعْدَهُ

Selisihilah orang Yahudi dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya.” Dan pada riwayat ath-Thahawi menurut penuturan pengarang Al-Urf asy-Syadzi:

صُومُوهُ وَصُومُوا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا وَ لاَ تُشَبِّهُوَا بِالْيَهُوْدِ



Puasalah pada hari Asyura dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya dan janganlah kalian menyerupai orang Yahudi.”

https://t.me/belajarsunnahs
Namun di dalam sanadnya ada rawi yang diperbincangkan. Ibnul Qayyim berkata (dalam Zaadud Ma’al 2/76):”Ini adalah derajat yang paling sempurna”.

Syaikh Abdul Haq ad-Dahlawi mengatakan:”Inilah yang paling utama”. Ibnu Hajar di dalam Fathul Baari 4/246 juga mengisyaratkan keutamaan cara ini. Dan termasuk yang memilih pendapat puasa

tiga hari tersebut (9, 10 dan 11 Muharram)
adalah Asy-Syaukani (Nailul Authar 4/245) dan Syaikh Muhamad Yusuf Al-Banury dalam Ma’arifus Sunan 5/434

Namun mayoritas ulama yang memilih cara seperti ini adalah dimaksudkan untuk lebih hati-hati. Ibnul Qudamah di dalam Al-Mughni 3/174 menukil

pendapat Imam Ahmad yang memilih cara seperti ini (selama tiga hari) pada saat timbul kerancuan dalam menentukan awal bulan. 2. Berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram Mayoritas hadits menunjukkan cara ini:

صَامَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ الهِع صَلَّى الهُت عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ قَالَ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan berpuasa. Para shahabat berkata:”Ya Rasulullah,

sesungguhnya hari itu diagungkan oleh Yahudi.” Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Di tahun depan insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal sembilan.”,

tetapi sebelum datang tahun depan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat.”[6] Dalam riwayat lain :
لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لأَصُومَنَّ التَّاسِعَ

Jika aku masih hidup pada tahun depan, sungguh aku akan melaksanakan puasa pada hari kesembilan.”[7] Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata (Fathul Baari 4/245) :”Keinginan beliau untuk berpuasa pada tanggal sembilan mengandung kemungkinan

bahwa beliau tidak hanya berpuasa pada tanggal sembilan saja, namun juga ditambahkan pada hari kesepuluh. Kemungkinan dimaksudkan untuk berhati-hati dan mungkin

https://t.me/+N9rkGo1RPhs2ZTk1
juga untuk menyelisihi kaum Yahudi dan Nashara, kemungkinan kedua inilah yang lebih kuat, yang itu ditunjukkan sebagian riwayat Muslim”
almanhaj.or.id/

🔑 *Kunci Kebaikan Dunia Dan Akhirat*Setiap orang pasti menginginkan kebaikan dunia maupun akhirat. Oleh karena itu di an...
23/06/2025

🔑 *Kunci Kebaikan Dunia Dan Akhirat*

Setiap orang pasti menginginkan kebaikan dunia maupun akhirat. Oleh karena itu di antara doa yang sering kita panjatkan yaitu :

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

_*Wahai Robb kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka*_. (QS. Al Baqaroh : 201)_

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah memberikan kita nasehat untuk mendapatkan kunci kebaikan dunia dan akhirat. Beliau -رحمه الله- berkata :

خير الدنيا والآخرة في خمس خصال: غنى النفس، وكف الأذى، وكسب الحلال، ولباس التقوى، والثقة بالله تعالى على كل حال.

*Kebaikan dunia dan akhirat terletak pada lima hal*
1. Kaya hati.
2.Tidak mengganggu orang lain.
3. Berpenghasilan halal.
4. Berhias dengan ketakwaan.
5. Yakin kepada Allah dalam setiap keadaan.

(Dinukil dari kitab pelajaran fiqih Asy-Syafi'i hal: 16, Kuliyyah Al-'Ulum Asy-Syar'iyyah Wa Al-Arabiyyah Jami'ah Safwa)

Semoga Allah Ta'ala memberikan kita semua kebaikan dunia dan akhirat. Aamiin



Join Telegram Channel Ar-Raudhoh: https://t.me/fuadhbaraba79

04/06/2025

Jangan tunda kebaikan di 10 hari terbaik untuk beramal. Mari lakukan sekarang juga.

TRABAS TOURING BERBAGI FAIDAH SYAR'I Touring  di hari Sabtu  - Ahad (26-27 April)Rute: Mataram - Sembalun -KLUTempat men...
18/04/2025

TRABAS
TOURING BERBAGI FAIDAH SYAR'I

Touring di hari Sabtu - Ahad (26-27 April)
Rute: Mataram - Sembalun -KLU

Tempat menginap kopi key Sembalun
Sabtu Tgl 26 April 2025

Diharapkan membawa Jas hujan, tenda
Sleeping bag & matras bagi yg memiliki

Biaya pendaftaran 50k / orang (Krn 1 motor bisa 2 orang / boncengan)

Pendaftaran transfer dan konfirmasi +6289693652230
No rek
BNI 1147250593
DANA 089693652230

An. Ahmad Subki

Batas akhir pembayaran hari Rabu tgl 26 April 2025

Benefit
Ilmu yg bermanfaat
Makan 3x + kopi

Titik kumpul pizab jam 13.00 sholat Zuhur di pizab & langsung berangkat (om Time)

Motor dalam keadaan full tank & sehat

Peserta maksimal 30 orang

1 atau 2 hari konfirmasi apabila cancel untuk ikut

Di antara perkara yang terlarang dalam agama kita adalah apa yang disebut dengan bid’ah,suatu perkara baru yang diada-ad...
14/04/2025

Di antara perkara yang terlarang dalam agama kita adalah apa yang disebut dengan bid’ah,

suatu perkara baru yang diada-adakan dalam AGAMA ini apa yang sebelumnya tidak diperintahkan oleh Allah dan diajarkan oleh Rasul-Nya.

Tidak hanya satu dua hadits saja, melainkan begitu sering Nabi mewanti-wanti umatnya terhadap kebid’ahan karena ini berkaitan dengan diterima atau tidaknya suatu ibadah. Hal inilah yang mendasari para ulama pewaris Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak dahulu hingga sekarang begitu getol memperingatkan hal yang sama.

Sayangnya, seruan-seruan ini seringkali disalahpahami oleh masyarakat dan menuduh para Da’i yang s**a membahas bid’ah sebagai Da’i yang s**a membid’ah-bid’ahkan amalan orang lain, dan dianggap mudah memvonis neraka.

Anggapan-anggapan seperti ini bukanlah konsekuensi yang benar.

Jika seorang Da’i membicarakan suatu larangan beserta akibat buruknya, apakah itu laknat Allah, ancaman neraka, tidak mencium bau surga, bukan berarti sang Da’i sedang memvonis pelaku larangan tersebut pasti mendapatan akibat-akibat buruk tersebut. Sebab ia sedang berbicara dalam konteks umum (muthlaq) bukan berbicara mengenai person tertentu (mu’ayyan).

Perlu dibedakan antara memvonis secara umum dan memvonis secara personal.

Ketika seorang Da’i menjelaskan suatu perbuatan tertentu adalah kesyirikan, bukan berarti dia sedang memvonis pelakunya musyrik. Juga ketika menjelaskan suatu perbuatan tertentu adalah bid’ah, bukan berarti sedang memvonis pelakunya ahli bid’ah.

Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/membahas-bidah-bukan-berarti-membidahkan-memvonis-bidah.html

✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala

📎 Follow juga akun kami:



07/04/2025
Agar tidak merugiDihari yang Fitri
29/03/2025

Agar tidak merugi
Dihari yang Fitri

Address

Mataram
83132

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ASN Cinta Sunnah NTB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share