27/06/2025
Allahuyarham Waliduna..
Rabu, 26 Juni 2025 tak hanya dimulai dengan awan mendung dan sedikit gerimis, namun juga sendi-sendi yang terasa ngilu.
Bukan karena sakit, bukan karena keletihan, tetapi lantaran kepergian orang tua tercinta, KH M Arif Marzuki.
Rasanya ujian ini cukup berat. Kami seperti kehilangan pohon pelindung yang selama ini menaungi, kehilangan cahaya yang menyinari.
Kami bersyukur karena akhir hayat Abba terjadi dalam proses yang indah. Dalam kondisi usai berwudu untuk salat Tahajud. Dengan bibir yang tak henti mengucap Laailahaillallah.
Namun, sebagai manusia biasa, kami harus mengakui bahwa cobaan ini tidaklah mudah. Air mata tetaplah menetes deras.
Beruntung karena Allah maha penyayang. Mengirim seluruh kerabat, para sahabat, para tokoh, alumni jaringan pesantren Darul Istiqamah, dan semua orang yang mungkin jumlahnya mencapai ribuan, serta yang juga terus memantau dan mendoakan via online.
Dengan penuh kerendahan hati, kami mengucap terima kasih tak berkesudahan. Kehadiran dan doa Bapak/Ibu insyaallah tak hanya mengantar Abba menuju rahmat Allah, namun juga menguatkan kami yang ditinggalkan.
Ucapan terima kasih dan rasa hormat kami haturkan kepada Menteri Agama RI Prof.DR.Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua MPR RI DR.H.Hidayat Nurwahid yang mengucapkan belasungkawa melalui video.
Untuk tokoh bangsa H.M.Jusuf Kalla yang menyempatkan terbang dari Jakarta untuk melihat wajah Abba, sahabat lamanya, terakhir kalinya.
Ta'dzim kami kepada Wakil Ketua DPD RI, guru kami Bpk H Tamsil Linrung yang menyempatkan hadir langsung di rumah duka dan ikut mensholatkan almarhum.
Untuk para tokoh yang hadir langsung di rumah duka. Pimpinan DPRD Propinsi Rahman Pina, anggota DPRD Propinsi A Irfan AB dan Andi Patarai Amir, Bupati Maros HAS Chaidir Syam, Bupati Sinjai Bu Ratnawati, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, Kapolres Maros, Wakapolres Sinjai.
Tak lupa kepada Pimpinan Pusat Partai PKS Ustaz Surya Darma Lc, Ketua DPRD Maros Muh Gemilang Pagessa, Pimpinan DPRD Kota Makassar Anwar Faruq, Pimpinan Pusat dan Keluarga besar Wahdah Islamiyah, Pimpinan Pusat dan Keluarga besar Hidayatullah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Pimpinan PWNU Sulsel, Pimpinan DDI Sulsel. Dan seluruh alim ulama, pimpinan ummat lintas ormas dan lembaga.
Terima kasih p**a untuk para sesepuh, sahabat-sahabat Abba, para santri Abba, serta semua orang tak sempat kami sebut satu per satu.
Semoga Allah Swt membalas kebaikan itu dengan rida dan karunia yang tak putus-putus. Sebab, kita telah bersama, saling menguatkan dalam kedukaan, saling mengingatkan untuk bersabar dan tawakal dalam menghadapi cobaan.
Kami, mewakili Abba, juga memohon maaf dan kelapangan hati kita semua jika semasa hidupnya, almarhum ada khilaf atau sempat menggoreskan sesuatu di hati.
Insyaallah itu juga akan menjadi penerang kubur beliau serta melancarkan perjalanan beliau menuju sisi Allah Swt.
Rasanya tulisan ini belum cukup untuk mewakili semua rasa hormat kami kepada semua yang terlibat dalam mengantar Abba di saat terakhir, namun semoga bisa menjadi penanda bahwa kami benar-benar berterima kasih.
Sekali lagi, dukungan dan doa kita semua adalah berkah yang dikirim Allah kepada kami dan keluarga besar, menjadi penguat dalam melewati salah satu fase paling berat dalam hidup ini.
Muzayyin Arif.