Paroki St. Yakobus Wangkung

Paroki St. Yakobus Wangkung Halaman Ini Berisi Informasi umum & Promosi Wisata Seputaran Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng

Ekaristi sosial dan ekologis: memperbaiki jalan ke gereja wangkung ( mencor, memperlebar, dan memperindah)
14/02/2026

Ekaristi sosial dan ekologis: memperbaiki jalan ke gereja wangkung ( mencor, memperlebar, dan memperindah)

02/02/2026

ASAL KUJAMAH SAJA JUBAHNYA, AKU AKAN SEMBUH
(RD John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)

Selasa, 3 Februari 2026
Minggu Biasa IV/A/II
Mrk. 5:21-43: Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan.

Itulah kata2 yang keluar dari kedalaman hati dan iman seorang perempuan yang sudah 12 tahun menderita sakit pendarahan dan yang mengharapkan kesembuhan. Itulah kata2 saya, anda juga dalam hidup ini "di sini saat ini" yang mengharapkan kesembuhan dari berbagai macam "penyakit" (dosa dan kesalahan, kesulitan dan persoalan hidup).

Percaya kepada kuat kuasa dan kasih Yesus dan kerinduan yang kuat dan mendalam akan "kesembuhan" oleh Yesus "manyala, bernyala" dalam diri perempuan itu (sy, anda). Iman akan Yesus itu menggerakkan, menghidupkan, menyembuhkan, menggembirakan, MENYELAMATKAN. Iman dan kerinduan itu bagaikan "api" yang membakar dia untuk MENJUMPAI DAN MENYENTUH YESUS. Iman yang sama itu p**a yang MENGGERAKKAN YESUS untuk "bertindak, beraksi" menyembuhkan dan menyelamatkan dia.

Saya, anda (seperti perempuan sakit pendarahan itu) mesti memiliki iman yg kuat dan mendalam kepada Tuhan Yesus dan memiliki kemauan yg kuat untuk rajin "menjamah jumbai jubah Yesus, kapan dan di mana saja. Pada setiap kali saya, anda Terima Sakramen Ekaristi/merayakan Ekaristi/Misa harian (vakultatip) ataupun Mingguan (wajib), saya, anda tidak cuma menjamah jumbai jubah Yesus, melainkan lebih dari itu malah MENYANTAP TUBUH DAN DARAH YESUS itu. Saya, anda mesti yakin seyakin-yakinNya bahwa Yang MENJAMAHNya saja disembuhkan, apalagi YANG MENYANTAPNYA.
Saya, anda diajak untuk setia percaya kepadaNya. Rajin2lah menyentuhNya! Rajin2lah menjamahNya. Rajin2lah menyantapNya!

Semoga Allah Tritunggal Mahakudus "menyembuhkan" dan (+) memberkati saya, anda sekalian yang rajin menyentuh/menjamah dan menyantap Tuhan dalam hidup ini di sini saat ini apapun keadaan. Amin

01/02/2026

BERBAHAGIALAH SAYA, ANDA (di hadapan, bersama dengan, dalam, dan karena) ALLAH YANG MENCINTAI SAYA, ANDA APAPUN KEADAAN...
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)

Minggu, 1 Februari 2026
Pekan Biasa IV/A/II

Mat. 5:1-12: Ucapan Bahagia

"BERBAHAGIALAH orang yang ( miskin di hadapan Allah, berdukacita, lemah lembut, lapar dan haus akan kebenaran, murah hati, suci hatinya, membawa damai, dianiaya dan difitnah demi kebenaran).
BERSUKACITALAH DAN BERGEMBIRALAH, sebab BESARLAH GANJARANMU DI SURGA" (Mat. 5:1-12).

Situasi dan kondisi hidup (pengalaman hidup) "BAHAGIA atau BERBAHAGIA" itu mencakup KEGEMBIRAAN, SUKACITA, KETENANGAN, KEINDAHAN, KEDAMAIAN HIDUP, dan lain2 keadaan hati seperti itu. Bagi saya, anda, Sabda Bahagia itu bukanlah syarat untuk masuk kedalam Kerajaan Allah, melainkan KUALITAS/MUTU HIDUP yang harus dimiliki setiap murid Kristus, yang jika ditambahkan dengan RAHMAT ALLAH di dalamnya akan betul-betul BERBUAHKAN KEBAHAGIAAN SEJATI. Tanpa masukkan campur tangan, keterlibatan serta kehadiran RAHMAT ALLAH di dalam setiap peristiwa hidup saya, anda, apalagi dalam peristiwa hidup "yang hitam/gelap" (miskin, berdukacita, lapar dan haus, dianiaya, difitnah, dll seperti itu), tidak mungkin hidup saya, anda bisa berbuahkan kebahagiaan, sukacita dan kegembiraan. Tuhan pasti akan MEMBAHAGIAKAN kehidupan saya, anda "saat ini - di sini" yang sesuai dengan yang disabdakanNya.

Keadaan hidup "berbahagia" yang saya, anda alami, rasakan dan nikmati bukan berarti tanpa "duri" penderitaan, kesusahan, kesulitan dan persoalan hidup; Semua "duri" itu termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari kebahagiaan itu sendiri. Bunga mawar itu "indah" tetapi dia yang indah itu melekat erat pada tangkainya yang penuh dengan "duri" tajam.
Dalam hal ini, perlu suatu kualitas/mutu hidup yang baik dan benar, terutama MUTU HIDUP BERIMAN yang kuat, matang dan dewasa untuk "mengelola" duri2 hidup ini dengan benar sehingga menghasilkan hidup yang bahagia.
Saya, anda diajak untuk TAAT dan SETIA kepada PERINTAH Tuhan. Saya, anda percaya kp kuat kuasa, rencana dan kehendak serta CINTA Tuhan yang hanya beri yang terbaik dan terindah kepada saya, anda "saat ini di sini" apapun keadaan. Saya, anda jalankan hidup ini dengan senang dan gembira hati, sambil MEMBIARKAN RAHMAT ALLAH SENDIRI BEKERJA bersama dengan saya, anda setiap saat di mana saja. Hidup yang dijalani bersama Tuhan pasti membahagiakan. Selamat berbahagia. Berbahagialah saya, anda selalu setiap saat dan di mana saja bersama Tuhan, apapun keadaan.

Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu hidup bahagia bersama Tuhan. Amin.

01/04/2024

PEKA MENDENGARKAN SAPAAN DAN PANGGILAN TUHAN YESUS
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)

Selasa, 2 April 2024
HARI SELASA OKTAF PASKAH
Yoh. 20:11-18: Yesus menampakkan diri kepada Maria Magdalena.

Ketika saya, anda berada dalam persoalan hidup, kesedihan, kegalauan atau kecemasan, saya, anda sulit merasakan dan melihat "kehadiran Tuhan" di dalamnya. Seluruh hati dan pikiran saya, anda bergumul dengan berbagai macam pertanyaan berkaitan dengan kesedihan, persoalan hidup, kesulitan dan berbagai kegalauan hidup saya, anda.

Pengalaman ini juga dialami oleh Maria Magdalena dalam Injil hari ini yang mengalami kesedihan dan kegalauan mendalam karena menemukan "kubur Yesus yang sudah kosong". Ketika Yesus menyapanya dengan pertanyaan, ia tidak mengenal dan menyadari bahwa yang menyapanya adalah Yesus yang sudah bangkit. "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari? Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman" (Yoh. 20:15).

Ketika disebut/disarankan/dipanggil namanya, "MARIA!", barulah Maria mengenali dan berkata-kata itu adalah Yesus. Ketika seseorang (sy anda) DISENTUH PRIBADINYA yang palingkan dalam (dg segala persoalan n kegalauan hidupnya), ia mulai menyadari SIAPA YG MENYENTUHNYA. Sapaan dan relasi pribadi mempunyai ikatan kuat dengan orang lain, seperti Maria Magdalena dengan Yesus Sang Guru. Sentuhan itu membuat seseorang kuat untuk bersakasi.

Semoga saya, anda pun bisa mengenali dan menyadari kehadiran Tuhan yang setiap saat MENYAPA SAYA, ANDA SECARA PRIBADI DENGAN MENYEBUT NAMA PRIBADI SAYA, ANDA MASING2, sehingga saya, anda kuat dan berani memberi kesaksian iman dalam hidup saya, anda.

Selamat menyadari kehadiran Tuhan "di sini - saat ini juga" yang selalu menyapa dan memangil saya, anda dengan NAMA SAYA, ANDA masing2.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang peka mendengarkan SAPAAN dan PANGGILAN YESUS DENGAN NAMA SAYA, ANDA MASING2. Amin

07/01/2024

MENJADI BERKENAN DI HATI TUHAN
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)

Senin, 8 Januari 2023

Mrk. 1:7-11: Yesus dibaptis Yohanes.

Pesta Pembaptisan Tuhan

Pertemuan dan dialog Yohanes dan Yesus dlm peristiwa pembaptisan Yesus memuat intisari semangat, kepribadian dan arah tujuan pelayanan Yesus: DEMI KEPENTINGAN KITA MANUSIA, bukan untuk kemuliaanNya. Dia rela meninggalkan kemuliaanNya dengan mau dibaptis Yohanes. "Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau datang kepadaku?" Kata Yohanes kepada Yesus. "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan SELURUH KEHENDAK ALLAH" kata Yesus kepadanya (Mat. 3:14-15).

Yesus mau mengajak saya, anda untuk bersikap rendah hati terhadap Tuhan dan sesama dengan MAU "DIBAPTIS" (terus menerus) karena BERDOSA (Yesus "mau dibaptis" meskipun tidak perlu, karena tidak berdosa). Juga diajak untuk setia dan taat kepada kehendak Allah (menggenapkan kehendak Allah). Juga diajak untuk solider dengan orang lain. Juga diajak untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Semangat dan sikap Yesus ini yang membuat Dia sungguh berkenan di hati Tuhan. 'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" (Mrk. 1:11).

Pada Pesta Pembaptisan Tuhan ini saya, anda semua diajak untuk menjadi ANAK YANG BERKENAN di hati Tuhan DI SINI-SAAT INI (here and now)!
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI kita sekalian yang berkenan kepada Tuhan. Amin.

07/01/2024

BERSAHABAT DAN "BERSAUDARA" DENGAN TUHAN DAN SEMUA ORANG DAN SEMESTA ALAM
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung , Keuskupan Ruteng)

Minggu, 7 Januari 2024
Masa Natal/B
Mat. 2:1-12: Orang-orang majus dari Timur

HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN

HARI ANAK MISIONER SEDUNIA

Saya, anda masih berada dalam suasana Natal. Hari ini Gereja Katolik sedunia merayakan Pesta Penampakan Tuhan, EPIFANI, atau yang sering disebut "Pesta Tiga Raja" dari Timur (Gaspar, Baltasar, Melkior). Epifani, Penampakan Tuhan adalah penyataan/manifestasi/pengejawantahan DIRI DAN KARYA KESELAMATAN ALLAH BAGI MANUSIA (saya,anda) melalui ORANG2 MAJUS yang datang ke tempat kelahiran Tuhan. Para majus itu (bukan oranynya Yesus) MEWAKILI PARA BANGSA SELURUH DUNIA (mewakili saya, anda; mewakili bangsa/negara saya, anda; mewakili suku,agama saya, anda; mewakili siapa saja), yang mau MEMPERLIHATKAN "PERSAUDARAAN/PERSAHABATAN" SEMUA ORANG (SUKU, BANGSA, AGAMA) dan ALAM SEMESTA DI HADAPAN TUHAN YESUS.

Penampakan Tuhan Yesus, yakni kehadiranNya di dunia SETIAP SAAT (setiap menit, jam, hari, bulan, tahun) menghimpun dan mempersatukan semua manusia (tanpa pandang bulu) dan ciptaanNya (alam semesta) dalam CINTAKASIHNYA yang menyelamatkan. Tak ada lagi orang Yahudi dan bukan Yahudi, orang bersunat dan tidak bersunat. Tidak ada lagi sekat2 antara orang Irian, Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, Flores, Cina, Arab, dll; Agama Kristen, Hindu, Budha, Islam, dsb; Pangkat, jabatan, status, dll.

Karya KeselamatanNya menjangkau, tersedia, hadir, terbuka bagi semua orang (tanpa pandang bulu), seperti di dalam kisah orang2 Majus yang dibimbing sampai kepada Yesus, sang Kebenaran. Semua dibimbing dalam persahabatan, persaudaraan sejati. SYARATNYA SEDERHANA PERCAYA DAN MAU DIBIMBING OLEH TUHAN YANG DIIMANI, "BINTANG AGUNG", KEBENARAN AGUNG saya, anda masing2.

Pesta/perayaan Penampakan Tuhan mengajak dan menyadarkan saya, anda semua untuk MEMBANGUN PERSAHABATAN/PERSAUDARAAN SEJATI DENGAN TUHAN yang diiman

06/01/2024

MENJADI BERKENAN DI HATI TUHAN
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)

Sabtu, 6 Januari 2024

Mrk. 1:7-11: Yesus dibaptis Yohanes

Pertemuan dan dialog Yohanes dan Yesus dlm peristiwa pembaptisan Yesus merangkum intisari semangat atau protokol Yesus, kepribadian Yesus dan arah tujuan pelayanan Yesus: DEMI KEPENTINGAN MANUSIA (saya, anda), bukan untuk kemuliaanNya. Dia rela meninggalkan kemuliaanNya dengan mau dibaptis Yohanes. "Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan Engkau datang kepadaku?" kata Yohanes kepada Yesus. "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan SELURUH KEHENDAK ALLAH" kata Yesus kepadanya (Mat. 3:14-15).

Yesus mau mengajak saya, anda untuk bersikap rendah hati terhadap Tuhan dan sesama (Yesus "mau dibaptis" meskipun tidak perlu, Yesus mau mengajak saya, anda untuk selalu mau "dibaptis"). Juga diajak untuk setia dan taat kepada kehendak Allah (menggenapkan kehendak Allah). Juga diajak untuk solider dengan orang lain. Juga diajak untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Protokol, semangat dan sikap Yesus ini yang membuat Dia sungguh berkenan di hati Tuhan. 'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" (Mrk. 1:11).

Pada Pembaptisan Tuhan ini saya, anda semua diajak untuk menjadi ANAK YANG BERKENAN di hati Tuhan DI SINI-SAAT INI (here and now)!

Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI saya, anda sekalian yang selalu berkenan kepada Tuhan. Amin.

08/11/2023

Bacaan Injil Hari Rabu 8 Nopember 2023

Rm. 13:8-10; Mzm. 112:1-2,4-5,9; Luk. 14:25-33. BcO Yer. 30:18-31:9.

Luk 14:25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:

Luk 14:26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Luk 14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Luk 14:28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Luk 14:29 Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,

Luk 14:30 sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.

Luk 14:31 Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

Luk 14:32 Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.

Luk 14:33 Demikian p**alah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

07/11/2023

Selasa, 7 Nopember 2023
Bacaan Injil
Lukas 14:15-24
Perumpamaan tentang orang-orang yang berdalih
14:15 Mendengar itu berkatalah seorang dari tamu-tamu itu kepada Yesus: "Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah." 14:16 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. 14:17 Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. 14:18 Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. 14:19 Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. 14:20 Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang. 14:21 Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh. 14:22 Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat. 14:23 Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh. 14:24 Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku."

06/11/2023

Bacaan Injil Hari Senin 6 Nopember 2023

Rm. 11:29-36; Mzm. 69:30-31,33-34,36-37; Luk. 14:12-14. BcO Yer. 37:21; 38:14-28.

Luk 14:12 Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau p**a dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.

Luk 14:13 Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Luk 14:14 Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."

Address

Wangkung, Desa Pong Murung Kecamatan Ruteng, Manggarai NTT
Manggarai

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Paroki St. Yakobus Wangkung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category