01/02/2026
BERBAHAGIALAH SAYA, ANDA (di hadapan, bersama dengan, dalam, dan karena) ALLAH YANG MENCINTAI SAYA, ANDA APAPUN KEADAAN...
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Minggu, 1 Februari 2026
Pekan Biasa IV/A/II
Mat. 5:1-12: Ucapan Bahagia
"BERBAHAGIALAH orang yang ( miskin di hadapan Allah, berdukacita, lemah lembut, lapar dan haus akan kebenaran, murah hati, suci hatinya, membawa damai, dianiaya dan difitnah demi kebenaran).
BERSUKACITALAH DAN BERGEMBIRALAH, sebab BESARLAH GANJARANMU DI SURGA" (Mat. 5:1-12).
Situasi dan kondisi hidup (pengalaman hidup) "BAHAGIA atau BERBAHAGIA" itu mencakup KEGEMBIRAAN, SUKACITA, KETENANGAN, KEINDAHAN, KEDAMAIAN HIDUP, dan lain2 keadaan hati seperti itu. Bagi saya, anda, Sabda Bahagia itu bukanlah syarat untuk masuk kedalam Kerajaan Allah, melainkan KUALITAS/MUTU HIDUP yang harus dimiliki setiap murid Kristus, yang jika ditambahkan dengan RAHMAT ALLAH di dalamnya akan betul-betul BERBUAHKAN KEBAHAGIAAN SEJATI. Tanpa masukkan campur tangan, keterlibatan serta kehadiran RAHMAT ALLAH di dalam setiap peristiwa hidup saya, anda, apalagi dalam peristiwa hidup "yang hitam/gelap" (miskin, berdukacita, lapar dan haus, dianiaya, difitnah, dll seperti itu), tidak mungkin hidup saya, anda bisa berbuahkan kebahagiaan, sukacita dan kegembiraan. Tuhan pasti akan MEMBAHAGIAKAN kehidupan saya, anda "saat ini - di sini" yang sesuai dengan yang disabdakanNya.
Keadaan hidup "berbahagia" yang saya, anda alami, rasakan dan nikmati bukan berarti tanpa "duri" penderitaan, kesusahan, kesulitan dan persoalan hidup; Semua "duri" itu termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari kebahagiaan itu sendiri. Bunga mawar itu "indah" tetapi dia yang indah itu melekat erat pada tangkainya yang penuh dengan "duri" tajam.
Dalam hal ini, perlu suatu kualitas/mutu hidup yang baik dan benar, terutama MUTU HIDUP BERIMAN yang kuat, matang dan dewasa untuk "mengelola" duri2 hidup ini dengan benar sehingga menghasilkan hidup yang bahagia.
Saya, anda diajak untuk TAAT dan SETIA kepada PERINTAH Tuhan. Saya, anda percaya kp kuat kuasa, rencana dan kehendak serta CINTA Tuhan yang hanya beri yang terbaik dan terindah kepada saya, anda "saat ini di sini" apapun keadaan. Saya, anda jalankan hidup ini dengan senang dan gembira hati, sambil MEMBIARKAN RAHMAT ALLAH SENDIRI BEKERJA bersama dengan saya, anda setiap saat di mana saja. Hidup yang dijalani bersama Tuhan pasti membahagiakan. Selamat berbahagia. Berbahagialah saya, anda selalu setiap saat dan di mana saja bersama Tuhan, apapun keadaan.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu hidup bahagia bersama Tuhan. Amin.