Betania Fresh Anointing Manado

Betania Fresh Anointing Manado Profil Singkat Gereja Bethany Fresh Anointing

Riwayat Perintisan

21 September 2003 – Memulai ibadah pagi di Hotel Topaz-Bandung dengan jemaat 2 orang. Amin.

Sinode: Gereja Betania Urapan Baru
BFA Church (Gereja Betania Fresh Anointing) satelit Manado

Ibadah Raya
Minggu, 07.30 & 09.30 WITA

Pondok Daud
Fresh Cell
MWRC
Doa Fajar
Worship Night
Fellwoship Zoom
Pembacaan Alkitab Kemudian ibadah sore di ruang kecil BTC (Bandung Trade Center) Lt. 6 dengan jemaat 5 orang. Dalam perintisan ini Gereja Bethany sudah memiliki 2 Satelit Gereja, yaitu di Cirebon d

an Jatibarang. Mei 2004 – Gereja Bethany mengadakan kebaktian KKR 10 hari Pencurahan Roh Kudus. Agustus 2004 – Mulai memakai ruang besar “Blessing Room” di BTC Lt. 6 untuk kegiatan ibadahnya. April 2005 – Gereja Bethany Fresh Anointing resmi memiliki tempat ibadah permanen di BTC Lt. 3.
12 Agustus 2007 – Oleh anugerah Tuhan, ibadah Minggu pagi bisa pindah ke ruang Balarea Convention Centre, ruang dengan kapasitas yang lebih besar lagi di gedung BTC. Gembala Jemaat:
  Pdt. Agung Takariana (Senior Pastor)
  Pdt. dr. Dione Takariana, M.A. (Worship Pastor)
  
Satelit Gereja Bethany Fresh Anointing (hingga September 2011)
1. Satelit BFA tersebar di beberapa kota:
2. Satelit Mekar Wangi (Bandung)
3. Satelit Kota Baru (Padalarang)
4. Satelit Jakarta
5. Satelit Bekasi
6. Satelit Karawang
7. Satelit Jatibarang
8. Satelit Indramayu
9. Satelit Cirebon
10. Satelit Purwakarta
11. Satelit Tasikmalaya
12. Satelit Yogyakarta
13. Satelit Temanggung
14. Satelit Kupang
15. Satelit Palangkaraya

Empat Pilar Gereja BFA:

1. Ibadah Raya
2. Ibadah Komsel (Family Altar)
3. Ibadah Pondok Daud
4. Ibadah WRC (World Revival Center)

Sejarah Singkat World Revival Center (WRC)

Ibadah World Revival Center (WRC) setiap Kamis, pukul 18.30, di Ruang Balarea, Lantai P1, Gedung Bandung Trade Centre (BTC) Bandung, sekarang ini dihadiri 700-1.000 orang. Banyak mujizat terjadi: kesembuhan, promosi ilahi, yang mandul memiliki anak, dsb. Yang pasti setiap orang yang hadir bukan mencari artis atau pengkhotbah ternama tetapi mencari Tuhan. Mengapa? Karena sudah hampir dua tahun ibadah ini berlangsung, pembicaranya hanya Pdt. Agung Takariana (kecuali bila Beliau ke luar negeri), tetapi antusias jemaat untuk hadir sangat luar biasa karena di sini ada API REVIVAL! Ya, Kebangunan Rohani sudah terjadi dan API-NYA semakin besar membakar jiwa-jiwa yang haus dan membuat rohmu menyala-nyala! Di sini (WRC) ada Tuhan! Dia Hadir, maka kedahsyatan Tuhan terjadi, terobosan terjadi. Mujizat dan kesembuhan adalah hal yang biasa terjadi. Mari bergabung dan ajak teman dan keluarga supaya mereka juga mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Ibadah ini (WRC) bukan kehendak/rekayasa manusia tetapi Tuhan yang menghendakinya. Karena Gereja Bethany Fresh Anointing (BFA) adalah gereja sel, di mana program utamanya adalah ibadah raya dan kelompok sel (komsel). Ibadah WRC dimulai dari pertemuan rutin Team Praise and Worship yang berkumpul setiap hari Kamis untuk menyembah Tuhan, sharing Firman Tuhan dan berdoa bersama-sama untuk mempersiapkan para pelayan untuk ibadah Minggu. Pertemuan rutin ini sudah dengan tekun dilakukan sejak sekitar enam tahun yang lalu, karena Pdt. Dione Takariana sebagai Worship Pastor melihat kebutuhan para pelayan untuk dipersiapkan sebelum melayani Tuhan, sehingga pertemuan ini menjadi agenda wajib bagi semua anggota Team Praise and Worship, di mana mereka diajarkan Firman Tuhan, diajar berdoa dan menyembah secara langsung. Pada perkembangannya, team dari Pendoa Syafaat ikut bergabung, dan belakangan guru-guru Junior Church bergabung juga. Bulan Januari 2009, ketika Pdt. Dione Takariana harus cuti karena melahirkan anak, maka pertemuan rutin ini diambil alih oleh Pdt. Agung Takariana yang turun langsung untuk memimpin pertemuan. Tak disangka jumlah dan animo kehadiran meningkat dan banyak dari jemaat yang bergabung untuk bersama-sama menyembah Tuhan, berdoa, dan mendengarkan Firman Tuhan, sehingga formatnya berubah menjadi ibadah. Mulai Maret 2009 secara resmi pertemuan rutin ini berubah menjadi Ibadah yang dinamakan Breakthrough Prayer Night (tanpa usher, kolektan, dsb) dan secara alami menjadi sebuah ibadah tengah minggu, di mana hadirat Tuhan begitu nyata dialami disertai tanda-tanda mujizat. Ada kebebasan dalam memuji dan menyembah yang berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya. Dari sekitar 60 orang, kehadiran bertambah terus sehingga ruangan ibadah di lantai 3 tidak muat lagi menampung jiwa-jiwa. Ketika tiba waktunya API TUHAN turun membakar korban pujian dan penyembahan umat-Nya, api ini menyala dan terus menjadi besar sehingga jadilah Ibadah WRC sejak Desember 2009. Seperti namanya WORLD REVIVAL CENTER, maka dari tempat ini akan menjadi Pusat Kebangunan Rohani Dunia di mana dari kota-kota lain bahkan dari bangsa-bangsa lain akan datang untuk mendapatkan API itu.

Shalom Prosperous People!Jang lupa datang ba ibadah deng torang, besok pagi jam sambilan!Tuhan Yesus memberkati!
08/05/2024

Shalom Prosperous People!
Jang lupa datang ba ibadah deng torang, besok pagi jam sambilan!
Tuhan Yesus memberkati!

Shalom jemaat yang diberkati Tuhan.Mari bersama memuji dan menyembah Tuhan pada *IBADAH RAYA MINGGU GEREJA BFA MANADO.*📅...
24/02/2024

Shalom jemaat yang diberkati Tuhan.

Mari bersama memuji dan menyembah Tuhan pada *IBADAH RAYA MINGGU GEREJA BFA MANADO.*

📅 *Minggu, 25 February 2024*
⏰ *Sesi 1: 07:30 WITA*
⏰ *Sesi 2: 09:30 WITA*
🔖 *Ibadah dilayani oleh Ibu Gembala Yoritha Repi, M.Th.*
💒 *Gedung Sehati lantai 1*
💒 *Jl. Sam Ratulangi no.162 Manado*

Tuhan Yesus memberkati ❤️

24/01/2024

*MENOLAK MENJADI SUAM-SUAM KUKU*
Pastor Chris
24 Januari 2024

“Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Wahyu 3:16).

Banyak orang menggunakan ayat pembuka kita untuk berkhotbah kepada orang-orang berdosa, namun ayat ini sama sekali tidak berbicara tentang orang-orang berdosa. Tuhan Yesus sedang berbicara kepada orang-orang Kristen yang menjadi suam-suam kuku dan tidak antusias; tidak menguntungkan dan tidak efektif. Mereka ini ada di gereja Laodikia, karena merekalah yang Tuhan maksud dalam Wahyu 3:14-21.

Orang Kristen yang suam-suam kuku adalah hamba yang tidak berguna. Dalam Matius 25, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang hamba yang tidak melakukan apapun dengan talenta uang yang dipercayakan tuannya kepadanya dan digambarkan sebagai orang yang tidak menguntungkan.

Yesus memulai perumpamaannya dengan berkata, “Sebab hal Kerajaan Sorga itu sama seperti seorang…” (Matius 25:14). Bacalah seluruh perumpamaan sampai ayat ke-29 dan engkau akan melihat bahwa hamba yang tidak berguna yang dimaksud-Nya adalah anggota kerajaan Surga. Ia disebut sebagai hamba yang tidak menguntungkan karena ia tidak membuahkan hasil dengan bakat yang diberikan kepadanya.

Ayat ke-30 menunjukkan nasib hamba yang tidak berguna. Sang Guru bersabda, “…campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.” Satu-satunya harapan yang dimiliki oleh orang Kristen yang suam-suam kuku adalah bertobat: “Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!” (Wahyu 3:19).

Jika selama ini engkau suam-suam kuku, engkau perlu segera bertobat karena Roh Kudus datang ke dalam hidupmu untuk menjadikan engkau aktif bagi Tuhan; Dia datang untuk mempengaruhimu bagi pelayanan. Dia datang untuk membuatmu berbuah, menguntungkan, efisien dan efektif. Puji Tuhan!

*DOA*
Aku menyerahkan diriku sepenuhnya kepada pimpinan Roh Kudus, untuk menjadi terang yang menyala-nyala dan bercahaya; efektif, efisien dan menguntungkan di Kerajaan. Aku selalu bersinar, berseri-seri, bersemangat dan aktif dalam melayani Tuhan, memenangkan jiwa-jiwa dan mewartakan Injil. Terima kasih Tuhan, atas Roh-Mu yang mendorong dan membimbingku agar selalu berbuah dan produktif, dalam Nama Yesus. Amin.

*AYAT RENUNGAN*
MATIUS 6:24;
ROMA 12:11;
2 TIMOTIUS 4:2

22/01/2024

*DIA DI ATAS SEGALANYA*
Pastor Chris
23 Januari 2024

*Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Matius 28:18).*

Kata yang diterjemahkan “kuasa” di atas berasal dari bahasa Yunani “Exousia” yang berarti otoritas. Dalam pernyataan penting ini, Tuhan menegaskan kekuasaan-Nya bukan hanya di surga tetapi juga di bumi.

Karena Yesus memegang semua otoritas di bumi, maka secara otomatis berarti bangsa-bangsa di dunia yang ada di bumi semuanya berada di bawah otoritas-Nya. Tidak heran Alkitab mengatakan Yesus didudukan di surga, “…jauh lebih tinggi dari segala pemerintahan dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang” (Efesus 1:18-21).

Coba tebak? Otoritas-Nya atas segala sesuatu adalah demi kebaikan kita: “Kedudukan Kristus itu jauh lebih tinggi daripada kedudukan segala pemerintah, segala penguasa, segala pemimpin, segala tuan-tuan dan siapa pun juga yang sudah diberikan kedudukan tinggi; baik yang hidup di zaman ini maupun yang hidup di zaman yang akan datang. Allah menaklukkan semuanya ke bawah kekuasaan Kristus, dan memberi Kristus kepada jemaat sebagai kepala dari segala sesuatu” (Efesus 1:21-22 BIMK). Hal ini sungguh mulia.

Tepat setelah Dia menyatakan di dalam Matius 28:18 bahwa segala kuasa telah diberikan kepada-Nya di surga dan di bumi, Dia memerintahkan kita di ayat berikutnya untuk “pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku.” Dia mengutus kita berdasarkan otoritas-Nya untuk menyampaikan pesan-Nya kepada bangsa-bangsa—ke seluruh dunia.

Sekarang engkau dapat memahami mengapa pemerintahan demi pemerintahan, kerajaan demi kerajaan, para tiran, orang lalim dan diktator telah berusaha sepanjang zaman untuk memusnahkan Gereja namun gagal?

Dapatkah engkau memahami mengapa tidak ada satu pun, tidak seorang pun, tidak ada kekuatan atau entitas yang mampu menghancurkan Gereja? Sebab hanya ada Dia yang berkuasa atas segala sesuatu di surga dan di bumi; Nama-Nya adalah Yesus. Dia mengatur segalanya. Dia “…bertanggung jawab untuk mengatur alam semesta, segala sesuatunya mulai dari galaksi hingga pemerintahan, tidak ada nama dan kekuatan yang dikecualikan dari pemerintahannya. Dan bukan hanya untuk saat ini, tetapi selamanya. Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu, yang mempunyai keputusan akhir atas segala sesuatu…” (Efesus 1:21 MSG). Haleluya!

*PENGAKUAN*
Tuhan Yesus memerintah dan berkuasa atas segala sesuatu; atas semua kekuatan, otoritas, kekuasaan, dan penguasa. Dia memerintah atas semua makhluk di dunia ini dan di dunia yang akan datang, dan aku menyatu dengan-Nya. Aku adalah benih-Nya, yang memanjangkan hari-hari-Nya. Haleluya!

*AYAT RENUNGAN*
MAZMUR 22:28;
WAHYU 11:15;
FILIPI 2:9-11

18/01/2024

*DIA TELAH MENDAMAIKAN KITA DENGAN DIRI-NYA*
Pastor Chris
18 Januari 2024

*Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami (2 Korintus 5:19).*

Yesus datang untuk mendamaikan dunia dengan diri-Nya, bukan menyalahkan mereka atas pelanggaran mereka. Hal ini mengingatkan pada apa yang Alkitab katakan dalam Kolose 1:21-22, ”Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

Kristus Yesus memprakarsai dan menegakkan perdamaian antara Allah dan manusia melalui kematian-Nya di kayu salib. Manusia telah terasing dari kehidupan Tuhan karena ketidaktaatan Adam, namun Yesus mendamaikan kita dengan Bapa dalam tubuh daging-Nya melalui kematian, untuk menjadikan kita suci, tak bercacat dan tidak tercela di hadapan Bapa.

Sekarang, siapakah Yesus, dan mengapa Dia mampu melakukan hal ini bagi manusia? Apakah Dia hanya seorang manusia yang baik? tidak; jika tidak, Dia tidak memenuhi syarat untuk mati bagi kita karena Alkitab mengatakan bahwa semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Darah manusia biasa tidak memenuhi syarat untuk penebusan kita. Namun darah Yesus adalah darah ilahi, yaitu Tuhan yang menjadi manusia. Dia tidak berdosa.

Alkitab berkata, “Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa” (Kisah Para Rasul 13:38-39). Perhatikan bahwa Kitab Suci tidak mengatakan “akan dibenarkan”; itu bukan sebuah janji. Semua orang yang percaya sudah dibenarkan dan memperoleh pembebasan.

Kebangkitan Yesus Kristus yang melaluinya engkau diciptakan kembali dengan kehidupan baru yang penuh kebenaran membuat engkau memenuhi syarat untuk hidup di Hadirat Allah, tanpa rasa bersalah atau penghukuman; engkau bebas dari segala tuduhan, dibenarkan oleh kasih karunia-Nya. Inilah Injil!

Alasan mengapa engkau kudus, tidak bercacat dan dibenarkan di hadapan Bapa bukan karena apa yang engkau lakukan atau tidak lakukan; itu adalah hasil dari apa yang Yesus lakukan, dan siapa Dia. Sekarang engkau telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran di dalam Kristus Yesus. Haleluya!

*DOA*
Bapa terkasih, aku berterima kasih atas kebangkitan Yesus Kristus yang olehnya aku dibenarkan oleh iman. Sekarang, aku suci, tak bercacat, dan tak tercela di mata-Mu. Terima kasih atas berkat yang luar biasa ini, serta kasih dan rahmat-Mu yang luar biasa, dalam Nama Yesus. Amin.

*AYAT RENUNGAN*
ROMA 5:10;
EFESUS 2:13;
KOLOSE 1:20

16/01/2024

BFA HOUSE OF GRACE
MANAKAH YANG LEBIH MUDAH DIKATAKAN?

Kamu juga, meskipun dahulu MATI oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah DIHIDUPKAN BAPA bersama-sama dengan DIA, sesudah IA MENGAMPUNI SEGALA PELANGGARAN kita (Kol 2:13).

Biarkanlah saya mengajukan Pertanyaan yang YESUS tanyakan kepada orang-orang Farisi,
“Manakah lebih mudah, mengatakan [kepada orang lumpuh itu]:
‘Dosamu sudah DIAMPUNI’
atau mengatakan:
‘Bangunlah dan berjalanlah?” (Luk 5:23).
Dalam konteks melayani orang yang lumpuh, mengatakan “Dosamu sudah DIAMPUNI” mungkin lebih mudah.
Mengapa?
Karena Anda TIDAK membutuhkan manifestasi yang tampak untuk membuktikan bahwa dosa-dosanya TELAH DIAMPUNI.
Tetapi jika Anda memberitahukannya, “Bangunlah dan berjalanlah”,
ia harus bangkit dan berjalan.
Jadi itu membuat mengatakan, “Dosamu sudah DIAMPUNI” lebih mudah dibanding mengatakan, “Bangunlah dan berjalanlah”.

Sebenarnya, yang tampaknya lebih sulit bagi manusia secara alami, TIDAK demikian bagi TUHAN.
Bagi TUHAN, KESEMBUHAN jasmaniah jelas LEBIH MUDAH dibandingkan PENGAMPUNAN DOSA.
Yang terakhir itu adalah mukjizat yang “lebih sulit” dan lebih besar karena menuntut TUHAN untuk menyerahkan ANAK yang IA kasihi untuk menanggung semua dosa kita dan mencurahkan DARAH-NYA di Kayu Salib.

Tetapi, saat dihadapkan dengan orang yang kita kasihi yang sedang menderita Kanker, atau dicengkeram utang yang menumpuk setelah menganggur untuk waktu yang lama, kita tampaknya merasa sulit untuk PERCAYA dan mengatakan bahwa TUHAN TELAH memberikan Terobosan-terobosan yang kita butuhkan, daripada MEMPERCAYAI dan mengatakan bahwa semua dosa kita TELAH DIAMPUNI.
Mengatakan bahwa semua dosa kita TELAH DIAMPUNI tampaknya lebih mudah dibandingkan mengatakan bahwa TUHAN TELAH memberikan kita Kesembuhan jasmani yang Ajaib, atau Terobosan Keuangan Adikodrati.

Tetapi karena TUHAN TELAH melakukan mukjizat yang “lebih sulit” dan lebih besar, yaitu “TELAH DIAMPUNI semua Pelanggaran Anda”, TIDAK satupun yang IA TIDAK akan lakukan untuk Anda! (Rom 8:32).

Nyatanya, jika Anda mengira bahwa ada sesuatu yang ditahan BAPA dari Anda, Anda sedang menyatakan bahwa ada sesuatu yang lebih besar dari PENGAMPUNAN DOSA yang menyebabkan YESUS mati untuk dapat memberikannya dari Anda!
Tetapi TIDAK ADA apapun yang lebih besar dari PENGORBANAN YESUS YANG SEMPURNA.

Jadi, dengarkanlah yang TUHAN beritahukan kepada Anda hari ini:
“Dosa-dosamu TELAH DIAMPUNI.
Kamu TELAH MEMILIKI PENERIMAAN yang Sempurna di Hadapan TUHAN.
Bangunlah dan jadilah SEMBUH!
Bangunlah dan berjalanlah dalam KESEHATAN, HIKMAT, KEMURAHAN, PERLINDUNGAN dan KEUTUHAN!"

Renungan:
Karena TUHAN TELAH melakukan Mukjizat TERBESAR dengan TELAH MENGAMPUNI semua DOSA & Pelanggaran Anda, TIDAK ADA apapun yang IA TIDAK akan lakukan untuk Anda!
Mari bersama keluarga dan teman beribadah dengan rutin dan setia di Gereja BFA yang mengajarkan Injil YESUS KRISTUS
yang berdasar Kasih Karunia.

Anda diberkati dengan renungan ini mohon dishare ke keluarga teman sebanyak mungkin.
BAPA MEMBERKATI ANDA.

15/01/2024

*ADA MAHKOTA MENANTI*
Pastor Chris
16 Januari 2024

*Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu (Wahyu 3:11).*

Betapa pentingnya pesan dari Tuhan ini! Dia menasihati Jemaat Filadelfia untuk memegang teguh apa yang mereka miliki. Yang dimaksud ini bukan hal-hal duniawi, namun hal-hal Rohani. Dia berpesan agar mereka memegang teguh sedemikian karena ada kemungkinan mereka bisa kehilangan. Tuhan berpesan agar mereka memegang teguh apa yang ada pada mereka; dengan cara mengerjakannya; tetap pergunakan itu.

Bayangkan seorang Kristen yang selalu memenangkan jiwa dan membawakan jiwa-jiwa berjemaat di gereja. Namun satu hari, seseorang atau sesuatu menyinggung dia dan kemudian dia berhenti memenangkan jiwa. Andai saja dia mengerti bahwa ada mahkota kebenaran yang menanti dia; namun sekarang, ada orang lain yang mungkin memperolehnya.

Jika mustahil bagi orang lain memperolehnya, Tuhan tidak akan mengatakannya. Baca ayat pembuka kita kembali: “…Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.” Melihat orang lain memperoleh apa yang Tuhan ingin berikan pada hidupmu adalah derita terdalam. Pikirkan tentang Saul contohnya; ketika Tuhan memanggil Saul menjadi Raja Israel, Dia menginginkan kerajaannya tetap selamanya. Namun Saul kehilangan tahtanya, dan Daud yang memperolehnya (1 Samuel 13:13-14).

Apapun tugas yang diberikan kepadamu untuk dilaksanakan di Rumah Tuhan, kuduskanlah itu. Lakukan itu dengan sukacita dan lakukan itu untuk Tuhan. Jaga baik-baik, karena pada akhirnya, Alkitab berkata kita harus mempertanggungjawabkannya pada Tuhan apa yang kita lakukan. Juga, ada mahkota yang menanti, dan mahkota kebenaran bagi setiap orang yang taat pada-Nya dan menjaga penetapan dari-Nya.

*DOA*
Bapa terkasih, aku menyadari harta Rohani yang Engkau percayakan kepadaku dan aku menjaganya dengan tekun. Aku bersyukur atas kasih karunia yang Engkau berikan padaku untuk menyelesaikan setiap penetapan-Mu. Aku menolak untuk diombang-ambingkan oleh serangan atau ganguan pengalihan apapun, aku tetap teguh, bertekun, dan selalu berada dalam pekerjaan Tuhan, berkomitmen memenuhi ketetapan-Mu, dalam Nama Yesus. Amin.

*AYAT RENUNGAN*
1 KORINTUS 9:24-27;
2 TIMOTIUS 4:7-8;
1 PETRUS 5:4

15/01/2024

*DIA MENAKLUKKAN MAUT*
Pastor Chris
15 Januari 2024

*“dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa” (2 Timotius 1:10).*

Ketika saya menemukan ayat ini bertahun-tahun lalu, sejenak saya berpikir saya salah lihat. “Apa Paulus benar-benar mengatakan Yesus Kristus mematahkan kuasa maut?” Saya merenung. Saya mempelajari secara mendalam ayat ini, melihat pada bahasa Yunani aslinya, dan mengamati kata perkata yang digunakan. Saya mendapati dari studi saya bahwa ayat ini benar-benar mengatakan seperti yang dituliskan: Yesus Kristus menaklukkan maut.
Beberapa orang mencoba menggunakan alasan bahwa Paulus mengacu kepada kematian Rohani. Ribuan kali saya akan mengatakan, TIDAK! Perhatikan dari ayat pembuka kita bahwa Yesus tidak hanya menaklukkan maut. Dia mendatangkan hidup, hidup yang tidak dapat binasa.

Jika maut hanyalah kematian Rohani, bagaimana dengan hidup yang tidak dapat binasa? Apa mungkin Alkitab maksudkan juga hidup Rohani yang tidak binasa? Ekspresi ini tidak mungkin; bahkan faktanya, ini kontradiksi satu sama lain. Karenanya, alasan Paulus menuliskan hidup yang tidak binasa karena dia berbicara tentang hidup fana, kematian jasmani.

Beberapa orang namun demikian masih dipusingkan dengan apa yang dikatakan Alkitab dalam 1 Korintus 15:26: “Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.” Jadi mereka berpendapat, “Kita harus masih berurusan dengan kematian; itulah musuh yang terakhir dibinasakan.” Tidak, itu bukan apa yang Alkitab katakan, dan ijinkan saya menjelaskannya.

Ini seperti ketika Alkitab berkata dalam kitab Wahyu, “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita,…” (Wahyu 12:10). Fakta bahwa suara itu berkata, “Sekarang telah tiba keselamatan,” bukan berarti semua orang di dunia baru menerima keselamatan untuk pertama kalinya saat itu. Manusia telah diselamatkan sebelumnya.

Jadi, ketika Alkitab berkata maut adalah musuh terakhir yang dibinasakan, ini berbicara tentang roh maut yang akan dicampakkan ke dalam lautan api: “Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api” (Wahyu 20:14). Itulah saat maut dibinasakan. Namun tetap saja, maut dan kuasanya telah ditaklukkan; hukum maut telah dibatalkan. Tuhan tidak datang dari sorga untuk melakukan hal sia-sia. Dia tidak mati untuk hal sia-sia. Dia datang membinasakan maut dan kuasanya dan Tuhan telah mencapainya! Terpujilah Tuhan!

*PENGAKUAN*
Bapa terkasih, aku bersyukur untuk kemenangan atas maut, neraka dan kubur; terima kasih telah memberi kami kehidupan yang tidak binasa, melalui Injil. Aku dilahirkan dari Roh Kristus Yesus yang memberi kehidupan. Karenanya, aku hidup dalam Roh yang memberi kehidupan dan hidup dalam Roh Kehidupan Yesus Kristus. Amin.

*AYAT RENUNGAN*
1 KORINTUS 15:26;
WAHYU 12:10;
WAHYU 20:14

14/01/2024

BFA HOUSE OF GRACE
SAKSIKANLAH MUKJIZAT SAAT ANDA MENGUCAP SYUKUR.

Maka mereka mengangkat batu itu.
Lalu YESUS menengadah ke atas dan berkata:
‘BAPA, AKU MENGUCAP SYUKUR kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku (Yoh 11:41).

YESUS menjalani Kehidupan yang penuh UCAPAN SYUKUR.
YESUS SELALU BERSYUKUR kepada BAPA-NYA untuk apa yang IA MILIKI dan untuk SELALU MENDENGARKAN-NYA saat Ia berdoa.
Demikianlah cara YESUS melepaskan MUKJIZAT-MUKJIZAT di dalam Kehidupan-Nya.

Dalam kisah YESUS memberi makan 5000 orang (Yoh 6:1-13), sikap YESUS penuh dengan RASA SYUKUR.
YESUS mengambil bekal makan siang anak laki-laki itu yang terdiri dari 5 roti dan 2 ikan, MENGUCAP SYUKUR atasnya dan kemudian membagi-bagikannya.
YESUS MENGUCAP SYUKUR atas sesuatu yang sedikit dan yang sedikit itu DILIPATGANDAKAN.
Bukan saja orang-orang itu makan sebanyak-banyaknya, tetapi juga masih tersisa 12 bakul penuh!

Jadi saat Anda melihat isi rekening tabungan Anda sedikit, berikanlah UCAPAN SYUKUR kepada Tuhan atas apa yang Anda MILIKI.
Itu adalah “5 roti dan 2 ikan” Anda.
Saat Anda MENGUCAP SYUKUR kepada-Nya karena Ia adalah PENYEDIA dan SUMBER PEMENUHAN Anda, terlepas dari sedikit yang Anda MILIKI, yang sedikit itu akan menjadi BERLIMPAH, bahkan tersisa!

Bahkan saat dihadapkan pada hal yang mustahil, jalan keluarnya masih saja,
“BAPA, aku MENGUCAP SYUKUR kepada-Mu....”.
Saat YESUS berdiri di luar kuburan Lazarus, dan banyak orang memindahkan batu yang menutupi kubur itu, Ia tidak melihat keadaan itu sebagai keadaan tanpa harapan dan mustahil.
YESUS hanya menengadah ke langit dan berkata,
“BAPA, Aku MENGUCAP SYUKUR kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku“.
YESUS MENGUCAP SYUKUR untuk mendapatkan mukjizat yang dahsyat.

Jemaat BFA yg sangat dicintai TUHAN,lain kali Anda menyadari diri Anda sendiri sedang berdoa,
“Tuhan, lakukan ini untukku!
berikan aku...abcd ”
Stop dulu
Sebaliknya, katakan,
“TERIMA KASIH BAPA , karena telah mendengarkan aku.
Dan karena Engkau telah mendengarkan aku, aku MENGUCAP SYUKUR kepada-Mu karena aku telah MEMILIKI apa yang aku minta.”

Dan saat Anda BERSYUKUR kepada Tuhan, yang sedikit yang Anda miliki akan DILIPATGANDAKAN.
Keadaan-keadaan Anda yang mustahil akan berubah menjadi pemenuhan Kebutuhan dari Tuhan.
Dan Kehidupan Kebangkitan akan terjadi atas Anda .
Saat Anda MENGUCAP SYUKUR kepada-Nya atas yang sedikit yang Anda MILIKI, yang sedikit itu yang Anda MILIKI itu akan menjadi BERLIMPAH, bahkan tersisa!
Dan saat anda terus bersyukur kebangkitan mulai terjadi dlm setiap aspek kehidupan kita.
Amen.
MARI bersama klg dan teman
Beribadahlah dgn rutin dan setia di gereja BFA yg mengajar Injil YESUS KRISTUS yg Berdasar Kasih Karunia

JAM IBADAH DI BFA Manado, Gedung Sehati (ex Bank Pinaesaan) lantai 1
Ibadah Raya Minggu
Sesi 1 jam 07:30
Sesi 2 jam 09:30

Anda diberkati dgn renungan ini mohon
Di share ke klg teman sebanyak mungkin.
TUHAN MEMBERKATI ANDA.

Address

Jalan Sam Ratulangi No. 162
Manado
95113

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Betania Fresh Anointing Manado posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Betania Fresh Anointing Manado:

Share