Sinode: Gereja Betania Urapan Baru
BFA Church (Gereja Betania Fresh Anointing) satelit Manado
Ibadah Raya
Minggu, 07.30 & 09.30 WITA
Pondok Daud
Fresh Cell
MWRC
Doa Fajar
Worship Night
Fellwoship Zoom
Pembacaan Alkitab Kemudian ibadah sore di ruang kecil BTC (Bandung Trade Center) Lt. 6 dengan jemaat 5 orang. Dalam perintisan ini Gereja Bethany sudah memiliki 2 Satelit Gereja, yaitu di Cirebon d
an Jatibarang. Mei 2004 – Gereja Bethany mengadakan kebaktian KKR 10 hari Pencurahan Roh Kudus. Agustus 2004 – Mulai memakai ruang besar “Blessing Room” di BTC Lt. 6 untuk kegiatan ibadahnya. April 2005 – Gereja Bethany Fresh Anointing resmi memiliki tempat ibadah permanen di BTC Lt. 3.
12 Agustus 2007 – Oleh anugerah Tuhan, ibadah Minggu pagi bisa pindah ke ruang Balarea Convention Centre, ruang dengan kapasitas yang lebih besar lagi di gedung BTC. Gembala Jemaat:
Pdt. Agung Takariana (Senior Pastor)
Pdt. dr. Dione Takariana, M.A. (Worship Pastor)
Satelit Gereja Bethany Fresh Anointing (hingga September 2011)
1. Satelit BFA tersebar di beberapa kota:
2. Satelit Mekar Wangi (Bandung)
3. Satelit Kota Baru (Padalarang)
4. Satelit Jakarta
5. Satelit Bekasi
6. Satelit Karawang
7. Satelit Jatibarang
8. Satelit Indramayu
9. Satelit Cirebon
10. Satelit Purwakarta
11. Satelit Tasikmalaya
12. Satelit Yogyakarta
13. Satelit Temanggung
14. Satelit Kupang
15. Satelit Palangkaraya
Empat Pilar Gereja BFA:
1. Ibadah Raya
2. Ibadah Komsel (Family Altar)
3. Ibadah Pondok Daud
4. Ibadah WRC (World Revival Center)
Sejarah Singkat World Revival Center (WRC)
Ibadah World Revival Center (WRC) setiap Kamis, pukul 18.30, di Ruang Balarea, Lantai P1, Gedung Bandung Trade Centre (BTC) Bandung, sekarang ini dihadiri 700-1.000 orang. Banyak mujizat terjadi: kesembuhan, promosi ilahi, yang mandul memiliki anak, dsb. Yang pasti setiap orang yang hadir bukan mencari artis atau pengkhotbah ternama tetapi mencari Tuhan. Mengapa? Karena sudah hampir dua tahun ibadah ini berlangsung, pembicaranya hanya Pdt. Agung Takariana (kecuali bila Beliau ke luar negeri), tetapi antusias jemaat untuk hadir sangat luar biasa karena di sini ada API REVIVAL! Ya, Kebangunan Rohani sudah terjadi dan API-NYA semakin besar membakar jiwa-jiwa yang haus dan membuat rohmu menyala-nyala! Di sini (WRC) ada Tuhan! Dia Hadir, maka kedahsyatan Tuhan terjadi, terobosan terjadi. Mujizat dan kesembuhan adalah hal yang biasa terjadi. Mari bergabung dan ajak teman dan keluarga supaya mereka juga mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Ibadah ini (WRC) bukan kehendak/rekayasa manusia tetapi Tuhan yang menghendakinya. Karena Gereja Bethany Fresh Anointing (BFA) adalah gereja sel, di mana program utamanya adalah ibadah raya dan kelompok sel (komsel). Ibadah WRC dimulai dari pertemuan rutin Team Praise and Worship yang berkumpul setiap hari Kamis untuk menyembah Tuhan, sharing Firman Tuhan dan berdoa bersama-sama untuk mempersiapkan para pelayan untuk ibadah Minggu. Pertemuan rutin ini sudah dengan tekun dilakukan sejak sekitar enam tahun yang lalu, karena Pdt. Dione Takariana sebagai Worship Pastor melihat kebutuhan para pelayan untuk dipersiapkan sebelum melayani Tuhan, sehingga pertemuan ini menjadi agenda wajib bagi semua anggota Team Praise and Worship, di mana mereka diajarkan Firman Tuhan, diajar berdoa dan menyembah secara langsung. Pada perkembangannya, team dari Pendoa Syafaat ikut bergabung, dan belakangan guru-guru Junior Church bergabung juga. Bulan Januari 2009, ketika Pdt. Dione Takariana harus cuti karena melahirkan anak, maka pertemuan rutin ini diambil alih oleh Pdt. Agung Takariana yang turun langsung untuk memimpin pertemuan. Tak disangka jumlah dan animo kehadiran meningkat dan banyak dari jemaat yang bergabung untuk bersama-sama menyembah Tuhan, berdoa, dan mendengarkan Firman Tuhan, sehingga formatnya berubah menjadi ibadah. Mulai Maret 2009 secara resmi pertemuan rutin ini berubah menjadi Ibadah yang dinamakan Breakthrough Prayer Night (tanpa usher, kolektan, dsb) dan secara alami menjadi sebuah ibadah tengah minggu, di mana hadirat Tuhan begitu nyata dialami disertai tanda-tanda mujizat. Ada kebebasan dalam memuji dan menyembah yang berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya. Dari sekitar 60 orang, kehadiran bertambah terus sehingga ruangan ibadah di lantai 3 tidak muat lagi menampung jiwa-jiwa. Ketika tiba waktunya API TUHAN turun membakar korban pujian dan penyembahan umat-Nya, api ini menyala dan terus menjadi besar sehingga jadilah Ibadah WRC sejak Desember 2009. Seperti namanya WORLD REVIVAL CENTER, maka dari tempat ini akan menjadi Pusat Kebangunan Rohani Dunia di mana dari kota-kota lain bahkan dari bangsa-bangsa lain akan datang untuk mendapatkan API itu.