Asosiasi Pendeta Indonesia Manado

Asosiasi Pendeta Indonesia Manado "Indonesian Pastor Asosiation"

12/10/2018

Semarang, majalahgaharu.com - Rapat Kerja Nasional Assosiasi Pendeta Indonesia (API) yang dihadiri dari DPP, DPD dan DPC dari seluruh Indonesia berlangsung di Star Hotel, Semarang. Rakornas API 2018 yang memgambil tema: Giatlah dalam Pekerjaan Tuhan untuk Menerangi Indonesia (1 Kor 15:58) ini dibuka...

25/09/2018

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih bayak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja didalam kita (Efesus 3:20). Tuhan Yesus memberkati......!!!

Doa dan kebersamaan API Bandung
26/07/2018

Doa dan kebersamaan API Bandung

26/01/2017

ASOSIASI PENDETA INDONESIA (API)

(Indonesian Pastors Association)



Asosiasi Pendeta Indonesia (API) dideklarasikan tanggal 31 Oktober 2002 di Krida Bhakti – Setneg – Jakarta. Organisasi para Pendeta Kristen Protestan ini adalah wadah Pendeta tanpa membedakan denominasi dan dogma gereja. Artinya bekerjasama membangun Tubuh Kristus dan pelayanan kesaksian bedasarkan Firman Tuhan.

API tidak mencampuri urusan Gereja atau Dogma Gereja, tetapi bersama membantu pelayanan dan kesejahteraan para hamba Tuhan dalam melayani jemaat, masyarakat dan bangsa. Kami bukan pesaing persekutuan Gereja yang telah ada, tetapi mendukung mereka meningkatkan pelayanan para Pendeta secara pribadi dan keluarga.

KERINDUAN & GAGASAN

Gereja Kristen (Protestan) adalah agama yang paling banyak denominasinya, ada sekitar 800 denominasi Kristen sedunia, diantaranya terdapat 300 sinode di Indonesia. Perbedaan tafsir dan dogma membuat tubuh kekristenan sampai hari ini belum bersatu.
Dalam sanubari umat Kristen, terutama para pendeta Kristen terdapat keinginan untuk bersatu dan bekerjasama. Kerjasama antar Gereja melahirkan beberapa induk organisasi : PGI (Persekutuan Gereja-gereja Indonesia), PII (Persekutuan Injil Indonesia), PGPI (Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia). Masih beberapa puluh sinode belum bergabung dalam salah satu persekutuan Gereja itu. Tetapi, dalam kenyataan telah tergabung kerjasama informal antar para Pendeta berbeda denominasi atau induk dengan baik.
Dalam pertemuan dan pelayanan bersama, akhirnya muncul gagasan membangun persekutuan para Pendeta, gayung bersambut ketika Pdt. Nugroho, Pdt. Yan Masengi dan Ev. Zakharias bertemu dalam sebuah kegiatan. Gagasan ini muncul dalam bentuk Asosiasi Pendeta Indonesia yang dideklarasikan 31 Oktober 2002.
Ada kebersamaan, kerinduan bersama untuk memuliakan TuhanYesus Kristus, bukan pribadi atau denominasi.

DEKLARASI Asosiasi Pendeta Indonesia

Kami para Pendeta Kristen Indonesia, mengesampingkan perbedaan deminial dan dogma, menyatakan menerima panggilan Kristus untuk menjadi Saksi Kristus. Kami terpanggil dalam krisis bangsa dan masyarakat akan kepimpinan yang berwatak dan bermoral luhur, untuk menyatakan terang Kristus dalam pelayanan kami.

Untuk itu, kami bergabung dalam Asosiasi Pendeta Indonesia secara pribadi dan siap melayani umat dan bangsa dengan :

Menyurakan suara ke nabian untuk menyatukan dan menggembalakan umat Kristen sesuai Firman Allah.
Membangun Tubuh Kristus sebagai satu persekutuan iman, hidup seperti Kristus utnuk menyatakan kabar baik bagi bangsa yang sedang terpuruk.
Kami akan bekerja keras membangun kerukunan umat, menciptakan perdamaian terutama damai dengan Allah, menegakkan keadilan dan kesetiaan antar umat beragama dan menjaga keselamatan bangsa Indonesia.
Kami akan memberikan keteladanan dalam moral dan kejujuran, kasih dan kepedulian sesama hamba Tuhan dan umat manusia.
Kami akan terus berdoa bagi persiapan umat dan bangsa menyambut kedatangan kembali Yesus Kristus, Hakim adil yang diyakini tidak lama lagi dalam hidup iman dan penantian penuh karya nyata. Kami berkewajiban mempersiapkan umat menyambut Hari Tuhan yang bahagia dalam kekayaan hidup sehari-hari yang mempermuliakan Nama Tuhan.

Tuhan memberkati dan membuat kami berhasil.

VISI DAN MISI

Visi API adalah memenuhi panggilan iman, pengharapan yang sesuai dengan ajaran juruselamat kita Yesus Kristus. “Penuhilah panggilan pelayananmu di hadapan Allah dan Kristus yang menghakimi orang yang hidup dan mati. Beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Timotius 4 :1-5).

Visi para Pendeta adalah visi Kristen untuk menerangi dunia dengan Firman, menunjukkan kegelapan pikir manusia karena nafsu duniawi, kesombongan dan keinginan daging yang menggelapkan manusia.

Misi API menjadi Saksi Kristus (Kisah 1:8), supaya muat meninggalkan dosa, kefasikan dan keinginan duniawi dengan hidup bijaksana untuk kemuliaan Allah. Para Pendeta sebagai pembawa Firman harus menunjukkan teladan kasih, kerendahan hati dan kesabaran. API memberikan pertimbangan, suara kenabian kepada pemimpin dunia, pemerintah dan tokoh masyarakat, sambil membebaskan umat Tuhan dari segala kejahatan. Beritakanlah semua itu, nasehatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu.

Visi dan Misi API mewujudkan Amanat Agung Yesus Kristus untuk Membangun tubuh Kristus bagi kemuliaan Tuhan. Membangun hubungan antar umat Tuhan, terutama para hamba Tuhan bebas dari rasa benar sendiri, menang sendiri, kemuliaan sendiri, tetapi dengan rendah hati meninggikan Tuhan Yesus Kristus: Biarlah Dia semakin besar dan aku semakin kecil.

RENCANA KERJA API

TUJUAN API

Meningkatkan kualitas dan kesejahteraan Pendeta
Mempererat kerjasama antar Gereja untuk membangun tubuh Kristus
Aktif menyuarakan suara kenabian di akhir zaman

A. RENCANA JANGKA PENDEK

Melakukan konsolidasi organisasi secepatnya hingga Kabupaten Kota yang disertai dengan registrasi keanggotaan API (KTA)
Melakukan audensi dengan pemerintah serta pihak-pihak yang berwenang setempat, sesuai tingkatan masing-masing termasuk PGI, PII, PGPI, BAMAG, dan lain-lain
Mengadakan Advokasi kepada Pendeta yang menghadapi masalah hukum.
Pengadaan Kesekretariatan beserta alat kelengkapannya, antara lain:

Papan Nama API sesuai tingkatan
Alat tulis menulis seperti : Komputer, mesin ketik, kop surat, stempel
Alat komunikasi : telepon/HP, Faxsimili
Pembukaan Website API
Media Komunikasi : Bulletin, Majalah, Brosur, dll
Pengadaan uniform API: Bendera, Emblem, dan Pakaian

B. RENCANA JANGKA MENENGAH (3-5 TAHUN)

Peningkatan SDM anggota API antara lain :

Membantu para Pendeta melanjutkan studi
Seminar-seminar dengan tema-tema aktual, misalnya : kepemimpinan, penangan narkoba, hukum dsb
Ibadah Oikumene secara berkala

2. Peningkatan mutu Pelayanan API dipandang perlu pengadaan :

Alat Transportasi : sepeda motor, mobil
Kantor milik API

3. Peningkatan Kesejahteraan anggota API :

Mengupayakan beasiswa bagi anak-anak Pendeta anggota API yang berprestasi tetapi tidak mampu
Asuransi bagi anggota API
Pembentukan Koperasi API di semua tingkatan

C. PROGRAM JANGKA PANJANG (5-10 TAHUN)

Mendirikan Yayasan Pendidikan Umum
Mendirikan Panti Asuhan
Mendirikan Pusat Kesehatan Masyarakat
Memfasilitasi jemaat untuk mendapatkan lapangan pekerjaan

03/01/2017

Asisten rumah tangga sy memiliki tugas yg berbeda antara yg satu dg lainnya. Tapi dg tujuan yg sama yaitu mengatur, membersihkan dan merapikan rumah. Walaupun memiliki tugas yg berbeda, mrk dapat bekerja dg baik. Bahkan kalau pekerjaan yg satu sudah selesai, mrk akan saling membantu menyelesaikan pekerjaan yg lain.

Gereja Tuhan memiliki tugas yg berbeda, antara gereja yg satu dg lainnya. Tapi dg tujuan yg sama yaitu membawa jiwa kpd Tuhan. Hanya saja masih ada sebagian org (bahkan masih banyak) yg tidak mengerti akan tugas dan panggilannya. Diantara sesama gereja masih saja ada pertentangan, mengatakan sesat lah...ga sesuai firman lah...dll.

Tuhan tidak pernah mengajarkan umatNya terlebih hambaNya unt saling menjatuhkan. Kalaupun toh kita tau seseorg (hamba Tuhan) itu salah, alkitab berkata tegorlah dg empat mata (mat 18:15). Bukannya dikata2i, dicemooh dimedsos. Jangan memberikan penilaian kpd sesama hamba Tuhan, krn masing2 hamba mempunyai Tuan yg sama. Dan Tuannya itulah yg berhak menilai masing2 hambanya, krn Tuannya itulah yg memberikan tugas kpd para hambanya. Dan hamba yg baik akan melakukan apa yg Tuannya perintahkan dg ketaatan, walaupun mungkin dianggap aneh pd sebagian org.

Ingat kisah nabi Nuh ya..ketika Tuhan memerintahkan mendirikan bahtera, Nuh melakukan dg ketaatan walaupun cemoohan dia terima sepanjang 100tahun ia membangun bahtera. Tapi diakhir kisah Nuh, kita tau Tuhan ingin menyelamatkan keluarga Nuh dan seisi bahtera yg dibangunnya. Bisakah kita berkata Nuh sesat, masa Tuhan suruh buat bahtera segala? Bukankah Tuhan itu sanggup menyelamatkan Nuh tanpa harus buat buat bahtera segala? Apakah kita sdh lbh pintar dr Tuhan dg mengatakan Nuh sesat, yg berarti juga mengatakan Tuhan sesat? Wong yg suruh Nuh membuat bahtera adalah Allah sendiri?
Sadarkah kita bahwa hari hari terakhir ini banyak bermunculan nabi palsu? Nabi palsu bukanlah mrk yg dicemooh, melainkan kalianlah yg mencemooh krn Tuhan tidak pernah mengajarkan umatnya unt saling mencemooh dan menjatuhkan.

Karena itulah aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir... 1KORINTUS 1:10
Ev. Maya Ha

29/08/2016

Slmt sore semuanya, salam Kasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Amin...!

27/06/2016

APA MANFAAT IBADAH?
1. Pengertian Ibadah Secara Kristiani - Banyak orang yang menganggap bahwa ibadah berarti hanya pergi ke Gereja saja dan banyak diantara mereka juga menganggap bahwa bila telah pergi ke Gereja pada hari minggu maka sudah mereka telah melakukan ibadah. Tetapi bicara mengenap ibadah, apa sesungguhnya pengertian dari ibadah ? Ibadah adalah suatu ungkapan rasa takut dan hormat serta syukur, pujian , dan sukacita pada Tuhan sang Maha Esa karena Dia telah mengasihi , memelihara , dan menyelamatkan kita. Dari adanya ibadah itu kita dapat berjumpa dengan Allah , mengenal apa kehendakNya dan mendekatkan diri kita kepadaNya.
2. William Temple sebagaimana dikutip oleh Richard Foster mengatakan: Beribadah atau menyembah:
a. Menyembah berarti menghidupkan hati nurani dengan kekudusan Allah,
b. Membekali pikiran dengan kebenaran Allah,
c. Menyucikan imajinasi dengan keindahan Allah,
d. Membuka hati untuk kasih Allah dan
e. Mengarahkan kehendak agar selaras dengan maksud Allah.
Hal ini sejalan dengan nasehat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma: “supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, yang berkenan kepada Allah ; itu adalah ibadahmu yang sejati (Roma 12:1). Ibadah merupakan perintah Allah kepada umatNya untuk dilakukan sebagai syarat pembebasan mereka dari tanah perbudakan di Mesir. Obyek ibadah ialah Allah dan bukan patung.(Kel 20:5), atau allah lain. Beribadah kepada Tuhan merupakan keharusan bagi orang percaya, baik secara bersama-sama atau di dalam keluarga. Beribadah harus dengan segenap hati dan segenap jiwa, dengan tulus ikhlas (I taw 28:9).
3. David Clarkson sebagimana diungkapkan oleh Whitney mengatakan:
Apa yang anda lakukan dalam kebaktian umum, lakukanlah dengan segenap hati. Kibaskanlah dari diri anda sikap yang ogah-ogahan, yang acuh tak acuh, yang suam-suam kuku. Itu semuanya sikap yang memuakan bagi Tuhan. Jangan mengira asal anda hadir dalam kebaktian itu sudah cukup bagi Tuhan. Ibadah yang tidak dilakukan dengan segenap jiwa dan pikiran adalah ibadah yang mati. Mereka yang beribadah hanya dengan bibirnya tidak akan mendapati Tuhan dekat dengannya
Selamat beraktivitas, Tuhan Yesus Memberkati

25/06/2016

Mzm 66:17 Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.
^Have @ Nice Weekend^

11/05/2016

"Anda dapat meraih jauh lebih banyak saat satu jam bersama Tuhan daripada seumur hidup tanpa Dia".
Haleluya....!!!

13/06/2015

TUHAN ADALAH KASIH
“Allah adalah kasih, danbarangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah danAllah di dalam dia.”
(1 Yohanes 4 : 16 b)

PENDAHULUAN
Umas, kasih Allah sudah terbukti yaitu ketika Bapa memberikananakNya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia darisegala dosa. Tuhan Yesus rela mati dengan cara yang tidak terhormat, Ia mati dikayu salib, disiksa, dihina, diejek dan semua yang Ia lakukan ialah agar setiapkita memperoleh kasihNya. Tuhan Yesus mati, dikuburkan dan pada hari yangketiga Ia bangkit dan mengalahkan maut. Selama 40 hari Ia menjumpai paramurid-murid dan menguatkan kepercayaan mereka setelah itu Ia naik ke Sorga danpada hari yang kesepuluh Ia mencurahkan Roh Kudus-Nya atas para murid. Merekasemua dibaptis oleh Roh Kudus dan diberi kuasa untuk menjadi saksiNya. SepertiRoh Kudus yang akan menyertai para murid demikian Ia juga akan menyertai paraUmas dan Ia pun menyediakan tempat tinggal bagi kita semua (Yohanes 14:6).

ISI
Kita tahu bahwa Allah adalah kasih. KasihNya telah Ia berikanbagi kita. Oleh sebab itu saat kita dipenuhi kasih Allah maka :

1. Tidak Ada Ketakutan Lagi (1 Yohanes 4:18)
Umas, TuhanYesus telah mengalahkan dosa yang berujung maut. Kematian kekal yang harusnyakita terima berubah karena kita telah beroleh kasih karuniaNya yang besar. Olehsebab itu, dalam menghadapi masalah apapun kita tidak perlu takut. Jangan takuttentang masa depan, jangan kuatir tentang masa-masa kehidupan kita. Masalahterbesar apapun yang terjadi, percayalah Tuhan Yesus sanggup menolong danmelepaskan kita. Kita aman dalam lindunganNya (Mazmur 91 dibaca tiap hari).Kasih Tuhan melenyapkan segala ketakutan kita. Apabila diantara kita ada yangsakit dan dokter berkata bahwa sakit yang kita derita sudah parah dan sedikitharapan, Umas tetaplah percaya kepada Tuhan. Jangan takut. (baca Yeremia29:11).

2. KitaDapat Mengasihi Saudara / Sesama Kita (1 Yohanes 4:19)
Umas, kita dapat mengasihi Allah, mengasihisesama atau pun mengasihi diri kita sendiri itu semua karena Tuhanlah yangsudah terlebih dahulu mengasihi kita. Tanpa kasih dari Tuhan maka kasih kitakepada yang lain pun tidak ada. Oleh sebab itu, marilah Umas kasihilah TuhanAllah kita dengan seluruh kehidupan kita (Lukas 10 : 27). Kasih Tuhan yang adadalam kita membuat kehidupan kita pun dapat memancarkan kasihNya.

3. Kita Bukan Pendusta (1 Yohanes 2 : 4-5)
Umas, saatkita bilang kita mengenal Tuhan akan tetapi kita tidak melakukan perintah Tuhanmaka sebenarnya kita sedang menjadi seorang pendusta. Namun saat kita menurutiFirman Tuhan, maka kasih Tuhan ada di dalam kita. Umas, ingatlah saat kita tidakmelakukan firman maka roh pendusta itu ada di dalam kita. Dan ingatlah bapasegala dusta ialah iblis (Yohanes 8:44). Janganlah sampai kita membohongi dirisendiri. Kalau memang kasih kita pada Tuhan mulai luntur, mari jujurlah dankembalilah pada Tuhan. Jangan sampai sebenarnya kita lagi jauh dari Tuhan tapikita mengaku-ngaku dekat atau intim sama Tuhan berarti kita sedang berdusta.Berdusta kepada Tuhan, terhadap diri kita sendiri dan terhadap orang lain.Umas, berhati-hatilah! Ingat, saat kita menuruti Firman Tuhan maka Kasih Tuhanada pada kita. Umas, tinggalah terus dalam kasih Tuhan sehingga segala rohdusta jauh daripada kehidupan kita.

PENUTUP
Umas Tuhan, Allahadalah kasih dan Ia sudah membuktikan kasihNya kepada kita. Oleh sebab itu,marilah setiap kita membalas kasih Tuhan dengan hidup takut akan Tuhan danhidup menuruti firman Tuhan. Kasih Tuhan melenyapkan segala ketakutan, kasihTuhan membuat kita dapat mengasihi saudara / sesama kita dan kasih Tuhan yangada dalam kita membuat kita tidak hidup sebagai pendusta. Umas tetap danteruslah tinggal di dalam kasih Tuhan.


Tuhan Yesus Memberkati

Address

Sam Ratulangi Manado
Manado
95114

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Asosiasi Pendeta Indonesia Manado posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Asosiasi Pendeta Indonesia Manado:

Share