GMIM El-Elyon

GMIM El-Elyon Komunitas Jemaat GMIM El-ELYON Wilayah Manado malalayang Barat. Manado Sulawesi Utara

05/09/2021

IBADAH PKB GMIM WIL. MALABAR DI JEMAAT GMIM EL-ELYON. 05 SEPTEMBER 2021. KHADIM Pdt. MARTJE LUMAIN-TENDA, STh.

21/05/2020

Ibadah Kenaikan Yesus Kristus
GMIM EL-ELYON
21 MEI 2020

16/05/2020

Ibadah PKB & WKI Aras Jemaat GMIM EL-ELYON
16 Mei 2020
Khadim Pdt.Maartje Lumain-Tenda, STh.

Warta 12 April 2020
14/04/2020

Warta 12 April 2020

07/04/2020

RHK Selasa, 7 April 2020

*Golgota*

_*Markus 15:22*_

14 perhentian, harus Yesus lewati menuju ke perhentian-Nya yang terakhir, di Golgota. Dimulai dari ketika Yesus divonis hukuman mati, sampai Dia disalib di Golgota dan dikuburkan.

Jalan Salib atau Via Dolorosa yang harus ditempuh Yesus sungguh menyiksa dan membuat Yesus tak berdaya. Dia jatuh berulang-ulang disambut dengan cambukan yang mengerikan dan mematikan.

Dengan langkah yang berat, tertatih-tatih dan terseok-seok, mereka menyeret Yesus sambil menyiksa-Nya dengan keji menuju tempat tengkorak, yakni Golgota sebagai tempat penyaliban dan puncak penyiksaan-Nya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
_*Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak.* (ay 22)_

Golgota terletak dekat Yerusalem, yakni di luar tembok kota. Karena tempat itu mirip tengkorak, maka orang-orang menyebutnya sebagai tempat tengkorak. Tapi sebenarnya Golgota adalah tempat penghukuman orang-orang pada waktu itu. Di sana ditemukan banyak sekali tengkorak manusia.

Jadi, Yesus benar-benar diperlakukan sebagai penjahat. Padahal Dia sedikitpun tidak pernah melakukan kejahatan. Dia adalah Manusia Suci. Sebab Dia adalah Sang Kebenaran.

Golgota menjadi tanda perih-Nya prnderitaan Yesus. Golgota selalu diidentikkan dengan pengorbanan Yesus untuk seluruh umat manusia. Sebab di Golgota, darah Yesus tercurah untuk kita, tubuh-Nya tercabik, nyawa-Nya terambil dari tubuh-Nya.

Sahabat Kristus, marilah kita memandang ke Golgota. Marilah kita merenungkan dan menghayati betapa Tuhan Yesus menyerahkan seluruh kehidupan-Nya untuk kita. Di sana, di Golgota, menjadi puncak penyaliban dan pengorbanan Yesus. Namun di sana p**a menjadi titik awal kehidupan kita umat manusia.

Sebab, dari Golgota itu, kita diselamatkan oleh pengorbanan, darah Yesus yang tercurah, tubuh-Nya hancur dan tersayat. Bahkan lambung-Nya lubang oleh tombak manusia. Di sana, Dia dihina, diludahi, diejek, diolok-olok, dipermainkan dan banyak lagi kepedihan dan penderitaan yang mengantar Yesus ke jalan kematian-Nya.

Semuanya hanya demi cinta-Nya akan kita. Bagaimana respons kita? Bagaimana hati kita? Apa yang kita perbuat bagi Dia? Membawa Dia kembali ke Golgota?

Sebagai keluarga Kristen, saatnya kita introspeksi diri. Inilah waktunya bagi kita untuk bertobat dan berbalik kepada-Nya. Bayangkanlah, bagaimana Dia Sang Kebenaran, Sang Juruselamat mengorbankan kehidupan-Nya untuk kita.

Di minggu sengsara terakhir menjelang Jumat Agung, marilah kita tetus meresapi dan merasakan betapa dalam-Nya kasih Yesus. Betapa pahit-Nya jalan yang harus Dia lewati, tapi tanpa keluh kesah Dia terima dan lakukan untuk kita.

Marilah datang kepada Yesus. Hiduplah di dalam Dia. Bertobatlah dan senangkanlah hati-Nya dengan sikap dan prilaku hidup yang mengasihi sesama dan memuliakan Dia. Maka Tuhan Yesus pasti memberkati kita bersama keluarga. Amin

*Doa:* Tuhan Yesus, ampunilah kami yang sering menyakiti-Mu. Tolonglah kami agar siap memikul salib dan berkatilah kami selalu. Amin

_*Syalom..*_

Selamat menikmati anugerah Tuhan bersama keluarga di hari ini. Pikullah salib dan tetaplah setia mengiring Yesus meski harus menderita

_*Dalam nama Tuhan Yesus mata rantai virus Corona diputuskan! Ayo lawan virus corona dengan iman dan imun. Jang pi mana2. Di rumah jo. Keep social n physical distancing*_

_*Sensus Penduduk on line diperpanjang sampai 29 Mei. Ayo sukseskan n mencatat Indonesia di*_ *sensus.bps.go.id*

_*God bless n protect Indonesia forever*_

Semangat terus mengabdi n melayani. Tuhan Yesus memberkati slalu bersama keluarga. Amin

06/04/2020

RHK Senin, 6 April 2020

*Pikullah Salib*

_*Markus 15:21*_

Fisik tubuh Yesus, sungguh tak berdaya lagi. Dia tersiksa berat. Masih di perhentian ke 5 jalan Via Dolorosa (Jalan Salib), Dia sudah tertati-tati. Dia sudah sangat kelelahan. Fisik-Nya sangat lemah padahal Dia harus menempuh perjalanan sekitar 3,5 km.

Luka yang banyak dan membuat Dia 'bermandikan' darah serta penyiksaan yang sangat keji, membuat Yesus jatuh terjerembab berulang kali. Dia sudah tidak mampu lagi memikul salib seberat 50 kg itu.

Jangankan memikul salib, berdiri dan berjalan saja sudah sangat seret akibat penyiksaan para serdadu Romawi dan orang banyak.

Untung saja lewat seorang dari Kirene bernama Simon. Dia baru saja datang dari keluar kota. Ayah Aleksander dan Rufus inipun dipaksa memikul salub Yesus.

Demikian firman Tuhan hari ini.
_*Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.* (ay 21)_

Simon pun bersedia memikul salib itu, sambil berjalan mengikuti Yesus menuju ke Golgota.

Sebenarnya, jika dalam keadaan normal, salib itu bisa saja dipikul-Nya. Tapi masalah-Nya, tetesan darah yang terus mengucur ditambah dengan kelelahan, membuat Dia dehidrasi dan jalan-Nya terseok-seok dan sangat lemah. Syukurlah, Simon bersedia meringankan beban-Nya membantu memikul salib-Nya.

Sahabat Kristus, begitu menderita-Nya Yesus menghadapi siksaan orang-orang yang sirik kepada-Nya. Tak ada yang dapat menolong-Nya, kecuali Simon. Itupun bukan membebaskan Dia dari hukuman, tapi membantu meringankan beban Dia menuju ke tiang gantungan.

Bersediakah kita memikul Salib Yesus? Ataukah kita justeru turut bersama seperti orang banyak pada waktu berteriak dan bersorak-sorai menyalibkan Yesus lagi di zaman now?

Kesediaan Simon memikul salib, menjadi pelajaran dan peringatan kepada kita untuk bersedia memikul salib. Sebagai orang yang mengaku percaya kepada Yesus, kita harus bersedia memikul salib.

Seberat apapun. Sebab masing-masing kita memiliki dan memikul salibnya masing-masing, menurut ukuran yang harus kita tanggung masing-masing.

Pikullah Salib Kristus. Ingatlah, Salib Kristus, bukanlah kutuk. Tapi Salib Kristus adalah lambang keselamatan dan jaminan kehidupan kekal serta penuh berkat.

Siapa yang bersedia memikul Salib, akan diselamatkan dan diberkati. Semakin berat dan banyak salib yang kita pikul, semakin besar dan banyak berkat yang akan kita terima.

Ingatlah bahwa segala penderitaan dan jerih lelah kita di dalam Tuhan, tidaklah sia-sia. Jika kita terus setia mengikut Dia, memikul salib, maka kita akan menerima mahkota kehidupan kekal bersama-Nya.

Dan berkat kasih karunia-Nya akan dialirkan-Nya bagi kita. Sehingga lumbung kehidupan kita dipenuhi-Nya dengan limpah-Nya.

Karena itu, sebagai keluarga Kristen, ikutlah Yesus. Pikullah salib. Jangan takut, jangan bimbang, mahkota kehidupan kekal dan berkat melimpah menanti kita di ujung Jalan Salib. Amin

*Doa:* Tuhan Yesus, mampukanlah kami memikul salib dan terus setia melakukan kehendak-Mu meski harus menderita. Amin

_*Syalom..*_

Semangat hari senin. Selamat menghayati n memaknai sengsara Tuhan Yesus dengan siap sedia memikul salib-Nya

_*Dalam nama Tuhan Yesus mata rantai virus Corona diputuskan! Ayo lawan virus corona dengan iman dan imun. Jang pi mana2. Di rumah jo. Keep social n physical distancing*_

_*Sensus Penduduk on line diperpanjang sampai 29 Mei. Ayo sukseskan n mencatat Indonesia di*_ *sensus.bps.go.id*

_*God bless n protect Indonesia forever*_

Semangat terus mengabdi n melayani. Tuhan Yesus memberkati slalu bersama keluarga. Amin

Informasi PelayananBPMJ GMIM EL-ELYON
06/04/2020

Informasi Pelayanan
BPMJ GMIM EL-ELYON

06/04/2020

Syallom,
Dengan Sukacita Iman kita dapat menggunakan Laman Facebook ini untuk berbagi informasi dan pelayanan Jemaat GMIM-ELYON WILAYAH MANADO MALALAYANG BARAT

Address

Malalayang Satu Barat
Manado
95163

Telephone

085256788766

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GMIM El-Elyon posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share