06/09/2022
*MENGINJIL SAJA, JANGAN BICARA DOKTRIN?*
Tuhan Yesus datang untuk menyelamatkan orang yang terhilang. Semua orang harus menyelamatkan orang yang masih belum selamat.
Kami, GBIA, berusaha menyelamatkan orang-orang yang belum selamat, siapa saja. Saya menulis banyak brosur khusus untuk Muslim, dan juga brosur untuk Budhis dll.
Banyak orang tidak sanggup melihat bahwa iblis ikutan memberitakan Injil, bahwa pihak yang menyandang nama Kristen belum tentu dari Tuhan. Sambil orang Kristen murni beritakan Injil, iblis menyamar jadi orang Kristen juga beritakan Injil namun tentu Injil yang salah.
Gal. 1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, 7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk *memutarbalikkan Injil Kristus.*
Th 1517, Luther keluar dari Katolik, dan Luther ulang-ulang menyatakan bahwa Katolik itu gereja sesat, bahkan menyatakan bahwa paus itu anti Kristus. Hal yang sangat mengherankan kami ialah bahwa pengikut Luther setelah sekian ratus tahun tidak lagi melihat Katolik sesat, bahkan banyak yang menyerukan untuk masuk lagi ke Katolik. Dulu patung di atas bukit hanya di negara Katolik, di Rio de Jenero, tetapi sekarang di Manado, Toraja, Papua, mana lagi? Makin banyak gereja Protestan yang ikut Rabu abu, Kamis putih dll. Penyebabnya apa? Saya melihat bahwa iblis menyusupkan anak buahnya ke dalam gereja2 Prostestan, Injili, Kharismatik, bahkan juga Baptis, untuk menasehati supaya jangan melihat perbedaan pada yang masih Kristen, fokus menginjil saja. Bandingannya, tidak perlu perhatikan keamanan dalam negeri arahkan saja pada pertempuran di luar. Ehh, akhirnya musuh pakai pesawat hantam WTC, PENTAGON, dan hampir menghancurkan White House.
Kami melihat sangat jelas penyusupan iblis, dan kesesatan gereja-gereja, sehingga HAMPIR tidak ada gunanya menginjil jauh-jauh jika membiarkan iblis menginjil dan merusak kekristenan dari dalam.
Iblis menasihati orang Kristen untuk menginjil terus, arahkan pandangan pada orang-orang yang bukan Kristen, sementara itu iblis sibuk merusak pengajaran kekristenan dari dalam.
Iblis merusak DOKTRIN KESELAMATAN (Soteriologi) dan menghasilkan bermacam-macam Injil.
[1]. Injil Sukses yang mengajarkan bahwa percaya Yesus akan sukses, dan mengukur penyertaan Tuhan dari materi.
[2]. Injil Predestinasi yang mengajarkan bahwa orang masuk Sorga atau Neraka sudah ditetapkan (predestinated).
[3]. Injil Tambah Perbuatan Manusia yang mengajarkan bahwa untuk masuk Sorga harus dibaptis.
[4]. Dan berbagai Injil palsu yang iblis ciptakan terus.
Bahkan gereja-gereja bukan hanya memberitakan Injil Lain, namun juga mengundang roh lain.
2Co 11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu *roh yang lain* dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.
Anda pasti pernah diposting video pengkhotbah bikin tumbang-tumbang orang, bahkan ada yang pengkhotbahnya nyanyi dalam roh sambil jalan sana-sini dan orang bertumbangan.
Sudah sangat jelas bagi orang Kristen yang waras bahwa itu bukan Roh Kudus melainkan roh lain yang membajak nama Yesus mengacaukan kekristenan dari dalam.
Ya, orang Kristen tentu harus memberitakan Injil, dan gereja yang benar harus memberitakan Injil. Tetapi kita sangat amat bodoh jika hanya menginjil keluar tanpa sadar bahwa iblis merusak kekristenan dari dalam, dan kita tidak menyatakan doktrin yang salah yang disusupkan iblis.
Coba baca perintah Tuhan yang dituliskan Rasul Paulus.
2Ti 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Saya temukan banyak orang bodoh, atau sangat mungkin mereka orang yang disusupkan, yang menyerukan untuk tidak membahas doktrin melainkan menginjil saja. Padahal kita bukan hidup di zaman Belanda dimana kebanyakan orang tidak sekolah.
Zaman sekarang kita menginjil, kita katakan bahwa untuk masuk Sorga maka harus percaya Yesus, orang itu tidak diam mangguk-mangguk. Dia bertanya, mengapa percaya Yesus bisa masuk Sorga? Sorga itu di mana? Apa bukti ada Sorga? Apa bukti ada Allah? Dan apa bukti Alkitab yang kau pegang itu firman Allah? Dia akan melontarkan seribu satu pertanyaan. Jika Anda tidak bisa menjawab, Anda hanya datang kepadanya untuk membuktikan bahwa Anda orang Kristen bodoh. Malahan dia yang kemudian berhasil membuat orang yang mau menginjilinya jadi mualaf.
Sebelum menginjil tentu harus mempersiapkan diri, harus belajar. Sekurang-kurangnya mengerti tentang dasar-dasar kekristenan, bukan hanya bisa jadi WL goyang-goyang di atas panggung. Orang demikian tidak mungkin bisa menginjil, malahan yang siap untuk dimualafkan.
Mengapa banyak orang Kristen bahkan "pendeta" jadi mualaf? Karena mereka seperti orang yang dikatakan Rasul Paulus.
Rom 10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi *tanpa pengertian yang benar.*
Coba lihat, berapa banyak orang Kristen, bahkan pengkhotbah yang tahu alasan tulisan rasul dan nabi diterima sebagai firman Tuhan? Bayangkan betapa bodoh dan kacaunya mereka yang percaya bahwa sekarang masih ada nabi, dan sesudah Yohanes yang mati di p**au Patmos masih ada Rasul? Mengapa Alkitab kita hanya 66 kitab, mengapa PL 39 kitab dan PB 27 kitab. Siapa dan tahun berapa pasal dan ayat Alkitab dipasang? Dan masih banyak lagi dasar-dasar pokok iman kekristenan yang patut diketahui seseorang sebelum dia menginjil agar tidak ditertawakan bahkan dimualafkan.
Bagaimana? Anda mau pergi menginjil tanpa belajar doktrin? Orang yang Anda datangi itu tamatan universitas atau primitif yang belum pakai baju?
Tahukah Anda penyebab begitu sedikit orang Kristen melakukan penginjilan? Karena tidak terdidik dalam dasar-dasar pokok iman kekristenan, jadi seseorang tidak terdidik apa yang bisa dia sampaikan? Lagi p**a kuatir kalau ditanya yang sulit-sulit nanti tidak bisa menjawab. Bukan hanya orang Kristen, bahkan para pengkhotbah jika tidak mengerti dasar-dasar pokok iman kekristenan pasti tidak berani menginjil karena akan malu jika ditanya sana-sini, ini-itu, ternyata tidak sanggup menjawab. Namun hal yang sangat mengherankan ialah justru mereka yang tidak berani menginjil karena kurang paham doktrin inilah yang sering teriak-teriak JANGAN RIBUT TENTANG DOKTRIN, YANG TERPENTING PERGI BERITAKAN INJIL. Padahal hanya orang yang mengerti doktrinlah yang bisa menginjil dengan efektif.
*Silakan renungkan dan Camkan.*
Kami mengadakan seminar TIGA DOKTRIN UTAMA KEKRISTENAN, yaitu tentang Keselamatan, Alkitab, dan Gereja, telah lebih dua ratus kali seminar sehari penuh. Kami sadar bahwa orang yang tidak mengerti dasar-dasar iman kekristenan sebenarnya tidak bisa menginjil. Dia hanya bisa bersaksi, dan kesaksiannya pun bisa benar jika dia sungguh lahir baru dan tentang perubahan hidupnya, bukan tentang hal-hal aneh yang subyektif.
Jakarta, 26 September 2018
Dr. Suhento Liauw
YouTube channel: GBIA GRAPHE DAN GBIA INDONESIA.
Maranatha!