Pondok pesantren Irtaqi

Pondok pesantren Irtaqi Tempat yang nyaman untuk menimba ilmu agama secara ilmiah sebagaimana tradisi umat Islam terdahulu. Diasuh oleh ustadz Muafa, M.Pd, dosen PAI UB.

22/11/2024
MENANGISLAH,  TAPI YANG BENARTangisan yang dicintai Allah adalah tangisan ketika engkau sendiri, menyepi, tiada teman ti...
09/06/2024

MENANGISLAH, TAPI YANG BENAR

Tangisan yang dicintai Allah adalah tangisan ketika engkau sendiri, menyepi, tiada teman tiada kawan, tiada kekasih tiada handai taulan, lalu engkau mengingat Allah, lalu melelehlah airmatamu…..berlinanglah butiran-butiran halus bening dari sudut penglihatanmu, karena engkau merasa banyak dosa, banyak kesalahan, banyak maksiat dan Engkau takut akan murkaNya......

# # # # # # # # # # # # # # # # #

بسم الله الرحمن الرحيم ذي الجلال والإكرام

Tangisan itu, ada yang dicintai Allah, adap**a yang tidak bernilai apa-apa, adap**a yang dibenciNya.

Menangislah, tapi yang benar.

Semua orang mungkin pernah menangis, tapi untuk engkau kumohon, menangislah, tapi yang benar.

Orang menangis untuk alasan yang bermacam-macam. Bayi menangis karena lapar, haus, gatal, kesakitan, atau buang air.

Anak kecil menangis karena dipukul kawannya, dimarahi ayahnya, keinginannya tidak dituruti, atau barangnya yang hilang.

Remaja menangis karena merasa dikhianati,ditinggalkan sendiri, keinginannya tidak tercapai, tambatan hatinya diambil orang, atau dikucilkan kawan.

Seorang gadis menangis karena nyeri haid, tidak diperhatikan ayahnya, menikah gagal, atau malu berkesangatan.

Seorang istri menangis karena bertengkar dengan suami, anak-anak yang nakal, hutang yang menumpuk, atau difitnah tetangga.

Seorang ibu menangis karena anaknya mati, rumahnya terbakar, tokonya dijarah orang, atau uang arisan hilang.

Seorang lelaki menangis karena istri selingkuh, anak yang durhaka, fitnah rekan sekerja, atau sakit berkepanjangan yang tak kunjung sembuh.

Orang bergembira juga bisa menangis. Menangis karena senang. Mahasiswa lulus ujian skripsi menangis, setelah bersemester-semester tidak kunjung lulus. Dua pasangan yang mandul menangis, ketika tiba2 mendapat berita dari dokter bahwa sang istri hamil. Seorang pria buruk rupa menangis karena lamarannya pada gadis pujaan hatinya yang cantik nan cerdas diterima.

Semua orang mungkin pernah menangis, dengan alasan susah maupun gembira, tapi untuk engkau Demi Allah ,menangislah, tapi yang benar.

Orang menilai sebuah tangisan dengan penilaian yang bermacam-macam. Orang bilang jika bayi menangis, itu wajar, anak menangis itu biasa, perempuan menangis itu fitrahnya, lelaki menangis itu tanda cengeng, tapi aku ingin mengatakan kepadamu; sesungguhnya tangisan itu ada yang dicintai Allah, ada yang tidak bernilai apa-apa, dan ada p**a yang benar-benar dibenciNya.

Tangisan yang dibenci Allah adalah tangisan yang disertai dengan ucapan lisan yang membuat Allah murka. Tangisan yang dibenciNya adalah tangisan yang disertai keluhan atas ketentuanNya. Tangisan yang yang dimurkaiNya adalah tangisan yang tidak ridha dengan takdirNya.

Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Umar;

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ اشْتَكَى سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ شَكْوَى لَهُ فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ وَسَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَلَمَّا دَخَلَ عَلَيْهِ فَوَجَدَهُ فِي غَاشِيَةِ أَهْلِهِ فَقَالَ قَدْ قَضَى قَالُوا لَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَبَكَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَأَى الْقَوْمُ بُكَاءَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَكَوْا فَقَالَ أَلَا تَسْمَعُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يُعَذِّبُ بِدَمْعِ الْعَيْنِ وَلَا بِحُزْنِ الْقَلْبِ وَلَكِنْ يُعَذِّبُ بِهَذَا وَأَشَارَ إِلَى لِسَانِهِ أَوْ يَرْحَمُ

صحيح البخاري [5 /59]

Dari Abdullah bin Umar beliau berkata; Sa’d bin Ubadah sakit, maka Nabi SAW datang membezuknya bersama Abdurrahman bin Auf, Sa’d bin Abi waqqash dan Abdullah bin Mas’ud. Tatkala Nabi masuk menemuinya, beliau mendapatinya berada dalam selimut keluarganya. Nabi bertanya; “Apakah sudah wafat”?mereka menjawab: “Belum wahai Rasulullah”.. maka Rasulullah SAW menangis. Tatkala orang-orang melihat tangisan Nabi Saw mereka ikut menangis. Nabi bersabda; “dengarkanlah; sesungguhnya Allah tidak menyiksa dengan tetesan airmata, tidakp**a dengan kesedihan hati, tetapi Dia menyiksa atau mengasihi karena (sebab) ini –beliau sambil menunjuk lisannya– (H.R.Bukhari)

Tangisan yang seperti inilah yang disebut dengan Niyahah (ratapan) yang dicela keras dalam Islam.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اثْنَتَانِ فِي النَّاسِ هُمَا بِهِمْ كُفْرٌ الطَّعْنُ فِي النَّسَبِ وَالنِّيَاحَةُ عَلَى الْمَيِّتِ

صحيح مسلم [1 /207]

Dari Abu Hurairah beliau berkata; Rasulullah SAW bersabda; ada dua hal yang ada pada orang-orang dimana keduanya dalah kekufuran; memfitnah nasab dan meratapi mayit (H.R.Muslim)

Tangisan yang tidak bernilai apa-apa adalah tangisan kesedihanmu yang semata-mata mengeluarkan airmata karena urusan duniamu. Tangisan yang tidak bernilai apa-apa adalah tangisanmu ketika kehilangan orang yang engkau cintai, atau kehilangan barangmu, atau disakiti orang yang engkau kagumi, atau hal-hal yang semakna dengan ini. Engkau hanya semata-mata mengeluarkan airmata, tapi engkau menjaga lisanmu.

Tangisan yang dicintai Allah adalah tangisan ketika engkau sendiri, menyepi, tiada teman tiada kawan, tiada kekasih tiada handai taulan, lalu engkau mengingat Allah, lalu melelehlah airmatamu…..berlinanglah butiran-butiran halus bening dari sudut penglihatanmu, karena engkau merasa banyak dosa, banyak kesalahan, banyak maksiat dan Engkau takut akan murkaNya..

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ …. وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

صحيح مسلم [5 /229]

Dari Abu Hurairah; dari Nabi SAW; ada tujuh orang yang dinaungi Allah dalam naungannya di hari tidak ada naungan selain naunganNya (hari pengadilan)………dan seseorang yang mengingat Allah sendirian lalu meleleh kedua matanya. (H.R.Muslim)

Engkau menangis karena merasa selama ini tidak tahu diri…ketika berdoa kepadaNya banyak yang kau pinta, tapi ketaatan yang kau persembahkan asal-asalan.

Engkau menangis karena merasa selama ini tidak konsisten dengan yang kau ucapkan..di luar berteriak tegakkan syariat dan jagalah ketakwaan, tapi saat sendiri kau turuti hawa nafsu tanpa malu..

Engkau menangis karena sepertinya selama ini sudah dapat ilmu banyak, tapi tidak ada yang diamalkan kecuali sedikit.

Engkau menangis karena sering berjanji kepad Allah “jika permohonanku ini dikabulkan, maka aku akan melakukan ini dan itu…” tapi tidak ada satupun yang dilakukan..kalaupun dilakukan itupun seenakknya.

Engkau menangis karena jika dihadapan si dia kau tampakkan kesalihan dan kelembutan, tapi jika sendiri kewajiban-kewajiban suci tidak ada yang kau buat peduli.

Jadi, menangislah tapi yang benar.

Orang memangis karena musibah, itu wajar tetapi jangan sampai lisan mengucapkan kata-kata yang menimbulkan murka.

Orang menangis karena musibah, sungguh indah jika disertai dengan Shobr (ketabahan).

Orang menangis saat sendiri mengingat Allah, adalah secantik-cantik jenis menangis. Tangisan inilah yang paling ikhlas,yang selamat dari Riya’, Sum’ah, dan ambisi dipuji manusia.

Menangislah, tapi yang benar.

والله أعلم بالصواب

Sumber :

Oleh: Ust. Muafa

Jika perlu memilih fokus belajar Islam, maka tidak salah jika kita ngaji kitab Hadis Arba'in. Kitab ini mengumpulkan had...
26/02/2023

Jika perlu memilih fokus belajar Islam, maka tidak salah jika kita ngaji kitab Hadis Arba'in. Kitab ini mengumpulkan hadis-hadis Nabi yang berisi intisari ajaran Islam. Bisa kita duga kuat, segala ketidak beresan di dunia ini berasal dari tidak diindahkannya aturan Islam. Karena marah, jadi membunuh. Karena marah, malah mengeroyok orang. Soal marah ini telah disabdakan Nabi dalam hadis "jangan marah" yang merupakan salah satu hadis dalam hadis arba'in.

Berikut ini kajian hadis Arba'in yang diisi oleh Ustaz Muafa di Masjid Ibnu Sina Malang. Silakan menonton videonya, semoga jadi ilmu yang bermanfaat.

Hadis Pertama: Innamal A’malu binNiyat https://www.youtube.com/watch?v=6a0J80SFcG8&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=21

Hadis kedua: Islam, Iman dan Ihsan https://www.youtube.com/watch?v=fjgLNUQnVWw&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=22

Hadis ketiga: Rukun Islam https://www.youtube.com/watch?v=-kB4cPvmeGY&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=23

Hadis keempat: Fase penciptaan manusia dalam Rahim dan takdirnya https://www.youtube.com/watch?v=9_XSy4-NV-8&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=25

Hadis kelima: Bid’ah dalam agama https://www.youtube.com/watch?v=L4z1gUXToTE&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=24

Hadis keenam: Warak https://www.youtube.com/watch?v=cd7XRM_mqqE&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=20

Hadis ketujuh: Agama adalah ketulusan https://www.youtube.com/watch?v=52IX3u30j7I&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=19

Hadis kedelapan: Harta dan kehormatan muslim terhormat https://www.youtube.com/watch?v=IGTNsC067nY&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=18

Hadis kesembilan: Menaati Allah sekuat tenaga https://www.youtube.com/watch?v=jF23S5mnfpg&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=17

Hadis kesepuluh: Makanlah makanan yang baik dan halal https://www.youtube.com/watch?v=w_HTBzIn90w&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=16

Hadis kesebelas: Tinggalkan yang meragukan https://www.youtube.com/watch?v=E-pKTlqUF14&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=15

Hadis kedua belas: Meninggalkan sesuatu yang tidak ada urusan dengannya https://www.youtube.com/watch?v=eir8MKSg4pY&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=14

Hadis ketiga belas: Jangan dengki https://www.youtube.com/watch?v=0zz5LM0X1Vg&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=13

Hadis keempat belas: Hak Islam dalam darah muslim https://www.youtube.com/watch?v=9rg2mYZ6P8M&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=1

Hadis kelima belas: Tiga Akhlak utama https://www.youtube.com/watch?v=TJGiIZPAxSY&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=13

Hadis keenam belas: Mengontrol Amarah https://www.youtube.com/watch?v=sbcgtCkxI_A&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=12

Hadis ketujuh belas: Bersikap lembut terhadap hewan https://www.youtube.com/watch?v=p8mi0aC00RE&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=11

Hadis kedelapan belas: Bertakwa dan berakhlak mulia https://www.youtube.com/watch?v=gOKJA-GcAO4&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=10

Hadis kesembilan belas (1): Adab terhadap Allah https://www.youtube.com/watch?v=y8vH7IBJfxI&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=9

Hadis kesembilan belas (2): Jagalah Allah maka engkau akan mendapatiNya berada di depanmu https://www.youtube.com/watch?v=eNDc58J5DPA&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=8

Hadis kesembilan belas (3): Mengingat Allah di masa jaya https://www.youtube.com/watch?v=z0Rc9qFcCe4&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=7

Hadis kesembilan belas (4): Jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah. Jika kamu meminta pertolongan, mintalah pada Allah https://www.youtube.com/watch?v=D7kcH5YVbcM&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=6

Hadis kesembilan belas (5): Keyakinan terhadap takdir https://www.youtube.com/watch?v=OBLlFNUQ-KI&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=5

Hadis kesembilan belas (6): Antara rida dan tabah https://www.youtube.com/watch?v=R7qXH_loiD0&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=4

Hadis kesembilan belas (7): Kemenangan menyertai keteguhan https://www.youtube.com/watch?v=wtbgPmZaHhM&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=3

Hadis kedua puluh: Malu bagian dari Iman https://www.youtube.com/watch?v=ORNWbre84bw&list=PLLHncliopeQToUwHxMkCI7GQl-3qvSlNv&index=2

Orang yang memiliki malu saat akan berbuat dosa, berarti ada iman dalam hatinya. Setiap malu itu baik, kecuali 'malu' yang tidak tepat.Selengkapnya, silakan ...

Yuk ngaji kitab Matan Abu Syuja'. Kitab fikih mazhab Asy-Syafi'i yang mudah dipelajari bagi pemula dan mengandung bahasa...
16/11/2019

Yuk ngaji kitab Matan Abu Syuja'. Kitab fikih mazhab Asy-Syafi'i yang mudah dipelajari bagi pemula dan mengandung bahasan fikih yang cukup lengkap.

Silakan tonton videonya sambil pegang kitabnya. Saat ini sudah memasuki pertemuan ke 92.

https://youtu.be/rc2-icxQ0DQ

Semoga bermanfaat. Silakan subscribe channelnya dan nyalakan notif, agar rutin mendapatkan info update kajian ustaz Muafa hafizahullah.

Bagaimanakah aturan mengenai hukum persusuan? Siapakah yang terkena hukum persusuan? Bagaimanakah syarat-syarat hukum persusuan itu bisa berlaku? Apa konseku...

Mujtahid Mutlak itu seperti apa?
31/03/2019

Mujtahid Mutlak itu seperti apa?

Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Dalam bahasa yang sederhana, biasanya mujtahid muthlaq (المجتهد المطلق) didefinisikan sebagai “Orang yang sanggup mengambil hukum sendiri langsung dari sumbernya”. Dengan kata lain, orang yang disebut mujtahid muthlaq adalah ora...

10/03/2019

Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Salah satu kajian nahwu menarik dalam Al-Qur’an adalah membahas posisi sintaksis lafaz “shobi-un” dalam Surah Al-Maidah; 69. Dalam ayat tersebut posisi lafaz “shobi-un” adalah di”marfu’”kan. Allah berfirman, {إِنَّ الَّ....

17/02/2019

Siapa yang tidak pernah safar?
Hampir semua orang pasti pernah melakukannya. Juga telah umum diketahui bahwa orang yang safar dapat keringanan untuk menjamak dan mengqoshor sholatnya. Tetapi dalam mazhab mayoritas yang dianut negeri ini, yakni mazhab Asy-Syafi'i, bagaimanakah ketentuannya?

Video pendek kali ini membahas hal tersebut. Ini sepertinya jarang diketahui. Selamat menyaksikan

15/02/2019

Misalnya suatu saat, rumah kita terkena pemadaman listrik, sementara air yang kita konsumsi berasal dari air sumur yang dikeluarkan dengan p***a air. Kebetulan juga tidak ada tandon air.

Jadi, air yang tersisa hanya yang ada dalam bak kamar mandi. Jika airnya sedikit, apakah cukup digunakan bersuci saat junub?

13/02/2019

Kok bisa tidak sah?
Ya bisa saja, karena salat jama'ah itu tidak hanya tergantung dari bacaan diri kita sendiri.
Inilah pentingnya pemilihan imam yang baik bacaannya.
Semoga ke depan bisa jadi perhatian serius bagi para takmir masjid di negeri ini.. amin..

Sedekah dari korupsi, ke masjid lagi. Bagaimana hukumnya?
25/10/2018

Sedekah dari korupsi, ke masjid lagi. Bagaimana hukumnya?

Boleh jadi ini sering dilakukan oknum tertentu, ia memiliki jabatan lalu menggunakan jabatan itu untuk mendapatkan uang sampingan, misalnya dari hasil suap a...

Benda-benda yang najis dan benda-benda yang suci, bejana-bejana yang haram digunakan dan bejana-bejana yang boleh.
20/10/2018

Benda-benda yang najis dan benda-benda yang suci, bejana-bejana yang haram digunakan dan bejana-bejana yang boleh.

Kajian Matan Abu Syuja' di pertemuan kali ini membahas tentang benda-benda yang najis dan suci, bejana yang haram penggunaannya dan yang dibolehkan.

Address

Malang
65113

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok pesantren Irtaqi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Pondok pesantren Irtaqi:

Share