SEJARAH
Gereja Isa Almasih - Jemaat Klayatan, Malang
Gereja Isa Almasih Klayatan awalnya adalah sebuah pos PI dari gereja induk, yaitu Gereja Isa Almasih Halmahera. Perintisan ini dimulai pada tahun 1964 yang pada mulanya sebuah ibadah sekolah minggu, yang dihadiri sekitar 15 anak. dan dilayani oleh beberapa guru, yaitu Ibu Dina Mardina, Cik Nik dan beberapa guru lainnya. Setelah berjalan 8 tahun
, sekolah minggu ini menarik simpatik kalangan orang dewasa membentuk persekutuan di Klayatan, yang dilayani oleh Bpk/Ibu Gideon, Bapak Markawi, Bapak Timotius, Bapak Hernowo dan yang lainnya. persekutuan ini dilakukan di rumah Ibu Kasiran pada hari minggu sore, yang dihadiri sekitar 10 orang. Pada tahun keempat, rumah Ibu Kasiran dibeli oleh pihak gereja dan dijadikan sebagai tempat ibadah umum setiap hari minggu. Antara tahun 1980-1981, gereja mulai dibangun dan jemaat pun semakin bertambah. Dalam sejarah perkembangannya, pos PI inipernah digembalakan oleh beberapa hamba Tuhan, diantaranya Bapak Andreas Sutarno yang menggembalakan selama 4 tahun, kemudian Bapak Yohanes Yuni yang menggembalakan sekitar 8 tahun lamanya. Tahun 1989 pos PI ini mengangkat penginjil baru untuk meneruskan penggembalaan, yaitu Bapak Yosafat P. Pada tanggal 16 Oktober 1989, beliau ditahbiskan menjadi Pendeta Muda sekaligus Gembala Sidang GIA Klayatan. Seiring berjalannya waktu, jumlah jemaat semakin bertambah banyak. Bapak Yosafat menggembalakan jemaat selama 18 tahun. Pada tanggal 16 Januari 2007 beliau berpulang ke rumah Bapa di Surga. Selama masa kekosongan Tuha mengirimkan Bapak Kukuh Priyono untuk melanjutkan pelayanan. Beliau ditahbiskan menjadi Pendeta Muda pada tanggal 14 Agustus 2009, dan sejak saat itu hingga hari ini, Gereja Isa Almasih digembalakan oleh Bapak Pdt.