11/06/2026
Yesus, Penggenapan Nubuatan
Renungan Harian Petang
11 Juni 2026
"Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan ⁹percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku." Yohanes 5:46.
[Yesus] berbicara dengan penuh keyakinan dan menyatakan kedalaman pengetahuan yang jauh melampaui para ahli Taurat dan rabi yang paling terpelajar. Jelaslah bahwa Ia memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang Kitab Suci Perjanjian Lama dan bahwa Ia menyampaikan kebenaran yang tidak bercampur dengan perkataan dan pepatah manusia. Kebenaran-kebenaran lama terdengar di telinga mereka seperti suatu wahyu yang baru....
Yesus menyampaikan pelajaran-pelajaran-Nya kepada orang banyak, tetapi Ia tidak menjadikan kebiasaan untuk menegaskan klaim-Nya yang tinggi dan berwibawa. Ia datang untuk menyelamatkan dunia yang hilang, dan perkataan serta pekerjaan-Nya, seluruh kehidupan-Nya sebagai manusia, harus berbicara tentang keilahian-Nya. Ia membiarkan martabat-Nya sendiri, kehidupan-Nya, dan perjalanan hidup-Nya menjadi saksi bagi orang banyak bahwa Ia melak*kan pekerjaan-pekerjaan Allah. Ia membiarkan mereka menarik kesimpulan mereka sendiri mengenai klaim-klaim-Nya sementara Ia menjelaskan kepada mereka nubuatan-nubuatan tentang diri-Nya. Ia mengarahkan mereka untuk menyelidiki Kitab Suci, karena sangat penting bagi mereka untuk menafsirkan dengan benar misi dan pekerjaan Anak Allah. Ia menunjukkan kepada mereka fakta bahwa Ia sedang menggenapi nubuatan-nubuatan yang sebelumnya telah diberikan oleh orang-orang kudus yang digerakkan oleh Roh Kudus. Ia dengan jelas menyatakan bahwa mereka telah menulis tentang diri-Nya, dan membawa sinar terang nubuatan yang jelas untuk menerangi perkataan dan pekerjaan-Nya....
Dalam pelayanan-Nya, Ia tampil sebagai Pribadi yang berbeda dari semua guru lainnya. Dialah yang telah mengilhami para nabi untuk menulis tentang diri-Nya. Pekerjaan hidup-Nya telah direncanakan dalam sidang kekal surga sebelum dunia dijadikan.... Kehidupan-Nya adalah terang dunia, dan Ia menampilkan kehidupan-Nya di hadapan orang banyak agar iman mereka dapat berpegang kepada-Nya dan agar mereka dapat menjadi satu dengan-Nya.
Meskipun Ia menyampaikan kebenaran yang tak terbatas, Ia membiarkan banyak hal tidak diucapkan yang sebenarnya dapat Ia katakan, karena bahkan murid-murid-Nya belum mampu memahaminya. Ia berkata, “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.” Pokok utama pengajaran-Nya adalah ketaatan kepada perintah-perintah Allah, yang akan menghasilkan perubahan karakter dan menanamkan keunggulan moral, membentuk jiwa menurut keserupaan ilahi. Kristus telah diutus ke dunia untuk menyatakan Allah dalam karakter-Nya. Yesus adalah Pemberi Hidup, Guru yang diutus oleh Allah untuk menyediakan keselamatan bagi dunia yang hilang dan untuk menyelamatkan kita meskipun menghadapi segala pencobaan Setan dan tipu dayanya yang penuh dusta. Ia sendiri adalah Injil itu. Dalam ajaran-ajaran-Nya, Ia dengan jelas menyatakan rencana agung yang telah dirancang untuk penebusan umat manusia. — The Review and Herald, 7 Juli 1896.
EGW - DARI HATI hal. 174.