KTM merupakan Komunitas Persaudaraan Rohani Katolik Awam yang merindukan suatu bimbingan pertumbuhan Iman Katolik secara maksimal dalam Hidup Doa dan diwujudkan dalam pelayanan untuk umat bersama saudara Kongregasi P.Karm-CSE http://www.youtube.com/watch?v=wvhvoBpHKGA
http://www.holytrinitycarmel.com/
Komunitas Tritunggal Mahakudus (KTM) asal Indonesia telah mendapatkan Full Member dan diak
ui mulai tahun 2009 oleh Catholic Fraternity of Charismatic Covenant Communities and Fellowships Roma, Italy
http://www.catholicfraternity.net/wordpress/links/
Semboyan KTM-P.Karm-CSE diambil dari semangat Nabi Elia: “Vivit Dominus In Cuius Conspectu Sto”, yang berarti: “Allah hidup, dan aku berdiri di hadiratNya”
Saat ini Komunitas Tritunggal Mahakudus telah berkembang di banyak daerah (tahun 2008 sekitar 300 sel):
di Jawa (Surabaya,Jakarta, Bandung, Malang, Semarang, Bogor, Banyuwangi, Yogyakarta, Solo, Pare (Kediri) & Jember), Sumatera (Lampung, Jambi, Medan), Kalimantan (Pontianak, Banjarmasin), Sulawesi (Manado, Makasar), Bali, Flores, Australia (Melbourne, Sydney, Brisbane, Perth), USA (Los Angeles, Columbus & New York), Singapore, Roma, Belanda, Malaysia (Sabah), China, Vietnam
Spiritualitas KTM mengambil sama dengan saudara komunitas Susteran Putri Karmel dan Frateran Carmelitae Sancti Eliae, yaitu utama dan pertama adalah Spiritualitas Karmel (keheningan, kontempasi) dan Kedua Spiritualitas Karismatik yang sungguh Katolik. Saudara KTM: CSE, P.Karm; O.Carm, H.Carm Karmelit Awam (atau yang tergabung dalam misi spiritualitas karmel)
Komunitas Tritunggal Mahakudus merupakan sekelompok umat katolik yang bersama-sama ingin mencapai tujuan hidup kristiani dan berkembang secara maksimal. Tujuan hidup kristiani tersebut terdapat dalam Mrk. 12:30 "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu, dan dengan segenap kekuatanmu." Komunitas ini mengambil nama "Komunitas Tritunggal Mahakudus" untuk selalu mengenangkan misteri cinta agung antara Bapa, Putera dan Roh Kudus, yang merupakan dasar dari seluruh hidup orang katolik, serta berusaha menghayatinya.Komunitas ini didirikan oleh Romo Yohanes Indrakusuma, O.Carm dengan banyak usulan dari umat awam maupun beberapa romo ketika diadakannya retret perdana pada tanggal 9-11 Januari 1987. Beliau juga mendirikan komunitas Suster PKarm (Putri Karmel) dan komunitas Frater CSE (Carmelite Sancti Eliae), yang merupakan saudara dari Komunitas Tritunggal Mahakudus. Komunitas Tritunggal Mahakudus bertekad menjadi tanda bagi nilai-nilai yang mengatasi dunia, tanda pengharapan bagi yang putus asa, tanda penghiburan bagi yang berduka dan menderita, serta penuntun pada perjumpaan dengan Allah yang hidup. Pertemuan sel merupakan tempat dimana anggota-anggota saling menguatkan melalui puji-pujian, doa, sharing dan pengajaran. Kebanyakan pelayanan dilakukan di luar pertemuan sel. Tujuan Komunitas Membentuk anggota-anggotanya menjadi:
- Murid-murid Kristus yang sejati, yang mengenal Allah secara pribadi dan yang menjadikan Yesus pusat hidup mereka.
- Orang-orang Katolik yang dewasa, yang dapat mempertanggungjawabkan imannya secara dewasa.
- Orang-orang Katolik yang penuh iman dan Roh Kudus, yang bersandar pada Sabda Allah dan terbuka terhadap karya dan karunia Roh Kudus dalam segala bentuknya.
- Saksi-saksi Kristus yang meyakinkan, yang dapat memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus dalam lingkungan hidupnya masing-masing, sesuai dengan bakat dan karunia masing-masing. Komunitas juga bertujuan membina para anggotanya supaya mereka :
- Memiliki semangat pelayanan yang sejati kpd Tuhan dan sesama.
- Memberikan pelayanan terpadu di bawah bimbingan Uskup, dalam pelbagai bentuknya, sesuai dengan kebutuhan Gereja dan karisma yang diberikan Tuhan kepada mereka.
- Menjadi sungguh-sungguh mampu dan terampil dalam bidang/talenta mereka masing-masing, sehingga pelayanan mereka sungguh-sungguh bermanfaat bagi umat Allah dan dapat dipertanggungjawabkan. Tahapan Anggota:
1. Tahap I : Peminat; Masa pembinaan : minimal 6bln-1 tahun
2. Tahap II : Calon anggota; Masa pembinaan : minimal 2 tahun
3. Tahap III : Anggota komitmen sementara; Masa pembinaan : minimal 3-4 tahun
4. Tahap IV : anggota komitmen penuh
Setiap anggota yang sudah masuk dalam kategori komitmen penuh:
1. Menghadiri pertemuan sel dan pengajaran
2. Hadir dalam pertemuan bersama yang ditentukan : wilayah, distrik, nasional.
3. Ikut melayani bersama komunitas
4. Meluangkan waktu untuk doa pribadi dan bacaan Kitab Suci setiap hari minimal 1 jam per hari
5. Menghadiri Perayaan Ekaristi harian minimal satu kali dalam satu minggu, diluar pera-yaan Ekaristi hari Minggu.
6. Menerima Sakramen Tobat secara teratur
7. Mendoakan doa penyerahan setiap hari
8. Memberikan persembahan kasih. (http://www.holytrinitycarmel.com/f/print.php?type=A&item_id=257)
Di Kota Malang KTM terbagi dalam KTM Dewasa dan KTM Muda-Mudi. Contact Person: Gunawan 0818311925 (KTM Muda-mudi Malang)
Di lain Tempat, KTM terbagi dalam KTM Dewasa (marriage-lansia), KTM Dewasa-Muda (Marriage), KTM Muda-mudi (SMP-SMA-KULIAH-Before marriage), KTM Kids (SD-SMP)
More Info:
http://www.holytrinitycarmel.com/
http://www.holytrinity-malangl.com/
http://www.carmelia.net/index.php/artikel/tulisan-rm-yohanes-indrakusuma/213-sistim-sel-komunitas?showall=&start=2
http://keuskupanbogor.org/mekar/3-2012/news14.htm
Tujuan dibuatnya page ini adalah sebagai media publikasi dan komunikasi antar anggota KTM dan non-KTM.